Sesuai amanat Undang-Undang 14/2005 tentang Guru dan Dosen, para guru yang kualifikasi pendidikannya masih di bawah S1 atau D4 diberi waktu melakukan penyesuaian sampai akhir 2015. (more…)
Archive for July, 2013 | Monthly archive page
Akhir 2015, Kualifikasi Pendidikan Guru Wajib Minimal S1 & D-4
Friday, July 12th, 2013Kurikulum 2013 Berlaku 15 Juli, Buku Pelajaran Belum Siap
Friday, July 12th, 2013Kurikulum 2013 itu akan resmi berlaku pada seluruh mata pelajaran di sekolah menengah atas (SMA) saat dimulainya tahun ajaran baru pada Senin, 15 Juli 2013. (more…)
Bandara Kuala Namu Beroperasi, Polonia Ditutup per 25 Juli 2013
Thursday, July 11th, 2013Pada 24 Juli 2013 adalah hari terakhir beroperasinya pelayanan penerbangan komersil di Bandara Polonia, bandara utama di wilayah itu. (more…)
Calon Ibukota Provinsi Kepulauan Nias Disepakati di Kota Gunungsitoli
Wednesday, July 10th, 2013“Benar, hasil rapat Forum Kepala Daerah menyepakati ibukota Provinisi Kepulauan Nias di Kota Gunungsitoli,†ujar Wakil Ketua DPRD Nisel Sozanolo Ndruru kepada Nias Online, Rabu (10/7/2013).
Dia mengatakan, DPRD Nisel juga sudah menerima Surat Keputusan Forum Kepala Daerah tentang kesepakatan tersebut.
Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Nisel Idealisman Dachi, Bupati Nias Sökhiatulo Laoli, Wakil Bupati Nias Utara Fangatö Lase, Bupati Nias Barat Adrianus Aroziduhu Gulö
dan Walikota Gunungsitoli Martinus Lase.
Juga dihadiri Ketua atau Wakil Ketua dan Anggota DPRD dari kelima daerah. Juga hadir para sekretaris daerah dan tim Badan Persiapan Pembentukan Provinisi Kepulauan Nias, baik di tingkat Sumut maupun pusat, Jakarta.
Kesepakatan para kepala daerah itu memuluskan jalan bagi pengajuan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias yang telah diajukan ke DPR RI. Pasalnya, seperti sebelumnya diungkapkan anggota Komisi II DPR RI Yasonna Laoly yang juga berasal dari daerah pemilihan Kepulauan Nias, pembahasan pengajuan itu terkendala belum terpenuhinya syarat adminstrasi. Di antaranya, belum adanya penetapan calon ibukota.
Selain belum adanya penetapan calon ibukota, pembahasan di DPR RI, kata Yasonna, juga terkendala belum adanya rekomendasi Gubernur Sumut.
Penetapan calon ibukota itu memang cukup alot. Selama ini, dari lima daerah, mengurucut pada dua kandidat, yakni Kota Gunungsitoli dan Kabupaten Nisel.
Bupati Nisel Idealisman Dachi, dalam beberapa kesempatan juga sering mengungkapkan upaya untuk menggolkan Nisel jadi ibukota provinsi yang akan dimekarkan dari Provinsi Sumut tersebut. (EN)
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
Wednesday, July 10th, 2013Khususnya bagi yang beragama Islam dan menjalankan ibadah puasa, baik mulai kemarin (9/7/2013) maupun hari ini, Rabu (10/7/2013), kami, segenap redaksi situs Nias Online mengucapkan, “Selamat Memasuki Bulan Ramadan 1434 H, Selamat Menunaikan Ibadah Puasa.†(more…)
5-6 Oktober 2013, Himni Gelar Rakernas di Bogor
Wednesday, July 10th, 2013Berdasarkan informasi yang disampaikan Ketua Panitia Rakernas Himni 2013 Faigiziduhu Ndruru kepada Nias Online, Selasa (9/7/2013) malam, acara tersebut akan digelar di Puncak, Bogor, Jawa Barat.
Rakernas kali ini akan fokus membahas terkait Pemilu 2014 dan percepatan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.
Hal itu terlihat dari tema Rakernas, yakni “Peranan Himni Menyongsong Pesta Demokrasi 2014 dan Mendorong Percepatan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Guna Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan.â€
Sementara subtemanya, “Melalui Rakernas, Himni mengajak seluruh komponen masyarakat untuk satu kata dan perbuatan mensukseskan pembangunan Kepulauan Nias yang berkelanjutan“.
