Posts Tagged ‘Pendidikan’

Ada Apa Dengan Pendidikan? (Bag. 2)

Tuesday, September 17th, 2013

Sebagaimana diulas sebelumnya (Ada Apa Dengan Pendidikan – Bagian 1), kondisi Jepang dan Jerman sama-sama ‘merangkak’ pada tahun 1945. Berikut sekilas gambaran kondisi negara-negara tersebut setelah PD II.

Jepang

Jepang menanggung pampasan akibat perang pasifik 1,3 trilyun Yen. Tidak hanya itu, kondisi perekonomian yang bersumber dari industri dalam negeri dan sumber-sumber ekonomi Jepang diluar negeri, seperti di Filipina, Cina, India, atau Thailand, yang selama perang dunia II dipaksa untuk memenuhi semua kebutuhan perang, menjadi carut-marut menghadapi inflasi tinggi dan devaluasi mata uang. (more…)

Ada Apa Dengan Pendidikan? (Bag. 1)

Saturday, September 14th, 2013

Dalam sejarah, pendidikan dan penelitian berkembang maju sejalan dengan perkembangan umat manusia. Beberapa catatan kelam tertoreh ketika pendidikan dan penelitian belum sedemikian rupa mempengaruhi manusia pada jamannya. (more…)

Genjot Kualitas SDM, Pemerintah Bebaskan PPh & PPn Buku Impor

Friday, August 16th, 2013

Ilustrasi | Kompas.com

Ilustrasi | Kompas.com

NIASONLINE, JAKARTA – Kabar baik bagi yang sedang membutuhkan buku nonfiksi yang harus diimpor dari luar negeri. Ke depan, harga buku impor tersebut dipastikan bakal lebih murah. (more…)

Akhir 2015, Kualifikasi Pendidikan Guru Wajib Minimal S1 & D-4

Friday, July 12th, 2013

Ilustrasi | info-sambas.blogspot.com

Ilustrasi | info-sambas.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Informasi berikut ini sangat penting Anda ketahui, khususnya yang berprofesi sebagai guru ataupun dosen.

Sesuai amanat Undang-Undang 14/2005 tentang Guru dan Dosen, para guru yang kualifikasi pendidikannya masih di bawah S1 atau D4 diberi waktu melakukan penyesuaian sampai akhir 2015. (more…)

Kurikulum 2013 Berlaku 15 Juli, Buku Pelajaran Belum Siap

Friday, July 12th, 2013

Ilustrasi | ras-eko.blogspot.com

Ilustrasi | ras-eko.blogspot.com

NIASONLINE, JAKARTA – Permasalahan yang mengiringi kengogotan pemerintah menerapkan kurikulum baru tahun ini ternyata belum selesai juga.

Kurikulum 2013 itu akan resmi berlaku pada seluruh mata pelajaran di sekolah menengah atas (SMA) saat dimulainya tahun ajaran baru pada Senin, 15 Juli 2013. (more…)

Mantap, Peserta UN 2013 Tingkat SMP di Nias Barat Lulus 100%

Friday, May 31st, 2013

Logo Kabupaten Nias Barat | onkpnias.wordpress.com

Logo Kabupaten Nias Barat | onkpnias.wordpress.com

NIASONLINE, SUMUT – Kabupaten Nias Barat menempatkan diri sebagai satu-satunya daerah di Pulau Nias yang kelulusan siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Ujian Nasional (UN) 2013 mencapai 100%. (more…)

Parah, Separuh Ketidaklulusan Nasional Ada di Sumut

Friday, May 24th, 2013

Ilustrasi | kaltimtoday.com

Ilustrasi | kaltimtoday.com

NIASONLINE, JAKARTA – Sebanyak 4.564 siswa SMU dan sederajat yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di Sumatera Utara (Sumut) dinyatakan tidak lulus.

