Berdasarkan informasi yang diperoleh Nias Online dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu terjadi pada pukul 12.05 Wib dengan kekuatan 6,1 SR. (more…)
Archive for the ‘Nasional’ Category
Setelah Aceh, Kini Mentawai Dihajar Gempa 6,1 SR
Saturday, July 6th, 2013Keppres Dibatalkan, Aturan Penjualan Minuman Keras Cukup Dengan Perda
Friday, July 5th, 2013Siap-Siap, Sinyal Seluruh HP Ilegal Bakal ‘Dimatikan’
Thursday, July 4th, 2013Pasalnya, pemerintah dan operator telekomunikasi telah menyepakati untuk mematikan fungsi semua HP yang statusnya ilegal. (more…)
Panglima Komando Armada Barat Kunjungi Nias Selatan
Wednesday, July 3rd, 2013
Pangarmabar Laksda TNI Arief Rudianto bersama rombongan saat berkunjung ke Desa Bawömataluo | http://koarmabar.tnial.mil.id/
Mengutip info di situs resmi Koarmabar, www.koarmabar.tnial.mil.id, yang dilansir hari ini, Rabu (3/7/2013), Pangarmabar tiba di Teluk Dalam, Ibukota Nisel menggunakan KRI Oswald Siahaan-354.
Dia didampingi Komandan Gugus Tempur Laut Armada RI Kawasan Barat (Danguspurlaarmabar) Laksamana Pertama TNI A. Octavian untuk melakukan kunjungan ke Pos Angkatan Laut (Posal) di Teluk Dalam, salah satu pos di jajaran Lanal Sibolga.
Juga hadir Asrena Pangarmabar Kolonel Laut (P) M. Zainudin, Aslog Pangarmabar Kolonel Laut (T) Ika Irwanto, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Ivan Gatot Prijanto, Danposal Gunung Sitoli Letda Laut (P) T. Budi Gunawan dan Daposal Teluk Dalam Peltu Mes Suhartono Harefa.
Mereka disambut oleh Bupati Nisel Idealisman Dachi. Acara penyambutan dilakukan di rumah dinas Bupati Nisel. Kedua petinggi TNI-AL tersebut juga diberikan baju adat khas Nisel.
Setelah meninjau Posal Teluk Dalam, Pangarmabar bersama Muspida Nisel meninjau lokasi lahan yang diberikan Pemkab Nisel untuk keperluan pembangunan Pangkalan AL (Lanal) baru di Kepulauan Nias yang akan bermarkas di wilayah Teluk Dalam.
Kehadiran Lanal di Wilayah Nisel yang memiliki wilayah laut yang luas dan gugusan pulau yang banyak dapat membantu mewujudkan pertahanan dan ketahanan laut sebagai salah satu kepulauan terdepan di Samudera Hindia.
Setelah itu, bersama Muspida Nisel dan rombongan, Pangarmabar melanjutkan kunjungan ke Desa Bawömataluo. Mereka disambut dengan atraksi Tari Perang dan Lompat Batu. (EN/*)
Aceh Didera Gempa Lagi, 22 Meninggal Dunia
Wednesday, July 3rd, 2013Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (3/7/2013) mengatakan, selain korban jiwa tersebut, sebanyak 210 orang luka-luka dan ribuan bangunan dan rumah rusak.
Dua wilayah dengan korban jiwa tersebut, seperti dijelaskan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, berada di Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Berdasarkan laporan dari BPBA Aceh Tengah, di wilayah itu 10 orang meninggal, 140 orang luka-luka dan sekitar 1.500 unit bangunan mengalami kerusakan. Juga terjadi kerusakan ruas jalan berupa longsor. Warga yang mengungsi tersebar di 10 titik.
Sedangkan di Kabupaten Bener Meriah dikabarkan 12 orang meninggal, 70 orang di rawat di RSUD Bener Meriah dan puskesmas. Sedangkan jumlah bangunan rusak masih dalam pendataan.
Presiden SBY telah memerintahkan BNPB untuk bergerak cepat untuk melakukan penyelamatan. Tindakan penyelamatan dilakukan bersama tim dari dari berbagai lembaga di antaranya, SRC PB, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan dan Kementerian PU.
Tak hanya itu, atas instruksi presiden, satu unit helikopter Collibri milik TNI AU yang digunakan untuk membantu pemadaman kebakaran di Pekanbaru dialihkan ke Aceh. Heli itu difokuskan membantu penangangan korban gempa khususnya di perbatasan Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Selain itu, satu uni CN 235 TNI AU juga diberangkatkan untuk melakukan foto udara dan kaji cepat dampak kerusakan gempa.
Gempa pertama terjadi pada sekitar pukul 14.00 wib pada Selasa (2/7/2013) dengan skala 6,2 SR. Kemudian, sekitar pukul 20.55 Wib terjadi gempa susulan berkekuatan 5,5 SR. Pusat gempa pada titik koordinat 4,7 Lintang Utara dan 96,69 Bujur Timur atau 27km baratdaya Kabupaten Bener Meriah. (EN)
“Tanö Niha Bumi Megalit” Masuk Nominasi “Gatra Kencana 2013”
Tuesday, July 2nd, 2013Acara tersebut didedikasikan sebagai penghargaan bagi stasiun TVRI di daerah yang memberikan kontribusi dalam bentuk siaran terbaik.