Dia menjelaskan, Rakernas itu akan dihadiri oleh seluruh pengurus dan Dewan Pakar DPP Himn, pengurus DPD dan DPC dari berbagai provinsi dan kabupetan/kota. Juga akan dihadiri para tokoh masyarakat, agama, pemuda dan intelektual Nias di Jakarta dan sekitarnya.
Lima kepala daerah di Kepulauan Nias juga diundang pada acara itu karena kebetulan semuanya menjabat sebagai Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) Himni.
“Juga akan dihadiri oleh peninjau dari organisasi-organisasi masyarakat Nias,†jelas dia. (EN)
Awas, Tiga Titik Ini Berpotensi Terjadi Gempa 8,7 SR
Tuesday, July 9th, 2013Tidak tanggung-tanggung, potensi gempa di tiga daerah itu, bila terjadi, bisa mencapai 8,7 SR. (more…)
Hanya 109.853 Siswa Lolos ke Perguruan Tinggi Negeri Tahun Ini
Tuesday, July 9th, 2013Kemarin, Senin (8/7/2013) sore, Ketua Umum Panitia SBMPTN Akhmaloka mengumumkan hasilnya. Pengumuman itu lebih cepat dari jadwal semula yang harusnya pada 12 Juli 2013. Percepatan dilakukan karena penilaian telah selesai.
Hasilnya, hanya 109.853 peserta saja yang dinyatakan lulus dan berhak mengenyam pendidikan di perguruan tinggi milik pemerintah. Jumlah itu hanya sekitar seperlima dari total 585.789 peserta ujian tulis.
Adapun para pendaftar terdistribusi pada tiga kategori. Yakni, bidang sains teknologi sebanyak 220.769 orang, bidang sosial humaniora 232.613 orang, dan campuran saintek dan soshum 132.407 orang. Sedangkan yang dinyatakan lulus, pada kategori saintek sebanyak 50.559 orang dan kategori sosial humaniora sebanyak 59.294 orang.
Dari total pendaftar, sebanyak 55.975 orang melalui jalur beasiswa Bidik Misi dan dan 529.814 non-Bidik Misi. Sedangkan yang diterima, sebanyak 13.470 melalui Bidik Misi dan non-Bidik Misi 96.383 orang.
Akhmaloka menjelaskan, peserta yang meraih nilai ujian tertinggi untuk kelompok ujian sain teknologi diterima di Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Bandung, sedangkan untuk kelompok ujian sosial humaniora diterima pada Program Studi Akuntansi Universitas Indonesia.
sepuluh PTN penerima beasiswa Bidik Misi terbanyak adalah Universtas Negeri Semarang, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Trunojoyo, Universitas Brawijaya, Universitas Jember, Universitas Sebelas Maret, Universitas Negeri Malang, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Andalas, dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Adapun sepuluh PTN dengan nilai rataan peserta saintek tertinggi yang diterima, yakni Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, Universitas Airlangga, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Islam Negeri Jakarta.
Hasil seleksi sepuluh PTN dengan nilai rataan peserta sosial humaniora tertinggi yang diterima adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Jenderal Sudirman, Universitas Sriwijaya, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Sementara, hasil seleksi sepuluh provinsi dengan nilai rataan peserta saintek tertinggi yang diterima berturut-turut DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, Sumatera Barat, dan Bangka Belitung.
Adapun hasil seleksi sepuluh provinsi dengan nilai rataan peserta sosial humaniora tertinggi yang diterima berturut-turut DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Cek Kelulusan
Nah, Anda mau mengecek kelulusan Anda atau saudara Anda?
Akhmaloka yang juga Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) itu mengatakan, para peserta bisa mengetahui kelulusan mereka melalui akses khusus yang disediakan melalui internet.
Hasil tes bisa dilihat melalui pengumuman.sbmptn.or.id. kemudian, juga bisa diakses di sbmptn.ui.ac.id, sbmptn.itb.ac.id, sbmptn.undip.ac.id, dan sbmptn.its.ac.id.
