Archive for April, 2010 | Monthly archive page

2010, Tahun Kebangkitan Perempuan Menuju Pilkada di Sumut

Sunday, April 25th, 2010

Pilkada tahun 2010 ini merupakan tahun kebangkitannya para kaum perempuan di Sumatera Utara. Hal ini terbukti dengan bermunculannya para kandidat perempuan dalam bursa pemilihan kepala daerah di berbagai kabupaten/kota di Sumut.

Para kandidat tersebut yakni, Ir Hj Nurlisa Ginting MSc calon Wakil Walikota Medan, Ir Nelly Armayanti MSP calon Wakil Walikota Medan, dr Ria Novida Telaumbanua calon Walikota Pematang Siantar, Nuriati Damanik calon Wakil Bupati Simalungun, Helmiati calon Bupati Asahan yang diwakili tim sukses dan Siti Aminah calon bupati Karo yang diwakili tim suksesnya Lusia.

Kamis, (22/4), para kandidat tersebut berkumpul di Wisma Kartini. Para kandidat tersebut diundang Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut untuk menyampaikan visi dan misi yang akan mereka bawa dalam pertarungan pemilihan kepala daerah dalam waktu dekat ini.

Dalam debat itu para kandidat memaparkan visi dan misinya agar terpilih menjadi pejabat di daerahnya masing-masing. Seperti diungkapkan Nurlisa Ginting yang mendampingi Sigit Pramono Asri untuk menjadi orang nomor satu di kota ini mengungkapkan, jika lolos, Medan diutamakan dengan ketaqwaan. Dengan bertaqwa, orang-orang akan lebih takut untuk melakukan pelanggaran. Dia juga akan memperjuangkan KTP berasuransi kesehatan, pendidikan gratis, mengembangkan dan memberdayakan home industri untuk kaum perempuan, berikut melakukan pelatihan agar mereka lebih mandiri.

Sementara, Nelly Armayanti, yang mendampingi Sofyan Tan berjanji akan memperjuangkan kuota 30 persen perempuan untuk duduk menjadi kepala dinas, dan penerimaan PNS harus melalui fit and profit test untuk menghindari permainan uang.

Kandidat lainnya, calon walikota Pematang Siantar dr Ria lebih mengedepankan kesehatan dan pendidikan. Karena hingga kini, masyarakat masih banyak yang belum dapat menikmati pelayanan kesehatan, terutama masyarakat miskin. Calon Wakil Walikota Simalungun Nuriati menyampaikan akan berupaya meminimalisir ilegal logging yang terjadi di Simalungun dan akan membuat Simalungun MANTAP, Makmur, Adil, Nyaman, Taqwa, Aman dan Berbudaya.

Tujuan

Ketua Panitia Kemala Wati mengungkapkan tujuan digelarnya, debat visi misi kandidat yang turut disaksikan Ketua BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar dan puluhan wanita dari berbagai organisasi tersebut untuk mengetahui kualitas dari para kandidat. “Kita ingin tahu apa visi misi para kandidat perempuan untuk memimpin kota/kabupaten ke depan. Apakah mereka juga peduli dan akan memperjuangkan kaum perempuan,” ujar Kemala.

Dikatakan Kemala, debat tersebut tadinya mengundang 8 kandidat perempuan yang bertarung dalam pilkada. Namun yang hadir hanya empat kandidat, dua diwakili, dua lagi dari Nias dan Labusel tidak hadir.

Ketua BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar mengungkapkan, pada dasarnya BKOW sangat mendukung para perempuan maju dalam pilkada. Apalagi tahun ini, jumlah perempuan yang maju dan akan bertarung di berbagai daerah lumayan banyak diikuti perempuan. “Sekarang perempuan sudah bangkit dan berani tampil. Diharapkan, mereka berhasil,” kata Ny Zakaria sembari mengimbau para kaum perempuan hendaknya memilih perempuan dengan syarat, perempuan yang dipilih harus berkualitas, berpendidikan dan paling utama mau memperjuangkan kaum perempuan.

(analisa)

UK Petra Beri Beasiswa Rp 2,75 M

Saturday, April 24th, 2010

SURABAYA — Guna menjawab kebutuhan dunia usaha dan mahasiswanya, Universitas Kristen Petra (UK Petra) terus membuat gebrakan. Salah satunya, membuka tiga jurusan baru, yakni akuntansi pajak, akuntansi bisnis, dan sistem informasi bisnis.

UK Petra juga mengadakan Petra Parade, dan memberi beasiswa bagi mahasiswa berprestasi kurang mampu senilai Rp 2,75 miliar.

