Archive for May 19th, 2009 | Daily archive page

UNICEF’s 4th year support in Nias, Indonesia

Tuesday, May 19th, 2009

* marked by an inauguration of new child-friendly school

Gunungsitoli, Nias, 15 May 2009, The inauguration of the newest and largest child-friendly school marked the fourth year of UNICEF support after Indonesia’s Nias earthquake.

The newly inaugurated school – SDN 075018 Afilaza – SDN 070976 Kota – is situated at the heart of the capital town of Gunungsitoli in Nias District, North Sumatra. According to UNICEF Nias, the school is expected that the school will provide the surrounding community with better access to basic education.

“UNICEF’s support has given children here better access to basic education using earthquake-resistant and child-friendly standards like the one we see today,” Deputy District Head, Temazaro Harefa, said. Other programmes such as quality education, child protection, health and nutrition, water sanitation and hygiene, “will bring them a better, brighter future,” he added.

Capable of seating 500 students, the new building replaces two schools devastated by the massive earthquake. The two-storey compound has 16 well-lit and well-ventilated classrooms. Its 30 teachers were all from the original schools. Built in cooperation with Nippon Koei, it is quake resistant and also has separate toilets for boys and girls, a library and a large courtyard.

“This school now needs to be filled with life, with knowledgeable teachers and motivated students,” Angela Kearney, UNICEF Indonesia Representative in her opening speech. Together, we can ensure students have a safe and proper learning space. All our work here is part of our commitment to build back better.”

For the past 4 years of UNICEF’s support in Nias, the agency is focusing on Strengthening Basic Education System (Access to and quality Education, Early Childhood Development), Strengthening Health Care System (including nutrition and water-sanitation), and Strengthening Child Protection Referral System.

So far UNICEF has completed the construction of 46 schools with constructions of the remaining 79 now at full steam. More than 35,000 children have benefited from Creating Learning Communities for Children education programs.

Over half of the population had benefited from a better health care system with expanded immunization service, programmes to control malaria, improve early childhood development, nutrition, maternal and newborn-child health. Over 50,000 people, including children, have benefited from water, sanitation and hygiene facilities and learned how to live a clean and healthy life through hand washing with soap. The district has also issued a decree to strengthen a child protection referral system in Nias. (fr/ld/brk/*)

Empat Tahun Dukungan UNICEF di Nias

Tuesday, May 19th, 2009

* Ditandai dengan peresmian sekolah ramah anak terbaru

Gunungsitoli, (NO) – 15 Mei 2009, Peresmian sekolah ramah anak terbaru dan terbesar di Nias, menandai 4 tahun dukungan UNICEF setelah gempa Nias terjadi. Sekolah yang diresmikan itu adalah Sekolah Dasar Negeri 075018 Afilaza dan 070976 Kota yang berlokasi di pusat ibukota Gunungsitoli Kabupaten Nias, Sumatera utara. Menurut UNICEF Nias, sekolah ini diharapkan akan memberikan masyarakat sekitar kemudahan akses pendidikan dasar.

“Dukungan UNICEF telah memberikan anak-anak di daerah ini sebuah akses yang lebih baik akan pendidikan dasar terutama dengan standardarisasi sekolah ramah anak dan tahan gempa seperti yang kita lihat sekarang ini,” kata Wakil Bupati, Temazaro Harefa. “Program lain seperti kualitas pendidikan, perlindungan anak, kesehatan dan gizi, air, sanitasi dan kebersihan, akan memberikan mereka masa depan yang lebih baik dan lebih cemerlang,“ beliau menambahkan. Demikian siaran pers UNICEF Nias yang diterima Nias Online.

Sekolah dengan kapasitas 500 siswa ini, menggantikan dua sekolah lama yang hancur karena gempa. Bangunan sekolah baru dua lantai tersebut mempunyai 16 ruang kelas dengan pencahayaan dan ventilasi yang baik. Dibangun atas kerjasama dengan Nippon Koei, sekolah ini tahan gempa dan juga dilengkapi dengan kamar kecil terpisah bagi siswa putra dan putri, serta perpustakaan dan halaman yang luas.

“Sekolah baru ini, masih perlu diisi dengan guru-guru yang berpengetahuan luas dan siswa-siswa dengan motivasi belajar tinggi,” kata Angela Kearney, perwakilan UNICEF Indonesia dalam pidato pembukaannya. “ Semua usaha kita di sini adalah bagian dari komitmen untuk membangun kembali Nias dengan lebih baik.”

Selama kurun waktu 4 tahun dukungan UNICEF di Nias, UNICEF memusatkan pada Penguatan Sistem Pendidikan Dasar (tersedianya akses kepada dan kualitas pendidikan, Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini), Penguatan Sistem Pelayanan Kesehatan (termasuk air-sanitasi dan nutrisi), serta Penguatan Sistem Rujukan Perlindungan Anak.

Sampai saat ini UNICEF telah menyelesaikan pembangunan 46 sekolah, sementara 79 sekolah lainnya masih dalam pengerjaan. Lebih dari 35,000 anak menerima manfaat dari program Creating Learning Communities for Children education (Menciptakan Masyarakat Peduli Pendidikan Anak).

Siaran pers UNICEF Nias lebih jauh menjelaskan, lebih dari setengah masyarakat Nias menerima manfaat dari system pelayanan kesehatan yang lebih baik dengan cakupan program pelayanan imunisasi, pengendalian penyakit malaria, peningkatan pengembangan anak usia dini dan gizi, serta kesehatan ibu hamil dan bayi. Lebih dari 50,000 orang termasuk anak-anak, menerima manfaat dari fasilitas air, sanitasi, kebersihan dan telah belajar bagaimana untuk hidup lebih sehat dengan mencuci tangan dengan sabun. Pemerintah Kabupten Nias juga telah mengadopsi Sistem Perujukan Perlindungan Anak yang melalui Surat Keputusan Bupati Nias. (fr/ld/brk/*)