Archive for the ‘Sains – Teknologi’ Category

Paus Benediktus: Sains Bisa Mengantar Manusia Kepada Pengenalan Akan Tuhan

Saturday, November 13th, 2010

Vatikan – Paus Benediktus XVI mengatakan bahwa penelitian ilmiah bisa mengantar manusia kepada pengenalan akan Tuhan dengan mengungkap keteraturan alamiah dari alam semesta.

Paus menyatakan hal ini dalam sambutannya di depan pertemuan pleno Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan yang berlangsung di Vatikan pada tanggal 28 Oktober 2010.

Logika nyata yang mengatur alam semesta ‘mengantar kita pada pengakuan adanya Nalar yang berkuasa, yang berbeda dengan manusia, dan yang menjadi penyebab keberlangsungan dunia,’ kata Benediktus.

“Inilah titik temu antara ilmu pengetahuan alam dan agama,” kata paus.

“Sebagai hasilnya, sains menjadi tempat dialog, tempat pertemuan antara manusia dan alam, dan decara potensial, antara manusia dan penciptanya.”

Salah seorang anggota Akademi itu, fisikawan Inggris Stepehn Hawking, memancing kontroversi dalam bukunya “The Grand Design” di mana ia mengatakan bahwa keberadaan alam semesta tidak memberikan bukti akan keberadaan Tuhan.

Para ilmuwan yang berkumpul itu adalah anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Kepausan, suatu badan yang memberikan nasehat kepada Gereja Katolik – dalam hal ini Paus – tentang hal-hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan.

Para ilmuwan itu pada umumnya berpendapat bahwa ilmu pengetahuan tidak harus berseberangan dengan kepercayaan agama.

Pada bagian lain sambutannya, Paus Benediktus XIV memuji kemajuan ilmu pengetahuan pada abad ke-20. Paus mengatakan bahwa Gereja Katolik mendorong dan sekaligus mendapat keuntungan dari penilitian ilmiah. Lebih jauh Paus mengatakan bahwa ilmu pengetahuan tidak perlu ditakuti tetapi pada saat yang sama tidak boleh dianggap sebagai solusi dari segala masalah mendalam eksistensial manusia.

“Kegiatan ilmiah pada akhirnya akan beruntung dari pengakuannya akan dimensi spiritual manusia dan kehausan manusia akan jawaban-jawaban ultimat,” kata Paus menjelaskan.

Sejumlah ilmuwan peserta konferensi itu menghimbau agar Gereja Katolik berusaha lebih kuat meyakinkan masyarakat bahwa Gereja tidak anti sains.

Pandangan Gereja Katolik yang paling kontroversial ialah kutukannya terhadap Galileo Galilei karena dukungannya terhadap model tatasurya Nicolaus Copernicus yang bersifat heliocentris. Gereja Katolik juga mengambil sikap dingin terhadap teori seleksi alam Charle Darwin. Pada awalnya Gereja membakar buku-buku tentang teori Darwin dan membutuhkan waktu lebih dari seabad untuk menerima bukti-bukti yang mendukung teori itu.

Keberadaan Akademi Kepausan untuk Ilmu Pengatahuan memungkinkan Gereja berinteraksi dengan sains. Akademi ini didirikan oleh Pangeran Roma, Federico Cesi, pada tahun 1603, dan dikembalikan ke bentuknya yang sekarang oleh Paus Pius XI pada tahun 1936. Akademi ini membantu Gereja memahami perkembangan mutakhir di bidang sains khususnya yang bersentuhan dengan ajaran-ajaran Gereja.

Sejumlah nama terkenal yang pernah menjadi anggota Akademi ini adalah para ilmuwan terkemuka abad 20 di antaranya Guglielmo Marconi perintis teknologi radio dan pendiri ilmu mekanika kuantum, Max Planck.

Jumlah anggota Akademi Kepausan sekarang adalah 80 orang, termasuk sejumlah ilmuwan pemenang hadiah Nobel di bidang sains. Keanggotaan Akademi ini sangat beragam, datang dari berbagai spektrum sains, dari berbagai negara dan agama atau kepercayaan.

Kualitas ilmiah bukan hanya satu-satunya kriteria menjadi anggota Akademi ini. Paus menerima atau menolak seorang ilmuwan menjadi anggota juga didasarkan atas ‘profil moral’ kandidat, walau tidak jelas apa sesungguhnya yang dimaksudkan dengan kriteria ini.

Profesor Kimia Biologis Edward De Roberts dari Universitas California mengatakan masuknya ia baru-baru ini menjadi anggota Akademi ini berkat pembicaraan seorang koleganya dengan seorang imam yamg diutus oleh Kardinal Los Angeles untuk memastikan profil moralnya.

Konon Albert Einstein tidak menjadi anggota karena ia memiliki hubungan di luar pernikahan.

Pertemuan ini berlangsung di Kantor Pusat Akademi tersebut, sebuah vila di taman Vatikan yang dibangun pada abad 16. Dalam pertemuan ini dibahas berbagai macam hal, dari fisika partikel dan perubahan iklim hingga neurosains dan rekayasa genetika. Beberapa dari anggota mengadakan refleksi atas penelitian mereka. Fisikawan Charles Townes, misalnya, mengisahkan penemuan laser-nya sekitar 50 tahun lalu.

Pakar biologi Werner Arber mangatakan ia yakin kerja Akademi ini akan berpengaruh terhadap pandangan Paus terhadap ilmu pengetahuan. Ia mengatakan bahwa pertemuan-pertemuan pleno biasanya merupakan kesempatan di mana paus menyampaikan pernyataan-pernyataan penting seperti pernyataan Paus Yohanes Paulus II pada konferensi Akademi tahun 1992 yang mengakui kesalahan Gereja mengutuk Galileo.

Arber juga yakin akan pengaruh pertemuan-pertemuan skala kecil yang diselenggarakan oleh Akademi untuk membahas hal-hal spesifik seperti tanaman pangan yang dihasilkan lewat modifikasi genetika, senjata nuklir atau astrobiologi. Ia berpendapat serangkaian pertemuan untuk membahas definisi kematian membantu Vatikan menganalisis peran relatif otak dan jantung dalam hal ini.

Profesor Townes juga yakin bahwa para Akademi ini mempengaruhi pemahaman Paus terhadap sains. Namun ia mengatakan Paus Benediktus terkesan kurang tanggap dibandingkan dengan mendiang Paus Yohanes Paulus II dan lebih ‘konservatif secara relijius’. Ia mengatakan bahwa para anggota Akademi pernah mengadakan diskusi-diskusi langsung dengan mendiang mendiang Paus Yohanes Paulus II, sementara dengan Paus Benediktus masih akan direncanakan.

