Posts Tagged ‘Internasional’

Beijing Mulai Memberlakukan Aturan Keras Larangan Merokok Hari Ini

Monday, June 1st, 2015
Poster larangan merokok di beiing | http://www.hindustantimes.com

Poster larangan merokok di beiing | http://www.hindustantimes.com

Beijing – Mulai hari ini, 1 Juni 2015, Beijing akan menerapkan aturan keras di mana merokok dilarang di ruang-ruang internal tempat berkumpul publik, ruang kerja dan tempat-tempat umum seperti sekolah, rumah-rumah sakit dan tempat-tempat turis.

Larangan juga dikenakan untuk iklan yang berkaitan dengan tembakau di berbagai media seperti radio, film, televisi, penyedia layanan telepon genggam dan perusahaan-perusahaan inetrnet.

Poster-poster anti rokok seperti terlihat dalam gambar telah dipasang di berbagai lokasi di kota Beijing terutama di restoran, bar, stasiun-statiun bus dan kereta api, dan tempat-tempat umum lain seperti bandar udara. Menindaklanjuti aturan baru yang keras ini, 3 ruang merokok di tiga terminal di bandara Beijing akan ditutup dan sebagai gantinya akan dibuka tempat-tempat merokok baru di luar.

Di lebih dari 600 stopan bis juga akan disediakan tempat-tempat merokok bagi para perokok.

Cina adalah konsumer dan produser tembakau terbesar di dunia. Akhir tahun 2014, jumlah perokok di Cina mencapai 300 juta orang.

Toko-toko yang jaraknya sekitar 100 m dari gedung-gedung TK, SD, SMP dan SMA juga dilarang menjual rokok.

Aturan keras ini diperkirakan akan mendapat perlawanan gigih dari para perokok. Di Beijing sendiri, ada lebih dari empat juta orang perokok berat, yang menghabiskan hingga 15 batang rokok rokok per hari.

Untuk mengantisipasi itu, pemerintah kota Beijing menerapkan denda sebesar 200 Yuan (sekitar Rp 425,000) atau dua puluh kali lipat dari denda sebelumnya sebesar 10 Yuan bagi pelanggar.

Publik juga diminta untuk melaporkan setiap pelanggaran terhadap aturan baru ini. (HT/brk*).

Paus Fransiskus: Reformasi Ekonomi dan Keadilan Sosial Harus Seimbang

Wednesday, November 26th, 2014
Paus Fransiskus | vatican.va

Paus Fransiskus | vatican.va

NIASONLINE – Paus Fransiskus mengatakan Uni Eropa harus mencari keseimbangan antara reformasi ekonomi dan keadialan sosial.

Paus menekankan pentingnya memperhatikan kaum pekerja dalam setiap rancangan kebijakan.

“ … harus ada cara-cara baru untuk mempertemukan fleksibilitas pasar dengan kebutuhan akan kestabilan dan jaminan di pihak para pekerja; hal ini penting bagi pembangunan kehidupan mereka”, kata Paus di depan para anggota parlemen Eropa dalam arahannya di Parlemen Eropa, Strasbourg, Perancis, Selasa (25/11) seperti disiarkan oleh situs Vatikan.

Paus juga mengkritik institusi-institusi Eropa yang menurut beliau “tua”, “terisolasi”, letih dan lemah, yang menumbuh-kembangkan rasa saling tak percaya dalam masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang sungguh-sungguh membahayakan.

Sejak menjadi Paus, Fransiskus dikenal sangat vokal mengkritik kebijakan pengetatan yang diterapkan di Eropa dan mengecam ketamakan korporat dan budaya konsumerisme.

Paus juga mengecam perlakuan Eropa terhadap para pengungsi dan migran.

“Kita tidak boleh menjadikan Mediterania sebagai kuburan luas. Perahu-perahu yang tiba setiap hari di pantai-pantai Eropa berisikan manusia-manusia yang membutuhkan penerimaan dan uluran tangan,” kata Paus. (brk*/vatican.va).

Tentang Kesepakatan AS dan Cina Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Sunday, November 16th, 2014
Logo Pertemuan Puncak G20 2014 - www.g20.org

Logo Pertemuan Puncak G20 2014 – www.g20.org

NIAS ONLINE – Beberapa hari menjelang dimulainya Pertemuan Puncak Kelompok 20 di Brisbane, Australia, 14-16 November 2014, Amerika Serikat dan Cina pada pertemuan di Beijing mengumumkan kesepakatan kedua negara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).

