Archive for October 28th, 2010 | Daily archive page

Diantar Pimpinan Partai dan Ribuan Massa Pasangan Balon Wali kota Gunungsitoli Murni- Zaro mendaftar di KPU Kota

Thursday, October 28th, 2010

Gunungsitoli – Pasangan bakal calon Walikota Drs Kemurnian Zebua BE dengan Temazaro Harefa (Murni-Zaro) Selasa (26/10) mendaftar ke KPU Kota Gunungsitoli diterima KPU Kota bersama Plt KPU Kab Nias Drs Yaatulö Halawa.
Pasangan calon mendaftar ke KPU diantar seribuan warga kota Gunungsitoli terdiri dari petani, tukang becak, nelayan, pimpinan Partai Politik dari Partai Demokrat, Partai Golkar, PPI, PIS, PNBK, PKPB, dan 11 anggota DPRD Kota dari ke enam partai tersebut.

Setelah mendaftar ke KPU kota Gunungsitoli Murni-Zaro bersama Ketua Tim Pemenangan Sowaa Laoly SE yang juga sebagai Ketua DPRD Kota Gunungsitoli mengatakan bila menang pada pesta demokrasi pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Periode 2011-2016 akan melakukan perubahan di segala bidang untuk meningkatkan pembangunan Kota Gunungsitoli.

Mempunyai komitmen memberantas segala jenis korupsi, dan menempatkan pejabat sesuai pendidikan dan kemampuan serta keahlian dalam bidangnya masing-masing.

Sementara Temazaro Harefa sebagai balon wakil walikota mengatakan kita jangan terlalu sibuk meminta penyerahan asset dari Pemkab Nias ke Pemko Gunungsitoli karena sudah diatur oleh UU bahwa proses penyerahan akan dilakukan selama 5 tahun.

Pasangan balon Murni-Zaro juga mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas pertolongannya dapat melaksanakan pendaftaran di KPU kota Gunungsitoli dan ini berkat kerjasama pimpinan partai politik yang mengusung dan dukungan warga kota Gunungsitoli.

Mereka berharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar dukungan yang telah diberikan kiranya tetap berkelanjutan sampai jadwal kampanye dan pemungutan di hari H Pemilukada kota Gunungsitoli.

Drs Kemurnian Zebua BE (Murni) dikenal sebagai sosok pemimpin yang mampu karena dilihat dari pengalaman kerja selama menjadi Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Nias, pernah menjadi Kadis Kependudukan Nias, Staf Bappeda hingga menjadi Kepala Bapeda Nias, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Nias dan Asisten I serta menjadi Sekretaris Kota Gunungsitoli sampai sekarang.

Temazaro Harefa dikenal sebagai Ketua BPC Gapensi Nias, pengusaha di bidang pertanian, anggota DPRD Nias kemudian menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar Nias dan menjadi Ketua DPRD Kab Nias dan sekarang sebagai Wakil Bupati Nias. Keduanya cukup banyak mendapat simpatik masyarakat kota Gunungsitoli dan dikenal dekat pada masyarakat tanpa membedakan suku dan agama. (www.hariansib.com – 27-10-2010)

PLN Cabang Nias Peringati Hari Listrik Nasional

Thursday, October 28th, 2010

* Manajer PLN Nias Harapkan Masyarakat Bayar Tunggakan Listrik Rp 6 Miliar

Gunungsitoli – PT PLN Cabang Nias bersama ranting PLN di Kepulauan Nias memperingati Hari Listrik Nasional ke 65 yang dilaksanakan di halaman kantor Cabang di Jalan PLN Yos Sudarso Desa Saewe Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli. Peringatan ini dihadiri Ketua DPRD Nias Sozanolo Zai SE, Anggota DPRD, Asisten I Pemkab Nias Samson P Zai SH, para pimpinan PLTD Nias, para pimpinan cabang dan ranting PLN di Kepulauan Nias serta karyawan PLN, Kasdim 0213/Nias serta para pensiunan, Rabu ( 27/10).

Manajer Cabang PT PLN Nias PC Didi Hadisantoso pada arahannya mengatakan selama ini pelayanan PLN telah berupaya semaksimal namun yang membuat kondisi terjadi pemadaman diakibatkan kemampuan sumber daya listrik sehingga jaringan listrik putus.

