Archive for the ‘Berita’ Category
Memimpin Dengan Kebijaksanaan a la Prof. Roy Sembel
Monday, September 15th, 2014Dicari, Pemimpin Tak Atasnamakan Rakyat Untuk ‘Gemukkan’ Diri dan Kelompoknya
Monday, September 15th, 2014Persetujuan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Tunggu Rapat Terakhir Panja
Friday, September 12th, 201414 September, Prof. Roy Sembel Bicara ‘Leadership Wisdom’ di Seminar LEAD Center-Nias
Wednesday, September 10th, 2014
NIASONLINE, JAKARTA – Seminar bulanan pengembangan kepemimpinan, kewirausahaan dan kerohanian yang digelar LEAD Center Chapter Nias (LC-Nias) kembali akan digelar pada bulan ini. (more…)
Bayi Usia Belum Sebulan Derita Tumor di Wajahnya Butuh Bantuan Anda
Monday, September 8th, 2014Pastor Johannes M. Hammerle Raih Anugerah Pelestari Cagar Budaya Terbaik
Saturday, September 6th, 2014Firman Zai & Elmansyah Telaumbanua Lolos Seleksi Administrasi Capim KPK
Friday, September 5th, 2014Berita Dukacita
Friday, September 5th, 2014
Telah meninggal dunia dengan tenang, Ibu Nilam Sari Aceh binti Nyak Muda, Ibunda dari Bapak Ilham Mendröfa, Wakil Pemimpin Redaksi Nias Online, pada Jum’at (5/9/2014), pukul 12.35 Wib di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Jakarta pada usia 63 tahun. Almarhumah dimakamkan pada hari yang sama di TPU Malaka, Pondok Kelapa, Jakarta Timur.
Segenap Tim Redaksi Nias Online turut berdukacita, dan mendoakan semoga Tuhan yang Maha Esa, yang kepadanya Ibunda menghadap, memberi kekuatan dan penghiburan kepada keluarga besar Pak Ilham, baik yang Jakarta, di Pulau Nias mau pun di tempat lain, dalam melewati masa-masa kedukaan ini. (Redaksi)
RUU Pilkada yang Baru akan Ubah Peta Pertarungan Politik di Nias
Thursday, September 4th, 2014NIASONLINE, JAKARTA – Sesuai jadwal, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada yang baru kembali akan dibahas pada 11 September 2014 dan targetkan disahkan menjadi Undang-Undang pada pertengahan bulan ini juga atau sebelum pergantian anggota DPR RI. (more…)
Tim Ahli UGM – Jepang Tinjau Kesiapan Penilaian Desa Bawömataluo
Sunday, August 31st, 2014Demi Nias Lebih Baik, Mari Belajar dari Pilkada DKI Jakarta
Saturday, August 30th, 2014Duet Jokowi-Ahok adalah contoh pemimpin yang ideal. Sebelum dicalonkan sebagai pemimpin di DKI Jakarta, keduanya dikenal sebagai “orang baikâ€. Rekam jejak keduanya positif. Keduanya memiliki dua modal yang amat kuat, yakni integritas dan kapabilitas. (more…)
Begini Cara Unik Marselino Fau Mempromosikan Budaya Nias
Friday, August 29th, 2014Marselino memperkenalkan budaya Nias melalui sekolah-sekolah, khususnya di tingkat taman kanak-kanak (TK).
“Ini hari pertama saya melakukannya di TK Penabur Modernland, Tangerang,†ujar Marselino kepada Nias Online di Jakarta, Jum’at (29/8/2014).
Marselino langsung tampil sebagai ‘pengajar’ bagi anak-anak TK di sekolah itu. Jauh hari sebelumnya, dia sudah menyiapkan beberapa alat bantu. Di antaranya, peta Pulau Nias hingga gambar lompat batu untuk bahan kegiatan mewarnai.
Kemudian, dia juga memperkenalkan sapaan khas Nias, ‘Ya’ahowu’, bahasa Nias, baju adat hingga Tari Perang dan atraksi Lompat Batu dalam bentuk video pendek.
“Saya juga memperkenalkan keindahan alam Nias. Bahwa Nias punya banyak pantai yang lebih bagus ombaknya di banding di Bali. Dan kalau mau liburan, ke Nias saja,†papar dia.
Kemudian, sekitar 30 anak-anak TK tersebut melakukan kegiatan mewarnai di selembar kertas yang sebelumnya telah lebih dulu ada gambar atraksi lompat batunya.
Ditanya mengenai motivasi awal melakukan kegiatan itu, putra Nias asal desa Bawömataluo itu mengatakan, semata-mata untuk memperkenalkan budaya Ono Niha.
“Saya coba cari peluang di sekolah karena banyak tugas tentang kebudayaan untuk anak-anak di sekolah. Lalu saya menawarkan budaya orang Nias. Dan mereka ternyata menyambut baik. Jadi, dua-duanya membutuhkan,†jelas dia.
Dia mengatakan, kegiatan hari ini merupakan yang pertama. Ada beberapa sekolah lain menawarkan juga, namun katanya, untuk saat ini lebih memrioritaskan sekolah-sekolah terdekat dan mudah dijangkaunya.
Dia mengatakan, upaya memperkenalkan Nias dan kebudayaannya harus dilakukan tanpa bergantung pada dan menunggu pemerintah daerah.
“Kalau kita terus menunggu pemerintah, mungkin sampai kiamat juga mereka tidak akan ada perhatian untuk itu. Apa yang bisa kita kerjakan, ya kita kerjakan saja,†tegas dia.
Selanjutnya, saya juga akan melakukan hal yang sama di tiga sekolah. Ada di Depok, juga ada di Cimahi.
Sebelumnya, Marselino juga secara aktif memromosikan upaya kepedulian dan perlindungan terhadap keunikan budaya Nias, khususnya di Desa Bawomataluo melalui akun Save Bawömataluo di Facebook. Dan kegiatan di sekolah itu pun dinamai dengan Save Bawomataluo Mengajar. (en)