Yang lebih mencengangkan, meski dari sisi tingkat ketidaklulusan bukan yang terburuk, namun dari sisi jumlah total ketidaklulusan, jumlah itu mencapai separuh dari total ketidaklulusan nasional. (more…)

4.564 Siswa di Sumut Tidak Lulus UN 2013

Friday, May 24th, 2013

Ilustrasi | indonesiarayanews.com

Ilustrasi | indonesiarayanews.com

NIASONLINE, JAKARTA – Pengumuman hasil Ujian Nasional 2013 secara resmi dilakukan hari ini, Jum’at (24/5/2013).

Khusus untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) sebanyak 4.564 siswa SMU dan sederajat dinyatakan tidak lulus. (more…)

Ini Dia Siswa SMA dan SMK Peraih Nilai Tertinggi Nasional UN 2012

Monday, May 28th, 2012

Ilustrasi (Foto: http://blokbojonegoro.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Masa penantian para siswa SMA dan sekolah sederajat lainnya akhirnya berakhir. Pada Sabtu, 25 Mei 2012 dan Minggu, 26 Mei 2012 dinihari, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengumumkan hasil ujian nasional tersebut.

Dari daftar pengumuman tersebut, terdapat 10 nama peraih nilai tertinggi nasional di tingkat SMA dan 10 lainnya di tingkat SMK.

Uniknya, daerah asal siswa peraih sepuluh besar nilai tertinggi tersebut masih berasal dari tiga provinsi, sebagaimana pada tahun-tahun sebelumnya. yakni, Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Berikut adalah daftar 10 besar siswa SMA peraih nilai UN tertinggi nasional:

1. Triawati Octavia. Nilai UN murni mencapai 58,6. Sekolah di SMA Negeri 2 Kuningan, Jawa Barat.
2. Novi Wulandari. Nilai UN murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
3. Kadek Devi Ari Frasiska. Nilai UN Murni 58,5. Sekolah di SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.
4. Florencia Irena. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Santa Ursula, DKI Jakarta.
5. Anggi Arsandi Apriliyanto. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur.
6. Bagas Widyatmaka. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Ponorogo, Jawa Timur.
7. Fajrin Pradita Wina. Nilai UN Murni 58,45. Sekolah di SMA Negeri 1 Sidoarjo, Jawa Timur.
8. Doni Arif Gunawan. Nilai UN Murni 58,45. SMA Pasundan 1, Jawa Barat.
9. Putu Ayu Utami Prajawaty. Nilai UN Murni 58,3. SMA Negeri 1 Denpasar, Bali.
10. Bhirawa Praditya Bagaskara. Nilai UN Murni. SMA Negeri 4 Denpasar, Bali.

Selanjutnya, berikut ini adalah daftar sepuluh siswa SMK peraih nilai UN tertinggi nasional:

1. Mutiarani. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 2 Semarang, Jawa Tengah.
2. Mifta Nurjanah. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMK Mitar Batik, Tasikmalaya, Jawa Barat.
3. Roni Hadian Akbar. Nilai UN murni 29,6. Sekolah di SMKN 1 Katapang, Jawa Barat.
4. Neni Yuliantika. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 7 Bandung, Jawa Barat.
5. Erlyn Herlina Febrianty. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Sukabumi, Jawa Barat.
6. Intan Permatasari. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 2 Tasikmalaya, Jawa Barat.
7. Dewi Astutik. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
8. Erlita Dyah Utami. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Purwodadi, Jawa Tengah.
9. Hanindia Hajjar Damayanti. Nilai UN murni 29,4. Sekolah di SMKN 1 Surabaya, Jawa Timur.
10. Annisa Ayuningtias. Nilai UN murni 29,40. Sekolah di SMK Kartika IV-1 Malang, Jawa Timur. (EN/Bisnis)

241 Siswa SMA/MA dan SMK di Sumut Tak Lulus Ujian Nasional 2012

Sunday, May 27th, 2012

Ujian nasional 2012 (Foto: http://masrohman.com)

