Posts Tagged ‘Kabupaten Nias’

Hanya 4 Daerah di Pulau Nias Diizinkan Rekrut CPNS Baru

Monday, July 22nd, 2013

Peta Pulau Nias | multiply.com)

Peta Pulau Nias | multiply.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Penerimaan puluhan ribu calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) baru dari jalur umum tahun ini ternyata tidak berlaku untuk semua daerah.

Berdasarkan keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menetapkan, hanya 227 kabupaten/kota dan 20 provinsi diizinkan merekrut CPNS baru di daerahnya. (more…)

Pemkab Nias Tender Pengadaan Bibit Karet Senilai Rp 2,36 Miliar

Friday, July 12th, 2013

Bibit Karet | galuhlestarimandiri.blogspot.com

Bibit Karet | galuhlestarimandiri.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Nias menggelar tender pengadaan bibit karet okulasi dengan total nilai sekitar Rp 2,36 miliar.

Berdasarkan informasi tender yang dipublikasikan melalui LPSE Gunungsitoli, terdapat dua item tender bibit karet yang tawarkan. (more…)

5 Pemda di P. Nias Endapkan Rp 28,75 Miliar Tunjangan Guru

Tuesday, January 8th, 2013

Irjen Kemdikbud Haryono Umar (Foto: IST)

Irjen Kemdikbud Haryono Umar (Foto: IST)

NIASONLINE, JAKARTA – Rekor terburuk kembali ditorehkan Sumatera Utara, terutama 15 dari 33 kabupaten/kota di wilayah itu. (more…)

Kabupaten Nias Punya Banyak Potensi Sumber Daya Energi Terbarukan

Wednesday, April 4th, 2012

Noniawati Telaumbanua, ST. M.Sc saat menyampaikan paparannya (Foto: NTBanua)

JAKARTA, NIASONLINE – Kabupaten Nias memiliki sejumlah potensi sumber daya energi terbarukan yang bisa digunakan untuk mengatasi kebutuhan listrik di wilayah itu. Terutama di beberapa bagian yang sampai saat ini belum tersentuh layanan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). (more…)

Mendesak, Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan di Kabupaten Nias

Thursday, March 29th, 2012

Noniawati Telaumbanua Saat Paparan (Foto: NTbanua)

JAKARTA, NIASONLINE – Perkembangan paska bencana tsunami 2004 dan gempa pada 2005 menunjukkan terjadinya lonjakan pemanfaatan energi listrik secara signifikan di Kabupaten Nias. Di sisi lain, ketersediaan sumber listrik tetap saja hanya mengandalkan suplai dari PT PLN, yang juga memiliki keterbatasan.

Pembangunan akan terus berlanjut dan tentu saja akan membutuhkan suplai listrik yang semakin meningkat. Setidaknya dalam 15 tahun mendatang, pembangunan sarana dan prasarana bagi masyarakat dan juga pemerintahan akan terus dilakukan mengingat masih banyak fasilitas dimaksud belum tersedia saat ini.

“Pembangunan ini juga dipastikan membutuhkan pasokan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Di saat yang sama, upaya memenuhi kebutuhan listrik dalam skala rumah tangga yang paling minimumpun terus dilakukan baik oleh PLN maupun perorangan. Dalam hal ini, kebutuhan akan ketersediaan sumber-sumber energi terbarukan dan tak terbarukan guna memenuhi kebutuhan pembangunan yang sangat tinggi dan mendesak pula,” ujar Noniawati Telaumbanua, ST. M.Sc., dalam Seminar Nasional & Workshop Indonesia Menuju Kemandirian Energi Listrik Secara Berkelanjutan & Ramah Lingkungan di Graha William Soerjadjaja, Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Seminar itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pembicara ahli, baik dari kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Keuangan, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), PLN, dan pelaku bisnis energi baru terbarukan.

Kabupaten Nias yang diwakili oleh Noniawati dari Bappeda Kabupaten Nias, merupakan satu-satunya perwakilan dari daerah dalam seminar tersebut. Noniawati menyampaikan presentasi dengan topik “Tranformasi Potensi Air dan Cahaya, Titik Terang Menuju kemandirian Energi Listrik: Studi Kasus Kabupaten Nias.”

