Isu Gempa Besar Resahkan Warga Nias Selatan

JAKARTA (Nias Online) – Beberapa hari terakhir, di Nias Selatan beredar informasi mengenai prediksi akan terjadinya gempa besar melanda Pulau Nias. Informasi itu menyebutkan, akan terjadi gempa besar antara 10-20 November 2010, sebagai kelanjutan gempa yang melanda Kepulauan Mentawai pada 26 Oktober 2010 lalu.

Sejumlah informasi yang dihimpun Nias Online dari warga Nias Selatan membenarkan beredarnya informasi itu. Bukan hanya di antara warga ibukota Kabupaten Nisel tersebut, tapi juga sampai ke kampung-kampung. “Tidak tahu darimana info itu pertama sekali. Tapi memang sudah tersebar dan banyak yang resah,” ujar Patriot Zagötö, salah satu warga.

Ditanya mengenai tanda-tanda adanya warga yang mengungsi meninggalkan Teluk Dalam, kata Patriot, sampai saat ini belum terlihat. Sebelumnya, Nias Online mendapatkan informasi juga mengenai adanya sejumlah warga yang mulai meninggalkan kota itu. Patriot menambahkan, semalam sejumlah pejabat Pemda melakukan rapat membahas masalah terkait informasi yang beredar itu.

Ketika Nias Online mengkonfirmasi hal itu, salah satu tokoh masyarakat di Teluk Dalam, Pdt Foluaha Bidaya membenarkannya. Dia menjelaskan, informasi itu diperoleh masyarakat dari berita di televisi dan juga media cetak yang memberitakan mengenai prediksi sejumlah pakar bahwa gempa akan terjadi pada rentang waktu tersebut.

Meski begitu, Foluaha membantah telah terjadinya pergerakan warga Teluk Dalam yang meninggalkan kota itu untuk menghindar. Justru menurut dia, yang paling resah akibat informasi itu adalah warga di Kepulauan Tello. “Mereka lebih resah di banding di Teluk Dalam. Kalau pun ada yang mengungsi, itu cuma satu dua orang. Itu informasi yang saya dapat dari camat di sana. Saya pikir, BMKG perlu memberi penjelasan agar masyarakat tidak resah,” kata dia.

Isu Tidak Berdasar

Di hubungi terpisah, kepada Nias Online, Deputi Geofisika Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dr. Prih Harjadi mengatakan prediksi itu sebagai isu tidak berdasar. Menurut dia, institusi-institusi resmi seperti BMKG dan LIPI tidak pernah mengeluarkan prediksi dengan menyebut tanggal seperti itu. “Itu isu tidak berdasar. Kami pastikan info yang beredar itu tidak benar. Sebab, gempa belum pernah bisa diprediksi. Jadi tidak usah ditanggapi. Jangan disebarluaskan. Kalau disebarluaskan, ya, sebarluaskan bahwa isu itu tidak benar,” kata dia.

Dia menjelaskan, penyebutan tanggal dalam prediksi tersebut justru makin menegaskan ketidakbenaran informasi itu. Teknologi yang dimiliki saat ini, baik di Indonesia mau pun di negara dengan teknologi lebih maju seperti Amerika Serikat dan Jepang, belum bisa memrediksi tanggal akan terjadinya gempa.

Dia mengingatkan, bukan hanya wilayah Kepulauan Nias, tapi sebagian besar wilayah Indonesia adalah daerah rawan gempa. Karena itu, seluruh masyarakat harus selalu waspada dan tahu apa yang harus dilakukan bila gempa itu terjadi.

Adapun mengenai prediksi potensi gempa oleh para pakar dari luar negeri yang sering jadi referensi isu tersebut, kata dia, bukan hal baru. Sebab, semua sudah tahu, mulai dari wilayah Sumatera, terutama di daerah-daerah pesisir terluar seperti Simeulue, Nias, Mentawai hingga ke selatan Jawa merupakan daerah yang potensial terjadi gempa setiap saat.

Sebagai contoh, pada 2004 gempa yang memicu tsunami terjadi di Aceh. Pada 2005 di Nias, 2007 di Bengkulu, 2009 di Padang, dan 2010 di Mentawai. Dari berbagai perhitungan para pakar, di sekitar Mentawai itu memang ada energi yang belum di lepas dalam bentuk gempa. Pelepasan energi itu, bisa dalam hitungan tahun, puluhan tahun atau pun hitungan bulan. “Jadi, apakah dari perhitungan ahli dari Inggris itu, dari Amerika Serikat, Jepang atau pun perhitungan BMKG, semua tahu bahwa pasti di situ akan gempa. Tapi kapan waktunya, kita tidak tahu. Jadi kita minta masyarakat antisipasi dan paham masalah itu,” tukas dia.

