Archive for the ‘Berita Lain Lain’ Category

Mafia Berkeley, Sekali Lagi (bagian 3 dari 3 tulisan)

Monday, March 12th, 2012

Oleh Ari Perdana*

Jenazah Prof Widjojo Nitisastro Sedang Disemayamkan (Foto:www.mediaindonesia.com)

Namun hukum penawaran mengatakan, kalau penawaran sedikit, harga akan naik. Kalau laporan mengatakan jumlah produksi berlimpah tapi harga beras tidak turun, bahkan naik, tentu ada masalah dalam angka-angka yang dilaporkan. Sebagai Ketua Bappenas, Widjojo menginstruksikan bawahannya untuk menggunakan ‘harga beras pada musim panen’ sebagai indikator tinggi-rendahnya produksi beras, bukan perkiraan pejabat daerah (hal. xix-xx). (more…)

Hekinus Manaö Pimpin Kelompok Kerja Seleksi Presiden Bank Dunia

Thursday, March 8th, 2012

Hekinus Manaö (Antarafoto)

JAKARTA, NIASONLINE – Saat ini World Bank (Bank Dunia) sedang melakukan persiapan pemilihan presiden baru paska pengunduran diri Robert Zoellick. Banyak nama sudah bermunculan dan juga dinominasikan menjadi pimpinan pucuk lembaga keuangan internasional tersebut. (more…)

Hekinus Manaö Lolos Seleksi Tahap II Dewan Komisaris OJK

Wednesday, March 7th, 2012

Hekinus Manaö

JAKARTA, NIASONLINE – Setidaknya ada dua putra Nias yang ikut berlaga dalam seleksi Dewan Komisaris Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sedang berlangsung. Yakni, Dr. Hekinus Manaö dan Dr. Edison Hulu. (more…)

Kenaikan Tarif Dasar Pengobatan di RSUD Gunungsitoli Dikecam

Wednesday, March 7th, 2012

RSUD Gunungsitoli (foto: Etis Nehe)

JAKARTA, NIAOSNLINE – Keputusan Pemerintah Kabupaten Nias bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menaikkan tarif dasar pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Gunungsitoli dikecam. (more…)

Masih Banyak PNS Bermental “Kalau Bisa Dipersulit, Kenapa Dipermudah”

Monday, March 5th, 2012

Ilustrasi Harapan Publik (p4kundip.wordpress.com)

JAKARTA, NIASONLINE – “Kalau bisa dipersulit, kenapa dipermudah” adalah ungkapan yang sering dipakai untuk menggambarkan modus penyimpangan dalam pelayanan publik oleh aparatur pemerintahan. (more…)

Polandia Minati Investasi Wind Turbine di Pulau Nias

Friday, March 2nd, 2012

Ilustrasi (www.avsec.org)

JAKARTA, NIASONLINE – Polandia mengincar sejumlah wilayah di Sumatera untuk investasi energi di bidang kelistrikan. Daerah yang biasa digunakan untuk kegiatan selancar (surfing) di Pulau Nias menjadi salah satu yang disasar untuk rencana investasi tersebut. (more…)

Mobil Esemka Belum Lulus Uji Tipe Mobil Baru

Thursday, March 1st, 2012

Mobil Esemka Sebagai Mobil Dinas Walikota Jokowi (www.inn.co.id)

JAKARTA, NIASONLINE – Siswa-siswi SMK di Solo maupun Walikota Surakarta (Solo) Joko Widodo masih harus bersabar untuk mengibarkan bendera ‘kemenangan’ menjadikan mobil Esemka sebagai mobil nasional. (more…)

Menpan: Hanya 5% PNS Kompeten di Bidangnya

Thursday, March 1st, 2012

Tes CPNS, Ilustrasi (www.seruu.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Kabar mengejutkan disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar terkait kompetensi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia. (more…)

Kini, Pelaku Tindak Pidana Ringan Tidak Perlu Ditahan

Wednesday, February 29th, 2012

Logo Mahkamah Agung (mahkamahagung.go.id)