Presiden Obama menargetkan, emisi GRK AS pada tahun 2025 akan berkurang sebesar 26 – 28  dari emisi GRK yang diemisi pada 2005. Target ini setara dengan dua kali target reduksi untuk periode 2005 – 2020.

Sementara itu, Presiden Xi Jinping mengatakan Cina akan menargetkan tahun 2030 sebagai tahun puncak emisi; setelah mana Cina akan secara gradual mengurangi emisi GRK-nya.

***

Kesepakatan ini memiliki efek yang cukup berarti pada kesepakatan pengurangan EGRK dunia. Cina dan AS adalah dua negara pengemisi GRK terbesar di dunia; pada tahun 2010 Cina mengemisi 9 632 juta ton setara karbon sementara AS mengemisi 6 548 juta ton setara karbon. Namun, bila dilihat dari emisi per kapita, maka setiap penduduk Amerika mengemisi 17.6 ton setara karbon pertahun, jauh di atas emisi per kapita Cina sebesar 6.2 ton setara karbon per tahun.

***

Pengurangan emisi GRK menjadi isu yang sensitif di seluruh dunia karena ia menyangkut hitung-hitungan ekonomi yang rumit. Di satu pihak, emisi GRK yang tak terkendali akan mengakibatkan konsekuensi ekonomi dan lingkungan hidup sebagai mana disampaikan dalam laporan Stern. Di pihak lain, banyak negara yang belum menemukan alternatif yang tepat untuk mengatasinya. (brk/*)

Selamat Jalan, Nelson Mandela!

Friday, December 6th, 2013

Nelson Mandela | nbcnews.com

Nelson Mandela | nbcnews.com

NIASONLINE, JAKARTA – Dunia berduka. Bukan hanya Afrika Selatan (Afsel) atau benua Afrika. Dunia kehilangan satu lagi sosok langka yang telah membuat dunia berbeda dari sebelumnya. (more…)

3 Oktober: Hari Persatuan Jerman

Thursday, October 3rd, 2013
Ruang wakil rakyat di salah satu negara bagian di Jerman (Rheinland Pfalz) | dok. pribadi

Ruang wakil rakyat di salah satu negara bagian di Jerman (Rheinland Pfalz) | dok. pribadi

Negara dengan total penduduk 80 juta jiwa ini kini merayakan reunifikasinya yang ke-13. Pada tanggal ini, yakni tanggal 3 Oktober, tepatnya pada tahun 1990 lalu, dinyatakan secara resmi sebagai hari bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur. Tanggal tersebut dirayakan di Jerman sebagai hari libur nasional. Seorang ibu berusia lanjut pernah bercerita pada saya bahwa ia baru bertemu saudari kandungnya, setelah puluhan tahun tidak bertemu, ketika tembok Berlin runtuh. Lain lagi cerita guru kursus bahasa Jerman, sewaktu saya masih ikut kursus. Menurut beliau, pada waktu Jerman Barat dan Jerman Timur dibatasi tembok Berlin, banyak keluarga Jerman bepergian ke negara tetangga, seperti Hongaria, untuk dapat bertemu dengan kerabatnya. (more…)

Bayi Kate-William Lahir, Inggris Miliki Putra Mahkota Ketiga

Tuesday, July 23rd, 2013

Kate Middleton dan Pangeran William | Guardian.co.uk

Kate Middleton dan Pangeran William | Guardian.co.uk

NIASONLINE, JAKARTA – Bertempat Di Rumah Sakit St Mary di Paddington, London, Inggris, Kerajaan Inggris kembali mendapatkan seorang Putra Mahkota.

Kate Middleton atau The Duchess of Cambridge, seperti diumumkan Istana Kensington melahirkan seorang bayi laki-laki pertama pada pukul 16.24 waktu London, dengan berat sekitar 3,9 kg. (more…)

Malala Yousafzai: Teroris Lebih Takut Buku dan Pena (Pidato Lengkap)

Monday, July 15th, 2013

Malala Yousafzai | artisttrust.blogspot.com

Malala Yousafzai | artisttrust.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Usianya masih muda. Tepatnya masih remaja. Namun sudah berani mengambil risiko untuk masa depannya dan kaumnya.