Setelah itu PT PLN telah berupaya dengan mendatangkan mesin baru dan sebelumnya juga dilakukan upaya untuk tetap hidup selama 1×24 Jam namun terjadi persoalan dikarenakan terjadi kerusakan jaringan berhubungan pohon tumbang dan membuat terjadi pemadaman, katanya.

Selanjutnya ia mengatakan, PT PLN akan melayani masyarakat se kepulauan Nias dan bila terlaksana program tersebut maka terjawab keluhan seperti ingin penyambungan ke rumah penduduk yang belum terlayani. Tentu kita berharap dukungan pemerintah Kab.Nias, Kab.Nias Selatan, Kota Gunungsitoli, Pemkab Nias Barat dan Pemkab Nias Utara serta para Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD pada 5 Daerah di Kepulauan Nias.

Berikutnya ia mengatakan dalam rangka menyambut Hut Listrik Nasional ke 65 telah melakukan kegiatan Gerakan sehari Sejuta pasangan baru dimana masyarakat yang telah mengajukan permohonan dan hari ini akan langsung terlayani semua penyambungannya. “Untuk memeriahkan HUT Listrik Nasional kita telah melaksanakan kejuaraan Catur terbuka “ PLN Nias CUP “ Oktober 2010 yang diikuti 20 peserta,” katanya.

Sementara Asisten I Pemkab. Nias, ketua DPRD Nias , DPRD kota dan DPRD lainnya menyatakan mendukung program PLN untuk meingkatkan pembangunan dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat Kepulauan Nias.

Lebih lanjut Asisten I Samson P. Zai SH mengatakan, apa yang telah disampaikan Manajer PT. PLN Cabang Nias PC. Didit Hadisantoso kiranya dibarenGi dengan komitmen untuk memperbaharui. Sehingga apa yang diharapkan masyarakat terlaksana dengan baik.

“Kami dapat memahami kondisi yang dihadapi PLN seperti tuntutan begitu banyak tetapi sumber daya listrik sangat terbatas. Masyarakat tidak pernah tahu bahwa ada gangguan jaringan listrik, tetapi masyarakat hanya menginginkan bahwa listrik itu menyala dalam tempo 1 kali dalam 24 jam tanpa putus,” katanya.

Karena itu komitmen dan ini upaya bagaimana PLN bisa menjawab tantangan itu, harus senantiasa berupaya melakukan sosialisasi tentang itu. Tapi ini perlu dicatat bahwa masyarakat sulit dan susah memahami sebab masyarakat hanya tahu bagaimana listrik itu tetap nyala 24 jam.

Dan apa catatan tentu pihak PLN sendiri yang menjawabnya tetapi sebagai pemerintah Daerah akan membantu dan mendukung kegiatan PLN ini sebab keberhasilan PLN juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Insvestor hanya bisa berani datang ke Pulau Nias ini kalau ada jaminan listrik tentu kalau tidak ada jaminan maka insvestor tidak akan berani menanamkan insvestasinya dipulau yang kita cintai ini dan harapan kami kiranya program PLN menjadi kenyataan katanya.

PT PLN menyerahkan trofi tetap kepada pemenang turnamen catur terbuka PLN CUP Oktober 2010 juara 1 Bezisokhi Waruwu dengan uang pembinaan Rp5 juta, juara 2 Arsyab uang pembinaan Rp3 juta. Juara 3 Chiliaro Hura Rp2 juta dan sampai pemenang hingga ke-20 dengan nilai 4 Rp50 Ribu.

Masyarakat di kepulauan Nias sebagai pelanggan PLN masih menunggak sekitar Rp6 miliar dan harapan Manager PLN dapat secepat dibayarkan untuk mempercepat pembangunan listrik di kepulauan Nias hal itu dikemukakan pada saat wawancaran wartawan. (SIB, 28-10-2010)

Wagubsu Lantik Dua Pj Kepala Daerah; Optimalkan Roda Organisasi Pemerintahan

Thursday, October 28th, 2010

Medan – WakilGubernur Sumatera Utara (Wagubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST mengharapkan kepada dua penjabat kepala daerah yang dilantik agar mengoptimalkan roda organisasi pemerintahan dengan scepatnya membentuk perangkat organisasi daerah.