Dengan materi kuliah yang fokus dan spesifik, para lulusan bisa menguasai detail ilmunya secara teori maupun praktik. “Untuk jurusan sistem informasi bisnis, kami menggabungkan antara teknologi dan bisnis. Lulusan tidak hanya bisa menciptakan program, tapi juga mengaplikasikan dalam bisnis. Tidak hanya memproduksi tapi juga bisa menjual,” jelas Rektor UK Petra Prof Ir Rolly Intan, MA Sc, Dr Eng, kemarin.

Jurusan akuntansi pajak, para lulusan nantinya bisa langsung mengaplikasikan ilmunya sebagai tax auditor dan tax consultant. Sedangkan akuntansi bisnis ditekankan pada bidang business consultant, corporate accountant, financial planner, informasi system auditor dan financial auditor.

Menyongsong ultah ke-50 UK Petra, Keluarga Alumni Universitas Petra yang anggotanya lebih dari 25 ribu alumnus ini mengadakan Petra Grand. “Saat ini UK Petra sendiri telah memberikan beasiswa Rp 2,75 miliar kepada mahasiswa berprestasi kurang mampu,” tambah alumnus universitas di Jepang ini.

Dalam Petra Parade 2010 diadakan Petra Olimpiade dengan lomba berhadiah ratusan juta dan piala bergilir UK Petra. (www.fajar.co.id – 24 April 2010)

25 Anggota DPRD Kabupaten Nias Utara Dilantik

Saturday, April 24th, 2010

* Ketua Sementara Rasali Zalukhu SAg, Wakil Ketua Amizaro Waruwu SPd

Nias Utara – Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Togar SH MH melantik 25 anggota DPRD Kabupaten Nias Utara periode 2009-2014, Jumat (23/4) di Balai Pertemuan Kabupaten Nias Utara. Acara pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah /janji anggota DPRD Kabupaten Nias Utara masa jabatan periode 2009-2014 didampingi oleh rohaniawan.

Anggota DPRD yang dilantik yaitu; 1. Faogonaso Harefa Partai Hati Nurani Rakyat, 2. Pentaran Zebua Partai Karya Peduli Pembangunan, 3. Drs Foanita Zai Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, 4. Budieli Telaumbanua Partai Peduli Rakyat Nasional, 5. Arimei Zega SE, Partai Persatuan Daerah, 6. Agustinus Hulu SPd Partai Persatuan Daerah, 7. Kabuyu Hulu SH Partai Kebangkitan Bangsa, 8. Amizaro Waruwu SPd Partai Pelopor, 9. Srila Baeha Partai Pelopor, 10. Pidaman Nazara AMaPd Partai Pelopor, 11. Marsilinus Ingati Nazara AMd Partai Golongan Karya, 12. Sokhizatulo Zega Partai Golongan Karya 13 Imanuel Zebua Partai Damai Sejahtra,14. Sodiriang Ziliwu AMd Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia, 15. Alim Yunus Hulu, Partai Demokrasi Perjungan, 16. Sozaro Gea Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, 17. Ferieli Zalukhu Partai Demokrat, 18. Rasali Zalukhu SAg Partai Demokrat, 19. Asnidar Hulu Partai Demokrat, 20. Hiskia Harefa AMaPd Partai Demokrat, 21. Notiria Harefa Partai Demokrat, 22. Desman Serius NazaraSE, Partai Patriot, 23. Tolosokhi Gea Partai Merdeka, 24. Asa aro Lase Partai Kasih Demokrasi Indonesia, 25. Dalifati Ziliwu SPd. Partai Kasih Demokrasi Indonesia.

Bupati Nias Utara Drs Toloaro Hulu pada sambutan tertulisnya mengatakan berdasarkan UU No 45 tahun 2008 tentang pembentukan Kabupaten Nias Utara di Propinsi Sumut dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait dengan pemilihan umum dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah serta proses penetapan anggota DPRD Kabupaten Nias Utara yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum maka Gubsu telah menerbitkan keputusan No.188.44/249/KPS/Tahun 2010 tanggal 8 April 2010 tentang pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Nias dari Daerah Pemilihan 4 (empat) dan 5 (lima) serta pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Nias Utara masa bakti 2009-2014.

