Hasil Sementara Pilkada Nisel – Quick Count: Pasangan Temafol Raih Suara Terbanyak

Jakarta, Nias Online – Hasil perhitungan cepat (Quick Count) yang dilakukan oleh Lembaga Survey Akon Indonesia menunjukkan pasangan independen Temazisökhi Halawa-Foluaha Bidaya (Temafol) unggul sementara pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) Nias Selatan (Nisel).

Kepada Nias Online, peneliti Akon Indonesia sekaligus penanggungjawab pelaksanaan quick count Pilkada Nisel Farhan Muhammad, mengungkapkan, pihaknya melakukan penghitungan cepat pada 101 TPS sample dari total 1000 TPS yang tersebar di 18 kecamatan. Saat ini, pihaknya telah menghimpun sebanyak 80% hasil penghitungan suara dari 101 TPS itu dengan margin error 1-3%.

“Hasilnya menunjukkan, pasangan Temafol meraih suara terbanyak, sebesar 34,45%,” ujar Farhan kepada Nias Online, ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis (30/12).

Dia menambahkan, posisi kedua sampai kelima, berturut-turut ditempati:
Pasangan Drs. Fauduasa Hulu – Alfred Laia (JIWA) dengan perolehan suara 26,43%; pasangan Drs. Idealisman Dachi-Hukuasa Ndruru (IDEAL) sebesar 24,21%; pasangan Daniel Duha, SH-Kamarudin Laia (DAMAI) sebesar 11,72% dan pasangan Sobamböwö Bu’ulölö, SH-To’ölö Bago (SOLO) sebesar 3,18% .

Dengan 80% rekapan yang telah dihimpun itu, sambung dia, menunjukkan bahwa angka perolehan setiap pasangan itu sudah stabil. Berdasarkan pengalaman, kalau pun ada perubahan, tidak akan signifikan, sekitar 1% saja. “Karena itu, sudah bisa dipastikan, pasangan Temafol menang pilkada Nisel dalam satu putaran,” tegas dia.

Di Nias Selatan sendiri, dari informasi yang dihimpun Nias Online, juga beredar versi lain hasil sementara penghitungan suara. Ada yang menyatakan pasangan Jiwa sebagai peraih suara terbanyak. Versi lainnya menempatkan pasangan Ideal sebagai peraih suara terbanyak.

Dihubungi terpisah tadi sore, anggota KPUD Nisel Deskarnial Zagötö mengatakan, hingga hari ini hasil penghitungan suara di TPS belum sampai ke KPUD. “Hari ini ada beberapa kecamatan yang sudah melakukan pleno dan rencana hari ini juga mereka mau serahkan ke kabupaten. Kita tunggu saja dulu,” kata dia.

Dia juga mengungkapkan, tahap rekapitulasi penghitungan suara direncanakan dilaksanakan pada 10 Januari 2011. (EN).

Leave a comment ?

19 Responses to Hasil Sementara Pilkada Nisel – Quick Count: Pasangan Temafol Raih Suara Terbanyak

  1. DATA DIATAS TIDAK BENAR HANYA PEMBENTUKAN OPINI, LIHAT DATA HASIL PLENO PPK :
    TEMAFOL(1) IDEAL(3) JIWA(4)
    1. TELUK DALAM ; 1847, 2597, 3381
    2. FANAYAMA : 1593, 2913, 1120
    3. MANIAMOLO : 422, 4628, 760
    4, TOMA : 346 625 652
    5. MAZINO ; 610 367 848
    6. GOMO ; 222 2379 2184
    7. UMBUNASI ; 33 2104 793
    8. MAZO ; 235 154 118
    9. SUSUA ; 948 1264 648
    10. LAHUSA ; 572 767 2188
    11. AMANDAYA ; 1268 3340 988
    12. ARAMO ; 231 1126 118
    13. LOLOMATUA ; 1638 531 1775
    14. LOLOWAU ; 4823 907 2187
    15. PP BATU ; 3724 2229 1362
    16. PP BATU TMR; 440 274 414
    17. HIBALA ; 2625 1145 701
    18. HILIMEGAI ; 1107 197 857