Mengenai kekuatiran sejumlah pihak bahwa setelah gempa Mentawai ini, akan menyusul terjadinya gempa di Pulau Nias, Prih mengatakan sejauh ini justru yang dicurigai justru daerah Mentawai. Sebab, bila melihat pada rangkaian kejadian gempa, di wilayah Pulau Nias, sudah ada energi yang telah dilepaskan pada 2005 dengan magnitude yang sangat besar. (Etis Nehe)

Leave a comment ?

31 Responses to Isu Gempa Besar Resahkan Warga Nias Selatan

  1. oa says:

    Mohon Kepada Pemerintah setempat mengklarifikasi isu ini, apa lagi isu adanya kantong mayat, tolong di klarifikasi pengedar berita tersebut supaya dapat dipertanggungjawapkan didepan masyarakat nias. Sungguh Info ini telah membuat sebagian mayarakat nias panik.

  2. Andre Halawa says:

    Saya sendiri pun sesungguhnya tidak percaya dengan isu ini. Tapi anehya hari ini (07/11) saya mendapat informasi dari kerabat yang tinggal di Kabupaten Nias Selatan, bahwasannya informasi akan terjadinya gempa telah diumumkan secara resmi oleh Bupati Nias selatan melalui Camat dan seterusnya oleh Kades melalui gereja – gereja. Jika memang ini adalah bagian dari kepentingan politik, mengapa harus melibatkan gereja?!
    Saya harap, Nias Online sebagai media mampu mempertegas (benar atau tidak) informasi ini langsung kepada seluruh warga Kepulauan Nias (face to face), dengan melibatkan BMKG Nias Selatan (jika ada) dan pihak Stasiun Gempa Bumi Kepulauan Nias (GSI) yang berada di Gunung Sitoli, juga dapat mengusut tuntas penyebaran isu ini jika memang ada kaitannya dengan kepentingan politik.

  3. Ama Sona Hia says:

    Isu yg mengatakan akan terjadi gempa dahsyat di Nias antara tgl 10-20 tahun 2010﹑ mohon dari BMG memberikan informasi yg benar agar kami masyarakat yg kecil ini tidak berlarut larut dlm kekuatiran.

  4. Ratna wati says:

    Tolong informasi yang jelas donk … apa lagi dengan isu telah disediakannya kantong mayat menambah resah warga …
    Saohagolo…

  5. wahyudi says:

    Ya’ahowu..
    Smoga ini hanya isu saja.
    mari Perbyak amal dan ibadah selagi nyawa msih di kandung badan.
    karna bencana dapat datang kapan saja.
    smoga kita semua selalu dalam lindunganNYA.aminnn.
    terima kasih,,

  6. a.rayhan harefa says:

    asal isunya dr siarn tv mana sih….

  7. mohon segere di informasikan kpd masyarakat nias tentang ketidakbenaran isu gempa tsunami tsb.
    masyarakat jadi resah, bahkan sebagian besar masyarakat yg ada d pesisir pantai pindah k daerah yg lbih tinggi….
    pemda sndri juga membuat khwtir masyarkat ja…..

  8. Vandy Zidömi says:

    Böi tarörö ita hö, zidofu irugi hino ‘mate’ löna sawali bacu, yg penting ma berusaha ita.

  9. Karsa says:

    kpda masyrakat kita yg di nias..,mohon gar tdk terlalu percaya krena bnr apa yg d’katakan di atas bhw tak pernah sejarah nya BMKG memberi suatu informasi tentang s’suatu hal yang akan kejadian dengan ikut menyertakan tanggal kapan akan terjadi.

    Bkp Bupati@ : tolong d’Jlaskan knp dan dari mana informasi tersebut bisa beredar…,sehingga nantinya masyarakat tidak resah lagi.

    Ya’ahowu..

    salam saya..

    __Karsa Agung__

  10. adi says:

    mohon kepada seluruh masya rakat nias khususnya di kepulauan Nias,
    Mohon jangan terpengaruh dengan isu yang tidak mendasar….
    kita selaku umat beragama jangan cepat teroengaruh… kita punya Tuhan tempat kita mengadu, dan Hanya di tangan tuhan semu kehidupan kita ada…
    Secanggih apapun alat pendeteksi Tsunami dan Gempa, tidak ada yang bisa melawan takdir Tuhan.

    Yahowu

Reply to Anxal sarumaha ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>