Sejumlah tayangan tematik dalam kelompok kategori yang telah ditentukan menjalani seleksi untuk kemudian ditentukan pemenangnya. Para pemenang akan mendapatkan piala yang biasanya diumumkan dan diserahkan pada peringatan puncak ulang tahun stasiun TV tersebut.
Untuk tahun ini, TVRI telah mengumumkan nominasi untuk lima kategori. Kelima kategori dengan masing-masing 10 nominator tersebut adalah kategori Negeriku Indonesia, Pelangi Nusantara, Pelangi Anak Nusantara, Kuliner, dan Ceritera Anak.
Stasiun TVRI Sumatera Utara (Sumut) berhasil menempatkan sembilan tayangannya di lima kategori tersebut.
Berdasarkan pengumuman nominasi oleh TVRI, dua dari sembilan tayangannya dari Stasiun TVRI Sumut tersebut berkisah mengenai Pulau Nias.
Yakni, Tanö Niha Bumi Megalit yang masuk dalam nominasi nomor dua untuk kategori Negeriku Indonesia. Satu lagi, berjudul Sangorifi Niha yang masuk nominasi nomor lima pada kategori Pelangi Nusantara.
Belum ada informasi kapan pemenang dari lima kategori tersebut akan diumumkan. Tapi yang jelas, para pemenang akan diumumkan, setidaknya di situs www.tvri.co.id, sebagaimana diinformasikan pada berkas pengumuman nominasi tersebut. (EN)
Mau Jadi PNS? Ayo Daftar ke IPDN
Monday, July 1st, 2013Mulai hari ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara resmi membuka penerimaan calon praja baru di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). (more…)
Sumut Masuk 5 Besar Jumlah Kecelakaan Lalu Lintas Tertinggi
Thursday, June 27th, 2013Residu Kimia Asap Rokok Bisa Rusak DNA Manusia
Tuesday, June 25th, 2013Dari sisi kesehatan, selama ini bahaya merokok selalu dipahami hanya akan menyasar dua kelompok. Yakni, perokok aktif (first smoker) yang menghisap rokok secara langsung dan perokok pasif (second smoker) yang terpaksa ikut menghirup asap rokok yang dikeluarkan perokok aktif.
Ternyata dampak buruk rokok itu tidak selesai ketika rokok dan asapnya itu dihirup secara langsung. Tapi, setelah itu pun, masih berdampak merusak.
Asap rokok tersebut meninggalkan residu yang disebut sebagai “thirdhand smoke”. Yaitu, bau yang tertinggal di pakaian atau rambut seseorang yang baru saja merokok. Bisa juga dalam bentuk bau yang tertinggal di ruangan yang pernah dipakai untuk merokok.
Unsur kimia yang merupakan turunan dari nikotin yang keluar bersama asap rokok tertinggal di dalam ruangan dan terserap oleh beberapa bahan perabotan ruangan seperti karpet dan tirai. Residu itu kemudian terpapar pada orang-orang yang masuk ke dalam ruangan.
Hasil riset terbaru menyebutkan, dampak terpapar residu bahan kimia dari asap rokok tersebut tidak main-main, bisa merusak DNA.
“Ini adalah studi pertama yang menunjukkan thirdhand smoke adalah mutagenik dan menyebabkan kerusakan DNA. Ini dianggap sebagai salah satu langkah awal menuju kanker,†ungkap peneliti Lara Gundel dari Lawrence Berkeley National Laboratory, California.
DNA atau deoxyribonucleic acid adalah sejenis asam nukleat yang tergolong biomolekul utama penyusun berat kering setiap organisme. Di dalam sel, DNA umumnya terletak di dalam inti sel. Secara garis besar, peran DNA di dalam sebuah sel adalah sebagai materi genetik. Artinya, DNA menyimpan cetak biru bagi segala aktivitas sel. Ini berlaku umum bagi setiap organisme.
Gundel menjelaskan, riset menunjukkan residu bahan kimia dari asap rokok tetap tinggal di dalam ruangan yang digunakan untuk merokok untuk waktu yang sangat lama.
Bo Hang, peneliti lainnya yang sama-sama berasal dari California Consortium on the Health Effects of Thirdhand Smoke, seperti dilansir Medical Daily, dikutip Selasa (25/6/2013) mengatakan, pihaknya menggunakan dua teknik untuk mengukur dan menganalisi kerusakan DNA akibat terpapar residu asap rokok. Teknik itu adalah dengan Comet assay dan the long amplicon-qPCR assay.
“Hasilnya, paparan sisa rokok dapat merusak rantai DNA dan oksidasi DNA,†ujar Hang.
Hal itu bisa menyebabkan keracunan gen (genotoxicity), sebuah kondisi yang dikaitkan dengan berbagai jenis penyakit, di antaranya kanker. Makin lama terpapar, maka risiko bahayanya juga semakin bertambah.