Harapan itu disampaikan Wagub pada pelantikan penjabat (Pj) Bupati Nias Barat Drs Sudirman Waruwu dan Pj Walikota Gunung Sitoli Ir Lakhomizaro Zebua di aula Martabe kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Medan, Rabu (27/10). Wagub melantik kedua kepala daerah ini atas nama Menteri Dalam Negeri.

Wagub juga mengingatkan kedua penjabat agar memfasilitasi Pemilukada guna mempercepat terpilihnya kepala daerah (Kdh) defenitif serta jaga netralitas PNS jangan berpihak kepada salah satu calon peserta Pemilukada.

Sementara ketika ditanya wartawan usai acara pelantikan terkait ditahannya Gubsu, Wagubsu mengaku sangat kehilangan seorang sahabat sekaligus guru dalam satu pekan terakhir.

Wagub menjelaskan, bahwa saat memimpin pelantikan, dia merefleksikan kepada diri sendiri, sudah sejauh mana kepemimpinannya bisa memberikan manfaat kepada seluruh rakyat Sumut.

Kehilangan gigi

“Jadi, kalau ditanya seperti apa perasaan saya saat ini, terus terang saat ini gigi saya lagi bermasalah dan hilang satu. Ini saja sudah membuat saya merasa kehilangan, apalagi kepada Gubsu Syamsul Arifin, jelas saya merasa sangat kehilangan seorang sahabat sekaligus guru.” ungkap Gatot.

Terkait kebijakan Pemprov Sumut untuk memberikan advokasi hukum kepada Gubsu, kendati saat ini DPP Partai Golkar sudah melakukannya, menurut Wagub secara normatif hal tersebut akan dilakukan oleh Biro Hukum Setdaprov Sumut.

Tak hanya itu, Wagub kembali mengimbau seluruh masyarakat Sumut untuk memanjatkan doa kepada Gubsu agar diberi kebaikan, ketabahan, dan keimanan untuk menjalani cobaan-NYA.

Ditanya apakah sejauh ini sudah ada pendelegasian tugas-tugas dari Gubsu kepada dirinya untuk memimpin roda organisasi pemerintahan di Pemprov Sumut? Gatot mengaku sudah ada.

“Pelantikan dua KDh di Nias ini merupakan salah satu surat perintah tugas dari Gubsu kepada saya,” ungkapnya. (www.analisadaily.com – 28-10-2010)

Wagubsu kehilangan ‘gigi 1’

Thursday, October 28th, 2010

* Hari ini Penjabat Walikota Gunung Sitoli, Lakhomizaro Zebua, dan Penjabat Bupati Nias Barat, Sudirman Wuruwu, dilantik.

MEDAN – Wakil Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujonugroho mengaku sangat kehilangan seorang sahabat sekaligus guru dalam satu pekan terakhir pasca ditahannya Gubernur Syamsul Arifin. Jumat (22/10) lalu, KPK menahan Syamsul sebagai tersangka kasus dugaan korupsi APBD Kabupaten Langkat senilai Rp102,7 miliar.

Gatot mengaku tak bisa menolak perintah Gubsu untuk memimpin prosesi pelantikan dua Penjabat (Pj) Kepala Daerah di Nias, Penjabat Walikota Gunung Sitoli, Lakhomizaro Zebua, dan Penjabat Bupati Nias Barat, Sudirman Wuruwu, hari ini.

Gatot menjelaskan, saat memimpin pelantikan itu, dirinya merefleksikan kepada diri sendiri, sudah sejauh mana kepemimpinannya bisa memberikan manfaat kepada seluruh rakyat Sumut. “Jadi, kalau ditanya seperti apa perasaan saya saat ini, terus terang saat ini versneling saya lagi bermasalah karena ‘gigi satu’ (Gubernur, red) hilang,” kata Gatot.

Ini saja sudah membuat saya merasa kehilangan, apalagi kepada Gubsu, jelas saya merasa sangat kehilangan seorang sahabat sekaligus guru.” kata Gatot.

Terkait kebijakan Pemprovsu untuk memberikan advokasi hukum kepada Syamsul kendati saat ini DPP Partai Golkar sudah melakukannya, Gatot menjelaskan, secara normatif hal tersebut akan dilakukan Biro Hukum Setdaprovsu. Disinggung apakah sejauh ini sudah ada pendelegasian tugas-tugas dari Gubsu kepada dirinya untuk memimpin roda organisasi pemerintahan, Gatot mengaku sudah ada. (www.waspada.co.id – 28-10-2010)