Archive for December 15th, 2006 | Daily archive page

Tsunami risk still high in Sumatra

Friday, December 15th, 2006

Another major earthquake and tsunami will strike the western coast of Sumatra sometime in the next few decades, according to researchers studying the region’s history. And the predicted tsunami has a significant chance of hitting densely populated areas, the team says.

Tsunami prediction for Sumatra and the Indian Ocean region has become a priority since the devastating tsunamis of December 2004 and March 2005. In the online early edition of the Proceedings of the National Academy of Sciences, Jose Borrero of the University of Southern California and colleagues reported on Dec. 4 a new tsunami prediction model based on past behavior of earthquakes and tsunamis in the area. “This is an important study and wakeup call for more action to do something to reduce the risk to coastal populations,” says Roland Burgmann, a geologist at the University of California, Berkeley.

Full Story …

Nantikan wawancara Yaahowu dengan Dr. Mai Lin Tjoa-Bonatz

Friday, December 15th, 2006

Siapa Eduard Fries ? Berapa lama dia tinggal dan berkarya di Nias ? Bagaimana pendekatan misi Kriten pertama terhadap agama asli dan dan budaya Nias ? Nantikan wawancara Yaahowu dengan Dr. Mai Lin Tjoa-Bonatz.

Mahasiswa Dairi-Pakpak Bharat Tolak Provinsi Tapanuli

Friday, December 15th, 2006

* Demo Di DPRDSU

Medan, WASPADA Online

Puluhan mahasiswa tergabung dalam Forum Mahasiswa Pakpak berunjuk rasa ke DPRDSU, Kamis (14/12), menolak Kabupaten Dairi dan Pakpak Bharat bergabung dengan Provinsi Tapanuli (Protap) yang saat ini pembentukannya tengah diwacanakan dan terjadi kontra. Dalam aksinya, pengunjuk rasa dikoordinatori Sanif Hamzah Kaloko, Lulu P Cibro, dan Sutrisno Bancin, menilai jika kedua kabupaten di atas dipaksakan untuk bergabung ke dalam wilayah Protap dan memisahkan dari Provinsi Sumatera Utara, akan mendatangkan polemik dan penderitaan bagi masyarakat di kedua kabupaten tersebut. (more…)

Perlu Jajak Pendapat

Friday, December 15th, 2006

Batak Pos, 14 Desember 2006

SAMPAI kini belum jelas betul, berapa persenkah masyarakat yang menginginkan Provinsi Tapanuli? Belum ada yang tahu. Sebab yang ada masih berupa klaim-klaim. Klaim bahwa kabupaten ini dan itu mau bergabung, tetapi belum pernah ada pertanyaan langsung kepada masyarakat Tapanuli secara keseluruhan. “Untuk itu harus diadakan jajak pendapat guna mengetahui kehendak masyarakat. Tanpa jajak pendapat, sekali lagi semua hnya klaim,” kata warga Pulogadung Permai, Jakarta asal Dairi, Jansen Sinamo. (more…)