Archive for October 8th, 2010 | Daily archive page

Pilkada – Politik Uang, Sisi Gelap Demokrasi

Friday, October 8th, 2010

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2007 tidak hanya berlangsung tanpa gejolak, tetapi juga membuka sisi gelap demokrasi. Dari kisah tercecer pemilihan kepala daerah di Ibu Kota, Mayor Jenderal (Purn) Djasri Marin dan Mayor Jenderal (Purn) Slamet Kirbiantoro terang-terangan menagih uang mereka, yang telah diberikan kepada partai politik. Keduanya mengaku menjadi ”korban” politik. (more…)

Henkie & Ali calon Walikota Nias

Friday, October 8th, 2010

MEDAN – Henkie Yusuf Wau, dan Ali Yusran buka wacana baru untuk tampil mencalonkan diri menjadi walikota dan wakil walikota Gunung Sitoli pada pemilihan kepala Daerah (Pilkada) mendatang.

Walau kedua pasangan ini masih belum menyebutkan partai politik yang akan mengusung atau melalui jalur independen, namun kedua mereka sudah menyatakan siap untuk tampil guna membangun Pemko Gunung Sitoli untuk lima tahun ke depan.

“Kami berdua sangat berharap seluruh parpol dan elemen masyarakat kota Gunung Sitoli secara bersama-sama menjadikan kota yang baru dimekarkan itu indah, bersih dan cinta akan perdamaian serta menjadi kebanggaan masyarakat Pulau Nias,” kata Ali Yusran Gea, tadi malam.

Menurut Gea, mereka berdua yang merupakan pasangan pelangi, sudah sepakat dan beritikat untuk maju karena keterpanggilan hati nurani selaku putra daerah yang cukup mengenal dan dikenal masyarakat setempat.

Sebagai Notaris dan dosen tetap UMSU serta Ketua Ikatan Alumni Mahasiswa Panca Budi dan juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Cendikiawan Muslim Nias Indonesia (HCMNI), Ali Yusran Gea menyebutkan, Gunung Sitoli merupakan sentral ekonomi dari berbagai lini kehidupan, maka perlu pemimpin yang memiliki komitmen dan integritas yang tinggi untuk memajukan Pemko Gunung Sitoli sebagai basis ekonomi dan kebanggaan masyarakat Nias menuju Provinsi Nias yang akan datang.

Ali Yusran Gea, lulusan Magister Kenotarisan USU 2008, juga menyebutkan, Henkie Yusuf yang akan tampil sebagai calon Walikota bersama dirinya untuk jabatan Wakil merupakan sosok calon pemimpin yang memiliki banyak jam terbang dan berpengalaman dalam pemerintahan.

“Pak Henkie Yusuf Wau saat ini adalah sebagai Sekda difinitif Kabupaten Nias Selatan dengan pangkat Pembina Utama Muda Golongan IV/c,” kata Ali Yusran Gea yang mengaku pencalonan mereka berdua pada pilkada Gunung Sitoli nanti sudah siap untuk bertarung memperebutkan kursi Walikota dan Wakil Walikota Gunung Sitoli. (www.waspada.co.id – 8-10-2010)

Jabatan Dan Dim 0213/Nias Diserahterimakan

Friday, October 8th, 2010

Gunungsitoli – Serah terima Jabatan Dandim 0213/Nias dari Pejabat Lama Letkol Inf Drs Hombar Sinaga kepada Letkol Inf Arnando B. Sinaga Danrem 023/KS Kolonel Arh Heboh Susanto bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Komandan Upacara Mayor Inf Elvi Sinaga Kamis (7/10) di lapangan Merdeka Gunungsitoli.

Upacara serahterima jabatan dihadiri oleh Kasi Ops Rem 023/KS Mayor Inf.AT.Chrishardjoko, Kasi Pers Rem 023/KS Letkol CAJ Jonni Hutagaol, Kasiter Rem 023/KS Mayor Inf.J.Simamora, Kapen Rem 023/KS Mayor Arh.Utama Rusdiyaman, Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf.Edi Hartono, Dandim 0210/Taput Letkol Inf. Habzen Sianturi, Dandim 0206/Dairi, Danyon 123/RW, Danden Bekang, Danden Pal, Danden Kes, Bupati Nias, mewakili Walikota Gunungsitoli Drs.Firman Harefa, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli SE, Kajari Gunungsitoli Edi Sumarno SH, Kapolres Nias AKBP.Wawan Munawar S.Ik, Kapolres Nias Selatan AKBP Leonardo Eric S.Ik MM, Kepala Cabang Bank Sumut Justin Sagala, Kepala BNI, Kepala Cabang PLN Gunungsitoli dan para perwira Polres, Kodim Nias dan seluruh Koramil se-Kepulauan Nias.

Danrem 023/KS Kolonel Arh Heboh Susanto pada arahannya mengatakan mutasi jabatan yang baru dilaksanakan telah melalui berbagai pertimbangan guna kepentingan organisasi maupun perkembangan karier perwira yang bersangkutan. Selain itu juga memberikan penyegaran dan pengalaman kepada para perwira dalam berbagai tugas dan tanggung jawab yang lebih besar sehingga diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat baru dalam menginplementasikan kemampuannya secara optimal sesuai dengan dinamika dan tantangan tugas yang dihadapinya.

Serah terima jabatan atau alih tugas dan jabatan dilingkungan organisasi militer merupakan bagian integral dari system pembinaan personel. Juga pembinaan karier bagi yang bersangkutan, sebagai penyegaran organisasi dalam rangka menyelenggarakan tour of duty dan tour of area. Hal ini dilaksanakan sebagai tuntutan oganisasi untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan diri dalam melaksanakan peran, fungsi dan tanggung jawab jabatan yang telah diamanahkan.

