Author Archive

Kemendiknas Kecewa Perguruan Tinggi Negeri Bisniskan Pendidikan

Wednesday, April 21st, 2010

Jakarta, 9/4/2010 (Kominfo-Newsroom) – Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Fasli Jalal mengaku kecewa dengan langkah dan kebijakan beberapa perguruan tinggi negeri yang berstatus badan hukum milik negara (BHMN) membisniskan biaya pendidikan.

Menurut Fasli seusai menjadi pembicara dalam diskusi “Perspektif Indonesia tentang UU BHP” di Jakarta, Jum’at (9/4), salah satu alasan Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) adalah karena adanya pencitraan mengenai biaya masuk perguruan tinggi negeri yang mahal, dan kurang ramahnya citra PTN dengan masyarakat.

“Itu harus diakui oleh kalangan perguruan tinggi negeri, sehingga ke depan jangan ada lagi pencitraan seperti itu, karena akhirnya masyarakat akan antipati dengan PTN. Perguruan tinggi negeri itu kan dibayar oleh pajak, karena itu lah mereka seharusnya bisa bersikap ramah,” katanya.

Fasli mengakui, di sisi lain, pengelolaan keuangan di BHMN perguruan tinggi negeri itu memperoleh penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), demikian juga adanya akreditasi lima PTN BHMN yan masuk dalam 500 besar perguruan tinggi berkualitas di dunia, di antaranya ITB, UI dan UGM.

”Akan tetapi di sisi lain, PTN BHMN ini masih menerapkan pembiayaan yang tinggi dalam pendaftaran masuk, padahal seharusnya dilihat dulu siapa calon mahasiswa yang harus membayar berapa,” katanya.

Menurut dia, apabila beberapa PTN itu menetapkan kebijakan yang diskriminatif, bagaimana mungkin calon mahasiswa dari keluarga tidak mampu bisa terangkat dari kemiskinan. Padahal, katanya, keberadaan PTN itu salah satunya adalah untuk memutuskan rantai kemiskinan.

Kemendiknas, menurut Fasli Jalal, tidak mampu menyetop pola penerimaan mandiri yang dilakukan PTN yang diduga terjadi diskriminasi, alasannya, proses penerimaan mandiri termasuk salah satu otonomi kampus yang disahkan oleh UU Sisdiknas.

Dikemukakan, apabila Kemendiknas menerbitkan peraturan menteri untuk memberangus pendaftaran mandiri di PTN itu, maka sangat mungkin PTNI BHMN itu akan mengajukan peraturan menteri itu ke pengadilan tata usaha negara.

“Sebenarnya, langkah untuk menghadang UU BHMN yang dilaksanakan secara kebablasan oleh beberapa perguruan tinggi negeri itu UU BHP, namun UU itu telah dibatalkan MK,” katanya.

Langkah pasca-pembatalan UU BHP, menurutnya, ada kemungkinan Kemendiknas akan mengatur pengelolaan PTN melalui Peraturan Pemerintah (PP) No.17 tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Fasli Jalal mengatakan bahwa PP itu bisa berlaku secara nasional karena PP itu bukan keputusan menteri, dan kekuatan hukumnya juga tidak jauh berbeda dengan undang-undang.

“Dengan demikian PTN harus menerima semua mahasiswa dari kalangan ekonomi manapun. Artinya, keluarga yang tidak mampu harus membayar sesuai kemampuan, sementara keluarga calon mahasiswa yang mampu harus membayar penuh,” katanya.

Sedangkan bagi calon mahasiswa dari kalangan keluarga elit atau kalangan ekonomi sangat mampu, yang biasanya kuliah di Australia, AS atau Singapura, namun memilih berkuliah di Indonesia, mereka harus membayar di atas biaya masuk yang ditetapkan.

“Misalnya di UI. Jika mahasiswa itu tidak masuk program Beasiswa Bidik Misi, namun kondisi keluarganya berada garis kemiskinan, maka mahasiswa itu boleh membayar Rp 100 ribu untuk uang pangkalnya dan Rp 100 ribu per semester,” kata Fasli Jalal. (Situs Badan Informasi Publik – http://www.bipnewsroom.info, 9 April 2010)

Dibuka, Aplikasi Beasiswa Monbukagakusho – Jepang

Tuesday, April 20th, 2010

Pendaftaran untuk Beasiswa Monbukagakusho dari Pemerintah Jepang untuk “Program Research Student” untuk Keberangkatan 2010 telah dibuka sejak 14 April 2010.

