Posts Tagged ‘Nias’

Ini Daftar Lulusan Tes CPNS Honorer Kategori II Kab. Nias

Wednesday, February 19th, 2014

NIASONLINE, JAKARTA – Panitia Seleksi Nasional CPNS 2013 mengumumkan daftar kelulusan peserta tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2013 asal Kabupaten Nias. (more…)

Polres Nias: Jangan Segan Laporkan Polisi Salahgunakan Wewenang ke Propam

Wednesday, December 11th, 2013

Kasi Propam Polres Nias Ipda Freddy Siagian | FB Divisi Humas Mabes Polri

Kasi Propam Polres Nias Ipda Freddy Siagian | FB Divisi Humas Mabes Polri

NIASONLINE, JAKARTA – Kasi Propam Polres Nias Ipda Freddy Siagian mengimbau masyarakat agar tidak segan-segan melaporkan oknum polisi yang dinilai melakukan perbuatan yang menyakiti masyarakat. (more…)

Jalan Lintas Nias Selatan-Nias Amblas

Wednesday, October 30th, 2013

Kondisi jalan yang amblas | Pdt. Alvius Wau

Kondisi jalan yang amblas | Pdt. Alvius Wau

NIASONLINE, NIAS SELATAN – Bagi Anda warga Nias Selatan yang ingin menuju Kabupaten Nias atau Kota Gunungsitoli atau sebaliknya hendak menuju Telukdalam, Nias Selatan melalui jalur timur melewati Kecamatan Lahusa, sebaiknya cari jalan lain. (more…)

Garuda Indonesia Bakal Terbang ke Nias

Saturday, July 27th, 2013

Pesawat ATR 72-600 | airliners.net

Pesawat ATR 72-600 | airliners.net

NIASONLINE, KUALANAMU – Maskapai nasional Garuda Indonesia menyatakan minatnya untuk melayani rute penerbangan ke Pulau Nias dari Bandara Kualanamu.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar kepada wartawan, termasuk Nias Online di Bandara Kualanamu, pada Kamis (25/7/2013) dini hari. (more…)

“Tanö Niha Bumi Megalit” Masuk Nominasi “Gatra Kencana 2013”

Tuesday, July 2nd, 2013

Ukiran Pada Batu di Depan Rumah Adat Bawömataluo | http://collectie.tropenmuseum.nl

Ukiran Pada Batu di Depan Rumah Adat Bawomataluo | http://collectie.tropenmuseum.nl

NIASONLINE, JAKARTA – Acara tahunan pemberian Piala Gatra Kencana yang digelar stasiun televisi Pemerintah, Televisi Republik Indonesia (TVRI), kembali digelar.

Acara tersebut didedikasikan sebagai penghargaan bagi stasiun TVRI di daerah yang memberikan kontribusi dalam bentuk siaran terbaik.

Sejumlah tayangan tematik dalam kelompok kategori yang telah ditentukan menjalani seleksi untuk kemudian ditentukan pemenangnya. Para pemenang akan mendapatkan piala yang biasanya diumumkan dan diserahkan pada peringatan puncak ulang tahun stasiun TV tersebut.

Untuk tahun ini, TVRI telah mengumumkan nominasi untuk lima kategori. Kelima kategori dengan masing-masing 10 nominator tersebut adalah kategori Negeriku Indonesia, Pelangi Nusantara, Pelangi Anak Nusantara, Kuliner, dan Ceritera Anak.

Stasiun TVRI Sumatera Utara (Sumut) berhasil menempatkan sembilan tayangannya di lima kategori tersebut.

Berdasarkan pengumuman nominasi oleh TVRI, dua dari sembilan tayangannya dari Stasiun TVRI Sumut tersebut berkisah mengenai Pulau Nias.

Yakni, Tanö Niha Bumi Megalit yang masuk dalam nominasi nomor dua untuk kategori Negeriku Indonesia. Satu lagi, berjudul Sangorifi Niha yang masuk nominasi nomor lima pada kategori Pelangi Nusantara.

Belum ada informasi kapan pemenang dari lima kategori tersebut akan diumumkan. Tapi yang jelas, para pemenang akan diumumkan, setidaknya di situs www.tvri.co.id, sebagaimana diinformasikan pada berkas pengumuman nominasi tersebut. (EN)

Lagi, Kemenhub Alokasikan Rp 4,55 Miliar Kembangkan Bandara Binaka

Monday, June 3rd, 2013

Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

Pesawat BAE-100 Manunggal Air Service di Bandara Binaka, 4 Januari 2013 (Foto: Dewi Nehe)

NIASONLINE, JAKARTA – Bandara Binaka, Gunungsitoli kembali akan mendapatkan gelontoran dana sebesar Rp4,55 miliar dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dana itu merupakan bagian dari total Rp 10 miliar yang dialokasikan kementerian itu dalam program pembangunan shelter bencana pada tahun ini. (more…)