Dalam risetnya, para peneliti menempatkan strip kertas di ruang merokok dan beberapa sampel dibiarkan tetap dalam ruangan hingga 20 menit yang residunya dikategorikan ‘paparan akut’. Juga ada strip yang dibiarkan hingga 200 hari di ruang merokok yang berventilasi yang kategori residunya dikelompokkan “paparan kronisâ€.
Hasilnya, setelah peneliti mengekstraksi bahan kimia dari strip kertas itu, ditemukan bahwa sampel kronis memiliki konsentrasi residu yang lebih tinggi dari residu asap dengan sampel akut. Sampel kronis juga menyebabkan tingkat kerusakan DNA lebih tinggi.
Karakteristik penting lainnya adalah residunya bisa berinteraksi dengan senyawa di udara seperti ozon dan menghasilkan jenis racun baru. Karena itu, sulit memastikan kapan waktu yang aman untuk memasuki tempat bekas merokok. Sebab, emisi asap rokok tampaknya terus bertahan di tempat itu untuk waktu yang lama.
Para peneliti juga menemukan, ternyata membersihkan rumah atau mobil yang sebelumnya digunakan untuk merokok, tidak menyelesaikan masalah.
Hasil lebih lengkap studi itu telah dipublikasikan dalam Jurnal Mutagenesis.
Nah, bagi para perokok, mengingat dampaknya yang berkepanjangan dan bisa menyasar banyak orang, pilihan terbaik adalah berhenti merokok. Namun, bila sangat terpaksa, maka ketika merokok semaksimal mungkin hindarkan orang lain dari dampak merusak rokok Anda dengan melakukannya di luar ruangan atau di ruangan khusus yang disediakan.
Bagi yang tidak merokok, sesuai hasil riset di atas, sangat penting untuk menghindari ruangan-ruangan bekas tempat merokok. (EN/dbs)
Harga Baru BBM Bersubsidi Resmi Berlaku Hari Ini
Saturday, June 22nd, 2013Solusi Bijak Hadapi Kenaikan Harga BBM, Kurangi Konsumsi Rokok
Tuesday, June 18th, 20134 Putra-Putri Nias Ini Bertarung Menuju DPR RI di Luar Sumut
Saturday, June 15th, 20139 Putra-Putri Nias Ini Masuk DCS DPR-RI 2014-2019
Friday, June 14th, 2013Dalam daftar yang ditampilkan di situs resmi www.kpu.go.id tersebut, sebanyak delapan putra-putri Nias dinyatakan lolos untuk berlaga di wilayah Sumatera Utara (Sumut).
Kedelapan bakal calon DPR RI dari Pulau Nias tersebut tersebar di enam partai. Mereka tersebar di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut II sebanyak tujuh orang. Satu orang lainnya berlaga di Dapil Sumut I.
Delapan orang yang berlaga di Dapil Sumut II adalah Yosafati Waruwu (Partai Nasdem), Yasonna Hamonangan Laoly (PDI-P), Talihadat Bazatogu Hia (Golkar), Dermawati Harefa (Gerinda), Suasana Dachi (Gerinda), Agustus Gea (Partai Demokrat), dan Esther GN Telaumbanua (Hanura), dan Barnabas Yusuf Hura (PAN).
Mereka harus bersaing memerebutkan 10 kursi di 19 Kabupaten/Kota di Dapil Sumut II. Terdiri dari: Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat, Kota Gunungsitoli, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Humbang Hasundutan, Toba Samosir, Samosir, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas.
Sedangkan Firman Jaya Daely (PDIP) berlaga di Dapil Sumut I yang terdiri dari Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi.
Masih Bisa Dicoret
Karena masih daftar sementara, maka nama mereka masih bisa saja dicoret. KPU pun memberikan kesempatan selama 14 hari kepada masyarakat untuk memberikan masukan terkait caleg yang maju dari daerah pemilihannya tersebut.
Masyarakat yang memberikan masukan, wajib melengkapi identitas diri dan fotokopi KTP. Selanjutnya, bila syarat itu lengkap, laporan terkait caleg tersebut akan diproses KPU.
Laporan masyarakat akan diverifikasi oleh KPU kepada partai pengusungnya. Jika laporan
masyarakat itu benar, maka nama caleg tersebut akan dicoret dari daftar dan partainya mengajukan penggantinya.
Setelah batas waktu itu terlewati dan KPU melakukan verifikasi final, maka pada 25 Agustus 2013, para caleg tersebut akan ditetapkan ke dalam DCT. (EN)
Catatan Redaksi:
Sebelumnya, redaksi mencatat hanya 8 bakal calon legislatif asal Nias yang bertarung di Sumut. Tidak termasuk nama Barnabas Yusuf Hura dari Partai PAN. Dengan menuliskannya pada judul dan badan berita, maka ketidaktepatan penulisan sebelumnya sudah diperbaiki.
Turunan B Gulö Lolos Verifikasi Faktual Bakal Calon DPD
Tuesday, June 11th, 2013Salah satu di antara 11 orang itu dan berada di peringkat pertama jumlah dukungan adalah Turunan B Gulö. (more…)