Beberapa anggota Akademi yang lain mengatakan Gereja Katolik tak berminat mendiskusikan topik-topik kontroversial seperti kontrasepsi.

Seorang astronomer yang juga seorang imam, Pastor Giuseppe Tanzella-Nitti mengatakan bahwa sains dan agama tak pernah berada dalam konflik, melainkan dalam ‘citra konflik, akibat peristiwa-peristiwa tertentu’. Untuk menghilangkan citra ini para imam harus dibekali dengan pendidikan sains yang lebih baik.

Tanzella-Nitti mengatan hanya lewat cara itulah para imam mampu ‘berbicara tentang Tuhan dengan cara yang meyakinkan dalam abad 21. (FN/CC/brk*)

Skyfire, Memungkinkan Pemutaran Video yang menggunakan Adobe Flash

Friday, November 5th, 2010

Anda hanya mampu memutar video dari Youtube dan sejumlah terbatas format video lain di iPhone Anda ? Sebentar lagi hal itu akan berubah. Skyfire, sebuah applikasi baru iPhone yang baru saja diluncurkan memungkinkan Anda, pengguna telefon genggam iPhone, memutar Video yang menggunakan Adobe Flash.

Aplikasi baru buatan Skyfire Labs Inc. ini adalah suatu web browser yang dapat memutar video yang menggunakan Flash dari berbagai situs web. Browser ini selain dapat dipakai di iPhone, bisa juga digunakan di iPad dan iPod Touch.

Aplikasi ini bekerja dengan mengirim video yang diminta ke server Skyfire Labs Inc. yang akan menerjemahkan video itu ke dalam format yang didukung oleh sistem operasi Apple.

Sebagaimana diketahui hingga saat ini Apple tidak mengizinkan teknologi Flash dalam sistem operasinya, hal yang membuat para pengguna iPhone kecewa.

Menurut Jeffrey Glueck Chief Executive Skyfire, aplikasi ini membantu pengguna iPhone, iPad dan iPod Touch untuk memutar video-video yang selama ini tak bisa diputar pada perangkat-perangkat tersebut. Ditambahkannya applikasi ini tidak akan berpengaruh pada kinerja baterai dan akses internet.

Apple mencegah penggunaan teknologi media Adobe pada perangkat-perangkat mobile-nya dengan alasan Adobe adalah teknologi usang yang berpengaruh pada kinerja perangkat buatannya.

Tanggapan pengguna iPhone terhadap aplikasi baru seharga $3 dollar (sekitar Rp 30,000) ini luar biasa. Hari Rabu lalu (3/10), pihak Skyfire menghentikan untuk sementara penjualannya karena kelabakan dengan permintaan yang memperngaruhi kinerja server-nya. (*)

Facebook Kembali Disorot

Wednesday, October 20th, 2010

Facebook kembali disorot banyak pihak karena setting privasi yang kurang memadai dan membingungkan, walau kabar terakhir mengatakan Facebook sedang menyelesaikan masalah ini.

Pembuat aplikasi dan gim Facebook seperti Zynga memanen keuntungan besar melalui aplikasi/gim seperti FarmVille, FrontierVille atau Mafia Wars. Beberapa aplikasi Facebook – termasuk FarmVille – dituduh melanggar aturan privasi jaring sosial dengan mengirim informasi pribadi para penggunanya ke perusahaan-perusahaan periklanan.

Menurut sebuah laporan baru dari Wall Street Journal, agaknya Zynga mengabaikan privasi orang-orang yang memainkan gim-gim buatannya, dan memasok informasi pribadi penggunanya kepada perusahaan-perusahaan iklan, bahkan termasuk pengguna yang mengeset privasinya secara ketat.

“Banyak aplikasi populer di Facebook telah mentransmisikan informasi yang bersifat mengidentifikasi termasuk nama penggguna dan dalam beberapa kasus nama-nama teman penggunanya – ke sejumlah perusahaan iklan dan perusahaan pelacak internet,” ungkap penyelidikan Wall Street Journal.

Menurut surat kabar tersohor itu, banyak aplikasi semacam itu memasok perusahaan-perusahaan iklan ID Facebook para penggunanya, mengizinkan perusahaan-perusahaan ini mengakses profil pengguna meskipun mereka telah memperketat setting privasi mereka.

“Aplikasi-aplikasi yang ditinjau Wall Street Journal mengirim ID Facebook ke sekurang-kurangnya 25 perusahaan iklan dan data, beberapa dari mereka mengembangkan [rofil para pengguna dengan melacak aktivitas mereka di dunia maya.”

Sebagian perusahaan iklan tersebut membela praktek-praktek mereka dengan mengatakan mereka tidak mengumpulkan informasi yang bersifat pribadi, tetapi sebagian mengakui mereka menggunakan sejumlah data dari profil-profil pengguna itu untuk memasang iklan yang sesuai.

Sementara itu dua orang anggota Kongres AS, Edward Markey (Demokrat Massachussets) dan Joe Barton (Republikan Texas) telah mengirim surat ke CEO Facebook Mark Zuckerberg. Dalam surat itu keduanya mengungkapkan keprihatinan bahwa “aplikasi pihak ketiga mengumpulkan dan meneruskan informasi pribadi para pengguna Facebook dan teman-teman mereka.”

Praktek-praktek tidak terpuji semacam ini akan menimbulkan kegelisahan para pengguna Facebook dan jaring sosial dunia maya sejenis. (SP/WN/CRN/brk)

Telefon Genggam dan Kelainan Mental dan Fisik Baru

Thursday, September 2nd, 2010

Anda memiliki telefon genggam ? Pertanyaannya mungkin lebih tepat diubah menjadi: berapa telefon genggam di saku celana, baju atau tas Anda saat ini?

Kehadiran telefon genggam telah mempermudah komunikasi kita kepada dunia luar. Akan tetapi pada saat yang sama telefon genggam telah melahirkan kelainan mental dan fisik baru bagi para penggunanya, khususnya para remaja.

Sebuah studi yang dilakukan peneliti Australia mengungkapkan para remaja masa kini menjadi “pecandu teks” (text addicts) dan beresiko mengalami kelainan mental mulai dari depresi hingga ‘sindrom ibu jari repetitif’.