NIASONLINE, JAKARTA – Dari 120.090 siswa tingkat SMA, MA dan SMK di Sumatera Utara yang mengikuti ujian nasional tahun ini, sebanyak 241 siswa dinyatakan tidak lulus. Sebanyak 147 siwa berasal dari SMA/MA dan 94 siswa dari SMK. (more…)

Mendiknas Janji Sederhanakan Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru

Tuesday, May 4th, 2010

Beberapa anggota DPR RI yang membidangi pendidikan minta Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) menyederhanakan sistem penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Banyaknya jalur penerimaan di PTN mengakibatkan calon mahasiswa harus mengeluarkan biaya cukup besar kalau ingin mencoba beberapa jalur agar punya peluang diterima di PTN.

Formulir untuk setiap jalur seleksi harganya Rp 150 ribu sampai Rp 750 ribu. Kalau calon mahasiswa ingin mendaftar di beberapa jalur, biaya yang diperlukan untuk membeli formulirnya saja bisa mencapai jutaan rupiah.

PRIYO BUDI SANTOSO Wakil Ketua DPR RI mendesak Mendiknas segera membuat rumusan sistem penerimaan mahasiswa baru yang sederhana yang bisa mendorong lulusan SMA dan sedejarat untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

”Kalau untuk membeli formulir saja sampai jutaan rupiah, bagaimana nasib siswa yang pintar tapi ekonominya lemah? Pemerintah harus memperhatikan hal ini tidak membiarkan PTN membuat sistem penerimaan mahasiswa baru seenaknya sendiri,” kata PRIYO.

Dilaporkan JOSE ASMANU reporter Suara Surabaya, Selasa (04/05), menanggapi saran anggota DPR RI ini MUHAMMAD NUH Mendiknas, mengakui, masuk PTN sekarang cukup berat, disamping sistem penerimaan yang perlu diperbaiki seperti saran anggota DPR daya tampung di PTN sangat terbatas.

Kata M NUH, pemerintah bersama PTN sudah melakukan kajian sistem penerimaan mahasiswa baru yang lebih simpel, tapi ada beberapa PTN yang masih keberatan ingin tetap menggunakan otoritasnya.

”Maunya pemerintah lulusan SMA, MA dan SMK yang akan masuk PTN syaratnya cukup menyodorkan hasil Ujian Nasional (UN). Siapa yang ranking nilainya tinggi itu yang akan diterima, tidak perlu tes lagi, seperti SD melanjutkan ke SMPN dan SMP ke SMAN,” kata M NUH.

GUMILAR RUSLIWA SUMANTRI Rektor Universitas Indonesia (UI) mengatakan, sekolah mahal itu pandangan yang keliru. UI yang disebut-sebut lembaga perguruan tinggi elit, justru termurah. Uang kuliahnya hanya Rp100 ribu sampai Rp7,5 juta berdasarkan kemampuan orang tua BOP berkeadilan.

Dari segi daya tampung di UI memang terbatas. Setiap tahun hanya bisa menampung sekitar 5 ribu mahasiswa S1 reguler, sedang pendaftar mencapai puluhan ribu. Sehingga seleksi penerimaan mahasiwa baru di UI cukup ketat.(www.suarasurabaya.net – 4 Mei 2010)

Seminar Nasional Pendidikan; Mutu Pendidikan Nias Sangat Tertinggal Jauh dengan Daerah Lain

Wednesday, April 14th, 2010

Gunung Sitoli – Kabupaten Nias, dalam hal peningkatan mutu pendidikan Nias, sangat tertinggal jauh di antara daerah lain. Sejak tahun 2001 hingga saat ini pendidikan merupakan salah satu pilar dalam pembangunan Kabupaten Nias.

Menanggapi hal itu, pemerintah Kabupaten Nias ke depan telah memprogramkan penataran kepada para guru untuk mengejar ketertinggalan Nias selama ini.

Hal itu diungkapkan Bupati Nias, Binahati B Baeha SH saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Se-Kepuluan Nias yang diselenggarakan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Nias, Jumat (9/4) di Auditorium Teteholi STT (Sekolah Tinggi Teologi) BNKP (Banua Niha Keriso Protestan) Sunderman Gunungsitoli.

