Archive for March, 2012 | Monthly archive page

Pemda di Pulau Nias Harus Gandeng Investor Atasi Krisis Listrik

Friday, March 30th, 2012

Prof. Atmonobudi Soebagio, Ph. D (Foto: http://atmonobudi.wordpress.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Saat ini Pulau Nias masih terus didera krisis energi, khususnya listrik. Kinerja PLN yang melayani lima wilayah di Pulau itu juga terlihat seperti ngos-ngosan. Ditandai dengan masih mengandalkan PLTD berbiaya mahal karena menggunakan solar, juga dengan masih rutin terjadinya pemadaman listrik. (more…)

Mendesak, Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan di Kabupaten Nias

Thursday, March 29th, 2012

Noniawati Telaumbanua Saat Paparan (Foto: NTbanua)

JAKARTA, NIASONLINE – Perkembangan paska bencana tsunami 2004 dan gempa pada 2005 menunjukkan terjadinya lonjakan pemanfaatan energi listrik secara signifikan di Kabupaten Nias. Di sisi lain, ketersediaan sumber listrik tetap saja hanya mengandalkan suplai dari PT PLN, yang juga memiliki keterbatasan.

Pembangunan akan terus berlanjut dan tentu saja akan membutuhkan suplai listrik yang semakin meningkat. Setidaknya dalam 15 tahun mendatang, pembangunan sarana dan prasarana bagi masyarakat dan juga pemerintahan akan terus dilakukan mengingat masih banyak fasilitas dimaksud belum tersedia saat ini.

“Pembangunan ini juga dipastikan membutuhkan pasokan energi listrik dalam jumlah yang tidak sedikit. Di saat yang sama, upaya memenuhi kebutuhan listrik dalam skala rumah tangga yang paling minimumpun terus dilakukan baik oleh PLN maupun perorangan. Dalam hal ini, kebutuhan akan ketersediaan sumber-sumber energi terbarukan dan tak terbarukan guna memenuhi kebutuhan pembangunan yang sangat tinggi dan mendesak pula,” ujar Noniawati Telaumbanua, ST. M.Sc., dalam Seminar Nasional & Workshop Indonesia Menuju Kemandirian Energi Listrik Secara Berkelanjutan & Ramah Lingkungan di Graha William Soerjadjaja, Kampus Universitas Kristen Indonesia (UKI) Cawang, Jakarta, Rabu (28/3/2012).

Seminar itu sendiri dihadiri oleh sejumlah pembicara ahli, baik dari kementerian ESDM, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Keuangan, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), PLN, dan pelaku bisnis energi baru terbarukan.

Kabupaten Nias yang diwakili oleh Noniawati dari Bappeda Kabupaten Nias, merupakan satu-satunya perwakilan dari daerah dalam seminar tersebut. Noniawati menyampaikan presentasi dengan topik “Tranformasi Potensi Air dan Cahaya, Titik Terang Menuju kemandirian Energi Listrik: Studi Kasus Kabupaten Nias.”

Noniawati menjelaskan, bahkan sampai saat ini pun, masih ada tiga kecamatan di Kabupaten Nias yang paling kritis kondisi kelistrikannya. Yaitu, Kecamatan Ma’u, Kecamatan Ulugawo dan Kecamatan Somölö-mölö.

Dia memaparkan, dari kondisi yang ada saat ini, pasokan listrik yang ada sangat tidak memadai. PLN yang ada saat di berada di Kota Gunungsitoli masih berstatus cabang dan melayani seluruh Kepulauan Nias. Didukung oleh ranting Gunungsitoli yang melayani Kabupaten Nias, Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nias Utara serta ranting Teluk Dalam yang melayani Nias Barat dan Nias Selatan.

Kenyataannya, PLN tidak mampu memberikan layanan yang diharapkan. PLN sendiri masih mengandalkan PLTD sewaan untuk mendukung kinerjanya. Akibatnya, pemadaman listrik menjadi tak terhindarkan.

Dia mengatakan, tidak hanya pemadaman pada jam-jam tertentu, bahkan pernah, selama seminggu listrik tidak menyala sama sekali. Di sisi lain, masih ada wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan listrik sama sekali.