Jenni Carroll, seorang peneliti dari Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) di Melbourne, Australia, telah melakukan penelitian tentang pengaruh komunikasi modern sejak tahun 2001. Dia mengatakan telefon genggam telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja Australia masa kini. Ia mengatakan kekuatiran, rasa tidak aman, depresi dan kurangnya rasa penghargaan pada diri sendiri merupakan simtom umum dari para pecandu teks (orang-orang yang mengirim pesan-pesan dalam bentuk sms secara berlebihan). Demikian dilaporkan dalam situs news.com.au.

Jenni Carroll mengidentifikasi empat kelainan baru yakni: textaphrenia, textiety, post-traumatic text disorder dan binge texting.

Textaphrenia – anda seakan mendengar telefon genggam anda berbunyi atau bergetar pertanda pesan baru telah datang, padahal tidak. Anda juga sebentar-sebentar mengecek telefon untuk melihat apakah ada pesan baru yang masuk.

Textiety – perasaan gelisah karena Anda tidak menerima atau tidak bisa mengirim pesan (sms). Anda juga mulai memikir yang bukan-bukan tentang alasan mengapa teman Anda belum mengirim pesan atau membalas pesan Anda.

“Dalam kelainan textaphrenia dan textiety, anda merasa tidak ada yang mencintai anda, tidak ada yang menghubungi anda,” kata Jenni Carroll.

Post-traumatic stress disorder mencakup potensi cedera fisik dan mental akibat mengirim banyak pesan secara berlebihan. Hal ini misalya bisa terjadi kalau seseorang mengirim pesan sambil berjalan tanpa menyadari di depannya ada lobang atau kolam renang, atau mengirim pesan sambil menyeberang jalan tanpa menyadarinya.

Anak-anak muda pecandu teks sangat terfokus pada kegiatan itu ketika melakukannya tanpa menghiraukan dunia sekelilingnya.

Di Jepang misalnya dilaporkan ada yang menggerak-gerakkan ibu jarinya secara terus menerus tanpa sadar, dan ada yang ibu jarinya membesar akibat mengirim pesan secara berlebihan.

Binge texting adalah kelainan mental dalam mana penderitanya mengirim pesan banyak-banyak agar merasa tenang sekaligus berusaha memancing balasan.

“Hal ini (binge texting) merupakan kebalikan dari textiety – di mana anda merasa dicuekin, jadi Anda mengirim banyak pesan dan menunggu respons dari pesan-pesan yang anda kirim itu,” kata Carroll.

Gejala di atas tidak hanya ditemukan di Australia. Di Denmark, seorang supir mobil mewah dibawa ke klinik setelah diketahui ia kecanduan mengirim pesan-pesan sms (e-chat) sampai lebih dari 200 per hari. Supir berusia 25 tahun itu bekerja pada malam hari dan menghabiskan jam-jam siang hari untuk mengirim sms. Akibatnya biaya pulsa telfonnya meroket mencapai 12,000 Crown (sekitar Rp 13.5 juta) – hal yang tak mampu ia bayar dari gajinya sebagai seorang supir. Menurut situs the Register, pusat terapi internet di negara Skandinavia itu telah merawat sekitar 60 orang pecandu teks selama kurun waktu 1998 – 2000.

Jenni Collin menyarankan agar para remaja pecandu teks yang mengalami kelainan baru ini hendaknya membangun rasa penghargaan kepada diri sendiri dan mengusahakan komunikasi tatap muka dengan teman-teman.

Para orang tua disarankan agar membuat aturan penggunaan telefon genggam bagi anak-anak mereka, meningkatkan komunikasi dengan anak-anak mereka misalnya melalui acara jalan-jalan atau pada waktu-waktu makan bersama keluarga.

Sumber:
1.  ‘Textiety’ among new disorders, says researcher
www.news.com.au/technology/aussie-teenagers-becoming-a-generation-of-text-addicts/story-e6frfro0-1225885917917
2.  Scandinavian treated in clinic for SMS addiction
www.theregister.co.uk/2000/10/14/scandinavian_treated_in_clinic/

Kita dan Jaringan Sosial Dunia Maya

Thursday, August 19th, 2010

Jaringan sosial di dunia maya telah menjerumuskan kita semua ke dalam penyebaran berbagai informasi yang tidak kita sadari sekarang akan membawa akibat yang tak terbayangkan di masa mendatang. Jaringan sosial telah membuat kita yang terperangkap di dalamnya secara sadar atau tidak ‘menelanjangi diri’ dengan memberikan terlalu banyak informasi tentang diri kita kepada dunia luar, informasi yang sebenarnya hanya pantas diketahui oleh diri sendiri, atau paling banter teman terdekat dan terpercaya.

Eric Smith, Chief Executive Officer perusahaan raksasa Google mengkuatirkan bahwa kini terlalu banyak informasi dibagikan di internet, dan meramalkan bahwa di masa depan seseorang mungkin harus menukar namanya dan menciptakan jati dirinya yang baru hanya untuk menghindari masa lalu digital mereka yang memalukan dalam bentuk berbagai informasi yang tersebar di dunia maya. Demikian diberitakan oleh Reuter (18/8).

Jaringan sosial dunia maya lewat situs-situs jaringan seperti facebook, myspace, friendster dan twitter memiliki banyak keuntungan seperti memungkinkan terhubungkannya kita kembali dengan sahabat yang sudah lama kehilangan kontak, dan menawarkan fasilitas berbagi informasi agar tetap bisa berkomunikasi. Aspek waktu-ril peremajaan informasi di situs-sitsu jaringan semacam itu juga telah memungkinkan kita mengandalkannya untuk menemukan informasi terbaru seperti berita terkini dan sebagainya.

Masalah utama adalah perangkat jaringan sosial dunia maya ini bisa menjadi alat yang paling efektif untuk mempermalukan dan menghancurkan reputasi seseorang dalam skala global dan dalam skala waktu abadi. Begitu sebuah informasi tertayang di dunia maya, maka ia akan tersebar ke seluruh dunia maya dalam hitungan detik, dan dapat diakses oleh berbagai generasi sesudahnya.

Gambar mesum sepasang insan yang tersebar di dunia maya hampir dapat dipastikan tak akan pernah bisa dihapuskan lagi dari dunia maya, karena ia menyebar ke mana-mana dalam waktu yang relatif singkat. Ia akan diakses oleh generasi-generasi berikutnya dari pasangan itu.

Informasi yang disengaja untuk menjatuhkan reputasi seseorang juga mengalami penyebaran yang sama dalam skala dahsyat, dan dibutuhkan waktu dan usaha yang luar biasa untuk meluruskannya.