Disebutkan, peran DPRD sangat strategis dalam kerangka mewujudkan kedaulatan rakyat dan menciptakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pada hakekatnya DPRD dan Pemerintah Daerah memiliki tujuan yang sama yakni untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu tentunya diharapkan dapat tercipta hubungan kemitraan yang harmonis dengan tetap saling hormati tugas fungsi dan kewenangan masing-masing, kata bupati. (SIB, 24 April 2010)

25 Anggota DPRD Gunungsitoli Dilantik

Thursday, April 22nd, 2010

Pelantikan 25 anggota DPRD Kota Gunungsitoli masa bakti 2010-2015, di Gedung Nasional, Selasa (20/4), dihadiri pejabat Walikota, Ketua Pengadilan Negeri, Wakil Bupati Nias, Sekda Nias, unsur Muspida, tokoh masyarakat.

Mereka adalah, Agustinus Lase SH, Alisõkhi Harefa SE, Damiri Gea SH, Armansyah Harefa SE, Ridwan Saleh Zega, Arosekhi Harefa, Faeriani Zega, Orudugõ Halawa, Alfonsus Marianto Telaumbanua, Filifo Waruwu, Ekodius L Harefa, Yanto, Hadirat Syukur Totona Gea, Ainil Wardah Polem, Meiman Harefa, Ya’atoziduhu Laoli, Sowa’a Laoli, Frince Sorani Sumarlius Gea, Jhon Kristian Zxiliwu, Temani Halawa, Yasman Zebua, Otomosi Harefa, Tolna Lindungi Gea SSos, Beziduhu Harefa, Imanuel Ziliwu.

Pejabat Walikota Gunungsitoli Drs Martinus Lase MSP mengatakan bahwa peran DPRD sangat strategis dalam kerangka mewujudkan kedaulatan rakyat dan menciptakan kehidupan demokrasi dalam penyelenggaraan pemerintah daerah.

Berdasarkan pengalaman yang terjadi di berbagai daerah hubungan eksekutif dengan legislatif penuh warna dan dinamika, dan terkadang karena perbedaan pendapat dan pandangan, maka terkadang mekanisme pemerintah terlambat.

“Namun kami tetap percaya bahwa pemerintah daerah dan DPRD Kota Gunungsitoli sama sama mempunyai prinsip dan komitmen membangun kota ini lebih maju lagi,” ujarnya.

Ketua DPRD Gunungsitoli Sowa’a Laoli dari Partai Demokrasi mengatakan bahwa tantangan penyelenggara pemerintah kota kedepan ini makin berat, seiring perkembangan dan tuntutan masyarakat yang terus meningkat.

“Untuk itu seluruh unsur penyelenggara pemerintah harus mampu mengambil kebijakan stategis secara terpadu, terukur dan terkoordinasi,” katanya. (Harian Global, 21 April 2010).

Bubarkan KPK!

Wednesday, April 21st, 2010

Oleh Ahmad Syafii Maarif

Tentu Anda terkejut mengapa judul artikel ini demikian kejam: ”Bubarkan KPK!”, padahal saat proses pembentukannya saya adalah salah seorang anggota panitia seleksi bagi lembaga penghalau korupsi itu. Bahkan, beberapa hari yang lalu, anggota staf di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menghubungi saya dan menanyakan apakah saya bersedia masuk dalam panitia seleksi pemilihan ketua KPK, setelah ditinggal Antasari Azhar yang sarat kabut hitam itu. (more…)

Gubernur Sumut Tersangka

Wednesday, April 21st, 2010

Syamsul Diduga Korupsi APBD

Jakarta, Kompas – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin sebagai tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Langkat tahun 2000-2007. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 31 miliar. (more…)

Provinsi Nias Solusi Atasi Ketertinggalan

Wednesday, April 21st, 2010

GUNUNGSITOLI: Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH mewakili 5 kepala daerah di Pulau Nias mengatakan latar belakang pendeklarasian Provinsi Nias dipicu pengalaman selama ini, di mana masyarakat Nias diombang-ambingkan oleh kepentingan daerah di luar Nias. Selain itu, pembentukan Provinsi Nias salah satu solusi keluar dari ketertinggalan.

Hal itu disampaikan saat pengukuhan Pengurus Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Nias, yang merupakan tindaklanjut pendeklarasian Provinsi Nias sebelumnya oleh para deklarator bertempat di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2).

Lebih lanjut Binahati mengatakan, disadari atau tidak, pembentukan BPP Provinsi Nias akan menimbulkan pro kontra di tengah-tengah masyarakat termasuk yang mengaku dirinya tokoh masyarakat. Hal ini, kata Binahati, karena orang-orang yang mengaku tokoh masyarakat ini belum memahami apa yang menjadi tujuan dari pembentukan provinsi di Nias.

