Archive for April 8th, 2010 | Daily archive page

Sarasehan Akhir Tahun 2009 Pemuda Pancasila Nias

Thursday, April 8th, 2010

Catatan: Pada tanggal 28 desember 2009 Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Nias menyelenggarakan Sarasehan Pemuda Nias di Gunungsitoli. Meskipun agak terlambat ditayangkan, berita dari kegiatan sarasehan tersebut masih aktual untuk disimak (Redaksi). (more…)

Gempa 7,7 SR Tak Akibatkan Korban Jiwa

Thursday, April 8th, 2010

Gempa Rabu (7/4) berkekuatan 7,7 Skala Richter di perairan pulau Banyak, antara Pulau Nias dengan dan Pulau Simeleu memicu gempa-gempa susulan. Gempa susulan yang terjadi dicatat oleh Badan Geologi Amerika Serikat (USGS) terjadi di Simeleu sebesar 4,9 Skala Richter pada 7 April 2010 pukul 11.22 WIB.

Akibat Gempa di Sumut

Gempa tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan yang berarti di Sumut, ungkap Gubsu Syamsul Arifin. “Saya dan Sekdaprovsu RE Nainggolan sudah mengecek ke daerah daerah. Alhamdulilah dari laporan yang kita terima tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang berarti hanya ada yang retak retak”, ujarnya.

Namun demikian gempa berkekuatan 7,2 Skala Richter (SR) Rabu (7/4) pukul 05.15 WIB menyebabkan 90 persen pembangkit PLN yang berada di sektor Pembangkitan Belawan mengalami gangguan.

“Akibatnya sebagian besar wilayah Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam padam pascabencana alam tersebut karena berkurangnya kemampuan pasokan. Tidak terjadi kerusakan pada pembangkit, kecuali gangguan pada sistem,” jelas GM PT PLN (Persero) Regional Sumatera Utara, Denny Pranoto. Meskipun 10 dari 11 mesin pembangkit dengan kapasitas sekitar 1.000 MW sempat drop ke daya 160 MW saat terjadi getaran, namun secara berangsur-angsur kondisinya terus membaik. Denny mengakui akibat gangguan pada sejumlah mesin pembangkit, PLN mengalami kerugian mencapai Rp2 miliar untuk memulihkan kembali ke-10 mesin pembangkit tadi.

Padamnya listrik memicu masyarakat memakai lilin. Kelalaian pemakaian lilin telah menyebabkan 14 rumah di kelurahan Anggrung Medan terbakar.

Akibat Gempa di Nias

Pantauan Analisa di sekitar wilayah Nias, Kabupaten Nias Utara tepatnya di Kecamatan Lotu 2 dilaporkan 2 lokal bangunan SMPN 1 hancur. Seluruh dinding Gereja BNKP Orahua Daso Resort 34 hancur. 2 unit rumah di Desa Lawira milik Sidibero Nazara dan milik Anwar juga hancur dan kantor Bupati Nias Utara juga mengalami kerusakan seperti lantai keramik dan dinding rusak.

Selanjutnya, letak Jembatan Nalua Desa Nalua turun dari kondisi semula sekitar 20 cm dan Jembatan Ehau juga dikhabarkan warga setempat retak-retak. Kemudian, Jembatan Fino Desa Hiliduruwa Kecamatan Sawo Kabupaten Nias Utara dilaporkan turun sekitar 30 cm, hingga 2 orang pengendara sepeda motor yang melintas sesaat setelah terjadi gempa di jembatan itu mengalami kecelakaan karena tidak tahu situasi jembatan telah berubah.

Akibat Gempa di Aceh

Hingga Rabu (7/4) sore jumlah korban luka akibat gempa mencapai 21 orang, tiga di antaranya menderita luka parah. Diperkirakan jumlah korban luka akan terus bertambah. Sejumlah korban luka tersebut kini dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Sinabang, Nanggroe Aceh Darussalam. Menurut Humas Kabupaten Simeulue Abdul Karim, koraban luka parah umumnya terkena reruntuhan bangunan di bagian kepala, tangan, dan kaki. Sedangkan korban luka ringan hanya mengalami luka lecet saat mencoba melarikan diri ketika gempa terjadi. “Semuanya korban gempa telah ditangani pihak rumah sakit,” katanya.

Gempa tersebut telah menyebabkan Bandar Udara Lasikin dan Pelabuhan Simeulue rusak parah.  Meski demikian, hal ini tidak mempengaruhi jadwal penerbangan ke Pulau Simeuleu. Tercatat 13 perkantoran pemerintah mengalami rusak ringan dan parah. Kerusakan terparah terjadi pada kantor Dinas Pendidikan. Sebagian atap gedung roboh dan dinding retak.