“Kepada Letkol Inf.Drs.Hombar Sinaga, saya selaku Komandan Korem 023/Kawal Samudra, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas dedikasi dan pengabdiannya dalam memimpin dan membina satuan ini. Saya percaya dengan pengalaman penugasan selama ini Letkol Inf.Drs.Hombar Sinaga akan mampu mengemban tugas berikutnya dalam lingkungan penugasan yang baru.

Demikian halnya kepada Ibu Hombar Sinaga, saya juga menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang tinggi atas kesediaannya mendampingi suami dalam mengemban tugas selama ini. Dan selanjutnya kepada Letkol Inf.Irlando Arnold B.Sinaga saya ucapkan selamat bertugas sebagai Komandan Kodim 0213/Nias yang baru, semoga estafet kepemimpinan ini akan mengantarkan Kodim 0213/Nias ke arah yang lebih baik, lebih maju dan lebih professional, sehingga Kodim 0213/Nias senantiasa mampu melaksanakan tugasnya.

Saya yakin dan percaya, Letkol Inf.Irlando Arnold B.Sinaga beserta Ibu akan mampu memimpin satuan tercinta ini dengan keinginan untuk selalu berbuat yang terbaik bagi Kodim 0213/Nias.

Sebelum mengakhiri amanat ini sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para unsur Muspida, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda diwilayah Kodim 0213/Nias atas kerjasama yang sudah dibina dan berjalan dengan baik selama ini. Harapan saya agar hubungan baik yang telah terjalin selama ini dapat diteruskan oleh Dandim yang baru”, kata Danrem 023/KS Kol Arh Heboh Susanto ketika wartawan SIB menanyakan Danrem 023/KS Kolonel Arh Heboh Santoso apa jabatan baru Letkol Inf Hombar Sinaga pihaknya mengatakan menjadi Kasilog rem 023/Ka. (SIB, 8-10-2010)

Longsor, Arus Lalulintas dari Gunungsitoli Menuju Kabupaten Nias Selatan Lumpuh Total

Friday, October 8th, 2010

Gunungsitoli – Akibat tingginya curah hujan di Pulau Nias selama sepekan terakhir, beberapa titik ruas jalan utama di kepulauan Nias tertimpa tanah longsor yang berakibat, hubungan lalulintas putus total. Rabu malam, (6/10) sekitar pukul 20.30 Wib. Enam rumah di Desa Tuhegeo I Kecamatan Gunungsitoli Idanoi hancur diterjang longsor.

Selain menghancurkan enam rumah, terjangan longsor juga melindas kurang lebih 50-70 meter badan jalan nasional di Kilometer 13,5 arah Bandara Binaka Gunungsitoli. Diprediksi ketinggian tumpukan tanah longsor di badan jalan sekitar 6 meter lebih atau rata dengan bubungan perumahan penduduk, sehingga mengakibatkan ruas jalan penghubung Kota Gunungsitoli, Kabupaten Nias dan Kabupaten Nias Selatan terhenti total selama 15 jam dan listrik total padam.

Data yang berhasil dihimpun wartawan di lokasi kejadian sesaat setelah terjadinya bencana longsor itu, enam rumah warga yang tertimpa longsor antara lain, rumah Salatieli Gea alias Ama Andi, rumah Fatulo Laowo, rumah Febernius Laowo, rumah Gatiria Halawa alias Ina Jaya Gea, rumah Matius Halomoan Laowo, dan rumah Rahmat Esa Gea diperkirakan korban pengungsi 65 orang yang sangat butuh bantuan utamanya sembako, tenda, pakaian, selimut dan obat-obatan.

Selanjutnya, dilaporkan tidak ditemukan adanya korban jiwa, dimana beberapa orang sebelumnya (6/10) telah mengetahui gejala adanya pergeseran tanah pada pagi hari sekitar pukul 7.00 WIB, sehingga warga sekitar kejadian mengantisipasi dengan memindahkan beberapa barang-barang miliknya di tempat yang aman bahkan ada yang telah mengungsi ke rumah keluarga terdekat.

Saat peritiwa itu di lokasi kejadian terlihat keadaan cuaca mendung, PLN negara dalam keadaan padam, serta ratusan kendaraan roda dua, puluhan kendaraan roda empat tertahan yang mengakibatkan kemacetan.

Rombongan Danrem Sibolga yang baru saja kembali dari Kabupaten Nias Selatan hendak menuju Kota Gunungsitoli terhambat dan berpindah kendaraan, dengan terpaksa berjalan kaki sekitar kurang lebih 200 meter menyusuri belakang rumah warga dalam suasana gelap gulita.

Selanjutnya sesaat setelah kejadian itu, di lokasi peristiwa juga terlihat pihak keamanan dari Polres Nias yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nias AKBP Wawan Munawar SIk, MSi, Asisten I Pemko Kota Gunungsitoli Firman Harefa, Kepala BPBD Kota Gunungsitoli Samsidin Ziawa, Kadis PU Kota Gunungsitoli Ir Efi Mendrofa.

Dari pemerintah Kabupaten Nias kerjasama dengan Pemko Gunungsitoli untuk tanggap darurat pada malam tersebut langsung menurunkan satu unit alat berat. Namun alat berat tersebut tidak dapat digunakan karena para korban meminta kepada pemerintah diberikan waktu untuk menyelamatkan barang-barang dan surat-urat penting sebelum di bersihkan oleh alat berat.

Ribuan warga yang berada di Kota Gunungsitoli yang hendak menuju Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan serta para penumpang Wings Air juga kru pesawat yang menuju Bandara Binaka Gunungsitoli terpaksa harus transit kendaraan dan berjalan kaki melintasi reruntuhan longsor. (SIB, 8-10-2010)