‘’Proses pemekaran butuh waktu panjang. Perjuangan pemekaran provinsi Nias belum tentu dapat terwujud 5 hingga 10 tahun ke depan, dan untuk itu agar hal ini dapat terwujud masyarakat harus memulainya dari sekarang,’’ kata Binahati. (a35)

Bupati Nias Selatan, Fahuwusa Laia, SH.M.Hum, Bupati Nias, Binahati B Baeha, SH, Ketua Tim Deklarator, Pdt. Beni Gulo dan Ketua DPRD Nias Selatan, Efendi saat menyerahkan Surat Keputusan kepada Pengurus BPP Provinsi Nias di Ruang Sidang DPRD Nias, Rabu (17/2). (Waspada – www.waspada.co.id – 18 April 2010).

Warga Pasaman Barat Tolak Pemukiman Liar

Wednesday, April 21st, 2010

Simpang Empat – Pasca ratusan warga Jorong Giri Maju mendatangi kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatra Barat, yang menuntut ketegasan Pemkab setempat dalam meyikapi keberadaan penduduk liar yang dianggap telah merusak kelestarian hutan lindung di kaki Gunung Pasaman Jorong Giri Maju Kenagarian Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo akhirnya tim gabungan yang dijanjikan oleh Bupati Syahiran mendatangi lokasi pemukiman liar tersebut.

Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Kehutanan, Dinas Catatan Sipil, Kesebangpol Linmas, anggota DPRD, TNI, Polri serta tokoh masyarakat setempat dan dipimpin langsung oleh Darul Chutni, Asisten I Pemkab Pasbar tersebut telah melihat kondisi hutan lindung yang telah digarap secara liar oleh warga Nias tersebut.

“Memang benar telah terjadi penebangan hutan lindung secara liar di kaki Gunung Pasaman dan diperkirakan sekitar 200 Ha hutan lindung di kawasan tersebut telah digarap dan ditanami dengan tumbuhan coklat dan Nilam” ungkap Ir.Nofdinal, Kepala Dinas Kehutanan Pemkab Pasbar.

“Perbuatan mereka ini telah melanggar UU No. 41 tentang kehutanan karena kawasan hutan lindung tersebut tidak boleh ditebang oleh penduduk bahkan dihuni sebagai suatu pemukiman penduduk,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Jorong Giri Maju Hendri Dunan mengatakan hasil tinjauan langsung tim gabungan tersebut telah menghasilkan kesepakatan dengan para warga Nias bahwa mereka diberikan tenggang waktu hingga 28 April 2010 untuk mengosongkan lokasi hutan lindung tersebut.

“Diperkirakan ada sekitar 300 orang telah mendiami hutan lindung tersebut dan apabila hingga batas waktu yang sudah ditentukan maka warga Jorong Giri Maju mengancam akan melakukan tindakan pengosongan secara paksa dan anarkis apabila warga Nias tidak mentaati kesepakatan pengosongan lahan yang telah dibuat,” tegas Hendri dengan nada mengancam.

(indowarta)

Kemendiknas Kecewa Perguruan Tinggi Negeri Bisniskan Pendidikan

Wednesday, April 21st, 2010

Jakarta, 9/4/2010 (Kominfo-Newsroom) – Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengaku kecewa dengan langkah dan kebijakan beberapa perguruan tinggi negeri yang berstatus badan hukum milik negara (BHMN) membisniskan biaya pendidikan.

Menurut Fasli seusai menjadi pembicara dalam diskusi “Perspektif Indonesia tentang UU BHP” di Jakarta, Jum’at (9/4), salah satu alasan Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) adalah karena adanya pencitraan mengenai biaya masuk perguruan tinggi negeri yang mahal, dan kurang ramahnya citra PTN dengan masyarakat.

“Itu harus diakui oleh kalangan perguruan tinggi negeri, sehingga ke depan jangan ada lagi pencitraan seperti itu, karena akhirnya masyarakat akan antipati dengan PTN. Perguruan tinggi negeri itu kan dibayar oleh pajak, karena itu lah mereka seharusnya bisa bersikap ramah,” katanya.

Fasli mengakui, di sisi lain, pengelolaan keuangan di BHMN perguruan tinggi negeri itu memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), demikian juga adanya akreditasi lima PTN BHMN yan masuk dalam 500 besar perguruan tinggi berkualitas di dunia, di antaranya ITB, UI dan UGM.

”Akan tetapi di sisi lain, PTN BHMN ini masih menerapkan pembiayaan yang tinggi dalam pendaftaran masuk, padahal seharusnya dilihat dulu siapa calon mahasiswa yang harus membayar berapa,” katanya.