JAKARTA, NIASONLINE – Komitmen Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan perubahan guna menciptakan sistim peradilan yang berkeadilan mulai menemukan bentuk. MA telah menerbitkan Peraturan MA (Perma) yang memberi batasan dimana pelaku pidana kasus-kasus kecil tidak perlu menjalani penahanan di penjara. (more…)

Kabupaten Nias Menuju Kemandirian Energi Listrik

Tuesday, February 28th, 2012

Peta Kabupaten Nias (N. Telaumbanua)

Oleh N. Telaumbanua, ST. M.Sc.*)

Krisis energi yang terus membayangi dan membatasi gerak pembangunan adalah sebuah fenomena yang tidak akan dapat dihindari. Krisis energi nyata berimbas pada daerah atau wilayah terisolir dan atau daerah pinggiran. Krisis yang sama juga memastikan sebuah daerah akan tetap dianggap tertinggal dan tidak tersentuh pembangunan.

Kabupaten Nias, Propinsi Sumatera Utara, menjawab tantangan ini dengan menempatkan isu energi listrik sebagai hal penting, sebagai prioritas dalam pembangunan. Hingga kini, masih terdapat daerah-daerah yang baru saja dimekarkan sebagai kecamatan baru yang belum tersentuh oleh listrik negara.

Setidaknya tiga kecamatan yaitu Kecamatan Ma’u, Kecamatan Ulugawo dan Kecamatan Somolo-molo serta puluhan desa yang tersebar di seluruh Kabupaten Nias yang masih menanti realisasi adanya listrik negara di wilayah mereka.

Krisis energi tidak terjadi di sana melainkan realisasi pembangunan belumlah maksimal menjangkau masyarakat di wilayah ini. Akan tetapi, krisis energi semakin mempersulit daerah-daerah ini untuk mengejar ketertinggalan mereka, sekalipun telah dimekarkan.
Diperlukan sebuah langkah konkrit untuk mendukung kemajuan pembangunan di wilayah tersebut di atas.

Namun, sebuah langkah perubahan tidak bisa dipaksakan terjadi pada daerah-daerah baru tersebut bila infrastruktur dasar bagi kesejahteraan masyarakatnya belumlah tersedia.
Menjadi sebuah daerah baru/daerah pemekaran dapat dilihat sebagai langkah plus. Yakni, daerah terisolir seperti Ma’u, Ulugawo dan Somölö-mölö segera beranjak dan difasilitasi dengan komponen infrastruktur yang setara untuk statusnya sebagai kecamatan pemekaran baru. Di antaranya, berupa pembangunan jalan, instalasi listrik, pendidikan dan kesehatan sebagai perhatian utama di sana.

Salah satu upaya yang tetap terus direalisasikan di Kabupaten Nias adalah terjangkaunya masyarakat dengan fasilitas listrik terbarukan. Sebagai contoh realisasi, pada tahun 2010 dan tahun 2011 melalui Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tersebar telah dinikmati oleh masyarakat Desa Sifaoro’asi Uluhou Kecamatan Bawolato dan Desa Hili’otalua Kecamatan Gidö.

Penyerahan Paket PLTS di Desa Hiliotalua, Kec. Gido (Foto: Ojil)

Pada tahun 2011 juga telah dilaksanakan pendataan ulang masyarakat Kabupaten Nias yang telah menerima bantuan PLTS Tersebar di tahun-tahun sebelumnya. Melihat kondisi di lapangan, Kecamatan Ma’u, Kecamatan Ulugawo dan Kecamatan Somölö-mölö, adalah tiga kecamatan yang layak untuk segera difasilitasi oleh listrik negara. Baik berupa Bantuan PLTS Tersebar atau Terpusat yang direalisasikan secara bertahap oleh KPDT dan oleh Pemkab Nias, maupun listrik yang difasilitasi oleh PLN.