Program ini ditujukan untuk mereka yang berminat dalam program research student di perguruan tinggi di Jepang.

Peminat pada waktu menjalani research student diperbolehkan melamar ke program degree (S-2 / S-3 / professional graduate course) atau meneruskan program S-3 setelah menyelesaikan program S-2 / professional graduate course, apabila lulus seleksi tes ujian yang diberikan oleh universitas yang bersangkutan.

Peminat juga dapat langsung masuk ke program degree tanpa mengikuti research student apabila telah mendapatkan izin dari universitas yang bersangkutan. Beasiswa diberikan tanpa ikatan dinas, mencakup biaya kuliah dan biaya hidup.

Informasi di situs Kedutaan Besar Jepang menyebutkan persyaratan berikut: (1) Pelamar lahir pada dan setelah tanggal 2 April 1976. 2. Memiliki IPK minimal 3.0 dari tingkat perguruan tinggi terakhir (atau nilai EJU minimal 260 dalam jumlah 2 mata ujian tidak termasuk Bahasa Jepang). 3. Nilai TOEFL-PBT minimal 550 atau TOEFL-CBT minimal 213 atau TOEFL-IBT minimal 79 atau ekuivalen, atau nilai Japanese Language Proficiency Test minimal level 2. 4.Memilih bidang studi yang sama dengan disiplin ilmu sebelumnya. 5. Bersedia belajar Bahasa Jepang. 6. Sehat jasmani dan rohani. 7. Pelamar harus membaca dan memahami lampiran keterangan secara teliti.

Keterangan selnajtunya dapat diperoleh pada tautan berikut:
http://www.id.emb-japan.go.jp/sch_rs.html. (brk*).

Australia Tawarkan Beasiswa ke Pelajar Indonesia

Tuesday, April 20th, 2010

Medan – Pemerintah Australia melalui AusAID (the Australian Agency for International Development) menawarkan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di universitas-universitas terkemuka di negara kangguru itu.

Perwakilan promosi beasiswa Australia di Sumatera Utara, Ariatna, di Medan, Jumat, mengatakan, pada tahun ajaran 2010/2011 ini, pemerintah Australia menawarkan beasiswa S-2 dan S-3 untuk 300 orang melalui program Australian Development Scholarships (ADS).

Beasiswa tersebut terbuka bagi sektor pemerintah dan swasta seperti pegawai negeri sipil, tenaga-tenaga LSM, dosen perguruan tinggi negeri dan swasta maupun perorangan.

Prioritas beasiswa diberikan untuk bidang-bidang studi yang menunjang tujuan peningkatan kemampuan sumber daya manusia indonesia dan pembangunan yang akan mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta manajemen ekonomi di Indonesia.

Kemudian juga untuk investasi bagi pembangunan manusia, demokrasi, keadilan dan pemerintahan yang baik serta keamanan dan perdamaian.

“Beasiswa ini bertujuan untuk memperkuat sumber daya manusia dan pertumbuhan di Indonesia dan juga merupakan salah satu contoh kerjasama antara Indonesia dan Australia dalam membangun hubungan antar manusia,” katanya.

Melalui program beasiswa tersebut, lanjutnya, diharapkan dengan pengalaman akademis yang didapat itu dapat memberikan ketrampilan dan pengetahuan untuk mendorong perubahan dan mempengaruhi hasil pembangunan Indonesia setelah menyelesaikan studinya.

Tahun ajaran 2010/2011 ini ada beberapa wilayah di Indonesia yang menjadi target dalam pemberian beasiswa seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Aceh dan Sumut.

“Ini karena daerah-daerah itu termasuk yang cukup sedikit mendapatkan beasiswa ke Australia dari tahun ke tahun jika dibanding dengan daerah dari Jawa,” katanya.

Ia menerangkan, pendaftaran mulai dibuka 7 Juni hingga 27 Agustus 2010. Formulir pendaftaran dapat diambil di Konsul Australia di Medan, atau dapat di download di www.adsindonesia.or.id.

Pelamar maksimal berusia 42 tahun, memiliki IPK minimal 2,9 dan memiliki skor TOEFL 500. Pelamar S-2 harus sudah memiliki gelar S-1 dan pemohon S-3 diharuskan berposisi sebagai pembuat kebijakan, peneliti atau dosen. (Antara, 16 April 2010)

Paus Benediktus Kunjungi Malta

Sunday, April 18th, 2010

* Paus akanh memperingati karamnya kapal yang ditumpangi Santu Petrus 1950 tahun lalu.