Hingga kini data sementara dari pemerintah Kabupaten Simeulue, kerusakan akibat gempa meliputi, 10 sarana kesehatan, 1 sarana pendidikan, 32 perumahan penduduk, 2 rumah ibadah dan 25 tiang listrik tumbang.

Penyaluran BBM Paska Gempa

Sementara itu Rustam Aji, Asisstant Customer Relation Pemasaran BBM Retail Region I Pertamina di tempat terpisah melaporkan kondisi lembaga penyaluran pascagempa di Sinabang khususnya di pantai Barat NAD maupun di Sumut dalam kondisi aman. Dia menyebutkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Depot Sabang, Simeulue, Meulaboh, Sibolga dan Nias tidak terjadi kerusakan maupun gangguan terhadap penyaluran BBM.

(usgs, analisadaily, mediaindonesia)

Pejabat Polres Nias Baru

Thursday, April 8th, 2010

Gunung Sitoli -   Jabatan Wakapolres Nias diserahterimakan dari pejabat lama Kompol Johny Darwan Sinaga kepada pejabat baru Kompol Bazawato Zebua SH MH dan Kasat Reskrim dari pejabat lama AKP RA Purba kepada pejabat baru AKP Enieli Hulu SH. Acara serahterima jabatan Sabtu (3/4) di Aula Polres Nias.
Upacara serahterima jabatan Wakapolres dan Kasat Reskrim Polres Nias dipimpin langsung oleh Kapolres Nias AKBP Wawan Munawar SIk MSi. Kapolres Nias pada sambutannya mengatakan, serahterima jabatan merupakan hal biasa di jajaran Kepolisian sesuai tugas dan amanah yang diberikan dalam mengabdi kepada nusa dan bangsa.

Jabatan dan kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan merupakan anugerah dan amanah yang harus diimplikasikan dengan sungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Saya selaku Kapolres Nias mengucapkan banyak terimakasih kepada Kompol Johny Darwan Sinaga yang selama ini membantu Kapolres Nias dalam melaksanakan tugas dengan baik. Dan apa yang telah diperoleh selama ini dapat dituntaskan di tempat tugas yang baru sebagai gadik SPN Sampali. Kepada AKP Rakhman Anthero Purba saya ucapkan terimakasih atas jabatan selama ini sebagai kasat Reskrim Polres Nias dalam menyelenggarakan/membina fungsi penyelidikan dan pendidikan tindak pidana, dengan memberikan pelayanan/perlindungan khusus kepada korban/pelaku sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan,” ujar Kapolres dalam pidatonya.

Warisan Kasus kepada Pejabat Baru

Pejabat baru Wakapolres dan Kasat Reskrim segera mendapat beban tugas yang berat. Tugas itu merupakan penangan kasus-kasus besar yang menarik perhatian publik. Lambatnya penangan kasus menjatuhkan citra Polres Nias di mata publik.

Kasus-kasus yang menarik perhatian tersebut antara lain kasus penyertaan modal pemkab Nias kepada PT Riau Airlines, dugaan korupsi pemantapan lahan Kantor Bupati Nias dan Kantor DPRD Kabupaten Nias, dan dugaan kasus korupsi pengadaan kapal bermotor 2007.

Kepada Harian Analisa, kapolres mengaku, bersama tim BPKP sedang melakukan audit di Pemkab Nias dan Riau Airlines (26/3).

Kasus korupsi pematangan lahan Kantor Bupati Nias sebesar Rp 2,1 miliar yang diduga fiktif melibatkan Kadis PU Lakhömizaro Zebua dengan menerbitkan Penunjukkan Langsung (PL) kepada rekanan tertentu yang publik tahu adalah kroninya Bupati Nias. Dalam penanganan kasus ini, Kapolres mengaku, saat ini pihak Polres Nias sedang menunggu hasil dari tim ahli yakni, dari Dinas Penataan Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Sumut. Untuk kasus ini, pihaknya mengaku telah dua kali menyurati Dinas Tarukim untuk meminta hasil itu, namun hingga saat ini belum dibalas. Seperti yang diketahui publik, Dinas Tarukim sendiri termasuk dinas yang tidak bersih di jajaran pemprov Sumut. Dinas ini diduga terlibat kasus korupsi gedung serba guna senilai Rp57,8 milyar dari APBD 2002 hingga 2007 dan kegiatan Penyediaan Prasarana dan Sarana Agropolitan 2007/2008 senilai Rp 2,3 milyar.