MDF Akhiri Misi Bantu Aceh & Nias

Tuesday, June 12th, 2012

NIASONLINE, BANDA ACEH – Multi Donor Fund (MDF) akan mengakhiri programnya membantu pemulihan Aceh dan Nias paskatsunami pada akhir Desember 2012. Keberhasilan rehabilitasi dan rekontruksi wilayah itu diharap menjadi contoh bagi dunia dalam menata pembangunan usai bencana. (more…)

Gempa Aceh Pekan Lalu Diprediksi Bakal Picu Gempa dan Tsunami di Padang

Thursday, April 19th, 2012

Peta Pulau Sumatera dan Titik Gempa Aceh (Foto: BMKG)

NIASONILINE, JAKARTA – Meski cuma prediksi, tampaknya masyarakat di pesisir barat Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Barat perlu melakukan antisipasi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mengungkapkan, gempa Aceh dengan kekuatan 8,5 SR pekan lalu diprediksi berpotensi memicu gempa dan tsunami di wilayah Kota Padang. (more…)

Hidup Tegar & Arif Sebagai Warga Daerah Rawan Bencana

Wednesday, March 28th, 2012

Kepulauan Nias bersama daerah lainnya dalam jalur bencana yang sama (Foto: http://gempapadang.wordpress.com)

Oleh Etis Nehe

Beberapa saat lagi, ‘ulangtahun’ gempa dahsyat yang mendera Kepulauan Nias dan rakyatnya akan diperingati. Gempa yang terjadi sekitar pukul 23.30 Wib tersebut datang dalam kekuatan dahsyat, 8,7 skala Richter (SR). Hanya berselang empat bulan setelah ikut menderita karena gempa dan tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 berkekuatan 9,3 SR. (more…)

Kelulusan UKA Nias Selatan, Nias & Nias Utara Terendah se-Sumut

Saturday, March 24th, 2012

Ilustrasi (hanya-kutipan.blogspot.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Tiga kabupaten di Pulau Nias, yakni Kabupaten Nias Utara, Nias dan Nias Utara menempati urutan terendah tingkat kelulusan guru pada Uji Kompetensi Awal (UKA) se-Sumatera Utara (Sumut).

Ujian tersebut merupakan salah satu syarat untuk mengikuti program sertifikasi guru pada 2012.

“Persentase kelulusan terendah ditempati oleh Kabupaten Nias Utara dengan tingkat keluluasan 65,1%, Nias induk dengan keluluasan 63,04% dan Nias Selatan dengan tingkat keluluasan 49,1%,” ungkap Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Sumut Bambang Winarji di Medan, pada Jum’at (23/3/2012).

Tingkat keluluasan tertinggi dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, ditempati oleh Pematang Siantar yang mencapai 92,7% atau 714 dari 770 peserta. Disusul oleh Sibolga yang mencapai 92,7% atau lulus 254 dari 274 peserta dan Tanjung Balai dengan keluluasan mencapai 92,4% atau 317 dari 343 peserta.

Dia menjelaskan, total guru se-Sumut yang tidak lulus UKA tersebut sebanyak 4.447 guru. Dengan demikian, yang tidak lulus tersebut otomatis tidak bisa mengikuti tahapan selanjutnya, yakni Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Dia menambahkan, bagi yang tidak lulus tersebut, masih menunggu keputusan dan petunjuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan apakah masih diperbolehkan ikut pada tahun depan atau tidak.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengungkapkan, hasil UKA secara nasional menunjukkan Provinsi Sumut berada pada peringkat 25 dari 33 provinsi. Bahkan, lebih buruk lagi, salah satu kabupatennya, yakni Nias Selatan menempati posisi 10 besar daerah dengan nilai UKA terendah secara nasional. (EN/*)

Kemdagri & DPR RI Terima Usulan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias

Tuesday, March 20th, 2012

Penyerahan Dokumen kepada Komisi II DPR RI (Foto: Tim Sekretariat BPP PKN)

JAKARTA, NIASONLINE – Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP PKN) menemui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dan Komisi II DPR RI untuk menyerahkan dokumen usulan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. (more…)

Hekinus Manaö Lolos Seleksi Tahap II Dewan Komisaris OJK

Wednesday, March 7th, 2012

Hekinus Manaö

JAKARTA, NIASONLINE – Setidaknya ada dua putra Nias yang ikut berlaga dalam seleksi Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sedang berlangsung. Yakni, Dr. Hekinus Manaö dan Dr. Edison Hulu. (more…)

Nias Menggeliat

Saturday, June 25th, 2011

Atraksi Famadaya Harimao pada Bawömataluo 2011 (Foto: Etis Nehe/www.niasonline.net)

Oleh: Heru Hendratmoko

KBR68H (24/6/2011) – Pernah menjadi destinasi wisata alternatif, selain Bali, Pulau Nias sempat terpuruk selama lebih dari sepuluh tahun. Hamparan pantai yang indah, beragam seni tradisi yang memukau tak mampu membuat pesona Nias bertahan lama. (more…)

Mercy Taja Latih 17 Jururawat Dari Pulau Nias

Monday, April 26th, 2010

KUALA LUMPUR — Sebanyak 17 jururawat dari Rumah Sakit Umum Gunung Sitoli di Pulau Nias menjalani latihan di Pusat Perubatan Universiti Kebangsaan Malaysia (PPUKM) atas tajaan Mercy Malaysia.