Paus Benediktus tiba di Malta hari Sabtu (17/4) dalam kunjungan keluar negerinya yang pertama sejak maraknya skandal pelecehan seksual yang dilakukan rohaniwan Katolik.

Tujuan kunjungan Paus ke Malta adalah memperingati karamnya kapal yang ditumpangi Santu Petrus 1950 tahun lalu. Santu Petrus dipandang sebagai misionaris besar pada awal perkembangan agama Kristen.

Paus Benediktus kepada wartawan dalam penerbangan ke Malta mengatakan, Gereja Katolik telah dilukai dosa. Tetapi dia tidak menyebut skandal seks secara langsung.

Paus Benediktus bertemu dengan Presiden Malta George Abela dan muda-mudi Katolik Malta. Berkotbah di depan ribuan umat di Valleta, ibukota Malta, Paus Benediktus mendorong rohaniwan Katolik untuk mempertahankan panggilan mereka yang penuh tantangan dan kepahlawanan itu.

“Malta memberikan kontribusi besar untuk memeprtahankan Kekristenan lewat darat dan lewat laut,” kata Paus dalam sambutannya ketika bertemu dengan Presiden Malta.

“Anda terus memainkan peran dalam debat yang berkelanjutan tentang identitas, kultur dan kebijakan Eropa. Malta telah berkontribusi banyak terhadap berbagai masalah menyangkut toleransi, reprositas, imigrasi, dan isu-isu lain yang krusial terhadap masa depan benua ini,” kata Paus.

Sebelumnya, Abela mengajak rakyat Malta untuk menyambut Paus dengan “antusiasme dan tangan terbuka”, dalam pesannya lewat radia dan televisi.

Dalam kunjungan ini Paus Benediktus mendapat tantangan besar menyampaikan pesannya untuk Malta, khususnya tentang imigrasi. Malta, yang berada di anata Sisilia dan garis pantai utara Afrika menerima sebanyak 3,000 manusia perahu pada tahun 2008, jumlah yang tercatat dalam rekor. Masih ratusan manusia perahu dari Afrika berada dalam penampungan sementara menunggu keputusan atas nasib mereka.

Paus Benediktus telah berkali-kali menghimbau dalam beberapa bulan terakhir untuk menemukan solusi yanga dil dan manusiawi terhadap isu manusia perahu ini.

Tema lain yang mendapat perhatian khusus Paus adalah pelestarian warisan kristiani Eropa.

Malta adalah negara anggota Uni Eropa terkecil dengan jumlah penduduk sekitar 443,000 jiwa.

Malta memiliki 1 imam untuk melayani 490 umat Katolik dibandingkan dengan rata-rata dunia sebesar 1: 2900, menurut statistik Gereja.

Di Malta, aborsi adalah ilegal dan bahkan tidak diperdebatkan; tetapi semakin banyak menginginkan relaksasi terhadap perceraian.

Akan tetapi selama kunjungannya Paus menegaskan kembali sikap tegasnya terhadap perceraian.

“Negara Anda sebaiknya terus mempertahankan keutuhan perkawinan,” katanya.

Kunjungan Paus Benediktus ke Malta merupakan kunjungannya ke 14 ke luar negeri sejak 2005 dan yang pertama tahun ini.

Bagi Malta, kunjungan Paus ini merupakan kunjungan Paus ketiga, setelah Paus Johannes Paulus II ke sana pada tahun 1990 dan 2001. (VOA/AP/maltadiocese.org/brk*)

Jarak Pantau Minta KPK Monitor Persidangan Gugatan CPNS PTUN Medan

Sunday, April 18th, 2010

Medan – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta memonitor persidangan gugatan CPNS Nias Barat di PTUN Medan yang diduga kuat ada indikasi campur tangan pihak ketiga untuk mempengaruhi majelis hakim. Hal itu dikemukakan Direktur Jaringan Rakyat Memantau (Jarak Pantau) Y Restu Gulõ SH kepada wartawan seusai mengikuti sidang gugatan CPNS Nias Barat di PTUN Jl Listrik Medan, Rabu (14/4). Sidang sudah berlangsung beberapa kali. Pihak Pemkab Nias Barat selaku tergugat menyerahkan bukti-bukti yang diminta majelis hakim. (more…)

