Caritas Germany Alokasikan 15 Juta Euro ke NAD-Nias

Friday, December 1, 2006
By nias

Medan, (Analisa)

Pasca-bencana alam gempa tsunami NAD-Nias Sumut, Caritas Germany mengalokasikan anggaran sebesar 15 juta euro guna membantu program rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah bencana.

Demikian Head of Mission Caritas Germany Heinrich Terhorst kepada wartawan di sela-sela Workshop ‘Tsunami and The Aid for Victims-Impacts and Potentials for Social Groups of Civil Society of Aceh/Nias and The Ongoing Response of INGO’S’ di Tiara Convention Centre, Kamis (30/11).

Dikatakan, pada tahun pertama pasca-gempa tsunami Caritas Germani mengalokasikan bantuan senilai berkisar 5 juta euro untuk bantuan tanggap darurat dan pada tahun kedua dialokasikan berkisar 4 juta euro.

“Rencananya pada 2007 Caritas Germany akan mengalokasikan dana lebih kurang 2,5 juta euro guna membantu program rehabilitasi masyarakat NAD di antaranya menangani masalah anak bekerjasama dengan LSM anak baik lokal maupun asing, penangan orang cacat, orang sakit (narkoba, HIV) serta mempersiapkan penanganan bencana khususnya di daerah NAD-Nias,” tukasnya.

Sebelumnya, Caritas Germany sejak Maret 2005 juga melakukan pembangunan dan menyelesaikan pembangunan rumah sebanyak 1.057 unit di NAD, di mana dalam pembangunan ini, Caritas Australia juga memberikan bantuan sebesar 3 juta euro.

Di tempat sama Head of Office Caritas Germany Banda Aceh Ferry Suferilla memaparkan dalam pembangunan rumah yang dilakukan di NAD, Caritas Germany menggunakan metode community base dengan melibatkan masyarakat langsung dalam setiap pembangunannya.

“Masyarakat diberikan kebebasan membangun rumah sesuai dengan keinginannya. Caritas Germany memberikan dana sebesar Rp25-35 juta untuk setiap pembangunan rumah kayu dan semi permanen di berbagai daerah NAD,” tukasnya.

Ferry mengungkapkan Caritas Germany membangun rumah di NAD di antaranya sebanyak 45 unit untuk komunitas penyakit lepra di Aceh Utara, 105 unit di Jambo Mesjid Lhokseumawe, 86 unit di Seunudon, 60 unit di Trieng Gadeng, 50 unit di Alundaya Banda Aceh, 105 unit di Seumeulu dan lainnya.

Di samping membangun perumahan, Caritas Germany juga memberikan bantuan untuk pengembangan ekonomi masyarakat antara lain pemberian beca mesin, boad nelayan, bantuan bagi pedagang dan lainnya.

Menyangkut kegiatan workshop yang saat itu tengah berlangsung, Ferry mengungkapkan tujuan digelarnya workshop untuk meminta masukan dari berbagai kalangan masyarakat dan para ahli maupun NGO asing atau lokal baik dari segi budaya, sosial, agama dan ekonomi di NAD.

“Di samping itu kegiatan itu juga bertujuan untuk mencari informasi seputar rehabilitasi dan rekonstruksi di NAD-Nias,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu menampilkan empat pembicara di antara lain Prof Dr em Wolfgang Marshall, anthropologist Franciska Dethmers, CBR Consultant ‘The socila village-Gampong Peduli and tehcommunity based approach in rehabilitation and reconstruction’, Prof Dr H Usman Pelly MA, anthropologist, ‘Inter-religious Dialog and Cross-cultural Co-operation in rehabilitation and reconstruction in Aceh’, Prof Nazamuddin, MA Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh ‘Economical potentials and limitations of Aceh/Nias focussed on social integration’ dan Aguswandi Consultant and Senior Advisor Post Conflict Reintegration DDR-IOM ‘The process of peace building and reintegration in Aceh after MoU of Helsinki: Impacts and Potentials’. (aru)

*Sumber: Analisa, 1 Desember 2006

One Response to “Caritas Germany Alokasikan 15 Juta Euro ke NAD-Nias”

  1. 1
    munawar Syah Says:

    kami sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada caritas germany atas segala bentuk bantuan yang telah diberikan khususnya bagi korban gempa dan stunami di aceh dan kami sangat mendukung dengan kegiatan yang telah sekian lama membantu kami rakyat aceh. melalui media ini kami mengharapkan program tersebut agar berkelanjutan supaya tercapainya kemajuan aceh kedepannya. untuk itu kami dari Yayasan Potjut Meutia, beralamat Jl lamgapang ule kareng, Banda Aceh (Cp: +6285277773472) bergerak dalam bidang pendidikan non formal dan life skill saat ini menampung 30 orang peserta didik dengan fasilatas yang cukup yaitu: 1 unit komputer, 1 ruang belajar, 1 ruang training, 1 ruang tutor, 1 ruang belajar mengajar menjahit, menyulam, salon, sablon, 1 ruang admin, 1 ruang pajangan barang-barang hasil kreatif peserta didik yang saat ini masih berjalan.dari beragam pelatihan kami berikan itu adalah sesuai standar kompetensi yang langsung siap terjun kelapangan kerja. untuk itu jika ada luang waktu saudara kami mohon untuk dikunjungi ke yayasan tersebut alangkah senang dan berterimakasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan jika permohonan ini dikabulkan.

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

December 2006
M T W T F S S
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031