Dekan dan Pengarah PPUKM Prof Datuk Dr Lokman Saim berkata latihan itu diadakan dalam rangka proyek Pembangunan Rumah Sakit Pulau Nias, yang dilanda gempa bumi pada 28 Maret 2005.

Para jururawat itu akan menjalani latihan teori dan praktek di PPUKM hingga 26 April, katanya, Senin, 19 April 2009.

Beliau berkata dedikasi dan komitmen perawat di pulau itu mendorong Mercy dan warga PPUKM di Jabatan Kejururawatan untuk memberikan kursus dan pelatihan kepada mereka.

“Objektif utama latihan ini adalah untuk memberikan pendedahan kepada jururawat di rumah sakit itu bagi memperkasakan ilmu asas kejururawatan di hospital-hospital dan setanding dengan perkhidmatan hospital antarabangsa selain menggalakkan mereka memberikan perkhidmatan yang terbaik kepada warga Pulau Nias,” katanya.

Sehingga kini, Mercy Malaysia telah melatih 119 perawat dari Pulau Nias dengan mengajar modul pembelajaran Perkembangan Profesional, Penanganan Infeksi dan Trauma sejak 2008.

Anggota Majelis Eksekutif Mercy Malaysia Norazam Ab Samah berkata badan lembaga masyarakat itu akan terus memberikan pelatihan kepada jururawat di rumah sakit itu dengan mengirimkan pelatih ke Rumah Sakit Umum Gunung Sitoli tahun ini.

Mercy membangun RS Gusit

Selain membangun sumber daya manusia Rumah Sakit Gunung Sitoli, Mercy Malaysia juga telah turut membangun Rumah Sakit tersebut.

Menurut keterangan Kepala BRR Perwakilan Nias, William P. Sabandar, master plan revitalisasi RSU Gunungsitoli dibuat secara sukarela oleh MERCY Malaysia. Total dana yang digunakan membangun kembali rumah sakit paska gempa mencapai Rp. 85,5milyar. MERCY Malaysia juga merupakan koordinator pembangunan gedung RSU Gunungsitoli sejak proses penyusunan master plan sampai dengan pembangunan Fase 3. Dalam pembangunan fase 1 gedung RSU Gunungsitoli dibutuhkan dana sekitar Rp 10 M yang tertutupi dari donasi MERCY Malaysia.

(Bernama, bbr.blogspot)

Warga Pasaman Barat Tolak Pemukiman Liar

Wednesday, April 21st, 2010

Simpang Empat – Pasca ratusan warga Jorong Giri Maju mendatangi kantor Bupati dan DPRD Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Sumatra Barat, yang menuntut ketegasan Pemkab setempat dalam meyikapi keberadaan penduduk liar yang dianggap telah merusak kelestarian hutan lindung di kaki Gunung Pasaman Jorong Giri Maju Kenagarian Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo akhirnya tim gabungan yang dijanjikan oleh Bupati Syahiran mendatangi lokasi pemukiman liar tersebut.

Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Kehutanan, Dinas Catatan Sipil, Kesebangpol Linmas, anggota DPRD, TNI, Polri serta tokoh masyarakat setempat dan dipimpin langsung oleh Darul Chutni, Asisten I Pemkab Pasbar tersebut telah melihat kondisi hutan lindung yang telah digarap secara liar oleh warga Nias tersebut.

“Memang benar telah terjadi penebangan hutan lindung secara liar di kaki Gunung Pasaman dan diperkirakan sekitar 200 Ha hutan lindung di kawasan tersebut telah digarap dan ditanami dengan tumbuhan coklat dan Nilam” ungkap Ir.Nofdinal, Kepala Dinas Kehutanan Pemkab Pasbar.

“Perbuatan mereka ini telah melanggar UU No. 41 tentang kehutanan karena kawasan hutan lindung tersebut tidak boleh ditebang oleh penduduk bahkan dihuni sebagai suatu pemukiman penduduk,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Jorong Giri Maju Hendri Dunan mengatakan hasil tinjauan langsung tim gabungan tersebut telah menghasilkan kesepakatan dengan para warga Nias bahwa mereka diberikan tenggang waktu hingga 28 April 2010 untuk mengosongkan lokasi hutan lindung tersebut.

“Diperkirakan ada sekitar 300 orang telah mendiami hutan lindung tersebut dan apabila hingga batas waktu yang sudah ditentukan maka warga Jorong Giri Maju mengancam akan melakukan tindakan pengosongan secara paksa dan anarkis apabila warga Nias tidak mentaati kesepakatan pengosongan lahan yang telah dibuat,” tegas Hendri dengan nada mengancam.

(indowarta)