Selain pengumuman secara online tersebut, hari ini, Selasa (9/7/2013) juga aka nada pengumuman melalui surat kabar nasional. (EN/*)
Mantan Ajudan Soekarno, Sidarto Danusubroto Jabat Ketua MPR RI Ke-13
Monday, July 8th, 2013Cegah Gelar ‘Profesor-Profesoran’, Kemendikbud Perberat Syarat
Saturday, July 6th, 2013Sebab, keadaannya tidak akan sama seperti sebelumnya, relatif ‘mudah.’ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memutuskan kebijakan baru memperberat syarat untuk mendapat gelar Profesor. (more…)
Setelah Aceh, Kini Mentawai Dihajar Gempa 6,1 SR
Saturday, July 6th, 2013Berdasarkan informasi yang diperoleh Nias Online dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa itu terjadi pada pukul 12.05 Wib dengan kekuatan 6,1 SR. (more…)
Douglas Carl Engelbart, Pencipta Mouse Meninggal Dunia
Friday, July 5th, 2013Keppres Dibatalkan, Aturan Penjualan Minuman Keras Cukup Dengan Perda
Friday, July 5th, 2013Dinilai Tak Adil Bagi Dana Bantuan Daerah Bawahan, Gubsu Digugat
Friday, July 5th, 2013Persidangan perdana gugatan itu dilangsungkan di Pengadilan Negeri Medan, Kamis (4/7/2013) dipimpin oleh hakim Surya Pardamean dengan anggota Indra Cahya dan Baslin Sinaga. Persidangan perdana ini masih tahap pemeriksaan kelengkapan berkas dan adminsitrasi penggugat dan tergugat.
“Warga menilai pemberian BDB kepada kabupaten/kota di Sumatera Utara tidak berazaskan keadilan,” kata Hakim Surya di awal persidangan ketika menjelaskan latar belakang gugatan tersebut di awal persidangan.
Gugatan tersebut didaftarkan di PN Medan dengan nomor registrasi perkara 309/Pdt. 6/2013/PN. Mdn. Tidak hanya menggugat Gatot, turut digugat adalah DPRD Sumut sebagai tergugat III, tergugat IV Badan Pemeriksa Keuangan Sumut, tergugat V Kepala Polda Sumut, tergugat VI Kejaksaan Tinggi Sumut, tergugat VII Komisi Pemilihan Umum Sumut, tergugat VIII Menteri Dalam Negeri, dan tergugat IX Presiden Republik Indonesia.
Khusus gugatan kepada Mendagri dan Presiden, salah satu kuasa hukum penggugat, Hamdani Harahap mengatakan, bertujuan agar ke depan, memperbaiki tata cara pembagian bantuan daerah yang kera disalahgunakan untuk kepentingan politik.
Hamdani mencontohkan salah satu bukti pembagian BDB tersebut tidak berdasarkan azas keadilan. “Sebagai contoh, Kabupaten Nias Barat hanya menerima Rp 1,3 miliar. Sangat jauh dibandingkan yang diterima Kabupaten Asahan sebesar Rp 425 miliar,” kata dia.
Namuna, dia menegaskan, gugatan itu tidak mempersoalkan apakah pemberian dana itu terindikasi suap untuk mendukung pencalonan dalam Pilgubsu. Pihaknya fokus pada persoalan ketimpangan penetapan angka-angka BDB tersebut.
Persidangan perdana itu diundur hingga 15 Agustus 2013 karena Gatot dan para tergugat lainnya tidak hadir di persidangan. Gatot hanya diwakili bekas kepala Biro Hukum Pemerintah Provinsi Sumut Ferlin Nainggolan dan Kepala Biro Hukum saat ini Abdul Jalil. DPRD Sumut diwakili Kuasa Hukum. Tergugat lainnya tidak hadir.
BDB Kepulauan NiasBerdasarkan data LSM Gerakan Transparansi Anggaran Rakyat (Getar) Sumut yang telah dilansir di berbagai media, khusus untuk wilayah Kepulauan Nias, beberapa daerah menerima dana BDB tidak seperti yang ditetapkan sebelumnya. Ada yang melonjak drastis dan sebaliknya juga ada yang menciut drastis.
Berdasarkan data itu, dua daerah yakni Kabupaten Nias Selatan (Nisel) dan Nias Utara menerima BDB lebih tinggi dari semestinya. Sebaliknya, tiga daerah, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias dan Nias Barat menerima lebih rendah dari angka semestinya. (Lihat Tabel)
Untuk Kabupaten Nisel dari jatah semestinya Rp 31,1 miliar melonjak menjadi Rp 52,1 miliar. Kabupaten Nias Utara dari semestinya Rp 3,55 miliar melonjak menjadi Rp 25,7 miliar.
Sebaliknya, Kabupaten Nias dari semestinya menerima Rp 20,1 miliar justru menciut menjadi Rp 2,98 miliar. Kota Gunungsitoli dari semestinya Rp 14,2 miliar menjadi Rp 11,69 miliar. Sedangkan Kabupaten Nias Barat, dari semestinya Rp 3,55 miliar turun menjadi hanya RP 1,3 miliar. (EN/*)















