Gunungsitoli mulai benahi sumber PAD

Tuesday, April 6, 2010
By fune

MEDAN – Pemerintah kota Gunungsitoli, Sumatra Utara, mulai berbenah setelah hampir setahun diresmikan dengan langkah awal mengerakan sektor pertanian, perikanan, pariwisata dan tambang batubara untuk menarik PAD.

Pemkot Gunungsitoli merupakan daerah otonomi baru yang telah dibentuk berdasarkan undang-undang No 47 tahun 2008 yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada 26 Mei 2009 lalu.

Walikota Gunungsitoli, Martinus Lase, mengatakan walaupun belum genap setahun, pihaknya sudah mempunyai master plan pembangunan kota. Tujuannya untuk mengejar ketertinggalan dengan kota-kota lain di Sumatra Utara.

“Pemkot Gunungsitoli akan menggerakan sesuatu yang apa yang dimiliki seperti pertanian yang memiliki sekitar 1200 hertar lahan pertanian dan batubara, perikanan/kelautan yang mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan. Apabila dikelola dengan baik akan dapat mensejahterakan masyarakat setempat,”paparnya saat mengunjungi stan Pemkot Gunungsitoli di acara Pekan Raya Sumatra Utara (PRSU) di Medan.

Martinus mengungkapkan, untuk pariwisata pasca Tsunami pada 2009 lalu masih dalam pembenahan-pembenahan di sana-sini yang rehabilitasinya dilakukan pihak asing dan Pemkot sendiri.

Pasca Tsunami kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) cenderung meningkat namun pada tahun 2008 wisman cenderung menurun karena NGO-NGO secara bertahap meninggalkan Nias.

“Tapi Nias memiliki pantai Nusa Lima, Pantai Cerita yang cukup mempesona dan ada satu perkampungan rumah adat di di Tumeri yang memiliki keunikan yang selalu dirawat dengan baik sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang dapat menarik wisman dari berbagai mancanegara,” ungkapnya.

oleh : Darwinsyah Purba (Bisnis)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2010
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930