Archive for October 7th, 2010 | Daily archive page

Hujan Sepekan, Jalan Longsor

Thursday, October 7th, 2010

Tingginya curah hujan yang melanda Kepulauan Nias sepekan terakhir berdampak pada infrastruktur transportasi. Jalan provinsi dan jembatan dikabarkan amblas dan longsor.

Masyarakat pun resah. Apalagi bila kondisi itu tidak ditanggulangi dengan segera, dikhawatirkan roda perekonomian dan pemerintahan bisa lumpuh.

Pantauan Global kemarin di lapangan, ruas jalan dari Kota Gunungsitoli menuju Kabupaten Nias Barat di Km 30 Desa Hili Uso Kecamatan Moi Kabupaten Nias Barat amblas.

Begitu juga ruas jalan nasional di Km 9,5 Desa Ononamolo Lot I Kecamatan Gunungsitoli Selatan Kota Gunungsitoli longsor sampai ke tengah badan jalan. Bila hujan masih berlanjut, diprediksi jalan putus total.

Beberapa masyarakat di lokasi longsor mengakui kepada Global, dua hari lalu petugas dari Dinas Bina Marga Provinsi di Gunungsitoli pernah datang ke lokasi. Hanya saja mereka sekadar meninjau tanpa melakukan apapun.

Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Sowaa Laoli mengatakan, jalan yang longsor itu merupakan urat nadi perekomian di Kepulauan Nias. Seperti jalan Nasional di Km 9,5 Desa Ononamolo Lot I Kecamatan Gunungsitoli Selatan yang menghubungkan Bandara Binaka serta Kabupaten Nias Selatan dan beberapa daerah lainnya. “Bila dibiarkan maka semua kegiatan pemerintah dan swasta pasti lumpuh total,” katanya.

Makanya Soowa Laoli berharap kepada semua yang terkait baik pemerintah daerah dan Dinas Bina Marga Sumatera Utara untuk berkoordinasi dalam penanggulangan agar masyarakat jangan resah dan menjaga lebih kondusifnya roda perekonomian di Kepulauan Nias,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi, Kepala UPRPPJJ Bina Marga Gunungsitoli O Ndraha tidak berhasil ditemui. Menurut staf dia sedang tugas di Medan. Mereka juga memberikan penjelasan, pihaknya sudah melakukan peninjauan dan dalam waktu dekat akan segera menangani masalah jalan yang longsor dan amblas itu. (www.harian-global.com 7 Sep 2010)

DPRD Sumut Minta Perbaikan Jalan Gunungsitoli – Nias Selatan

Thursday, October 7th, 2010

MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara, minta pemerintah segera memperbaiki jalan nasional yang menghubungkan Kota Gunung Sitoli dengan Kabupaten Nias Selatan di Kepulauan Nias yang kondisinya sangat memprihatinkan.

“Kita minta pemerintah segara memperbaiki jalan tersebut karena merupakan urat nadi perekonomian daerah,” ujar anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kepulauan Nias, Sudirman Halawa di Medan, Rabu (6/10/2010).

Dia menyebutkan, jalan yang menghubungkan kedua daerah, khususnya di kilometer 9,5 atau di Jalan Pelud Binaka nyaris putus, karena tanah di pinggiran jalan tergerus longsor akibat banjir yang melanda Sungai Idonoi.

Kita benar-benar khawatir melihat kondisi jalan yang nyaris putus itu. Kita berharap jalan itu segera diperbaiki sebelum benar-benar putus,” kata Sudirman.

Anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kepulauan Nias Analisman Zalukhu menyebutkan, di sepanjang tepi Sungai Idonoi yang bersisian dengan jalan negara itu tidak dibangun tembok penahan banjir atau beronjong, sehingga mudah tergerus longsor.

Jalan tersebut, menurut dia, sangat vital, sehingga pemerintah pusat harus segera mengatasi kerusakan dengan melakukan perbaikan secara permanen.

“Jika tidak segera diperbaiki, perekonomian dua kabupaten yaitu Nias dan Nias Selatan terancam lumpuh, karena tidak ada jalan alternatif menuju kawasan itu kecuali harus memutar jauh menempuh jarak ratusan kilometer,” katanya.

Analisman juga mendesak pemerintah pusat melalui Badan Besar Jalan dan Jembatan Wilayah Sumatera II Kementerian Pekerjaan Umum segera turun tangan dan memperbaiki jalan tersebut sebelum benar-benar putus.

Pada bagian lain ia menyebutkan, Jalan Pelud Binaka merupakan satu-satunya jalan menuju Bandara Binaka di Gunung Sitoli dan jalan itu merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

“Harapan kita kerusakan jalan itu harus segera ditangani oleh pemerintah pusat,” kata Analisman. (Sumber: www.surya.co.id 6 Oktober 2010)