“Untuk menjangkau wilayah seperti ini dibutuhkan infrastruktur yang mendukung. Di lihat dari sisi konsumsi dan ekonomi, daerah-daerah terisolir harus didorong lai ntuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia dan memiliki nilai ekonomi,” jelas dia (EN)

Hidup Tegar & Arif Sebagai Warga Daerah Rawan Bencana

Wednesday, March 28th, 2012

Kepulauan Nias bersama daerah lainnya dalam jalur bencana yang sama (Foto: http://gempapadang.wordpress.com)

Oleh Etis Nehe

Beberapa saat lagi, ‘ulangtahun’ gempa dahsyat yang mendera Kepulauan Nias dan rakyatnya akan diperingati. Gempa yang terjadi sekitar pukul 23.30 Wib tersebut datang dalam kekuatan dahsyat, 8,7 skala Richter (SR). Hanya berselang empat bulan setelah ikut menderita karena gempa dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 berkekuatan 9,3 SR. (more…)

Mau Terbang Besok? Datang ke Bandara Lebih Awal!

Monday, March 26th, 2012

Ilustrasi Aktifitas Penerbangan (Foto: gomong.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Bila Anda pengguna jasa angkutan udara dan hendak melakukan perjalanan besok, Anda diimbau agar datang lebih awal ke bandara. Imbauan itu disampaikan oleh pengelola bandara, PT Angkasa Pura II, yang mengelola 12 bandara di kawasan Barat Indonesia. (more…)

Kelulusan UKA Nias Selatan, Nias & Nias Utara Terendah se-Sumut

Saturday, March 24th, 2012

Ilustrasi (hanya-kutipan.blogspot.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Tiga kabupaten di Pulau Nias, yakni Kabupaten Nias Utara, Nias dan Nias Utara menempati urutan terendah tingkat kelulusan guru pada Uji Kompetensi Awal (UKA) se-Sumatera Utara (Sumut).

Ujian tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program sertifikasi guru pada 2012.

“Persentase kelulusan terendah ditempati oleh Kabupaten Nias Utara dengan tingkat keluluasan 65,1%, Nias induk dengan keluluasan 63,04% dan Nias Selatan dengan tingkat keluluasan 49,1%,” ungkap Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Bambang Winarji di Medan, pada Jum’at (23/3/2012).

Tingkat keluluasan tertinggi dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, ditempati oleh Pematang Siantar yang mencapai 92,7% atau 714 dari 770 peserta. Disusul oleh Sibolga yang mencapai 92,7% atau lulus 254 dari 274 peserta dan Tanjung Balai dengan keluluasan mencapai 92,4% atau 317 dari 343 peserta.

Dia menjelaskan, total guru se-Sumut yang tidak lulus UKA tersebut sebanyak 4.447 guru. Dengan demikian, yang tidak lulus tersebut otomatis tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Dia menambahkan, bagi yang tidak lulus tersebut, masih menunggu keputusan dan petunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan apakah masih diperbolehkan ikut pada tahun depan atau tidak.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengungkapkan, hasil UKA secara nasional menunjukkan Provinsi Sumut berada pada peringkat 25 dari 33 provinsi. Bahkan, lebih buruk lagi, salah satu kabupatennya, yakni Nias Selatan menempati posisi 10 besar daerah dengan nilai UKA terendah secara nasional. (EN/*)

Nilai Uji Kompetensi Guru Nias Selatan Termasuk Terendah Nasional

Friday, March 23rd, 2012

Logo Kabupaten Nias Selatan (IST)

JAKARTA, NIASONLINE – Kabar kurang sedap menghampiri Kabupaten Nias Selatan. Hasil uji kompetensi awal yang diikuti oleh 281.016 guru dari seluruh Indonesia menempatkan Nias Selatan dalam kelompok 10 besar kabupaten/kota dengan nilai rata-rata terendah secara nasional. (more…)

Kemdagri & DPR RI Terima Usulan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias

Tuesday, March 20th, 2012

Penyerahan Dokumen kepada Komisi II DPR RI (Foto: Tim Sekretariat BPP PKN)

JAKARTA, NIASONLINE – Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP PKN) menemui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan Komisi II DPR RI untuk menyerahkan dokumen usulan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. (more…)

Pacific Royale Airways Bidik Penerbangan ke Nias

Monday, March 19th, 2012

Ilustrasi (Foto: hendrikuszebua.byethost10.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Satu lagi maskapai penerbangan yang menjadikan Pulau Nias sebagai salah satu destinasi layanannya. Kali ini adalah maskapai baru Pacific Royale Airways yang direncanakan beroperasi perdana pada bulan depan ini. Pulau Nias berada pada tahap kedua rencana pengembangan rute penerbangan maskapai itu. (more…)