Noniawati menjelaskan, bahkan sampai saat ini pun, masih ada tiga kecamatan di Kabupaten Nias yang paling kritis kondisi kelistrikannya. Yaitu, Kecamatan Ma’u, Kecamatan Ulugawo dan Kecamatan Somölö-mölö.

Dia memaparkan, dari kondisi yang ada saat ini, pasokan listrik yang ada sangat tidak memadai. PLN yang ada saat di berada di Kota Gunungsitoli masih berstatus cabang dan melayani seluruh Kepulauan Nias. Didukung oleh ranting Gunungsitoli yang melayani Kabupaten Nias, Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Utara serta ranting Teluk Dalam yang melayani Nias Barat dan Nias Selatan.

Kenyataannya, PLN tidak mampu memberikan layanan yang diharapkan. PLN sendiri masih mengandalkan PLTD sewaan untuk mendukung kinerjanya. Akibatnya, pemadaman listrik menjadi tak terhindarkan.

Dia mengatakan, tidak hanya pemadaman pada jam-jam tertentu, bahkan pernah, selama seminggu listrik tidak menyala sama sekali. Di sisi lain, masih ada wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan listrik sama sekali.

“Untuk menjangkau wilayah seperti ini dibutuhkan infrastruktur yang mendukung. Di lihat dari sisi konsumsi dan ekonomi, daerah-daerah terisolir harus didorong lai ntuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan memiliki nilai ekonomi,” jelas dia (EN)

Kenaikan Tarif Dasar Pengobatan di RSUD Gunungsitoli Dikecam

Wednesday, March 7th, 2012

RSUD Gunungsitoli (foto: Etis Nehe)

JAKARTA, NIAOSNLINE – Keputusan Pemerintah Kabupaten Nias bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menaikkan tarif dasar pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Gunungsitoli dikecam. (more…)

Bupati Nias: Pelantikan Pejabat Struktural Bukan Upaya Balas Dendam

Monday, July 18th, 2011

Nias, (Analisa)

Bupati Nias, Drs.Sokhiatulö Laoli, MM mengatakan, agenda pelantikan untuk pertama kalinya dilakukan sebagai Bupati Nias terpilih periode 2011 – 2916 jangan di pandang sebagai pelantikan dilakukan untuk menjamin dinamisasi organisasi dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik pada pemerintah Kabupaten Nias saat ini.

“Yang penting di ingat bahwa pelantikan itu merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan program mutasi dan promosi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dianggap mampu menduduki jabatan tertentu dengan pertimbangan objektif yang juga merupakan perwujudan dari pelaksanaan re-organisasi atau mutasi dan promosi sebagai sebuah dinamika”, kata Bupati Nias, Drs.Sokhiatulö Laoli, MM pada Acara Pelantikan 102 Pejabat Struktural Eselon II, III, dan VI, Rabu (13/7) di Lantai III Kantor Bupati Nias.

Dijelaskannya, dinamika organisasi itu adalah suatu proses yang harus diselenggarakan secara terus-menerus karena adanya serangkaian perubahan dalam lingkungan organisasi itu sendiri, baik yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal. Sehingga melalui mutasi para pegawai memperoleh kesempatan untuk melakukan aktualisasi diri dengan mengusahakan peningkatan prestasi yang optimal dalam melaksanan tugas serta tanggung jawabnya dalam melaksanan tugas serta tanggung jawabnya sesuai kemampuan dan potensi yang di miliki, ujar Laoli.

Datakannya di hadapan pejabat struktural yang di dalamnya terdapat 5 orang Camat itu, bahwa pelantikan itu merupakan wujud kepercayaan dan pengakuan terhadap kredibilitas PNS tersebut kepada atasannya ataupun pada pejabat yang lebih tinggi untuk menduduki jabatan twersebut sehingga harus dibarengi dengan tanggungjawab besar yang difokuskan untuk lebih melayani masyarakat luas karena pada hakekatnya pejabat struktural merupakan seorang abdi negara dan abdi masyarakat, kata Sokhiatulö Laoli.