Namanya Malala Yousafzai. Perempuan muda berusia 16 tahun dari suku Pastun di kota Mingora, Distrik Swat, bagian utara Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. (more…)

Kevin Rudd Kembali Menjadi Perdana Menteri Australia

Wednesday, June 26th, 2013

KRuddJGillardNIASONLINE, Canberra – Australia memiliki Perdana Baru, Kevin Rudd, setelah Partai Buruh yang memerintah memilihnya kembali dalam sebuah pemungutan suara malam ini (26/6). Ia menggantikan Julia Gillard yang menggulingkannya dalam suatu pemungutan suara tiga tahun lalu.Dalam pemungutan suara malam ini, Rudd mendapat 57 suara sementara Gillard mendapat 45 suara.

Beberapa bulan terakhir popularitas pemerintah Partai Buruh di bawah Perdana Menteri Julia Gillard menurun tajam. Beberapa jajak pendapat minggu-minggu terakhir memprediksi Partai Buruh akan kalah telak dalam pemilu mendatang. Dengan pergantian kepemimpinan ini, pemilu yag ditetapkan oleh Gillard berlangsung 14 September 2013 bisa saja berubah tergantung pada Perdana Menteri terpilih.

Kevin Rudd naik ke panggung kepemimpinan Partai Buruh dan menjadi Perdana Menteri Australia pada tanggal 3 Desember 2007 setelah Partai Buruh menang pada pemilu yang berlangsung 24 November 2010. Ia mengalahkan John Howard dari partai Liberal yang menjadi Perdana Menteri Australia selama 11 tahun lebih.

Setelah popoularitasnya menurun, Partai Buruh melengserkan Kevin Rudd melalui suatu pemungutan suara dan memilih Julia Gillard sebagai penggantinya. Pemilu yang berlangsung tahun 2010 menghasilkan parlemen yang mengambang, namun Partai Buruh berhasil membentuk pemerintahan minoritas lewat dukungan Partai Hijau dan tiga orang anggota parlemen independen. (brk/*)

 

 

 

 

Barry Sedang Menuju Jakarta, Indonesia

Tuesday, November 9th, 2010

Barry, Presiden negara adidaya Amerika yang lebih dikenal dengan nama Barack Obama sedang dalm perjalanan menuju Jakarta, Indonesia, setelah mengakhiri lawatan yang sukses di India.

Di Jakarta Barry akan tiba sebagai seorang yang berkunjung kembali ke daerah di mana ia menikmati masa kecilnya. Barry yang dulu tentu berbeda dengan yang sekarang – kini dia adalah seorang kepala negara dari negara adi kuasa yang akan mengunjungi negara dengan penduduk Muslim terbesar yang sedang berusaha menjadi negara disegani di kawasan Asia dan bahkan dunia.

Di Jakarta, Presiden Obama akan menandatangani Kesepakatan Kemitraan Komprehensif (comprehensive partnership agreement) bersama Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Agenda utama yang menjadi topik pembicaraan adalah masalah-masalah ekonomi dan pertahanan-kemanan.

Obama akan berkunjung ke Mesjid Istiqlal, mesjid terbesar di Asia Tenggara dan akan mengucapkan pidato di lapangan terbuka yang ditujukan kepada masyarakat Indonesia, pada hari Rabu (10 November 2010).

Diharapkan kunjungan ini akan mempererat hubungan Indonesia dan Amerika.

Para pejabat AS mengatakan, seperti kunjungan ke India, kunjungan Obama ke Indonesia dirancang untuk menyegarkan dan mempererat hubungan Amerika dengan negara demokrasi baru yang telah menujukkan prestasi yang mengesankan di bidang ekonomi dan yang akan memainkan peran penting pada abad 21.

Pidato Obama besok (10 November 2010) memiliki tujuan ganda: menyambut hangat masuknya Indonesia ke dalam kelompok negara demokrasi dan memperbarui dialog dengan masyarakat Muslim yang telah dimulainya pada pidato di Cairo Juni 2009.

Dalam kunjungan kali ini Obama tidak memiliki rencana khusus untuk bernostalgia atau mengajak keluarganya menikmati nostalgia masa kecilnya. Namun, menurut sumber-sumber Gedung Putih, kesempatan yang lebih baik bisa direalisasikan tahun 2011 ketika Obama kembali ke Indonesia sebagai presiden pertama yang akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Asia Timur.