Menurut dia, apabila beberapa PTN itu menetapkan kebijakan yang diskriminatif, bagaimana mungkin calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu bisa terangkat dari kemiskinan. Padahal, katanya, keberadaan PTN itu salah satunya adalah untuk memutuskan rantai kemiskinan.

Kemendiknas, menurut Fasli Jalal, tidak mampu menyetop pola penerimaan mandiri yang dilakukan PTN yang diduga terjadi diskriminasi, alasannya, proses penerimaan mandiri termasuk salah satu otonomi kampus yang disahkan oleh UU Sisdiknas.

Dikemukakan, apabila Kemendiknas menerbitkan peraturan menteri untuk memberangus pendaftaran mandiri di PTN itu, maka sangat mungkin PTNI BHMN itu akan mengajukan peraturan menteri itu ke pengadilan tata usaha negara.

“Sebenarnya, langkah untuk menghadang UU BHMN yang dilaksanakan secara kebablasan oleh beberapa perguruan tinggi negeri itu UU BHP, namun UU itu telah dibatalkan MK,” katanya.

Langkah pasca-pembatalan UU BHP, menurutnya, ada kemungkinan Kemendiknas akan mengatur pengelolaan PTN melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.17 tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Fasli Jalal mengatakan bahwa PP itu bisa berlaku secara nasional karena PP itu bukan keputusan menteri, dan kekuatan hukumnya juga tidak jauh berbeda dengan undang-undang.

“Dengan demikian PTN harus menerima semua mahasiswa dari kalangan ekonomi manapun. Artinya, keluarga yang tidak mampu harus membayar sesuai kemampuan, sementara keluarga calon mahasiswa yang mampu harus membayar penuh,” katanya.

Sedangkan bagi calon mahasiswa dari kalangan keluarga elit atau kalangan ekonomi sangat mampu, yang biasanya kuliah di Australia, AS atau Singapura, namun memilih berkuliah di Indonesia, mereka harus membayar di atas biaya masuk yang ditetapkan.

“Misalnya di UI. Jika mahasiswa itu tidak masuk program Beasiswa Bidik Misi, namun kondisi keluarganya berada garis kemiskinan, maka mahasiswa itu boleh membayar Rp 100 ribu untuk uang pangkalnya dan Rp 100 ribu per semester,” kata Fasli Jalal. (Situs Badan Informasi Publik – http://www.bipnewsroom.info, 9 April 2010)

DPRD: Kredit Bank Sumut tetap ditagih

Tuesday, April 20th, 2010

MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan mempertanyakan soal write off (penghapus bukuan-red) kredit oleh Bank Sumut yang sempat dilontarkan oleh pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) menyusul hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Bank Sumut, beberapa waktu lalu.

Menurut ketua komisi C DPRD Kota Medan, Aripay Tambunan, penghapusbukuan itu bukan dibiarkan, tapi tetap ditagih dan jumlahnya menurut Bank Sumut sudah mencapai 60% lebih.

“Nasabah di Nias sulit ditagih, karena banyak yang jadi korban gempa, beberapa waktu lalu,” jelasnya kepada Waspada Online, malam ini.

Pihaknya juga telah melihat dan mendengar penjelasan dari paparan Bank Sumut, di mana kriteria perbankan yang sehat sudah terpenuhi.

Dari data Bank Sumut, sejak 2000–2008 jumlah kredit yang di write off oleh bank tersebut bernilai Rp397,1 miliar. Dari jumlah itu yang sudah ditagih hingga Maret 2010 mencapai Rp251,3 miliar. “Jadi tersisa Rp145,8 miliar lagi yang sedang ditagih,” katanya.

Sebelumnya, terkait write off, Gubernur Sumut Syamsul Arifin secara terpisah menyatakan, tidak benar ada kredit macet senilai Rp918 miliar di Bank Sumut yang disebut BPK terjadi pada 2005, 2006, dan 2007.

Menurut Gubsu, jumlahnya hanya Rp190 miliar dan 60% telah ditagih. “Publikasi bahwa kredit macet PT Bank Sumut tahun 2005-2007 sebesar Rp918,5 miliar berdasarkan data BPK RI Perwakilan Medan tidak benar,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Gubernur membantah kredit macet hampir Rp1 triliun di bank milik daerah tersebut. “Yang benar hanya sekitar Rp190 miliar lebih, itu pun 60 persen di antaranya sudah ditagih dan sisanya dalam proses penagihan,” ujarnya.

Gubernur juga memastikan nilai kredit macet Rp190 miliar lebih itu setelah sehari sebelumnya melakukan pertemuan tertutup dengan dewan komisaris dan dirut PT Bank Sumut, Gus Irawan Pasaribu.

