Archive for the ‘Featured’ Category

Apa yang Sebaiknya Dikatakan Dalam Wawancara Kerja

Thursday, October 31st, 2013

Menarik membaca tulisan Donny Purnomo tentang apa yang sebaiknya dihindari dalam wawancara kerja (baca: Pingin Sukses Interview Hindari Ini). Sekilas saya baca dari hal-hal yang sebaiknya dihindari, ternyata dari semua kategori yang disebutkan diartikel itu semuanya kemungkinan bisa dilanggar.. Hmm.. Ada apakah gerangan?

Masing-masing perusahaan punya standarnya sendiri-sendiri. The right man on the right place, kira-kira itu moto yang digunakan banyak perusahaan dalam mencari karyawan. Sebelum diterima bekerja, tentu saja karyawan juga diinterview dan melewati berbagai macam tahap. Namun proses ini tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan.

Pertanyaan Jelas Arahnya

Dari pengalaman diwawancara, sebenarnya sedikit banyak kita bisa mengira-ngira gambaran perusahaan, entah tugas-tanggung jawab pekerjaan, entah lingkungan kerja, dsb. Setidaknya, ada dua jenis pertanyaan wawancara. Kelompok pertama adalah pertanyaan yang jelas arahnya. Pertanyaan-pertanyaan seperti, “Bagaimana jika anda bekerja jauh dari keluarga dan hanya diijinkan pulang setahun sekali.” dan pertanyaan-pertanyaan sejenisnya, kira-kira sudah memberikan gambaran seperti apa kondisi kerja dari posisi yang kita lamar. Biasanya pertanyaan jenis ini menyangkut hal teknis, keahlian, pengalaman kerja, dan hal-hal lain yang jelas dapat kurang lebih dijawab dengan “ya” atau “tidak”.

Pertanyaan Tersamar

Pertanyaan kedua adalah pertanyaan yang arah pertanyaannya tidak terlalu jelas atau tersamar. Pertanyaan jenis ini biasanya terkait dengan etika/nilai/norma/budaya perusahaan, lingkungan kerja, beban kerja, dsb. Dulu pernah sewaktu wawancara kerja saya ditanyai berkali-kali soal kasus, saya hanya menjawab dibicarakan baik-baik. Waktu itu agak heran juga sih, karena saya sadar pertanyaannya kurang lebih inti dan temanya sama, hanya pertanyaannya dibolak-balik saja. Memang saya waktu itu masih “hijau” sekali, belum mengerti dalam keadaan seperti apa PHK diberlakukan. Ternyata, usut punya usut, perusahaan tsb termasuk perusahaan yang sangat tegas terhadap karyawannya. Yup, bisa ditebak, ketika itu saya tidak diterima bekerja. Dari pertanyaan demikianlah sebenarnya bisa dilihat gambaran perusahaan yang sebenarnya.

Sebagian perusahaan memiliki pertanyaan khusus berkenaan dengan jenis pertanyaan kedua ini. Saya pernah membaca artikel di Kompasiana, sayangnya saya lupa pengarangnya siapa, tentang pertanyaan yang diberikan oleh Astra kepada calon karyawannya. Berikut kutipan pertanyaan dari artikel tsb. Disitu ditanyakan jika anda berada di lokasi bencana alam dan hampir semua orang sudah diungsikan, apa yang akan anda lakukan? Anda memiliki motor dan motor itu hanya bisa membawa satu orang lagi. Di desa tsb hanya tinggal anda, pujaan hati anda, seorang dokter, dan seorang nenek. Nenek tsb sudah sangat tua. Anda menghormati orang tua jika yg anda bawa adalah nenek tsb. Namun anda mengutamakan keselamatan orang lain jika yg anda bawa adalah sang dokter, karena dokter dapat menyelamatkan nyawa orang lain. Sedangkan pujaan hati anda, yang sudah lama anda idam-idamkan, kemungkinan anda tidak akan bertemu dengannya lagi jika anda tidak membawanya. Pertanyaan jenis inilah yang menggambarkan nilai/norma seperti apa yang diinginkan perusahaan. Pertanyaan ini, berdasarkan artikel tsb, dapat dijawab dengan baik oleh Rini M. Suwandi, yang pernah menjadi karyawan Astra dan adalah salah satu mantan menteri perindustrian dan perdagangan.