Mendagri: Usulan Provinsi Baru di Sumut Belum Penuhi Syarat

Friday, March 16th, 2012

Ilustrasi (Foto: www.wmcnetwork.com)JAKARTA, NIASONLINE – Gegap gempita rencana pemekaran provinsi Sumatera Utara menjadi empat provinsi, di antaranya Provinsi Kepulauan Nias sepertinya masih jauh dari harapan. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan bahwa rencana pembentukan sejumlah provinsi baru di daerah itu belum memenuhi syarat. (more…)

Pemerintah Diminta Alokasikan Subsidi Pelayaran ke Kepulauan Batu

Thursday, March 15th, 2012

KMP Pulau Tello (Foto: Antara)

JAKARTA, NIASONLINE – Pemerintah diminta mengalokasikan anggaran subsidi dalam pembahasan APBN-P 2012 yang sedang berlangsung agar kapal ferry bisa kembali melayari wilayah Kepulauan Batu, Kabupaten Nias Selatan. (more…)

Minta Kapal, Perwakilan Warga Kepulauan Batu Sambangi Kemhub

Wednesday, March 14th, 2012

Kepulauan Batu dalam Peta Pulau Nias

JAKARTA, NIASONLINE – Tidak tahan dengan ketiadaan kapal yang layak dan aman untuk pelayaran ke Kepulauan Batu, warga wilayah dari Kabupaten Nias Selatan itu menemui pihak terkait di Kementerian Perhubungan (Kemhub) untuk meminta kapal yang layak melayari kepulauan itu. (more…)

Waktu Indonesia: Cocok Satu atau Dua Zona?

Tuesday, March 13th, 2012

Zona Waktu Saat Ini (Foto: www.jawaban.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Bila tidak ada perubahan lagi, direncanakan pada 17 Agustus 2012, kebijakan baru standar zona waktu di Indonesia akan diberlakukan. Ya, Indonesia akan menyatukan tiga zona waktu yang saat ini berlaku, yakni Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WIT) dan Waktu Indonesia Timur (WIT). (more…)

Usulan Provinsi Kepulauan Nias Belum Diterima Kemdagri?

Monday, March 12th, 2012

Peta Sumatera Utara

JAKARTA, NIASONLINE – Persiapan pengusulan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias sepertinya masih jauh dari ‘mendarat.’ Pasalnya, ternyata sampai saat ini usulan pemekaran dari Provinsi Sumatera Utara tersebut belum juga diterima Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri). (more…)

Mafia Berkeley, Sekali Lagi (bagian 3 dari 3 tulisan)

Monday, March 12th, 2012

Oleh Ari Perdana*

Jenazah Prof Widjojo Nitisastro Sedang Disemayamkan (Foto:www.mediaindonesia.com)

Namun hukum penawaran mengatakan, kalau penawaran sedikit, harga akan naik. Kalau laporan mengatakan jumlah produksi berlimpah tapi harga beras tidak turun, bahkan naik, tentu ada masalah dalam angka-angka yang dilaporkan. Sebagai Ketua Bappenas, Widjojo menginstruksikan bawahannya untuk menggunakan ‘harga beras pada musim panen’ sebagai indikator tinggi-rendahnya produksi beras, bukan perkiraan pejabat daerah (hal. xix-xx). (more…)

Bagian 2 dari 3 tulisan
Mafia Berkeley, Sekali Lagi

Sunday, March 11th, 2012

Oleh Ari Perdana*

Prof. Widjojo Nitisastro (Foto: Istimewa)

Selain Harrod dan Domar, literatur lain yang cukup berpengaruh di periode itu adalah karya Walt Rostow, Stages of Growth: a Non-Communist Manifesto, yang terbit di tahun 1960, menjelang Widjojo menyelesaikan studi. Rostow menulis, ada lima tahapan modernisasi, dari masyarakat tradisional, persiapan tinggal landas, periode tinggal landas, tahap menuju kematangan, dan era konsumsi massal. Akumulasi investasi adalah kunci bagi sebuah negara untuk bisa pindah dari satu tahap ke tahap lainnya. (more…)