Archive for April 7th, 2010 | Daily archive page

Au pair: Membangun Jembatan Kuliah di Luar Negeri dengan Biaya sendiri

Wednesday, April 7th, 2010

TRIER (NO) -  Selepas SMU, Desi sama sekali tak tertarik mendaftarkan diri ke bangku kuliah bersama teman-temannya. Ia malah mengikuti kursus bahasa Jerman. Ia berencana ingin menjadi au pair dan merintis jalan kuliah di luar negeri dengan biaya sendiri. Apa itu au pair?

Au pair berasal dari bahasa Perancis, berarti “setara dengan”. Au pair adalah pemuda/pemudi yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan penjaga anak di keluarga tuan rumah di negeri asing. Dari namanya terlihat bahwa au pair memiliki kedudukan setara dengan keluarga tuan rumah. Ini sesuatu yang berbeda dengan kedudukan pembantu rumah tangga dengan tuan rumah di Indonesia. (more…)

Beasiswa President University

Wednesday, April 7th, 2010

President University offers many scholarship and financial aid programs to students who show great potential for future academic studies and those with financial need. Scholarship offers depend on several factors including high school performance, performance on the President University Entrance Exams, and the student’s family income level. (more…)

Wings Beroperasi di Sibolga Akhir April

Wednesday, April 7th, 2010

Sibolga – Bandar udara Ferdinan Lumbantobing (Bandara FL Tobing) yang berada di Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah pada anggaran 2010 ini, menerima kucuran dana bantuan dari APBN pusat senilai Rp9 miliar rupiah untuk pembangunan fisik sarana pendukung aktivitas di areal Bandar udara tersebut. (more…)

Sensus Penduduk Bertepatan dengan Pilkada

Wednesday, April 7th, 2010

Medan – Untuk keenam kalinya pascakemerdekaan, tahun ini, tepatnya selama Mei 2010, Badan Pusat Statistik menggelar sensus penduduk di seluruh Indonesia. Di Sumatera Utara, BPS Sumut menurunkan 28.955 petugas untuk mencacah seluruh warga Sumut tanpa terkecuali.

Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin SE mengharapkan masyarakat Sumatera Utara proaktif pada sensus penduduk yang akan dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut mulai tanggal 1 sampai 30 Mei tahun ini. Pemprovsu akan membackup sensus, karena pentingnya hasil sensus untuk mengetahui bagaimana persisnya Sumut bisa dibangun untuk sepuluh tahun ke depan.

Sebanyak 20.539 orang merupakan petugas pencacah lapangan, 6.845 pengawas lapangan, 1.290 koordinator lapangan, dan 285 petugas satuan tugas.

Pelaksanaan sensus pada 1 Mei hingga 31 Mei bertepatan dengan pelaksanaan pilkada di Kota Medan dan beberapa daerah lainnya.

Petugas pencacah tidak boleh dimanfaatkan sebagai tim sukses pasangan calon. Petugas datang ke rumah penduduk murni untuk pendataan.

”Petugas dilarang melakukan pungutan berbentuk apa pun kepada warga,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Alimuddin Sidabalok, Kamis (1/3).

Dilengkapi identitas

Karena kekurangan tenaga pencacah, setiap kelurahan di Sumut akan ikut membantu melakukan pencacahan. Ada 5.942 desa dan kelurahan serta 417 kecamatan di Sumut yang menjadi sasaran pencacahan.

Ia mengatakan, petugas yang mendata warga dilengkapi identitas lengkap, surat tugas, mengenakan rompi, dan topi.

”Petugas sudah mendapatkan pelatihan. Mereka terjun ke lapangan dalam tim,” kata Alimuddin.

Selain untuk mendata seluruh penduduk Indonesia, sensus penduduk juga dilakukan untuk memotret dinamika dan mobilitas penduduk dan kemajemukan masyarakat Indonesia. Khusus warga yang tidak tinggal menetap, seperti anak buah kapal dan tunawisma, pendataan dilakukan pada tanggal 15 Mei malam.

Dari cacah jiwa bisa diketahui jumlah penduduk, potensi angkatan kerja, berapa jumlah masyarakat yang melek huruf, yang menggunakan sanitasi yang baik. Atau berapa masyarakat yang sudah bisa mengakses teknologi internet, dan sebagainya.

Dibandingkan dengan sensus penduduk tahun 2000, banyak variabel baru yang ditanyakan kepada warga terkait parameter Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs). Variabel itu di antaranya sumber penerangan, luas lantai, fasilitas buang air, tempat pembuangan tinja, sumber air minum, bahan bakar memasak, kepemilikan telepon, akses internet, kemampuan baca tulis, kemampuan berbahasa Indonesia, hingga kematian ibu waktu hamil, melahirkan, dan nifas.

Honor

Untuk sensus keenam ini, pemerintah mengalokasikan dana Rp 3,3 triliun. BPS Sumut mendapat alokasi dana APBN Rp 14,95 miliar.

Setiap kabupaten juga mengalokasikan dananya. Sebagian besar dana habis untuk honor petugas.

Untuk petugas pencacah, misalnya, mereka mendapat honor sekitar Rp 2,5 juta selama bertugas mencacah plus biaya transportasi Rp 200.000. Honor didistribusikan kepada petugas lewat PT Pos Indonesia.

(kompas, medantalk)

Gempa Guncang Nias, Sumatra

Wednesday, April 7th, 2010

Gempa berkekuatan 7,7 Skala Richter (SR) mengguncang Sumatra bagian Utara pada 7 April 2010 pukul 5.15 WIB. Pusat gempa diduga terletak di perairan Pulau Banyak, antara Pulau Nias dan Pulau Simeleu dengan kedalaman 31 km dari permukaan bumi. Guncangan gempa menyebabkan kepanikan di Simaleu, Meulaboh, daerah Aceh lainnya, Nias, Sibolga, Padang Sidempuan, Medan, Tarutung dan Samosir. Penduduk segera berlarian ke tempat yang lebih tinggi, namun gempa ini tidak berpotensi Tsunami.
Belum dilaporkan adanya korban jiwa akibat gempa ini. Gubernur NAD Irwandi Yusuf menginformasikan, “Setelah saya pantau, sejauh ini belum ada laporan korban jiwa di Aceh.” Kepanikan masyarakat akibat gempa ini bertambah karena matinya listrik secara serentak. Hingga sekarang di beberapa titik listrik belum menyala.

Gempa ini terjadi karena pergerakan lempeng Australia-India yang setiap tahunnya mendesak lempeng Sunda dengan kecepatan 60-65 mm per tahun. Karena mekanisme informasi yang tidak lengkap, diduga bahwa sebenarnya pusat gempa tidak terletak di satu titik melainkan di sepanjang pertemuan kedua lempeng tersebut.
Pertemuan kedua lempeng telah menyebabkan gempa besar 8,6 SR pada Maret 2005 di Nias, gempa besar 9,1 SR di perairan Aceh tahun 2004, gempa di Sumatra Selatan 8,4 tahun 2007, gempa di Simeleu pada tahun 2008 dengan kekuatan 7,3 SR, dan gempa Padang 7,5 SR tahun 2009.

(usgs, reuters, metrotv)