Aktivitas Gunung Merapi sempat membuat rencana kunjungan kali ini tergelincir dalam ketidakpastian. Akan tetapi sejak hari Selasa penerbangan internasional berjalan normal kembali. (CNA/brk*)

Vatikan Menegaskan Dukungan Terhadap Solusi Dua Negara Bagi Israel-Palestina

Saturday, November 6th, 2010

Perwakilan Vatikan di PBB menegaskan kembali dukungan Vatikan terhadap Solusi Dua Negara bagi konflik yang berlangsung antara Israel dan Pelstina.

Dalam presentasinya pada pertemuan Badan PBB untuk Bantuan dan Karya Pengungsi Palestina di Timur Dekat (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East – UNRWA) Uskup Agung Francis Chullikatt menghimbau semua pihak untuk mematuhi resolusi-resolusi PBB yang telah ada dan mendesak “dialog yang signifikan dan substantif untuk membawa stabilitas dan perdamaian ke Tanah Suci”.

Dikatakan oleh Uskup Agung Francis Chullikatt bahwa UNRWA dan Misi Kepausan untuk Palestina telah bekerja selama lebih dari 60 tahun untuk menolong para pengungsi Palestina melalui penyediaan obat-obatan, pendidikan dan layanan sosial lain, yang biasanya adalah tanggung jawab otoritas pemerintahan lokal.

“Akan tetapi Delegasi saya yakin bahwa terdapat banyak laki-laki dan perempuan yang berkehendak baik yang memiliki keinginan dan dedikasi untuk mempromosikan pembentukan otoritas pemerintahan semacam itu,” tambah Uskup Francis.

Meski terdapat berbagai kesulitan yang seakan-akan tak terselesaikan dan perbedaan yang seakan-akan tak tersejembatani antara pihak pihak Israel dan Palestina, Delegasi Vatikan berkeyakinan terdapat kehendak baik untuk mempromosikan, membangun dan melestarikan berbagai mekanisme yang akan menhadirkan kedamaian, kerjasama dan sikap ketetanggaan yang rukun.

Delegasi Vatikan berharap proses perdamaian yang diperbaharui dapat menyelesaikan akar-akar penyebab berbagai simptom dan membantu Israel dan Palestina membentuk sebauh negara yang aman bagi rakyat Israel dan sebuah negara yang aman bagi rakyat Palestina. (Sumber: http://www.holyseemission.org/2Nov2010.html – Foto: catholicnew.com)

Republikan Mendapat 5 Kursi, Demokrat Mempertahankan Mayoritas

Wednesday, November 3rd, 2010

Nias Online – Partai Demokrat AS mempertahankan mayoritas di Senat Amerika dalam pemilihan pertengahan masa jabatan. Demokrat kehilangan kursi antara lain di West Virginia dan California.

Partai Republik mendapat tambahan kursi yang mengesankan, mengalahkan calon-calon Demokrat di Pennsylvania, Wisconsin, Arkansas, North Dakota dan Indiana. Partai Republik bahkan memenangi kursi Barack Obama sebelum ia dipilih jadi Presiden tahun 2008.

Akan tetapi Partai Republik masih tetap kecewa, karena mereka tidak mampu merampas 10 kursi dari Demokrat di Senat.

Di DPR, Republikan meraih kembali mayoritas yang terakhir mereka rebut pada tahun 2006.

Dengan Republikan menguasai DPR, Presiden Obama akan membutuhkan Senat yang dikuasi Demokrat untuk menggolkan berbagai programnya.

Yang kecewa dari pihak Demokrat termasuk dua orang sesepuh Demokrat Senator Russell Feingold dari Wisconsin dan Blanche Lincoln dari Arkansas yang gagal terpilih kembali.

Akan tetapi Gubernur negara bagian West Virginia – Joe Manchin – berhasil membendung hadangan milioner John Raese dari Partai Republik. Kursi senat West Virginia diduduki selama setengah abad oleh Senator Demokrat mendiang Robert C. Byrd. Senator Barbara Boxer dari California juga memenangi masa jabatan ke empat walau mendapat tantangan keras dari calon Rebpublikan Carly Fiorina.

Kemenangan-kemenangan penting Demkrat ini membuyarkan ambisi Republikan untuk meraih mayoritas di Senat. Mereka mungkin bisa menggolkan angka 50-50, akan tetapi Joe Biden sebagai Presiden Senat akan menguntungkan Demokrat.

Gerakan Tea Party yang populis meraih kemenangan di Florida dan Kentucky. Gerakan ini diperkirakan akan menekan para pimpinan partai untuk mengusahakan pajak rendah dan mengurangi pengeluaran pemerintah.