Pencapaian Diri

Hal lain yang ingin saya bagikan juga untuk dapat dimanfaatkan dalam wawancara kerja adalah cara menjawab pertanyaan. Usahakan sebisa mungkin menjawab pertanyaan dengan menghubungkannya dengan pengalaman pribadi. Pengalaman pribadi yang saya maksud disini adalah yang berhubungan dengan pencapaian diri. Pencapaian diri ini dapat berupa prestasi yang dapat diukur, misalnya juara, rangking, dsb, atau prestasi yang tidak terukur, misalnya berhasil karena mengerjakan tugas yang sulit/kompleks, dapat bekerja sama dalam tim yang melibatkan banyak bagian/orang, dsb. Hal-hal demikian dapat menjadi nilai tambah dan memberikan gambaran tentang diri anda.

Hal ini kira-kira melogikakan kenapa orang yang berpengalaman, entah pengalaman kerja atau pengalaman organisasi, konon lebih mudah diterima bekerja. Hal ini bukan berarti bahwa hanya karena pengalamanlah seseorang jadi lebih memiliki keahlian dibandingkan orang yang tidak berpengalaman. Hal yang menjadi bagian dari pengalaman adalah individu terlihat memiliki kemampuan bekerja sama, kemungkinan terlihat mampu menangani tugas yang sulit/kompleks, dsb.

Lalu bagaimana jika anda seorang fresh graduate, tanpa pengalaman kerja, juga tanpa pengalaman organisasi? Ada beberapa hal yang tetap dapat anda katakan dalam wawancara. Ceritakanlah proses pencapaian yang pernah anda raih. Misalnya anda pernah mendapat ranking, atau nilai ujian akhir anda bagus, anda pernah menyelesaikan tugas yang sulit dalam rentang waktu yang tergolong singkat, atau anda pernah kerja kelompok dengan tema yang sulit, dsb. Proses dalam mencapai tujuan seringkali memperlihatkan bagaimana cara anda memecahkan masalah, logika berpikir, apakah anda mampu bekerja dibawah tekanan, atau apakah anda dapat bekerja sama dalam tim.

Namun, ingatlah bahwa jawaban yang diberikan sesuai dengan konteks pertanyaan. Tunggulah hingga pertanyaan yang berkaitan dengan pencapaian diri diberikan, barulah kemudian anda menjawab sesuai dengan pengalaman pribadi anda. Selain itu, mawaslah pada diri sendiri selama anda membicarakan pencapaian diri anda. Jangan sampai hal ini malah menjadi bumerang bagi anda sehingga anda terkesan sombong. Usahakan untuk tetap tenang dalam nada bicara dan gerak tubuh anda.

Sebagaimana saya tuliskan sebelumnya, masing-masing perusahaan memiliki cara tersendiri dalam merekrut karyawan baru. Tulisan ini hanya salah satu bagian dari proses penerimaan karyawan, yakni wawancara kerja. Isi tulisan ini dibuat berdasarkan pengalaman penulis sebagai calon karyawan dan juga sebagai karyawan yang pernah bekerja dibagian penerimaan karyawan sebagai pewawancara calon karyawan. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi para pencari kerja.

