Caritas Germany Alokasikan 15 Juta Euro ke NAD-Nias
Medan, (Analisa) Pasca-bencana alam gempa tsunami NAD-Nias Sumut, Caritas Germany mengalokasikan anggaran sebesar 15 juta euro guna membantu program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana.
A website of Nias people, culture and current affairs
Medan, (Analisa) Pasca-bencana alam gempa tsunami NAD-Nias Sumut, Caritas Germany mengalokasikan anggaran sebesar 15 juta euro guna membantu program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana.
KENAPA HARUS MENCINTAI NIAS KITA? Oleh: Ilham Mendröfa Penulis menuliskan tema ini sebagai epilog dari tulisan ini. Penulis memahami bahwa Nias ini dalah pulau yang indah, masyarakatnya unik dan mempunyai… Read more »
*Hentikan Politisasi Politik Identitas Medan, (Analisa) Realitas pluralitas suku, budaya, agama dan kepercayaan merupakan salah satu modal sosial yang menjadikan warga Sumut bisa hidup dalam kebersamaan, minimal hingga saat ini.
GENERASI MUDA NIAS YANG MEMILIKI KEPEDULIAN Oleh: Ilham Mendröfa Ekses perubahan dan kinerja BRR sebagai instansi pemerintah yang mengelola perubahan dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi kehidupan masyarakat Nias juga dikritisi… Read more »
Makassar, (Analisa) Juru bicara kepresidenan, Andi Alfian Mallarangeng menegaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sama sekali tidak tahu menahu dengan adanya organisasi yang menamakan diri ‘Komunitas Independen (Komid) SBY’ yang beroperasi… Read more »
BRR NIAS: HARAPAN MASYARAKAT NIAS UNTUK BANGKIT MAJU Oleh: Ilham Mendröfa Sejak kecil penulis bertanya-tanya mengapa pendopo bupati Nias dibuat terbuka? Benarkah asumsi guru sejarah SMP penulis bahwa masyarakat Nias… Read more »
*Berpotensi Memecah Harmoni Dalam diskusi di Medan, muncul pendapat yang mengkhawatirkan Provinsi Tapanuli justru akan memecah hubungan antaretnik di Sumut yang sudah harmonis.
TEMPO Interaktif, Medan: Penelitian Balai Arkeologi Medan menguak jejak peradaban manusia pertama di Sumatera Utara. Jejak kehadiran manusia tergambar dari temuan arkeologis seperti sisa-sisa vertebrata (tulang dan gigi).
M. J. Daeli Dalam Artilkel Selangkah Maju Menumbuhkan Rasa “Saling Percaya†Situs Ya’ahowu 16 September 2006 saya katakan bahwa “Pertemuan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nias dengan Panitia Pemrakarsa… Read more »
GUNUNGSITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (2) Oleh: Ilham Mendröfa Kenangan yang hilang itu bukan hanya Lagundi (lih. tulisan terdahulu).
Oleh: Sanco Simanullang* Pengantar Redaksi: Berikut adalah sebuah opini dari Sanco Simanullang, salah seorang anggota Panitia Pemrakarsa Pembentukan Propinsi Tapanuli (P4T). Redaksi mengkonfirmasi lewat email dan telefon dan mendapat jawaban… Read more »
Jakarta (SIB) Sekitar 100 orang putra terbaik Tapanuli di Jakarta, Minggu (19/11) malam bertempat di Viky Center mengadakan pertemuan dalam rangka konsolidasi sekaligus menyamakan visi mempercepat perwujudan Propinsi Tapanuli.
GUNUNG SITOLI YANG KEMBALI MENGGELIAT (1) Oleh: Ilham Mendröfa Penulis sempat berkeliling pasar, mulai dari pasar Beringin, pasar Nou, pasar Gomo, terminal dan jejeran toko di Jl. Sirao – Jl…. Read more »
GEMA TAKBIR IDUL FITRI DI NIAS Oleh: Ilham Mendröfa Di Nias, seperti halnya di derah lain Indonesia, juga ada perbedaan jatuh tanggal Idul Fitrinya. Tetapi perbedaan itu mampu dimaknai sebagai… Read more »
PENGANTAR Oleh: Ilham Mendröfa Penulis memutuskan untuk lebaran Idul Fitri di Nias tahun 2006. Jauh-jauh hari kami sekeluarga mempersiapkan kelengkapan perjalanan pulang. Satu bulan sebelum keberangkatan, persis menjelang puasa Ramadhan,… Read more »