Gubsu mengakui seyogianya pertemuan dengan Dirut PT Bank Sumut itu dilakukan pekan lalu, namun karena kesibukan dan padatnya jadwal kerjanya pertemuan baru bisa dilakukan Selasa (13/4).

Dari pertemuan itu, gubernur mendapat penjelasan rinci bahwa nilai kredit macet PT Bank Sumut yang diwrite off (dihapusbukukan) tidak sampai Rp918,5 miliar, melainkan hanya Rp190 miliar. (Waspada – www.waspada.co.id – 19 April 2010)

Dibuka, Aplikasi Beasiswa Monbukagakusho – Jepang

Tuesday, April 20th, 2010

Pendaftaran untuk Beasiswa Monbukagakusho dari Pemerintah Jepang untuk “Program Research Student” untuk Keberangkatan 2010 telah dibuka sejak 14 April 2010.

Program ini ditujukan untuk mereka yang berminat dalam program research student di perguruan tinggi di Jepang.

Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (S-2 / S-3 / professional graduate course) atau meneruskan program S-3 setelah menyelesaikan program S-2 / professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

Peminat juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Beasiswa diberikan tanpa ikatan dinas, mencakup biaya kuliah dan biaya hidup.

Informasi di situs Kedutaan Besar Jepang menyebutkan persyaratan berikut: (1) Pelamar lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1976. 2. Memiliki IPK minimal 3.0 dari tingkat perguruan tinggi terakhir (atau nilai EJU minimal 260 dalam jumlah 2 mata ujian tidak termasuk Bahasa Jepang). 3. Nilai TOEFL-PBT minimal 550 atau TOEFL-CBT minimal 213 atau TOEFL-IBT minimal 79 atau ekuivalen, atau nilai Japanese Language Proficiency Test minimal level 2. 4.Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya. 5. Bersedia belajar Bahasa Jepang. 6. Sehat jasmani dan rohani. 7. Pelamar harus membaca dan memahami lampiran keterangan secara teliti.

Keterangan selnajtunya dapat diperoleh pada tautan berikut:
http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs.html. (brk*).

4 Berkas Korupsi Sumut dilimpahkan ke PN

Tuesday, April 20th, 2010

MEDAN – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan melimpahkan 4 berkas perkara korupsi yang ada di Sumatera Utara diantara Medan, Kabanjahe, Nias dan Rantau Prapat dilimpahkan ke pengadilan negeri daerah masing-masing bulan ini.

Hal ini dikatakan asisten pidana khusus (Aspidsus), Erbindo pada Waspada Online, Jumat (2/4).

“Semuanya sudah memenuhi persyaratan untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri,” katanya.

Berkas perkara yang dimaksud adalah dugaan korupsi di Medan yakni dugaan korupsi asuransi kesehatan di Pelindo I, dugaan korupsi di Nias biaya perjalanan dinas, sisa dana UUDP, dan kas bon bersumber dari APBD ini, dugaan korupsi di Kabanjahe tindak pidana korupsi (Tipikor) alat kesehatan (Alkes) Rumah Sakit Umum (RSU) Kabanjahe senilai Rp1,4 M  dari APBD Karo TA 2008.

“Pada bulan ini semuanya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri daerahnya masing-masing untuk disidangkan,” jelasnya. (Waspada, 2 April 2010)

Pameran Kebudayaan Nias di Ceko

Tuesday, April 20th, 2010

Nias, Pulau Nenek Moyang dan Pulau Mitos: demikianlah judul pameran kebudayaan Nias di NÁPRSTEK-MUSEUM yang terletak di Praha, ibukota Ceko.

Budaya Nias yang ditampilkan di museum ini merupakan hasil pengamatan dan perjalanan Pavel Durdík pada akhir abad ke-19.

Di ruang pameran museum kebudayaan Asia, Afrika dan Amerika ini, pengunjung bisa mengenal lebih lanjut arsitektur, mata pencaharian, kehidupan keseharian, budaya nenek moyang, seni militer budaya Nias. Tak hanya itu, mata dan otak pengunjung pun dimanjakan dengan keterangan lebih jauh tentang kerajinan kayu, keramik, metal, pintal, kain, anyaman, dan tenun dari pulau Nias.

Para pengunjung yang tertarik bisa berkunjung antara hari Senin-Jumat, antara pukul 10-18 di Praha 1, Betlémské nám. 1.

Pengunjung yang berkesempatan mengunjungi museum tersebut bisa menyampaikan kesannya pada kami. Kami akan senang hati memuatnya.