Toko Kelontong di Jerman

Thursday, October 17th, 2013

Oleh: Lovely C. Zega

Tante Emma Laden

Tante Emma Laden (tampak depan) | sumber: pics.ohnekekse.de.s3.amazonaws.com

Emang di Jerman ada toko kelontong? Oh, jangan salah. Ada juga. Namanya: Tante Emma Laden. Laden itu bahasa Jerman yang artinya toko. Nah, kalau tante Emma, nggak tahu juga deh kenapa namanya bisa jadi tante Emma. Tapi ya begitulah, toko kelontong di Jerman namanya ya Tante Emma Laden alias Tokonya si Tante Emma, hehe. (more…)

The Butler: Kisah Nyata Mantan Pelayan di Gedung Putih dan Jiwa Kepahlawanan Dalam Diri Kita

Monday, October 14th, 2013
Sumber: www.reelsnobs.com

Sumber: www.reelsnobs.com

Mariah Carey turut bermain dalam film ini sebagai ibu dari tokoh utama. Dalam salah satu hits Mariah Carey yang berjudul Hero, syairnya tertulis: ada pahlawan dalam diri setiap kita / jika anda melihat kedalam hati anda / anda tidak perlu takut / akan siapa diri anda (there’s a hero / if you look inside your heart / you don’t have to be afraid / of what you are). Demikianlah kiranya jiwa yang ingin digambarkan dalam film ini.

Film ini menceritakan perjalanan hidup Cecil Gaines, seorang pensiunan pelayan Gedung Putih. Gaines mengabdi selama masa pemerintahan 7 presiden sepanjang 34 tahun masa kerjanya disana.
(more…)

Kisah Pisau Komando Jenderal Sarwo Edhie Wibowo di Desa Bawömataluo

Tuesday, October 1st, 2013

Jenderal Sarwo Edhie Wibowo | purworejokab.go.id

Jenderal Sarwo Edhie Wibowo | purworejokab.go.id

NIASONLINE, JAKARTA – 1 Oktober. Hari yang dikenal dengan sebutan Hari Kesaktian Pancasila. Hari dimana rencana Partai Komunis Indonesia (PKI) menguasai pemerintahan melalui revolusi yang merenggut nyawa sejumlah jenderal digagalkan. Hari dimana Pancasila ditegakkan kembali sebagai ideologi negara. (more…)

Ada Apa Dengan Pendidikan? (Bag. 4/Penutup)

Friday, September 27th, 2013
MerahPutih

Bendera Merah Putih | deviantart.net

Apa persamaan Jerman, Jepang dan Indonesia? Teka-teki ini sedikit banyak telah dibahas pada tulisan sebelumnya. Meski demikian, proses tersebut nampaknya masih berkelanjutan dan Indonesia masih perlu belajar dalam banyak hal.

Dalam proses berkelanjutan ini, ada beberapa hal positif yang dimiliki Indonesia sebagai bekal di dunia pendidikan ke depannya. Di Indonesia, kemungkinan untuk dapat menempuh pendidikan tinggi lebih besar peluangnya dibandingkan di Jerman. (more…)

Oetarjo Diran Juga, Bukan Cuma BJ Habibie

Wednesday, September 18th, 2013

Prof. Ir. Oetarjo Diran | IST

Prof. Ir. Oetarjo Diran | IST

NIASONLINE, JAKARTA – Gemilangnya prestasi dunia penerbangan Indonesia berpuluh tahun lalu, sebelum krisis ekonomi 1998, tidak lepas dari banyaknya anak bangsa ini yang memiliki kemampuan mumpuni. (more…)

Ada Apa Dengan Pendidikan? (Bag. 2)

Tuesday, September 17th, 2013

Sebagaimana diulas sebelumnya (Ada Apa Dengan Pendidikan – Bagian 1), kondisi Jepang dan Jerman sama-sama ‘merangkak’ pada tahun 1945. Berikut sekilas gambaran kondisi negara-negara tersebut setelah PD II.