Rand Paul dari Kentucky dan Marco Rubio dari Florida menggoncangkan mesin Partai Republik pada musim semi lalu ketika mereka berhasil menumbangkan para tokoh partai favorit pada pemilihan pendahuluan. Rubio adalah putra dari pasangan imigran dari Kuba.

Di Utah, calon yang didukung oleh Tea Party, Mike Lee, juga menang setelah menyisihkan nominasi Republikan Senator Bob Bennett pada bulan Maret.

Namun calon Te Party yang dikenal luas Christine O’Donnell dari Delaware dikalahkan calon Demokrat Chris Coons. Pada pemilihan pendahuluan ia menang secara mengesankan, tetapi kemenangan awal ini tidak mampu menolongnya.

Harry Reid, Pimpinan Mayoritas Senat juga berhasil mempertahankan kursinya dari ancaman calon Tea Party Sharron Angle.

Sementara itu calon Demokrat Scott McAdams mengancam kursi yang diduduki Senator Lisa Murkowski di Alaska .

Demokrat kehilangan Senator Feingold yang dikalahkan oleh pendatang baru Republikan Ron Johnson in Wisconsin. Feingold, Senator yang tiga kali menjabat kursi Senator dikenal melalui usahanya memperketat undang-undang dana kampanye. Dia satu-satunya senator yang memberikan suara menentang undang-undang Patriot Act yang diloloskan setelah serangan teroris tahun 2001. Undang-undang itu menurutnya merupakan pelanggaran serius kebebasan sipil.

Daerah pemilihan Arkansas jatuh ke tangan Republikan John Boozman.
Di Pennsylvania, Republikan Pat Toomey menang atas calon Demokrat Joe Sestak. Kursi sebelumnya berada di tangan Arlen Specter, Republikan yang berbalik menjadi Demokrat, yang dikalahkan Sestak pada pemilihan pendahuluan.

Para pemilih di Indiana menempatkan kembali Republikan Dan Coats ke DPR setelah absen selama 12 tahun. Coats mengalahkan Brad Ellsworth dari Demokrat.

Di North Dakota, Republikan Gubernur John Hoeven dengan mudah mengalahkan Senator Demokrat Byron Dorgan yang menduduki kursi itu selama18 tahun.

Republikan Mark Kirk memenangi kursi senat di Illinois, yang pernah dijabat Obama. Kirk mengalahkan menteri keuangan negara bagian Illinois Alexi Giannoulias yang mendapat serangan atas bank keluarganya yang bermasalah.

Beberapa Senator Republikan yang terpilih kembali adalah: Mike Crapo (Idaho), David Vitter (Louisiana), Charles Grassley (Iowa) dan John McCain (Arizona). Sementara di pihak Demokrat: Ron Wyden (Oregon), Patrick Leahy (Vermont), dan Kirsten Gillibrand (New York). (HN/brk*)
Nias Online – Partai Demokrat AS mempertahankan mayoritas di Senat Amerika dalam pemilihan pertengahan masa jabatan. Demokrat kehilangan kursi antara lain di West Virginia dan California.

Partai Republik mendapat tambahan kursi yang mengesankan, mengalahkan calon-calon Demokrat di Pennsylvania, Wisconsin, Arkansas, North Dakota dan Indiana. Partai Republik bahkan memenangi kursi Barack Obama sebelum ia dipilih jadi Presiden tahun 2008.

Akan tetapi Partai Republik masih tetap kecewa, karena mereka tidak mampu merampas 10 kursi dari Demokrat di Senat.
Di DPR, Republikan meraih kembali mayoritas yang terakhir mereka rebut pada tahun 2006.

Dengan Republikan menguasai DPR, Presiden Obama akan membutuhkan Senat yang dikuasi Demokrat untuk menggolkan berbagai programnya.

Yang kecewa dari pihak Demokrat termasuk dua orang sesepuh Demokrat Senator Russell Feingold dari Wisconsin dan Blanche Lincoln dari Arkansas yang gagal terpilih kembali.

Akan tetapi Gubernur negara bagian West Virginia – Joe Manchin – berhasil membendung hadangan milioner John Raese dari Partai Republik. Kursi senat West Virginia diduduki selama setengah abad oleh Senator Demokrat mendiang Robert C. Byrd. Senator Barbara Boxer dari California juga memenangi masa jabatan ke empat walau mendapat tantangan keras dari calon Rebpublikan Carly Fiorina.