Para pengguna situs jaringan sosial seperti facebook dan myspace secara tidak sadar seringkali menjadikan ‘dinding’ (wall) sebagai ajang ‘berbagi informasi’ yang terkadang sangat sensitif, yang tidak seharusnya ditayangkan di sana. Mereka tidak sadar bahwa sekali tertayang, jejak informasi itu akan tetap hadir secara abadi di sana.

Ada istri yang mengeluh tentang suaminya yang sudah lama tidak pulang ke rumah; atau suami yang menceritakan berbagai kelemahan istrinya.

Seorang perwira militer yang memajangkan foto-fotonya ketika menandatangani kerjasama militer dengan negara lain dalam digolongkan ke dalam kelompok orang yang kurang bijak dalam memanfaatkan situs jaringan sosial.

Ada guru yang menggambarkan perasaannya ketika tidak meluluskan salah seorang muridnya yang berprestasi di bawah rata-rata. Dia tidak tau bahwa teman-temanya bisa menyebarluarkan informasi ini lewat dinding-dindingnya masing-masing. Dia tidak sadar bahwa informasi ini bisa membawa akibat yang luar biasa di kemudian hari kepada murid yang disebutkan dalam kisah itu. Dia tidak sadar bahwa informasi ini bisa dibaca oleh sang murid atau sang orang tua murid yang juga bisa memiliki akses ke jaringan itu.

Hal yang sama bisa dikatakan tentang jaringan sosial para alumni sebuah sekolah atau perguruan tinggi; misalnya ketika mereka membicarakan kejadian-kejadian masa lalu, yang bisa saja menyangkut nama baik salah seorang atau beberapa dari teman mereka, dalam berbagai bentuk: kisah tentang masa pacaran, mantan-mantan kekasih dan sebagainya.

Siapa teman anda di jaringan ?
Karena umumnya situs jaringan macam itu memberikan kemudahan untuk menambahkan siapa saja menjadi teman, maka seharusnya anda siap-siap untuk menghadapi kenyataan bahwa dari banyak teman itu – yang tidak jarang menyamarkan nama dan indentitas lainnya, termasuk jenis kelaminnya – bisa saja ada suami, istri, anak, pimpinan atau bawahan anda di kantor. Bayangkan apabila Anda berbagi informasi senstif tentang pekerjaan Anda di kantor kepada teman-teman yang di antaranya adalah atasan Anda sendiri. Bayangkan kalau atasan Anda membaca bahwa sebenarnya Anda tidak menyukai pekerjaan atau bahkan membenci atasan Anda.

Ketika Anda melamar pekerjaan, Anda harus siap-siap diintai oleh perusahaan tempat Anda melamar dalam jaringan sosial tempat Anda bergabung. Profil, tulisan-tulisan di dinding tentang Anda, bagaimana Anda menampilkan diri dalam jaringan itu akan dijadikan bahan untuk menilai lamaran Anda.

Bila seorang pemuda mencari tahu informasi tentang gadis yang sedang diincarnya, selain ia mencari tahu lewat yang bersangkutan dan teman-temannya, ia juga bisa melacak informasi lewat jaringan sosial dunia maya.

Kiat Menghindari “Bahaya”
Berikut ini diberikan beberapa kita menghindari ‘bahaya’ yang bisa mempermalukan dalam jaringan sosial dunia maya.

1. Kuasai cara mengatur lalu lintas informasi
Anda harus menguasai cara mengatur lalu lintas informasi )setting) situs jaringan sosial tempat Anda bergabung. Anda harus bisa mengatur mana informasi yang boleh dibaca oleh umum, oleh teman, dan yang khusus bagi Anda pribadi.

2. Jangan sembarang menyetujui permintaan pertemanan.
Sebaiknya Anda tidak sembarang menyetujui permintaan pertemanan dari seseorang yang Anda tidak kenal. Anda sebaiknya mengecek dengan sesama siapa dirinya yang sebenarnya: nama, alamat atau nomor telepon untuk memungkinkan mengontaknya. Siapa tau ia seseorang yang sedang menyamar untuk menambang berbagai informasi tentang Anda di dunia maya.

3. Hindari kebiasaan menulis secara ‘spontan’ di dinding
Anggota jaringan sosial di dunia maya umumnya ingin aktif menuliskan pikiran dan perasaannya dan ingin dindingnya diramaikan oleh tulisan teman-temannya. Hal ini sah-sah saja. Akan tetapi hendaknya selalu disadari bahwa begitu sebuah informasi Anda tayangkan hampir dapat dipastikan tidak bisa Anda menariknya kembali. Maka ‘berhemat’lah dalam menulis, apalagi kalau informasi yang Anda tulis cukup senstif.

4. Jaringan sosial dunia maya bisa menjadikan Anda ‘selebriti’ Siapkah Anda ?
Dengan menjadi anggota sebuah jaringan sosial dunia maya, Anda berpotensi menjadi ‘selebriti’, orang yang dikenal luar seperti artis, tokoh politik dan sebagainya.

Potensi itu berada di tangan Anda. Sama seperti selebriti sungguhan, Anda pun bisa menjadi selebriti dadakan melalui informasi yang Anda tayangkan di dunia maya. Apakah Anda mau dikenal oleh publik secara luas? Kalau ya, silahkan Anda mengumbar informasi tentang siapa Anda: nama, tempat dan tanggal lahir, suami/istri, anak-anak, pendidikan, mantan kekasih/suami/istri, pandangan politik, nomor telepon dan sebagainya. Jangan lupa juga mengumbar informasi tentang pendapat Anda tentang sesuatu hal dalam bentuk tulisan atau komentar di dinding, dan tentu saja foto-foto tentang Anda.

Kalau belum ingin (siap) menjadi selebriti, maka Anda sebaiknya membatasi akses kepada informasi tentang diri Anda dalam jaringan sosial dunia maya. (brk)

Penemu Kotak Hitam Itu Telah Tiada

Thursday, July 22nd, 2010

Istilah kotak hitam, black box atau flight data recorder sudah menjadi kosa kata harian banyak orang, terutama yang bergelut dengan dunia penerbangan. Namun banyak dari kita yang tidak mengenal penemunya.

Ialah adalah David Waren, seorang ilmuwan dan penemu dari Australia yang tiga hari lalu (19/7/2010) meninggal dunia.

Dr Warren adalah kelahiran Groote Eylandt, sebuah pulau lepas pantai Northern Territory – Australia.

