Berdasarkan keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menetapkan, hanya 227 kabupaten/kota dan 20 provinsi diizinkan merekrut CPNS baru di daerahnya. (more…)
Posts Tagged ‘Kabupaten Nias’
Pemkab Nias Tender Pengadaan Bibit Karet Senilai Rp 2,36 Miliar
Friday, July 12th, 2013Berdasarkan informasi tender yang dipublikasikan melalui LPSE Gunungsitoli, terdapat dua item tender bibit karet yang tawarkan. (more…)
Kenaikan Tarif Dasar Pengobatan di RSUD Gunungsitoli Dikecam
Wednesday, March 7th, 2012Bupati Nias: Pelantikan Pejabat Struktural Bukan Upaya Balas Dendam
Monday, July 18th, 2011Nias, (Analisa)
Bupati Nias, Drs.Sokhiatulö Laoli, MM mengatakan, agenda pelantikan untuk pertama kalinya dilakukan sebagai Bupati Nias terpilih periode 2011 – 2916 jangan di pandang sebagai pelantikan dilakukan untuk menjamin dinamisasi organisasi dalam rangka memaksimalkan pelayanan publik pada pemerintah Kabupaten Nias saat ini.
“Yang penting di ingat bahwa pelantikan itu merupakan salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan program mutasi dan promosi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dianggap mampu menduduki jabatan tertentu dengan pertimbangan objektif yang juga merupakan perwujudan dari pelaksanaan re-organisasi atau mutasi dan promosi sebagai sebuah dinamika”, kata Bupati Nias, Drs.Sokhiatulö Laoli, MM pada Acara Pelantikan 102 Pejabat Struktural Eselon II, III, dan VI, Rabu (13/7) di Lantai III Kantor Bupati Nias.
Dijelaskannya, dinamika organisasi itu adalah suatu proses yang harus diselenggarakan secara terus-menerus karena adanya serangkaian perubahan dalam lingkungan organisasi itu sendiri, baik yang disebabkan oleh faktor eksternal maupun internal. Sehingga melalui mutasi para pegawai memperoleh kesempatan untuk melakukan aktualisasi diri dengan mengusahakan peningkatan prestasi yang optimal dalam melaksanan tugas serta tanggung jawabnya dalam melaksanan tugas serta tanggung jawabnya sesuai kemampuan dan potensi yang di miliki, ujar Laoli.
Datakannya di hadapan pejabat struktural yang di dalamnya terdapat 5 orang Camat itu, bahwa pelantikan itu merupakan wujud kepercayaan dan pengakuan terhadap kredibilitas PNS tersebut kepada atasannya ataupun pada pejabat yang lebih tinggi untuk menduduki jabatan twersebut sehingga harus dibarengi dengan tanggungjawab besar yang difokuskan untuk lebih melayani masyarakat luas karena pada hakekatnya pejabat struktural merupakan seorang abdi negara dan abdi masyarakat, kata Sokhiatulö Laoli.
Sementara, kepada para pejabat yang di berhentikan dari jabatanya yang mutasi ke jabatan lain untuk tetap menunjukkan kredibilitas dan kapabilitas sebagai seorang PNS yang berjiwa besar dan senantiasa mengutamakan profesionalisme, integritas dan loyalitas terhadap pemerintah sebab akan terus dilakukan evaluasi yang berkesinambungan, kata Laoli.