Kemenangan-kemenangan penting Demkrat ini membuyarkan ambisi Republikan untuk meraih mayoritas di Senat. Mereka mungkin bisa menggolkan angka 50-50, akan tetapi Joe Biden sebagai Presiden Senat akan menguntungkan Demokrat.

Gerakan Tea Party yang populis meraih kemenangan di Florida dan Kentucky. Gerakan ini diperkirakan akan menekan para pimpinan partai untuk mengusahakan pajak rendah dan mengurangi pengeluaran pemerintah.

Rand Paul dari Kentucky dan Marco Rubio dari Florida menggoncangkan mesin Partai Republik pada musim semi lalu ketika mereka berhasil menumbangkan para tokoh partai favorit pada pemilihan pendahuluan. Rubio adalah putra dari pasangan imigran dari Kuba.

Di Utah, calon yang didukung oleh Tea Party, Mike Lee, juga menang setelah menyisihkan nominasi Republikan Senator Bob Bennett pada bulan Maret.

Namun calon Te Party yang dikenal luas Christine O’Donnell dari Delaware dikalahkan calon Demokrat Chris Coons. Pada pemilihan pendahuluan ia menang secara mengesankan, tetapi kemenangan awal ini tidak mampu menolongnya.

Harry Reid, Pimpinan Mayoritas Senat juga berhasil mempertahankan kursinya dari ancaman calon Tea Party Sharron Angle.

Sementara itu calon Demokrat Scott McAdams mengancam kursi yang diduduki Senator Lisa Murkowski di Alaska .

Demokrat kehilangan Senator Feingold yang dikalahkan oleh pendatang baru Republikan Ron Johnson in Wisconsin. Feingold, Senator yang tiga kali menjabat kursi Senator dikenal melalui usahanya memperketat undang-undang dana kampanye. Dia satu-satunya senator yang memberikan suara menentang undang-undang Patriot Act yang diloloskan setelah serangan teroris tahun 2001. Undang-undang itu menurutnya merupakan pelanggaran serius kebebasan sipil.

Daerah pemilihan Arkansas jatuh ke tangan Republikan John Boozman.
Di Pennsylvania, Republikan Pat Toomey menang atas calon Demokrat Joe Sestak. Kursi sebelumnya berada di tangan Arlen Specter, Republikan yang berbalik menjadi Demokrat, yang dikalahkan Sestak pada pemilihan pendahuluan.

Para pemilih di Indiana menempatkan kembali Republikan Dan Coats ke DPR setelah absen selama 12 tahun. Coats mengalahkan Brad Ellsworth dari Demokrat.

Di North Dakota, Republikan Gubernur John Hoeven dengan mudah mengalahkan Senator Demokrat Byron Dorgan yang menduduki kursi itu selama18 tahun.

Republikan Mark Kirk memenangi kursi senat di Illinois, yang pernah dijabat Obama. Kirk mengalahkan menteri keuangan negara bagian Illinois Alexi Giannoulias yang mendapat serangan atas bank keluarganya yang bermasalah.

Beberapa Senator Republikan yang terpilih kembali adalah: Mike Crapo (Idaho), David Vitter (Louisiana), Charles Grassley (Iowa) dan John McCain (Arizona). Sementara di pihak Demokrat: Ron Wyden (Oregon), Patrick Leahy (Vermont), dan Kirsten Gillibrand (New York). (HN/brk*)

Paus Benediktus Kunjungi Malta

Sunday, April 18th, 2010

* Paus akanh memperingati karamnya kapal yang ditumpangi Santu Petrus 1950 tahun lalu.

Paus Benediktus tiba di Malta hari Sabtu (17/4) dalam kunjungan keluar negerinya yang pertama sejak maraknya skandal pelecehan seksual yang dilakukan rohaniwan Katolik.

Tujuan kunjungan Paus ke Malta adalah memperingati karamnya kapal yang ditumpangi Santu Petrus 1950 tahun lalu. Santu Petrus dipandang sebagai misionaris besar pada awal perkembangan agama Kristen.

Paus Benediktus kepada wartawan dalam penerbangan ke Malta mengatakan, Gereja Katolik telah dilukai dosa. Tetapi dia tidak menyebut skandal seks secara langsung.