Idenya merekam suara para pilot dan bacan-bacaan instrumen pesawat muncul ketika ia sedang bekerja sebagai ilmuwan di Melbourne’s Aeronautical Research Laboratory dan menolong menyelidiki kecelakaan misterius pesawat Comet pada tahun 1953.

Ketika itu idenya ditanggapi dingin di Australia. Namun Dr. Warren tetap antuasias dan bersama teman-temannya bekerja memproduksi ARL Flight Memory Unit, sebuah kotak hitam prototip yang merekam suara pilot dan bacaan-bacaan instrument pesawat selama 4 jam pada kabel baja, pada tahun 1956.

Mesin perekam itu menjalani tes dengan berhasil, tetapi Departemen Penerbangan Sipil Australia, para pilot dan RAAF (Angkatan Bersenjata Australia) mengabaikannya.

Harian The Australian mengisahkan, RAAF malah sampai menyampaikan keraguannya dengan menyatakan bahwa “alat semacam itu tidak diperlukan … ia akan mengundang hujatan daripada menghasilkan penjelasan-penjelasan”.

Inggris-lah yang akhirnya menyediakan berbagai sumber daya yang dibutuhkan Dr. Warren untuk mengembangkan temuannya di negeri Ratu Elizabteh itu setelah seorang pejabat penerbangan Inggris melihatnya pada tahun 1958. Dr. Warren dan rekan-rekan ilmuwan mengembangkan model-model baru, menyimpannya dalam kotak tahan api dan tahan benturan dan menjualnya di seluruh dunia.

Dari biografi David Warren yang ditayangkan di situs Depertamen Pertahanan Australia (www.dsto.defence.gov.au), ayah David Warren merupakan korban kecelakaan udara “Miss Hobart” pada selat Bass pada tahun 1934. Sebelum musibah itu, ayahnya memberinya hadiah berupa sebuah radio kristal sederhana (crystal set) yang menumbuhkan minatnya pada elektronika.

Kini kotak itu dipasang di pesawat-pesawat penumpang komersial dan menyelematkan banyak jiwa setelah para peneliti belajar dari berbagai hasil-hasil rekamannya dan menggunakannya untuk memperbaiki teknnologi keselamatan penerbangan.

Ironisnya, Australia merupakan negara pertama di dunia yang mewajibkan pemakaian kotak hitam pada tahun 1960, setelah jatuhnya pesawat Fokker Friendship di Queensland.

Kotak tahan benturan tahan api yang menyimpan alat temuan Dr. Warren ini sebenarnya tidak berwarna hitam sebagaimana namanya. Seperti terlihat dalam gambar, warnanya cukup cerah untuk memudahkan pencarian kotak itu di daerah reruntuhan pesawat. Konon, istilah ‘kotak hitam’ diyakini diperkenalkan pada sebuah pertemuan di Inggris untuk membawa pesan ‘misterius’ dari temuan yang luar biasa ini.

Kini, maskapai-maskapai penerbangan diwajibkan memasang kotak hitam pada semua pesawatnya; informasi yang dikumpulkan dari alat ini telah menjadi bahan utama dalam penentuan sebab musabab berbagai kecelakaan pesawat terbang.

Dr. Warren dan timnya menerima Lawrence Hargrave’s Award untuk temuan mereka pada 2001. Maskapai Penerbangan Australia Qantas memberikan nama David Warren pada salah satu pesawat A380-nya. Warren juga menerima penghargaan Officer in the General Division of the Order of Australia dari Pemerintah Australia pada tahun 2002.

(Sumber: The Australian, Wikipedia, www.dsto.defence.gov.au. Gambar: Dr. David Warren dengan prototip kotak hitam temuannya – sumber: wikipedia – http://en.wikipedia.org/wiki/David_Warren_(inventor))

Press Release ITB Atas Kasus Plagiarisme Mochammad Zuliansyah

Tuesday, April 27th, 2010

Jum’at, 23 April 2010

ITB sebagai pusat ilmu pengetahuan dan pengembangan budaya bangsa, selalu berupaya keras untuk menegakkan tradisi akademik dengan kualitas dan nilai-nilai yang tinggi untuk kepentingan bangsa dan negara secara holistik. Berkaitan dengan plagiarisme, sejak awal ITB selalu berkeyakinan bahwa plagiarisme adalah tindakan yang tidak terpuji, yang mencederai nilai-nilai akademik yang selama ini selalu dijunjung tinggi dan dijaga tetap tegaknya oleh ITB. Oleh karena itu ITB tidak akan pernah mentolerir plagiarisme dan segala bentuk kecurangan akademik lain.

Pada dasarnya ITB telah mempunyai kode etik yang dapat menjadi pegangan dan ramburambu untuk masyarakat akademiknya (mahasiswa maupun dosen) guna menegakkan nilainilai dan integritas akademik ITB, yaitu berupa: (1) Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan ITB (SK Rektor ITB, No. 297/SK/K01/PP/2009), (2) Nilai-Nilai Inti ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 032/SK/K01-SA/2002), (3) Kode Etik Dosen (SK Senat Akademik ITB, No. 03/SK/K01-SA/2008), dan (4) Kode Etik ITB (SK Senat Akademik ITB, No. 09/SK/K01-SA/2009).

A. INFORMASI DASAR

  1. Mochammad Zuliansyah (selanjutnya disingkat MZ), sebelumnya adalah mahasiswa program Doktor ITB di lingkungan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) angkatan 2003 dengan NIM: 33203011.
  2. Disertasi MZ yang berjudul “Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi” telah disetujui pada tanggal 1 Agustus 2008. MZ telah dinyatakan lulus program Doktor dan telah mengikuti AcaraWisuda ITB pada Oktober 2008.