(esp)
Sumber: www.anaisadaily.com – 15 Juli 2011
Bupati-Wakil Bupati Nias Dilantik
Thursday, June 9th, 2011JAKARTA, NIASONLINE – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho melantik Sökhi’atulö Laoli sebagai Bupati Kabupaten Nias dan Arosökhi Waruwu sebagai wakilnya. Keduanya memenangi Pilkada yang diselenggarakan pada 5 April 2011. (more…)
KPK Bantah Terima Suap Bupati Nias
Thursday, June 2nd, 2011MEDAN – Kesaksian Yuli Aro Gea yang mengaku pernah menyetor uang ke KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) sebesar Rp1 miliar yang diterima orang KPK bernama Muliana Sentosa dalam kasus dana bantuan bencana tsunami Nias 2006 dengan terdakwa mantan Bupati, terbantah KPK sendiri. (more…)
Peringatan HUT ke-64 Bhayangkara di Nias Sederhana
Monday, July 5th, 2010* Polres Nias Akan Kembangkan Infrastruktur di Tiga Daerah Otonom
Gunungsitoli – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bhayangkara, Polisi Resort (Polres) Nias menggelar upacara dan syukuran di halaman Mapolres Nias Jalan Melati Gunungsitoli, (1/7).
Sebagai Insperktur upacara Kapolres Nias dan personil upacara terdiri dari anggota Polres Nias dan sejumlah instansi, Ormas dan OKP. Usai upacara dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng serta pengumuman berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka HUT tersebut.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Bupati Nias, Binahati B Baeha SH, Pj Walikota Gunungsitoli Drs Martinus Lase, MSP, Pj Bupati Nias Barat Faduhusi Daeli SPd, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Togar Simamora SH, Kasdim 0213 Nias, serta sejumlah undangan lainya.
Kapolres Nias AKBP Wawan Munawar SIK MSi seusai kegiatan itu, saat ditanya Analisa terkait dengan pelayanan kepada masyarakat terlebih dengan terbentuknya tiga daerah otonom baru di wilayah hukum Polres Nias Kapolres mengatakan, terkait hal itu Polres Nias ke depan akan terus meningkatkan kegiatan operasional rutin kepolisian. Sebab dengan terbentuknya tiga daerah otonom baru, tentunya setiap daerah masing-masing punya tingkat kerawanan.
Penambahan Personil
Pihaknya juga mengakui telah mengusulkan penambahan personil Polres Nias ke tingkat yang lebih atas untuk di tempat di masing-masing daerah otonom baru tersebut nantinya.
Kemudian, Polres Nias juga terus melakukan pengembangan kantor polisi yakni dengan mengusulkan beberapa Pos Pol menjadi Polsek. Karena jika infrastuktur itu terbentuk kemungkinan akan terbentuk Polres di wilayah daerah otonom tersebut.
Untuk hal itu telah banyak masyarakat memberikan atau menghibahkan tanahnya kepada Polres Nias seperti di Kabupaten Nias seluas 5 hektar dan Kabupaten Nias Barat 5 hektar masing-masing untuk rencana lokasi Polres.
Sementara itu, ada beberapa hibah tanah juga untuk rencana lokasi pembangunan Kantor Polsek seperti, di Kecamatan Botomuzoi 5.000 meter, Kecamatan Somolo-Molo 5.000 meter dan Kecamatan Lahewa 3.000 meter persegi. (www.analisadaily.com – 2 Juli 2010)
Rakyat Menjatuhkan Pilihannya
Wednesday, July 8th, 2009Hari ini (8 Juli 2009) rakyat Indonesia kembali memilih pemimpin bangsa ini untuk periode 2009 – 2014 dalam suatu pemilihan yang langsung, bebas, rahasia dalam suasana yang semakin demokratis. (more…)
Faktor-Faktor Penyebab Keterbelakangan dan Kemiskinan Masyarakat Nias
Friday, February 6th, 2009![]()
Catatan Redaksi: Tulisan ini pertama kali muncul di majalah Media Warisan Edisi no. 11, Desember 2000, setahun sebelum Nias dilanda banjir, kurang setahun menjelang pemilihan Bupati Periode 2001-2006, dan hampir lima tahun sebelum terjadi gempa Maret 2005. Menyambut pemekaran Nias menjadi 4 kabupaten dan 1 kota, tulisan lama ini (yang telah berumur delapan tahun lebih) masih cukup relevan untuk disimak dan karenanya ditayangkan kembali di Nias Online. (more…)