Australia Tawarkan Beasiswa ke Pelajar Indonesia

Tuesday, April 20th, 2010

Medan – Pemerintah Australia melalui AusAID (the Australian Agency for International Development) menawarkan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di universitas-universitas terkemuka di negara kangguru itu.

Perwakilan promosi beasiswa Australia di Sumatera Utara, Ariatna, di Medan, Jumat, mengatakan, pada tahun ajaran 2010/2011 ini, pemerintah Australia menawarkan beasiswa S-2 dan S-3 untuk 300 orang melalui program Australian Development Scholarships (ADS).

Beasiswa tersebut terbuka bagi sektor pemerintah dan swasta seperti pegawai negeri sipil, tenaga-tenaga LSM, dosen perguruan tinggi negeri dan swasta maupun perorangan.

Prioritas beasiswa diberikan untuk bidang-bidang studi yang menunjang tujuan peningkatan kemampuan sumber daya manusia indonesia dan pembangunan yang akan mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta manajemen ekonomi di Indonesia.

Kemudian juga untuk investasi bagi pembangunan manusia, demokrasi, keadilan dan pemerintahan yang baik serta keamanan dan perdamaian.

“Beasiswa ini bertujuan untuk memperkuat sumber daya manusia dan pertumbuhan di Indonesia dan juga merupakan salah satu contoh kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam membangun hubungan antar manusia,” katanya.

Melalui program beasiswa tersebut, lanjutnya, diharapkan dengan pengalaman akademis yang didapat itu dapat memberikan ketrampilan dan pengetahuan untuk mendorong perubahan dan mempengaruhi hasil pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studinya.

Tahun ajaran 2010/2011 ini ada beberapa wilayah di Indonesia yang menjadi target dalam pemberian beasiswa seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Aceh dan Sumut.

“Ini karena daerah-daerah itu termasuk yang cukup sedikit mendapatkan beasiswa ke Australia dari tahun ke tahun jika dibanding dengan daerah dari Jawa,” katanya.

Ia menerangkan, pendaftaran mulai dibuka 7 Juni hingga 27 Agustus 2010. Formulir pendaftaran dapat diambil di Konsul Australia di Medan, atau dapat di download di www.adsindonesia.or.id.

Pelamar maksimal berusia 42 tahun, memiliki IPK minimal 2,9 dan memiliki skor TOEFL 500. Pelamar S-2 harus sudah memiliki gelar S-1 dan pemohon S-3 diharuskan berposisi sebagai pembuat kebijakan, peneliti atau dosen. (Antara, 16 April 2010)

Beasiswa untuk Lulusan SMU ke Universitas Nanyang Singapura

Monday, April 19th, 2010

The SembCorp Industries Undergraduate Scholarship is awarded to applicants of Indonesian nationality who have completed the SMA UAN (Ebtanas), are completing the SMA UAN (Ebtanas), or its equivalent. Candidates who are completing the SMA Ebtanas may be required to sit for the University Entrance Examination (UEE).

Eligibility
  • Open to Citizens of Indonesia or a Singapore Permanent Residents of original Indonesian nationality.
  • Successful awardees should read a full-time Engineering or Science undergraduate degree programme leading to a first degree, with the exception of Biomedical Sciences & Chinese Medicine and the NTU-Georgia Tech Integrated Programmes.
  • Possess outstanding SMA UAN (Ebtanas) examination results or Year 12 equivalent qualifications.
  • Excellent Co-Curricular Activities records.
  • Strong leadership qualities and potential
Benefits of Award
The SembCorp Industries Undergraduate Scholarship covers up to the normal programme duration on condition that the scholar maintains a record of good academic performance and conduct satisfactory to the University.

  • Subsidised tuition fees and all compulsory miscellaneous fees will be fully covered.
  • Living allowance of S$6,000 per academic year.
  • Annual accommodation allowance pegged at the lowest double room rate for on-campus accommodation.
  • Settling-in allowance of S$200 (one-off).
  • One-way air passage from home country to Singapore at the commencement of the programme and a return air passage upon completion of the programme.
Terms & Conditions
  • Scholars are required to serve a six-year bond with the sponsoring company or its subsidiaries, or if not so required to serve, work in a Singapore-registered company.
  • Scholar must commence his/her study in any full-time undergraduate programme at NTU in same academic year of application.
  • Scholar may not, without the approval of the University, hold concurrently any other scholarships, bursaries or university loans.
  • Scholar is required to maintain a minimum Semester Grade Point Average (SGPA) of 3.0 out of 5.0. Academic performance will be reviewed every semester.
  • The Scholarship may be withdrawn at any time if, in the opinion of the University, the scholar’s progress or behaviour is deemed unsatisfactory.
  • If the scholar decides to terminate the scholarship prematurely, the University reserves the right to impose a repayment on a case-by-case basis.
Application Procedures
The same application period for admissions applies. Scholarships are awarded based on competition amongst shortlisted candidates.