Sedang untuk perkembangan kasus korupsi pengadaan 12 unit kapal bermotor Dinas Kelautan Nias tahun 2007 sebesar Rp 1,2 milyar yang melibatkan Kadis Yusman Zega, Kapolres memaparkan, sesuai dengan hasil gelar perkara di Kejaksaan Negeri Gunungsitoli pihak Kejaksaan mengatakan, dalam persidangan indikasi ketelibatan Kadis tidak muncul dalam persidangan serta tidak memenuhi unsur.

Hal ini ditentang oleh Ketua Komisi A DPRD Nias Faigiasa Bawamenewi. Ia mengungkapkan, sesuai fakta-fakta di persidangan, Yusman Zega selaku Kadis dan KPA ( Kuasa Pengguna Anggaran) telah melakukan tindakan melawan hukum dengan melakukan tender DAK 2007 bulan Juli 2007. Sementara DPRD Nias mensahkan anggaran P-APBD Nias pada 3 November 2007. “Ini jelas melanggar Kepres 80 tahun 2003 pasal 9 ayat 4 yang menegaskan dilarang melakukan tender proyek yang belum mendapat pengesahan anggaran,” katanya.

Fakta kedua, Yusman Zega selaku KPA membayar rekanan setelah berakhir masa kontrak pelaksanaan pekerjaan. Dalam perjanjian kontrak pemborongan, masa pelaksanaan berakhir 15 Desember 2007. Sementara Yusman Zega selaku KPA membayar rekanan pada 28 Desember 2007. Itupun dilakukan tanpa prosedur permintaan pihak rekanan.
Dalam kasus ini, PPTK, rekanan dan panitia penerimaan barang telah divonis Pengadilan Negeri Gunungsitoli. Sementara Yusman Zega, selaku Kepala Dinas Kelautan KPA merupakan pejabat paling bertanggungjawab sesuai Kepmendagri No 13 tahun 2006. “Ada apa Yusman Zega tidak dilimpahkan Polres Nias ke kejaksaan?” kata Faigiasa Bawamenewi yang juga mantan anggota Polri. Sangat disesalkan Polres Nias tidak melimpahkan Yusman Zega ke pengadilan, sementara yang lain telah divonis,” tegasnya.
Selain itu F. Bawamenewi juga menyebutkan kasus penjahat yang meresahkan masyarakat, bahkan membunuh aparat kepolisian di masa jabatan Kapolres Nias Wawan Munawar, yang tidak juga ditangkap.

Hutang kasus-kasus ini membuat masyarakat bertanya-tanya apakah polres Nias bersungguh-sungguh ingin melaksanakan jargon-jargon mereka sendiri, seperti memberikan pelayanan/perlindungan kepada masyarakat sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan, jabatan merupakan anugrah yang harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, atau mengabdi pada bangsa dan negara sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

(hariansib, analisa, waspadamedan, koran politik & hukum)

Pekan Olahraga Sumut dan Sepakbola U-15 diselenggarakan PSSI Sumut

Thursday, April 8th, 2010

Medan – Akibat mundurnya Binjai selaku tuan rumah Pekan Olahraga Wilayah Sumatera Utara (Porwilsu) ternyata berdampak terganggunya persiapan di beberapa cabang olah raga.

Namun demikian agar Porwilsu tetap berlangsung sukses, maka KONI Sumut mengambil kebijakan dengan menunjuk Pengprov PSSI Sumut sebagai penyelenggara cabang sepak bola Porwilsu wilayah II yang seyogianya berlangsung di Binjai.

Sekum PSSI Sumut Coking Susilo Sakeh didampingi Ketua III Bidang Kompetisi, Status dan Alih Status Dr M Nur Rasyid Lubis SpB FinanCS dan Ketua Biro Kompetisi Drs Azzam Nasution MAP mengatakan hal ini di Pengprov PSSI Sumut Jalan Sekip Baru Medan, Rabu (7/4).

Dijelaskannya, pada gelaran Porwilsu kali ini cabang sepak bola dibagi empat wilayah. Untuk Wilayah I yang berlangsung di Langkat diikuti Medan, Sergai, Karo, Dairi, Pak-pak Barat. Sedangkan wilayah II mencakup Binjai, Deli Serdang, Tebing Tinggi, Simalungun, Toba Samosir dan Samosir.