B. PERMASALAHAN PLAGIARISME

  1. Plagiarisme yang dilakukan oleh MZ mencakup plagiasi makalah ilmiah dan plagiasi Disertasi program Doktornya.
  2. Makalah ilmiah MZ yang berjudul “3D topological relations for 3D spatial analysis” yang pengarangnya tercantum sebagai Mochammad Zuliansyah, Suhono Harso Supangkat, Yoga Priyana dan Carmadi Machbub dan dipresentasikan pada the IEEE International Conference on Cybernetics and Intelligent Systems di Chengdu China, 21-24 Sptember 2008; telah diketemukan oleh komite IEEE sebagai plagiasi dari paper yang berjudul “On 3D Topological Relationships” yang dikarang oleh Siyka Zlatanova dan dipresentasikan pada the 11th
    International Workshop on Database and Expert System Application, DEXA 2000, pp. 913-919. IEEE mengkategorikan plagiasi yang dilakukan oleh MZ sebagai plagiasi Level 1 (paling berat).
  3. MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada pihak IEEE melalui jalur e-mail untuk kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ juga menginformasikan pada IEEE bahwa plagiasi makalah ilmiah ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para penulis pendamping (co-authors). Dalam hal ini IEEE telah memutuskan bahwa MZ dilarang (banned) untuk publikasi pada semua bentuk publikasi IEEE selama 3 tahun sejak April 2009.
  4. Berkaitan dengan kemungkinan plagiarisme dalam penulisan disertasi yang dilakukan oleh MZ, tim Dekanat dan para Guru Besar di lingkungan STEI ITB, telah melakukan penelaahan terhadap Disertasi saudara MZ yang berjudul “Model Topologi Geometri Spasial 3 Dimensi” serta disertasi Dr. Siyka Zlatanova yang berjudul “3D GIS for Urban Development” dari Graz University of Technology, Austria tahun 2000. Tim menyimak bahwa disertasi MZ telah banyak mengambil bahan dan ide dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova tanpa sama sekali menyebutkan sumbernya. Tim berpendapat bahwa disertasi MZ merupakan plagiasi dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova.
  5. MZ telah mengirimkan permintaan maaf kepada Rektor ITB, Dekan STEI, para pembimbing program Doktor, komunitas dosen dan juga alumni ITB melalui jalur e-mail, atas kesalahan plagiasi yang dilakukannya. MZ menyampaikan bahwa plagiasi ini dilakukan oleh dia sendiri tanpa sepengetahuan para pembimbingnya. MZ juga telah mengundurkan diri dari status calon CPNS dosen ITB tahun 2008-2009.

D. PERNYATAAN SIKAP ITB
Setelah mempelajari semua fakta yang terkait dan mempertimbangkan masukan dari pimpinan MWA (Majelis Wali Amanat), pimpinan SA (Senat Akademik), pimpinan MGB (Majelis Guru Besar), Rektor ITB atas nama ITB menyatakan bahwa :

  1. Plagiarisme yang dilakukan oleh saudara Mochamad Zuliansyah dalam penulisan makalah ilmiah dan disertasi telah dilakukan dengan kesengajaan tanpa diketahui sama sekali oleh para pembimbingnya yaitu Prof. Carmadi Machbub, Prof. Suhono Harso Supangkat, dan Dr. Yoga Priyana.
  2. ITB secara institusi sangat menyesalkan terjadinya kejadian ini, dan dengan tulus meminta maaf pada Dr. Siyka Zlatanova, IEEE, seluruh pemangku kepentingan ITB, serta komunitas akademik nasional maupun internasional. ITB juga akan segera mengirimkan surat permintaan maaf langsung ke Dr. Siyka Zlatanova dan IEEE.
  3. Karena disertasi Mochamad Zuliansyah merupakan hasil plagiasi dari disertasi Dr. Siyka Zlatanova, maka sesuai dengan Peraturan Akademik dan Kemahasiswaan yang berlaku di lingkungan ITB, dan juga kode etik ilmiah yang berlaku universal, maka disertasi dan ijazah
    Doktor dari Mochamad Zuliansyah dinyatakan tidak berlaku.
  4. Para pembimbing program Doktor dari Mochammad Zulfiansyah telah kurang cermat dalam melaksanakan proses pembimbingan sehingga proses plagiasi tidak terdeteksi dari awal, dan secara moral ikut bertanggung jawab terhadap terjadinya plagiasi tersebut. Untuk itu Rektor ITB telah menegur secara tertulis masing-masing pembimbing atas kekurang cermatan dalam proses pembimbingan tersebut.
  5. Agar kasus sejenis tidak terjadi lagi di masa mendatang, maka ITB akan secara serius melaksanakan upaya-upaya penyempurnaan academic environment yang dapat menjamin tetap tegaknya kinerja, kualitas serta nilai-nilai akademik yang baik dan membanggakan
    semua pihak.

Bandung, 23 April 2010
Rektor ITB
Prof. Akhmaloka, PhD

Sumber: Situs ITB – http://www.itb.ac.id/files/12/20100423/pressRelease23042010.pdf

Lomba Karya Tulis Ilmiah untuk Mahasiswa

Tuesday, April 27th, 2010

Bagaimana pendapatmu tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik?

Apakah UU ini langkah maju untuk perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia?

Kalau kamu punya pendapat, mengapa tak mencoba untuk menuliskannya, mengetiknya, dan mengirimkannya ke Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemnastik)? Karena, dengan demikian, kamu punya kesempatan memenangkan lomba karya tulis ilmiah Gemnastik ke-3 ini.


  • TUJUAN DAN LINGKUP KONTES
  • Lomba ini diperuntukkan bagi mahasiswa D3 maupun S1 di seluruh Indonesia sebagai salah satu media untuk mengasah kemampuan menulis essay ilmiah serta menyampaikan pendapat.
  • BENTUK KOMPETISI DAN TANGGAL – TANGGAL PENTING
  • Lomba terdiri dari dari dua kategori, yaitu lomba utama dan pendukung.

    1. Lomba utama adalah lomba karya tulis bidang TIK
      1. Lomba karya tulis bidang TIK merupakan kompetisi perorangan tingkat perguruan tinggi untuk mahasiswa S1 dan D3.
      2. Dalam kompetisi ini peserta menyampaikan idenya dalam bentuk essay ilmiah dalam Bahasa Indonesia.
      3. Topik essay untuk kompetisi ini adalah: UU Informasi dan Transaksi Elektronik: langkah maju untuk perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia?
      4. Dalam lomba ini peserta wajib mengumpulkan makalah dan apabila menjadi peserta terpilih pada Babak Final, peserta wajib melaksanakan presentasi dan diskusi terkait topik.
    2. Tanggal-tanggal penting yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :
    3. Kegiatan Waktu Keterangan
      Pendaftaran 1 Apr – 30 Jul Online
      Pengiriman makalah 1 Apr – 30 Jul Online
      Penjurian awal 1 Ags – 27 Ags Online
      Pengumuman finalis 2 Sep Online
      Realisasi dan penyempurnaan makalah 2 Sep – 2 Okt Online
      Batas akhir pengiriman makalah hasil perbaikan 2 Okt Online
      Konfirmasi kehadiran dalam acara final 2 Sep – 2 Okt Online
      Penjurian akhir / final 6 Okt – 7 Okt On-site, Kampus ITS Keputih Sukolilo, Surabaya.
  • SYARAT KARYA YANG DIKOMPETISIKAN
  • Persyaratan karya makalah yang diikutsertakan dalam Lomba Karya Tulis Bidang TIK meliputi ketentuan-ketentuan sebagai berikut:

    1. Topik: UU Informasi dan Transaksi Elektronik: langkah maju untuk perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia?
    2. Karya yang dikirimkan merupakan karya academic essay Bahasa Indonesia, individual asli, bukan saduran atau terjemahan dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun sebelumnya. Setiap peserta hanya boleh mengirimkan satu makalah/esay.
    3. Presentasi dan diskusi yang harus diikuti oleh para finalis juga menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
    4. Makalah dikirimkan melalui e-mail dan diterima paling lambat oleh panitia tanggal 30 Juli 2010 dengan menyertakan lembar identitas (terpisah, tidak menjadi bagian dari makalah):
      1. Nama
      2. Judul Makalah
      3. Perguruan Tinggi
      4. Tingkat / Semester ke Berapa
      5. Alamat e-mail
      6. No. Telepon / HP yang dapat dihubungi
    5. Makalah ditulis dalam format MS Word font Arial 11, spasi 1,5, margin kiri dan atas 4 cm, kanan dan bawah 3 cm, tidak lebih dari 2400 kata (tidak termasuk gambar).
    6. Apabila peserta terpilih pada Babak Final, peserta dapat merevisi makalah yang dikirimkan. Revisi yang dapat diterima adalah revisi minor terhadap isi pada makalah dengan pokok bahasan yang tetap.
    7. Panitia berhak untuk menyebarkan / mempublikasikan judul dan abstrak sesuai kebutuhan sesuai nama penulis. Isi makalah selengkapnya tetap menjadi hak penulis.
    8. Keputusan dewan juri bersifat mutlak. Tidak ada surat menyurat ataupun komunikasi dengan panitia/juri selama proses penjurian ataupun mengenai hasil lomba.
    9. Peserta/karya yang tidak memenuhi kriteria di atas dinyatakan gugur secara otomatis.
  • SYARAT PESERTA KOMPETISI
  • Persyaratan peserta Lomba Karya Tulis Bidang TIK adalah sebagai berikut:

    1. Lomba Karya Tulis Bidang TIK merupakan kompetisi yang bersifat perorangan.
    2. Mahasiswa D3 maupun S1, dibuktikan dengan foto kopi KTM yang masih berlaku.
    3. Peserta wajib mendaftarkan diri melalui situs http://gemastik.its.ac.id. Pendaftaran dibuka sejak tanggal 1 April hingga 30 Juli 2010.
  • TAHAP – TAHAP KOMPETISI
    1. Penjurian awal :
      1. Makalah tertulis
    2. Kompetisi Babak Final :
      1. Presentasi
      2. Tanya jawab
  • MEKANISME DAN KRITERIA PENILAIAN
    1. Lomba Karya Tulis Bidang TIK
      – Babak Penyisihan / Penjurian Awal

      1. Kelengkapan makalah: Judul, Abstrak, Pendahuluan, Isi / pokok makalah, Kesimpulan, Referensi.
      2. Kejelasan ide utama, fokus makalah dan argumentasi.
      3. Kerunutan penyajian.
      4. Keunikan dan seberapa meyakinkan makalah yang ditulis.
      5. Ketepatan pemilihan kata dan kalimat, termasuk tata bahasa.
      1. Setiap makalah akan dinilai oleh semua juri.
      2. Jumlah peserta : 12 peserta.
      3. Waktu presentasi : 15 menit dan Tanya Jawab : 15 menit.
      4. Unsur penilaian meliputi unsur penilaian pada babak Penyisihan/ Penjurian Awal dan metode penyampaian serta sikap finalis pada saat presentasi.
    2. – Babak Final

  1. Setiap makalah akan dinilai oleh semua juri.
  2. Jumlah peserta : 12 peserta.
  3. Waktu presentasi : 15 menit dan Tanya Jawab : 15 menit.
  4. Unsur penilaian meliputi unsur penilaian pada babak Penyisihan/ Penjurian Awal dan metode penyampaian serta sikap finalis pada saat presentasi.

http://www.gemastik.its.ac.id/index.php/article/home/lomba_karya_tulis_bidang_tik

Rumah Plastik Tahan Gempa

Wednesday, March 24th, 2010

Jangan buang botol kemasan air minum yang sudah kosong. Dengannya anda bisa membangun rumah yang murah lagi tahan gempa dan banjir.

Honduras, 2005. Di sebuah desa miskin di Utara propinsi Yoro di Hoduras, Amerika Selatan, sekelompok penduduk desa berkumpul. Mereka mengamati berbagai foto dan brosur dari rumah-rumah berwarna-warni. Pembawa brosur ini menuturkan, rumah-rumah ini bukan rumah biasa, mereka dibangun dari botol plastik bekas minuman. Penduduk desa tak langsung percaya. Mereka segera mengutus sekelompok orang untuk mengunjungi langsung rumah aneh yang dikabarkan berdiri di kota. Para utusan kembali dengan penuh semangat: rumah sungguhan! Ternyata benar, rumah-rumah itu memang terbuat dari botol Poly-Ethylene Terephthalate (PET).

Musyawarah desa memutuskan, 3 rumah akan dibangun. Salah satunya untuk José und Ana. Langkah pertama adalah langkah yang sulit. Untuk lahan rumah percobaan, mereka harus membakar gubuk mereka. Ini merupakan sebuah uji coba kepercayaan. Selama masa pembangunan mereka tinggal sementara di rumah keluarga mereka.