Sementara, kepada para pejabat yang di berhentikan dari jabatanya yang mutasi ke jabatan lain untuk tetap menunjukkan kredibilitas dan kapabilitas sebagai seorang PNS yang berjiwa besar dan senantiasa mengutamakan profesionalisme, integritas dan loyalitas terhadap pemerintah sebab akan terus dilakukan evaluasi yang berkesinambungan, kata Laoli.
(esp)

Sumber: www.anaisadaily.com – 15 Juli 2011

Bupati-Wakil Bupati Nias Dilantik

Thursday, June 9th, 2011

JAKARTA, NIASONLINE – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho melantik Sökhi’atulö Laoli sebagai Bupati Kabupaten Nias dan Arosökhi Waruwu sebagai wakilnya. Keduanya memenangi Pilkada yang diselenggarakan pada 5 April 2011. (more…)

KPK Bantah Terima Suap Bupati Nias

Thursday, June 2nd, 2011

MEDAN – Kesaksian Yuli Aro Gea yang mengaku pernah menyetor uang ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebesar Rp1 miliar yang diterima orang KPK bernama Muliana Sentosa dalam kasus dana bantuan bencana tsunami Nias 2006 dengan terdakwa mantan Bupati, terbantah KPK sendiri. (more…)

Peringatan HUT ke-64 Bhayangkara di Nias Sederhana

Monday, July 5th, 2010

* Polres Nias Akan Kembangkan Infrastruktur di Tiga Daerah Otonom

Gunungsitoli – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bhayangkara, Polisi Resort (Polres) Nias menggelar upacara dan syukuran di halaman Mapolres Nias Jalan Melati Gunungsitoli, (1/7).

Sebagai Insperktur upacara Kapolres Nias dan personil upacara terdiri dari anggota Polres Nias dan sejumlah instansi, Ormas dan OKP. Usai upacara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng serta pengumuman berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Nias, Binahati B Baeha SH, Pj Walikota Gunungsitoli Drs Martinus Lase, MSP, Pj Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli SPd, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Togar Simamora SH, Kasdim 0213 Nias, serta sejumlah undangan lainya.

Kapolres Nias AKBP Wawan Munawar SIK MSi seusai kegiatan itu, saat ditanya Analisa terkait dengan pelayanan kepada masyarakat terlebih dengan terbentuknya tiga daerah otonom baru di wilayah hukum Polres Nias Kapolres mengatakan, terkait hal itu Polres Nias ke depan akan terus meningkatkan kegiatan operasional rutin kepolisian. Sebab dengan terbentuknya tiga daerah otonom baru, tentunya setiap daerah masing-masing punya tingkat kerawanan.

Penambahan Personil

Pihaknya juga mengakui telah mengusulkan penambahan personil Polres Nias ke tingkat yang lebih atas untuk di tempat di masing-masing daerah otonom baru tersebut nantinya.

Kemudian, Polres Nias juga terus melakukan pengembangan kantor polisi yakni dengan mengusulkan beberapa Pos Pol menjadi Polsek. Karena jika infrastuktur itu terbentuk kemungkinan akan terbentuk Polres di wilayah daerah otonom tersebut.

Untuk hal itu telah banyak masyarakat memberikan atau menghibahkan tanahnya kepada Polres Nias seperti di Kabupaten Nias seluas 5 hektar dan Kabupaten Nias Barat 5 hektar masing-masing untuk rencana lokasi Polres.

Sementara itu, ada beberapa hibah tanah juga untuk rencana lokasi pembangunan Kantor Polsek seperti, di Kecamatan Botomuzoi 5.000 meter, Kecamatan Somolo-Molo 5.000 meter dan Kecamatan Lahewa 3.000 meter persegi. (www.analisadaily.com – 2 Juli 2010)

Rakyat Menjatuhkan Pilihannya

Wednesday, July 8th, 2009

Hari ini (8 Juli 2009) rakyat Indonesia kembali memilih pemimpin bangsa ini untuk periode 2009 – 2014 dalam suatu pemilihan yang langsung, bebas, rahasia dalam suasana yang semakin demokratis. (more…)

Faktor-Faktor Penyebab Keterbelakangan dan Kemiskinan Masyarakat Nias

Friday, February 6th, 2009

Catatan Redaksi: Tulisan ini pertama kali muncul di majalah Media Warisan Edisi no. 11, Desember 2000, setahun sebelum Nias dilanda banjir, kurang setahun menjelang pemilihan Bupati Periode 2001-2006, dan hampir lima tahun sebelum terjadi gempa Maret 2005. Menyambut pemekaran Nias menjadi 4 kabupaten dan 1 kota, tulisan lama ini (yang telah berumur delapan tahun lebih) masih cukup relevan untuk disimak dan karenanya ditayangkan kembali di Nias Online. (more…)