Applicants are required to submit your application for admission before submitting your application for scholarship.

  • Click website to apply for the scholarship with your assigned application number.
  • Applicants are required to submit a recent passport-size photo (digital image) online after completing your application form.

We regret that only shortlisted candidates will be notified for an interview

http://admissions.ntu.edu.sg/UndergraduateAdmissions/Pages/SembCorpIndustriesUndergraduateScholarship.aspx

Application Procedures

Please read the following instructions carefully before you fill in the application form at Step 6.
Step 1: This application form is only for applicants with Indonesian SMA Ujian Akhir Nasional (UAN) qualification. Only one electronic application form should be submitted as duplicate applications will not be processed.

Step 2: Upon successful submission of the online application form, take note of the application number assigned to you and items to be completed at the tracking page.   You may go back to view the same page at Check Status link.  An acknowledgment of your application will be forwarded to the email address(es) you have provided in the online application form.

Step 3: Pay the application fee.  The application fee is USD30 or S$30 for international applicants.  Applicants who pay by credit card enjoy a discounted rate of S$20.

The application fee for Singaporeans and Singapore Permanent Residents is S$10.

Payment may be made by one of the following methods:

  • Internet Payment (VISA/MasterCard).
  • Bank draft made payable to ‘Nanyang Technological University’ with name and application number written on the back of the bank draft.
  • DBS/POSB Automated Teller Machine (ATM) in Singapore only.
  • Cash payment at NTU Cashier.

Please read payment instructions at ‘Application Fee’ link at tracking page or Check Status link.  The application fee is non-refundable and is payable whether your application is ultimately successful or not.  We do not accept payment by postal order (except Singapore Post postal order), electronic bank transfer or Western Union money transfer.

Step 4: Prepare photocopies or scanned copies of the following supporting documents.  The photocopies of academic results must be certified by your school teachers/principal or any gazetted officers.

  • Passport particulars page.  Singaporeans and Singapore Permanent Residents must provide Singapore Identity Card. International applicants without passport may submit birth certificate or residential certificate.
  • EBTANAS/SMA National & School examination results (if available).  Submit Bahasa copy. Translation not required.
  • School Reports (Rapor SMA).  Submit Bahasa copy.  Translation not required.
    • Kelas 1/Grade 10 (Semester 1, 2)
    • Kelas 2/Grade 11 (Semester 1, 2)
    • Kelas 3/Grade 12 (Semester 1, 2), if available
  • SMP National & School Examination results slip and certificate.  Submit Bahasa copy. Translation not required.
  • University academic transcripts (for current or former university student only)
  • TOEFL, SAT1 or IELTS (if applicable, do not provide predicated grades)

Only applicable for students who have chosen Art, Design & Media:
It is compulsory to submit five (5) submission not more than 1 week after the closing date of application for admission.

These assignments are to be completed in a specific material and size requirement.  The specific assignments will be available on the NTU School of Art, Design & Media website.

All portfolio submissions must arrive in physical form on CD-ROM, DVD or in original or duplicated work.  All work must be hand delivered, or sent by courier or by standard mail.  No work will be accepted if sent by email attachment.

Step 5: Submit supporting documents. Please use one of the following methods to submit your documents but not both, no later than 1 week after the closing date: 31 December 2009:

  • Upload online.  Login to tracking page at Check Status link and go to ‘Checklist’ at ‘Supporting Documents’ link.  Click ‘Upload’ at the relevant items to upload your file.  As only one file is allowed for uploading for each item, please ensure that you have scanned all pages of your document in a single file in Microsoft Word or Adobe PDF file format before you submit.  Each upload should not exceed 5 MB.
  • Send by post.  Print a copy of Checklist at ‘Supporting Documents’ link at tracking page as the cover page of your supporting documents.  Arrange your documents in the order as per checklist and post it to the following address. Please do not send original documents.

Address for Submission
Office of Admissions and Financial Aid
Nanyang Technological University
Student Services Centre, Level 2
42 Nanyang Avenue
Singapore 639815
Tel: (65) 67905806/7

Step 6: Application is open on October – December 2010
Please read the Guide to filling in the Application Form before you start your application.
(Guide for International Students, Guide for Singapore Citizens/Permanent Residents)

http://admissions.ntu.edu.sg/UndergraduateIntnlAdmissions/Pages/SMAUAN.aspx