Wilayah III yang diikuti 9 tim berlangsung di Asahan. Kesembilan tim tersebut adalah Asahan, Tanjung Balai, Labuhan Batu, Pematang Siantar, Tapanuli Selatan, Batubara, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan dan Humbang Hasundutan.

Sementara itu Wilayah IV yakni Sibolga, Padang Sidempuan, Madina, Taput, Tapteng, Gunung Sitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara.

“Khusus untuk wilayah II di Medan kita masih menunggu masukan dari tiap-tiap peserta tentang apa saja yang menjadi kendala mereka jika even itu dilangsungkan di Medan. Selain itu, untuk pelaksanaan di Medan, kita masih menyesuaikan dengan jadwal Pilkada Medan,” ucap Coking.

Untuk itu pada Jum’at (9/4) pukul 15.00 WIB di sekretariat PSSI Sumut akan digelar rapat dengan para peserta wilayah II, serta tuan rumah tiap-tiap wilayah untuk membahas semua hal yang terakit dengan penyelenggaraan cabor sepak bola agar gelaran Porwilsu berlangsung sukses.

Kemudian pada Sabtu (9/4) nanti PSSI Sumut akan menggelar seleksi pembentukan Timnas U-14 yang berlangsung di Stadion Teladan Medan sejak pukul 07.00 WIB.
Dari hasil seleksi ini nanti akan dipilih tiga pemain yang akan dilibatkan pada seleksi nasional yang berlangsung di Jakarta, Minggu (11/4) guna disertakan mengikuti AFC U-14 Festival of Football di Kota Kinabalu Malaysia 24 April – 6 Juni 2010 mendatang.

Tiap-tiap sekolah sepak bola (SSB) yang ingin mengirim pemainnya mengikuti seleksi ini dapat mengutus dua pemain. Adapun kriteria yang ditetapkan PSSI di antaranya, pemain tersebut kelahiran 1 Januari 1996 yang memiliki tinggi badan minimal 165 cm. Selanjutnya menyediakan akte kelahiran, ijazah SD, rapor SD, kartu keluarga dan KTP orang tua.

COMMUNITY COLLEGE INITIATIVE PROGRAM

Thursday, April 8th, 2010

The Bureau of Educational and Cultural Affairs of the United States Department of State is pleased to announce the Community College Initiative Program. This new international educational exchange program enables individuals from Brazil, Egypt, Indonesia, Pakistan, Turkey and South Africa to study at a community college in the United States to develop professional skills.

Eligible fields are Business Management and Administration; Tourism and Hospitality Management; Health Professions, including Nursing; Media; Information Technology; Security and Public Safety; and Engineering Science.

ELIGIBILITY

To apply to the program, candidates must:

* Have completed a secondary school education; D1, D2, D3 and S1
* Preference will be given to High School Diploma
*

Applicants with a Bachelor’s degree are eligible if they are applying in a field different from the field of their degree and have relevant work experience in the field for which they are applying.
* Applicants with MA or PhD degrees are not eligible to participate.
* Have relevant work experience in the field in which they are applying;
* Have English language skills that provide a basis for enrolling in academic coursework following approximately 6 months of intensive English language study in the U.S.;
* Submit a complete application; and
* Minimum Institutional TOEFL score 500 or TOEIC score 650 atau IELTS 5.0 (only scores less than 2 years old are valid).

U.S. PROGRAM

The Community College Summit Initiative Program will provide funding for round-trip airfare to the U.S.; a living allowance during English language, academic, and practical training program components; tuition costs; health insurance; and cultural enhancement activities. Students will be hosted in groups by community colleges competitively selected to participate in the program. Programs may range from six months to two years in duration and may result in either a certificate or an Associate Degree. Students are required to return home at the end of their program and may not transfer to a four-year U.S. academic institution.

SUBMISSION OF APPLICATIONS

AMINEF is administering this program on behalf of the Bureau of Educational and Cultural Affairs of the United States Department of State. Please return to AMINEF your complete application package (original application and two copies) by the application deadline that includes:

*
Completed application form.
*
Copy of your most recent, less than two years old, TOEFL/TOEIC/IELTS score report.
* Copy of high school diploma (English translation).
*
Copy of identity document (KTP or passport).

Please send the application package to AMINEF Office, Gedung Balai Pustaka, 6th floor, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720

NO LATER November 1, 2010.

For additional information, contact in***************@*******or.id.

We do not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to American Indonesian Exchange Foundation.

To download form click
http://www.aminef.or.id/fulbright.php?site=fulbright&m=ip-pro-sp-communitycollege