Kemandirian energi untuk pembangunan di Kabupaten Nias terus diupayakan oleh Bupati Nias dan Wakil Bupati Nias dengan cepat. Hal itu dilakukan melalui pendekatan-pendekatan ilmiah, konsultasi tenaga ahli dan realistis yang bisa dicapai melalui pemanfaatan maksimal semua sumber-sumber energi terbarukan seperti aliran DAS, tenaga angin, tenaga surya dan tenaga air hujan yang dikombinasikan dengan sistem rain water harvesting (tadah air hujan).

Strategi pemanfaatan sumber-sumber energi terbarukan ini layak untuk dimasyarakatkan di Kabupaten Nias sehingga memberikan sebuah kesempatan bagi masyarakat lokal untuk melakukan terobosan dan inovasi teknologi tepat guna dan murah demi menjawab tantangan akan kemandirian energi listrik.

*) N. Telaumbanua, ST. M.Sc. adalah Pemerhati dan Penulis Perencanaan Wilayah Kepulauan Nias.

Warga Kepulauan Batu Desak Pemerintah Sediakan Transportasi Yang Layak

Monday, February 27th, 2012

Kepulauan Batu dalam Peta Pulau Nias

JAKARTA, NIASONLINE – Warga Kepulauan Batu, Nias Selatan mengeluhkan ketiadaan perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam hal ketersediaan angkutan laut yang layak ke kepulauan tersebut. Masyarakat mendesak pemerintah bertindak cepat dan serius menyikapi kesulitan transportasi yang saat ini dialami masyarakat di sana. (more…)

Harga BBM Naik, Kenaikan Tarif Angkutan Umum Menanti

Friday, February 24th, 2012

Angkutan Umum Perkotaan (Antara)

JAKARTA, NIASONLINE – Anda pengguna angkutan umum? Bersiaplah untuk menerima kenyataan bahwa tarif angkutan umum akan segera naik. Pemicunya, kebijakan pemerintah yang disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang telah memastikan akan menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. (more…)

Konversi Tanaman Karet ke Sawit di Pulau Nias Dipertanyakan

Wednesday, February 22nd, 2012

Kebun Karet (novernachristylovita.wordpress.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Tindakan sejumlah pemerintah daerah di Pulau Nias yang mengarahkan para petani untuk mengganti (mengkonversi) tanaman karetnya dengan tanaman kelapan sawit dipertanyakaan anggota DPRD Sumatera Utara. (more…)

Konversi Gas 3 Kg Tak Juga Menyentuh Kepulauan Nias

Wednesday, February 22nd, 2012

Tabung Elpiji 3 Kg (khozanah.wordpress.com)

JAKARTA, NIASONLINE – Pertamina telah menyelesaikan program konversi minyak tanah ke gas di 27 daerah kabupaten/kota di Sumatera Utara. Namun, lima daerah kabupaten/kota di Kepulauan Nias tidak tersentuh sama sekali dengan program konversi gas ukuran 3 kilogram tersebut.

Asisstant Customer Relation PT Pertamina Marketing dan Trading Sumatera Bagian Utara Sonny Mirath seperti dikutip dari situs isuenergi.com, mengatakan, sampai memasuki bulan kedua tahun ini, pihaknya belum menerima penugasan dari pemerintah.

“Hingga saat ini, kami belum menerima penugasan dari pemerintah untuk menjalankan konversi di lima daerah tersebut. Yakni, Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara dan Nias Barat,” ujar dia Medan, akhir pekan lalu.

Sonny juga mengaku belum tahu apakah akan ada penugasan dari pemerintah untuk melakukan program konversi di lima daerah tersebut. Dia mengakui, infrastruktur di kepulauan Nias belum mendukung untuk program itu. Namun, bila pemerintah memberikan penugasan, fasilitas yang dibutuhkan, dapati diadakan. (EN/*)

BPP Provinsi Kepulauan Nias di Jakarta Resmi Terbentuk

Tuesday, February 21st, 2012

Pengurus BPP-PKN Jakarta yang baru dilantik (Tobias Duha)

JAKARTA, NIASONLINE – Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN) perwakilan Jakarta secara resmi terbentuk. Hal itu ditandai dengan pelantikan para pengurus BPP-PKN perwakilan Jakarta tersebut pada Sabtu (18/2/2012). (more…)