Kajatisu: Penanganan Kasus Korupsi tetap Prioritas

Monday, April 12, 2010
By fune

* Untuk Periode 2010 Harus Tangani 121 Korupsi
– Tim Jaksa Khusus Perkara Pilkada Dibentuk di Sumut

Medan – Penegakan hukum melalui penanganan kasus-kasus korupsi masih tetap prioritas di Kejaksaan, sesuai program pemerintah. Namun dalam kinerja pengusutan kasus-kasus itu, bidang pengawasan perlu bertugas maksimal, untuk peningkatan disiplin di lingkungan Kejaksaan khususnya jajaran Kejaksaan Tinggi Sumatra Utara (Kejatisu).

“Penanganan kasus korupsi tetap prioritas. Sistem kerja saya seperti roda. Kalau roda sudah berjalan, ya berjalan terus apa pun yang ada di depannya. Kalau ada yang tergilas, yah tergilas,” ungkap Kepala Kejatisu (Kajatisu) Sution Usman Adji SH, seusai melantik Nulis Sembiring SH menjadi Asisten Pengawasan Kejatisu, Kamis (8/4) di Gedung Kejatisu Jalan Jend AH Nasution Medan. Namun menurut Kejatisu, tidak ada toleransi bagi jaksa-jaksa yang nakal, dalam arti terbukti melanggar peraturan saat melaksanakan tugas penegakan hukum, dan ini berarti mereka akan ditindak sesuai prosedur.

Kajatisu juga menginformasikan, telah dibentuk Tim Jaksa khusus penanganan perkara Pilkada Kab/Kota di Sumut. Di setiap Kejari 3 orang sehingga polisi mudah menghubunginya dalam penanganan kasus kasus Pilkada.

Ketika ditanya wartawan, apakah karena Kejari tidak mampu sehingga kasus-kasus korupsi di wilayah hukum Kejari di daerah diambil-alih Kejatisu penanganannya, Kajatisu membantahnya. Menurut Kajatisu pengambil-alihan penanganan kasus itu hanya untuk efisiensi dan efektifitas.

Seperti diberitakan media massa, beberapa kasus korupsi di daerah di Sumut, belakangan ini justru Kejatisu yang menangani dan para tersangkanya ditahan. Untuk menyidangkannya di PN setempat perkara berikut tersangkanya dikirim ke daerah.

Kasus-kasus di daerah yang penanganannya di Kejatisu, misalnya, kasus korupsi di RSU Kabanjahe yang Kajarinya H Muda Hutasuhut SH, kasus korupsi di Dinas Kesehatan L Batu dengan Kajarinya MA Pohan SH dan kasus korupsi APBD Pemkab Nias yang Kajarinya Dade Ruskandar SH MH, serta kasus dugaan korupsi di Pemko P Sidempuan dan kasus dugaan korupsi DAK di Dinas Pendidikan P Sidempuan yang kini masih tahap penyelidikan(Lid) Kejatisu,yang Kajarinya Indrasyah Nasution SH.

Optimalisasi 2010: Tergetkan 121 Kasus Korupsi
Diperoleh informasi, sehubungan Sistim Optimalisasi penanganan kasus-kasus korupsi yang diterapkan Jaksa Agung, maka Kejatisu, Kejari dan Cabang Kejari di Sumut ditargetkan menangani 121 kasus korupsi periode 2010. Sebelumnya dikenal sistem “531” (Kejati= 5 kasus, Kejari= 3 kasus dan Cabjari= 1 kasus) yang diberlakukan secara nasional.

Aspidsus Kejatisu Erbindo Saragih SH MH mengakui, pada Rabu (7/4) telah berlangsung Rapat Kerja Tekhnis (Rakernis) dengan Kajari dan Kasi Pidsus se-Sumut dipimpin Kajatisu Sution Usman Adji SH, guna memantapkan Sistim Optimalisasi Penanganan kasus kasus korupsi. Rakernis tindak lanjut pertemuan Aspidsus secara nasional di Kejagung, kata Erbindo. (SIB, 9 April 2010)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

April 2010
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930