Krisis Dalam Gereja Katolik, Krisis Hirarkhi dan Umat Katolik

Tuesday, April 6th, 2010

Masa pra-paskah dan paskah tahun ini diselimuti oleh awan kabut berupa berita-berita skandal penutupan kasus-kasus pelecehan seksual dalam Gereja Katolik yang dilakukan oleh para imam Katolik dan yang melibatkan para uskup sebagai pelindung yang melakukan penutupan (cover up). Skandal yang menjadi sorotan pers di seluruh dunia itu terjadi di wilayah keuskupan-keuskupan Katolik di Irlandia, Amerika Serikat, Jerman dan Australia. (more…)

549 Unit Rumah Penduduk di Teluk Dalam di Rehabilitasi NGO

Wednesday, March 31st, 2010

Nias Selatan – Kelurahan Pasar Teluk Dalam terletak di sebelah Selatan Pulau Nias. Daerah ini termasuk wilayah administratif Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan (Nisel). (more…)

Menggunakan Talenta Pemberian Tuhan untuk Mengelola Ekonomi

Wednesday, March 31st, 2010

Gubernur Bank Sentral Australia Glenn Stevens memberikan kejutan dengan berbicara tentang kepercayaannya kepada Tuhan dan bagaimana ia menggunakan talentanya untuk mengarahkan ekonomi Australia. (more…)

Nasib CPNS Nias Barat Semakin Tidak Jelas

Monday, March 29th, 2010

*Gubsu Diminta Segera Turun Tangan

Nias – Nasib para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2009 di Kabupaten Nias Barat yang dinyatakan lulus seleksi sebagaimana Surat Keputusan Bupati Nias Barat Nomor : 810/003.BKD/K/2009 semakin tidak jelas. (more…)

Nias Barat Urutan 13 dari 183 Daerah Tertinggal di Indonesia

Monday, March 29th, 2010

Nias Barat – Deputi IV Menteri PDT (Pembangunan Daerah Tertinggal) Drs Kana Buchorie MSi atas nama Menteri PDT membuka secara resmi seminar nasional kemandirian masyarakat Nias Barat di Auditorium ONKP Tugala Kecamatan Sirombu Nias Barat Kamis (25/3) dihadiri Pejabat Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli SPd, Wakil Ketua DPRD Nias Drs Evolut Zebua, Ketua Umum DPP Gerakan Masyarakat Nias Barat Ir Abisaloni Gulo MSi, kepala dinas kantor, camat, kepala desa, Kepala SLTA, SLTP, SD, aktifis LSM dan undangan lainnya berlangsung sukses. (more…)

Delapan kabupaten/kota belum antar LJK UN ke Unimed

Friday, March 26th, 2010

MEDAN – Pemeriksaan Lembar Jawaban Komputer Ujian Nasional masih belum bisa dipersentasekan. Pasalnya, terdapat delapan kabupaten / kota yang sama sekali belum mengantarkan LJK UN ke pihak Universitas Negeri Medan selaku Tim Pengawas Independen dan Pemindaian LJK UN Sumut 2010. (more…)

Suami Bunuh Mertua, Ditangkap Polsek Idanõ Gawo

Friday, March 26th, 2010

Gunungsitoli – Firman Zebua tewas dibunuh oleh menantu kandung sendiri berinisial IZ (20) penduduk Dusun III Lawira Desa Bozihõna Kecamatan Idanõgawo. (more…)

Kapolres Nias: Tangani Kasus Korupsi Tidak Semudah Membalikkan Telapak Tangan

Friday, March 26th, 2010

Gunungsitoli – Kapolres NiasAKBP Wawan Munawar S.Ik, M.Si mengatakan, menangani kasus korupsi tidak semudah membalikkan telapak tangan, dalam menanagani kasus korupsi dibutuhkan waktu dan kesabaran sebab bukti-bukti berada di tangan para tersangka yang diduga. (more…)

465.682 Warga Sumut Kekurangan Pangan

Thursday, March 25th, 2010

Medan – Data Ketahanan Pangan yang dikeluarkan Badan Ketahanan Pangan Sumatera Utara mencatat 465.682 warga di daerah itu mengalami kekurangan makanan setiap hari. (more…)

Kongress AS Menyetujui RUU Reformasi Bidang Kesehatan

Monday, March 22nd, 2010

Penundaan kunjungan Presiden Obama ke Indonesia dan Australia membawa hasil. DPR Amerika akhirnya memberikan persetujuan reformasi besar di bidang kesehatan di AS. Rancangan Undang-Undang ini berintikan perluasan jaminan kesehatan yang akan menjangkau hampir semua orang Amerika. Ini adalah kemenangan besar dan sangat mengesankan bagi Obama yang popularitasnya akhir-akhir ini merosot tajam. (more…)