Seluruh penduduk desa, baik yang tua maupun yang muda, laki-laki maupun perempuan, menyingsingkan lengan baju untuk mendukung Ana dan José untuk membangun rumah mereka. Tak hanya menyediakan banyak tenaga dan waktu, penduduk satu desa mulai mengumpulkan botol-botol bekas aqua. Selanjutnya mereka bergotong royong membangun pondasi rumah yang dibangun dari batu. Setelah pondasi selesai, datang sebuah truk dari kota yang penuh membawa botol-botol PET. Setelah itu para pembangun menyaring tanah dan pasir dalam sampai 7 kali. Plastik demi plastik diisi pasir dan reruntuhan tembok. Botol-botol itulah yang dijadikan pengganti batu bata. Selanjutnya penduduk desa belajar bagaimana menyusun dan mengikat botol-botol dengan kawat atau tali nilon supaya botol stabil, lalu mengeratkan tumpukan sampah plastik itu dengan adonan semen, atau jika terlalu mahal, dengan tanah liat. José dan Ana melihat untuk pertama kalianya dalam hidup mereka sendok semen dan penggaris air (water-level). Hari demi hari terlihat tembok mulai berdiri, lalu jendela dan pintu. Di pojok berdiri pilar-pilar yang juga disusun dari plastik yang didaurulang. Seng naik ke atap. Akhirnya, rumah diplester dengan tanah liat dan dicat. Selesai.

Sejauh ini sudah ada 50 rumah plastik yang berdiri di Honduras, Kolombia dan India. Rumah-rumah daur ulang ini tahan gempa sampai kekuatan 7,3 Skala Richter ketika rumah-rumah di sekitarnya berguguran. Rumah plastik yang lainnya tahan ketika banjir setinggi atap merendamnya seharian. Temboknya hanya perlu diguyur air lalu ia sudah bisa digunakan seperti sedia kala. Alasan ketahanan ini terletak pada sifat elastik plastik PET, sehingga jelas rumah PET tahan pada hajaran bencana alam.

Arsitek di belakang rumah plastik ini adalah Andreas Froese, 53, tukang batu asal Jerman. Dari perjalanannya di daerah Amerika Selatan, ia belajar bahwa orang-orang miskin membutuhkan paling utama 3 hal: makanan, atap untuk tempat berlindung, dan sekolah. Kesadaran ini membuatnya menarik konsekuensi: ia tak ingin membangun rumah untuk orang-orang kaya, melainkan untuk orang yang terancam gempa, perang, badai yang membutuhkan rumah dengan mendesak.

Ide mendirikan rumah dari botol bekas PET sebenarnya bukan ide baru. Dirk Hebel dan Jörg Stöllman juga sudah mendirikan bangunan bata plastik di tahun 2007. Namun ide membangun dari plastik botol minuman bekas berasal dari Froese. Tak hanya untuk membangun rumah, peduduk di Amerika Selatan menggunakan bahan bangunan yang sama untuk membangun tangki air, taman, dan pagar. Pastinya, rumah berbata plastik ini jauh lebih murah, berkualitas tahan gempa, dan ramah lingkungan.
Informasi lebih lanjut:
http://www.instructables.com/id/New-Innovation-in-Construction-using-Waste-Plastic/
http://translate.google.com/translate?hl=es&langpair=es|en&u=http://www.eco-tecnologia.com/portal/&client=tmpg
http://www.united-bottle.org/index.html

Google Buzz Mengancam Privasi Pengguna Gmail

Monday, February 15th, 2010

Minggu lalu Google meluncurkan produk baru bernama Buzz yang ternyata bikin heboh. Buzz, yang ditambahkan Google pada servis email populer Gmail, memiliki fitur yang mirip jaringan sosial seperti Facebook. (more…)

Hello From Earth

Friday, August 14th, 2009

Anda ingin mengirim pesan ke planet lain? Anda bisa melakukannya selama beberapa hari ke depan. (more…)

Astronot Apollo 11 Menghimbau Misi ke Mars

Monday, July 20th, 2009

Kedua orang pertama yang menginjakkan kaki di bulan, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin menghimbau misi penerbangan luar angkasa ke Mars. Imbauan ini disampaikan kepada Presiden Obama dan para politisi Amerika dengan tujuan agar pemerintah Amerika menyediakan dana yang cukup untuk membiayai penerbangan ke bulan dan penjelajahan planet Mars.

Buzz Aldrin – orang kedua yang menginjakkan kakinya di bulan – mengimbau agar penjelajahan planet Mars merupakan fokus utama komitmen Amerika untuk perjalanan luang angkasa. Aldrin mengatakan hal ini menjelang peringatan 40 tahun pendaratan manusia di bulan, 20 Juli 1969. (more…)

Pejabat AS: Tagged.com Mencuri Identitas Jutaan Pengguna

Friday, July 10th, 2009

Jaksa Agung New York menuduh Tagged.com telah mencuri identitas lebih dari 60 juta pengguna internet di seluruh dunia dengan mengirim email kepada masing-masing sambil melihat-lihat informasi akun mereka. (more…)

Rancangan Bangunan Hemat Energi

Thursday, July 2nd, 2009

Hampir separuh dari jumlah seluruh kebutuhan energi global digunakan untuk proses pemanasan dan pendinginan. Dengan bangunan yang disebut ’netral energi’, tidak hanya energi yang dapat dihemat tapi juga emisi CO2.

Biro arsitektur RAU, adalah sebuah perusahaan di Amsterdam yang mengkhususkan diri untuk bangunan netral energi. Ke-45 karyawan perusahaan ini dianggap sebagai perintis bangunan ramah lingkungan. Salah satunya Evelien Rodenburg. Perempuan berusia 36 tahun itu bertugas menangani pembangunan ’British School’, sebuah sekolah internasional di sebuah kawasan baru. Seperti halnya proyek RAU lainnya, ’British School’ juga dirancang sebagai bangunan ramah lingkungan. (more…)

Fisikawan Stephen Hawking Sakit Keras

Tuesday, April 21st, 2009

Fisikawan Inggris terkenal Profesor Stephen Hawking dikabarkan dilarikan ke rumah sakit karena “sakit keras”. Seorang jurubicara Universitas Cambridge mengatakan Profesor Hawking sudah sakit sejak bulan lalu dan kondisinya memburuk sekembalinya dari perjalanan ke Amerika beberapa ahri yang lalu. Ia menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Addenbrooke, Cambridge, Senin (21/4).

Stephen Hawking – gurubesar matamatik Lukasian di Universitas Cambridge – baru-baru ini dirawat karena menderita pneumonia.
Profesor Hawking yang spesialisasinya fisika teoritik dan gravitas kwantum bersikeras tidak akan membiarkan kondisi fisiknya mengganggu aktivitas ilmiahnya.

“Saya berusaha hidup senormal mungkin dan tidak memikirkan kondisiku atau menyesali hal-hal yang menghalangi saya berkarya, hal-hal yang ternyata tidak terlalu banyak,” ia pernah berkata.

Profesor Hawking terkenal dengan karyanya tentang “lobang hitam” (black holes) dan bukunya A Brief History of Time. (ABC/BBC/AFP/*).