Paus Benediktus bertemu dengan Presiden Malta George Abela dan muda-mudi Katolik Malta. Berkotbah di depan ribuan umat di Valleta, ibukota Malta, Paus Benediktus mendorong rohaniwan Katolik untuk mempertahankan panggilan mereka yang penuh tantangan dan kepahlawanan itu.

“Malta memberikan kontribusi besar untuk memeprtahankan Kekristenan lewat darat dan lewat laut,” kata Paus dalam sambutannya ketika bertemu dengan Presiden Malta.

“Anda terus memainkan peran dalam debat yang berkelanjutan tentang identitas, kultur dan kebijakan Eropa. Malta telah berkontribusi banyak terhadap berbagai masalah menyangkut toleransi, reprositas, imigrasi, dan isu-isu lain yang krusial terhadap masa depan benua ini,” kata Paus.

Sebelumnya, Abela mengajak rakyat Malta untuk menyambut Paus dengan “antusiasme dan tangan terbuka”, dalam pesannya lewat radia dan televisi.

Dalam kunjungan ini Paus Benediktus mendapat tantangan besar menyampaikan pesannya untuk Malta, khususnya tentang imigrasi. Malta, yang berada di anata Sisilia dan garis pantai utara Afrika menerima sebanyak 3,000 manusia perahu pada tahun 2008, jumlah yang tercatat dalam rekor. Masih ratusan manusia perahu dari Afrika berada dalam penampungan sementara menunggu keputusan atas nasib mereka.

Paus Benediktus telah berkali-kali menghimbau dalam beberapa bulan terakhir untuk menemukan solusi yanga dil dan manusiawi terhadap isu manusia perahu ini.

Tema lain yang mendapat perhatian khusus Paus adalah pelestarian warisan kristiani Eropa.

Malta adalah negara anggota Uni Eropa terkecil dengan jumlah penduduk sekitar 443,000 jiwa.

Malta memiliki 1 imam untuk melayani 490 umat Katolik dibandingkan dengan rata-rata dunia sebesar 1: 2900, menurut statistik Gereja.

Di Malta, aborsi adalah ilegal dan bahkan tidak diperdebatkan; tetapi semakin banyak menginginkan relaksasi terhadap perceraian.

Akan tetapi selama kunjungannya Paus menegaskan kembali sikap tegasnya terhadap perceraian.

“Negara Anda sebaiknya terus mempertahankan keutuhan perkawinan,” katanya.

Kunjungan Paus Benediktus ke Malta merupakan kunjungannya ke 14 ke luar negeri sejak 2005 dan yang pertama tahun ini.

Bagi Malta, kunjungan Paus ini merupakan kunjungan Paus ketiga, setelah Paus Johannes Paulus II ke sana pada tahun 1990 dan 2001. (VOA/AP/maltadiocese.org/brk*)

Kongress AS Menyetujui RUU Reformasi Bidang Kesehatan

Monday, March 22nd, 2010

Penundaan kunjungan Presiden Obama ke Indonesia dan Australia membawa hasil. DPR Amerika akhirnya memberikan persetujuan reformasi besar di bidang kesehatan di AS. Rancangan Undang-Undang ini berintikan perluasan jaminan kesehatan yang akan menjangkau hampir semua orang Amerika. Ini adalah kemenangan besar dan sangat mengesankan bagi Obama yang popularitasnya akhir-akhir ini merosot tajam. (more…)

LDP Jepang Terdepak dari Kekuasaan

Monday, August 31st, 2009

Partai Liberal Demokrat (LDP) Jepang yang memerintah Jepang sejak tahun 1955 akhirnya terdepak dari kekuasaan dan menjadi oposisi di negeri yang baru saja mulai bangkit dari resesi ekonomi itu. (more…)

Pertemuan Pertama Obama dengan Paus Benediktus

Saturday, July 11th, 2009

Presiden AS Barack Obama telah bertemu dengan Paus Benediktus XVI untuk pertama kalinya beberapa jam setelah pertemuan G8 di Italia berakhir.

Keduanya bertemu sekitar 40 menit di ruang studi Paus di Vatikan. Para wartawan mengatakan keduanya memiliki pandangan yang sama tentang beberapa hal seperti perdamaian Timur Tengah, perubahan iklim dan krisis ekonomi global.

Tetapi pembicaraan keduanya mencakup juga bidang-bidang di mana mereka memiliki pandangan berbeda seperti masalah aborsi dan riset sel tunas. (more…)