Jepang

Jepang menanggung pampasan akibat perang pasifik 1,3 trilyun Yen. Tidak hanya itu, kondisi perekonomian yang bersumber dari industri dalam negeri dan sumber-sumber ekonomi Jepang diluar negeri, seperti di Filipina, Cina, India, atau Thailand, yang selama perang dunia II dipaksa untuk memenuhi semua kebutuhan perang, menjadi carut-marut menghadapi inflasi tinggi dan devaluasi mata uang. (more…)

Ada Apa Dengan Pendidikan? (Bag. 1)

Saturday, September 14th, 2013

Dalam sejarah, pendidikan dan penelitian berkembang maju sejalan dengan perkembangan umat manusia. Beberapa catatan kelam tertoreh ketika pendidikan dan penelitian belum sedemikian rupa mempengaruhi manusia pada jamannya. (more…)

Bandara Kualanamu, ‘Mimpi Jadi Kenyataan’ Setelah 19 Tahun Menanti

Friday, July 26th, 2013

Konferensi Pers di Bandara Kualanamu | Etis Nehe

Konferensi Pers di Bandara Kualanamu | Etis Nehe

NIASONLINE, KUALANAMU – Setelah sempat tertunda beberapa kali, akhirnya Bandara Kualanamu resmi beroperasi per 25 Juli 2013.

Redaksi Nias Online hadir dalam rangkaian kegiatan peresmian tersebut yang diawali dengan penutupan Bandara Polonia pada 24 Juli 2013, pukul 23.30-00.00 wib. (more…)

Rusuh LP Tanjung Gusta, Antara Protes Aturan Remisi & Teguran Untuk PLN

Friday, July 12th, 2013

Kebakaran di LP Tanjung Gusta | Kompas.com

Kebakaran di LP Tanjung Gusta | Kompas.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pemerintah melalui Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin akhirnya menyatakan akan meninjau kembali pemberlakuan PP 99/2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan. Aturan baru itu membuat syarat mendapatkan remisi tidak lagi semudah sebelumnya. (more…)

Doraemon dan Nobita Masa Kini

Monday, September 24th, 2007

Komik Doraemon ciptaan Fujio F. Fujiko tidak saja digemari oleh anak-anak, yang menjadi target utama komik tersebut, tetapi juga orang-orang yang lebih dewasa: anak-anak SMP, SMA, mahasiswa, bahkan orang-orang tua. Doraemon adalah kucing robot abad ke 22 yang menjadi teman setia Nobita yang (1) bodoh, dan (2) pemalas, tetapi (3) berambisi besar. Doraemenon adalah kucing ajaib yang memiliki berbagai macam alat atau pil ajaib yang menjadi ‘penawar sementara’ segala kesulitan ata masalah yang sedang dihadapi Nobita dalam kesehariannya. (more…)

Ciri-Ciri Pemilik Daya Irasional

Wednesday, June 27th, 2007

Pengetahuan kita akan ciri-ciri orang yang memiliki daya irasional akan menjadi modal utama kita untuk menghadapinya. Berikut adalah beberapa ciri orang pemilik daya hasil pengamatan langsung / tak langsung penulis terhadap sejumlah kasus. (more…)

Rahasia di Balik Tenaga Dalam ?

Wednesday, February 28th, 2007

Oleh: E. Halawa

Artikel ini muncul setelah penulis membaca berita berjudul Fenomena Fisika di Balik Tenaga Prana di Kompas Cyber Media, Rabu 25 Juni 2003, yang memuat pandangan Prof. Dr. Pantur Silaban, seorang pakar Fisika, dan Indra Abidin, seorang praktisi “Tenaga Dalam”. Tulisan ini pernah penulis kirim ke harian Kompas (more…)

Turia Si Tobali Duria

Wednesday, December 13th, 2006

E.Halawa*

Dalam Li Niha berbagai jenis kata yang muncul dalam kalimat pada umumnya mengalami perubahan pada huruf awalnya, yang dalam ilmu bahasa disebut muatsi awal (initial mutation, lih. wawancara dengan Dr. Lea Brown). Misalnya saja dalam kata “Hadia duria ?” (Apa kabar?), kata “duria” telah mengalami perubahan huruf awalnya; kata “duria” di sini berasal dari kata dasar “turia” yang berarti berita atau kabar. Contoh-contoh lain adalah: ama (ayah) -> nama; ina (ibu) -> nina; balugu (pengetua adat) -> mbalugu; tuhe -> duhe; sato (publik, orang banyak) -> zato; So’aya (Tuhan) -> Zo’aya. (more…)