“Saya yakin tanpa guru, negara ini tidak akan bisa maju, karena guru menurut saya pahlawan yang sebenarnya. Selain itu pendidikan juga bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja tetapi seluruh elemen yang ada. Saya memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada DPD KNPI Kabupaten Nias saya harapkan ke depan untuk lebih peka terhadap isu-isu yang berkembang,” tegas bupati.

Tanpa guru, negara ini tidak bisa akan maju, karena guru merupakan pahlawan yang sebenarnya. Untuk itu diharapkan kepada nara sumber dalam seminar ini untuk memberikan pemikiran-pemikiran baru yang dapat diaplikasikan kepada para anak didik untuk mempersiapkan generasi penerus pada 10-15 tahun ke depan.

Sementara Sekda Kota Gunungsitoli mewakili Walikota Gunungsitoli mengharapkan peran KNPI dalam membina OKP sebagai mitra pemerintah dalam membantu pemerintah dalam pemberdayaan serta mengharapkan KNPI dapat mendampaingi masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya dalam mendampingi masyarakat dalam program PMPM Mandiri.

Mendorong
Ketua DPD KNPI Kabupaten Nias Dalifati Ziliwu S.Pd memohon perhatian yang serius dari pengambilan kebijakan di Kepuluaan Nias untuk mendorong dunia pendidikan guna meningkatkan mutu pendidikan di Pulau Nias agar setara dengan daerah yang lain.

Ia sangat menyesalkan tidak hadirnya para kepala dinas, khususnya para Kepala Dinas Pendikan, sementara yang hadir hanya yang mewakili Kepala Dinas Kabupaten Nias Urara. Sedang pada cara itu banyak informasi yang harus didapatkan dalam kesempatan itu yang datangnya dari pusat dan provinsi yang dapat ditulang kepada yang lainnya.

Diharapkan kerjasama yang dilakukan saat ini terus dapat ditingkatkan dan dikembangkan di masa-masa yang akan datang, hingga KNPI dapat mengetahui kendala-kendala dalam setifikasi.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Sowaa Laoli dalam laporannya menyampaikan, tujuan peneyelenggaraan kegiatan ini yakni, untuk memberikan pemahaman kepada tenaga pendidik, tenaga kependidikan dalam pemerhati pendidikan, implementasi dari UU No 20 Tahun 2003 UU No 14 Tahun 2005 dan peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005.

Memberikan konstribusi yang signifikan kepada pemerintah dalam upaya peningkatan kualitas SDM. Memberikan pemahaman tentang pentingnya profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan.

Memberikan gambaran sistem birokrasi dalam memangku jabatan fungsional agar tenaga pendidik dan tenaga pendidikan lebih kondusif menjalankan fungsi dan tugasnya serta untuk membangun kemandirian, hingga tenaga pendidik dan tenaga kependidikan dapat mengaktualisasikan dirinya lebih inovatif dan kreatif.

Dalam pelaksaan kegiatan seminar itu, diikuti 802 guru se kepuluan Nias dengan tiga nara sumber, DPD RI Parlindungan Purba SH, MM, mewakili Dirjen Peningkatan Mutu tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan RI Drs Mian Siahaan, MM dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Sumatera Utara Drs H M Johari Lubis, MM, M.Pd.

(Analisa – www.analisadaily.com, 14 April 2010)

Lomba Potret Optimisme Pendidikan di Indonesia

Monday, March 29th, 2010

http://www.satu-indonesia.com/poster-lomba-fotografi.php

Hasil Pemeringkatan Universitas Dunia 2009 Versi THES-QS

Thursday, March 18th, 2010

Hasil pemeringkatan universitas di seluruh dunia untuk 2009 menurut The Times Higher Education Supplement (THES) and Quacquarelli Symonds (QS) memperlihatkan pergeseran kecil pada peringkat-peringat atas (1-100 besar). (more…)