    JUMLAH ; 22.684 27.647 21.094 TTL: 71.425
    PER % ; 31,75 % 38,70 % 29,53%

    JADI DARI HASIL DIATAS DIPASTIKAN PASANGAN IDEAL UNGGUL NO.3 DENGAN MENANG SATU PUTARAN SAJA.
    INI SUMBER DATA DARI HASIL PLENO PPK, DAN SUMBER LAIN SEPERTI PANWAS, KEPOLISIAN, DAN PEMANTAU, PERS.
    DATA SATU SAMA LAIN TIDAK BEGITU BERBEDA, MARGIN ERRORNYA MAXIMAL 2 %

    PEMANTAU PILKADA NISEL

    HARRIS TELAUMBANUA

  2. emanuel says:

    101 TPS sample belum jaminan keakuratan tabulasi data,BOSS. Trend TPS per TPS di Nisel memiliki perbedaan yang cukup signifikan untuk masing masing pasangan. Hasil pemantauan rekan rekan di FORUM PANTAU, Pasangan JIWA unggul di 7 Kecamatan dengan selisih suara tidak terlalu jauh dengan 2 pasangan lainnya. Sementara Pasangan TEMAFOL dan IDEAL masing-masing hanya unggul di 3 Kecamatan tetapi dengan perbedaan jumlah suara yang cukup besar terhadap pasangan lainnya. Meskipun demikian, apa yang telah anda lakukan dan lembaga diyakini berdasarkan analisa dan pengumpulan data yang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. Hanya saja, jika kemudian analisa tersebut jauh panggang dari api, kredibilitas lembaga ini dipertanyakan.

  3. emanuel says:

    HARRIS TEL;
    ah, kau ngarang aja. Datamu suka suka perut. persentase yang kau paparkan persentasenya lintah darat dengan bunga uangnya. dimana kau tarok 2 calon lainnya, apa memang ngga ada yang milih mereka sama sekali atau nol lah kata orang pintar. kau jumlah dulu itu baek baek persentasemu, sudah 100 persen itu lae. Lucu kali kau jadi pengamat…ngga ilmiah.

  4. HARRIS TEL says:

    dear sdr. emanuel :

    disini kami hanya memaparkan yang masuk 3 besar saja, krn dua lainnya tidak telalu signifikan. kami memaparkan sesuai dengan data yg kami dapatkan. Dan ini adalah hasil perhitungan dari 18 kecamatan yg ada di Kab.Nias Selatan. seperti tertera di atas.

    trima kasih

  5. Siwani Victorf Dachi says:

    Pak Harris Tel.
    Coba dihitung ulang lagi dengan seksama dan teliti jumlah perolehan suara yang tertera di atas dari 3 pasangan yang mendapat suara terbanyak di 18 kecamatan. Sepertinya perhitungan itu ada kesalahan. Ada baiknya dihitung secara teliti perolehan suara per pasangan. Sepertinya pasangan urutan nomer 3 yang memperoleh suara terbanyak sementara ini.
    Masing-masing penduduk kecamatan di Nias Selatan pasti berbeda, Kecamatan Amandraya tidak mungkin sama jumlah pemilih di kecamatan yang lain. Kita berpatokan pada peserta pemilih aja.
    Mohon diteliti lagi. Jangan sampai kita memberikan data yang tidak akurat di mana nantinya warga masyarakat menjadi bingung.
    Kepada teman2 yang lain yang turut terlibat dalam perhitungan PILKADA NISEL ini, agar jujur dan dari pihak kepolisian selalu memantau proses pennghitungan suara ini supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (manipulasi suara).
    Terimakasih kami ucapkan kepada semua saudara/i yang telah mensukseskan terlaksanannya PILKADA NISEL dengan aman dan tertib.

  6. Dachi says:

    Kalau mau mengomentari hasil Quick Qount, anda perlu membuka Mata Kuliah Metode Research (maaf, bagi yang belum pernah kuliah tidak usah bingung karena hanya yang kuliah yang mempelajarinya). Quick count merupakan metode perhitungan cepat sebelum hasil yang sebenarnya ada. Tekniknya menggunakan metode sampling dengan sampling error seminimal mungkin sehingga representatif dengan populasi. Confidence Levelnya bisa mencapai 95 – 99 persen. Jadi, kalau anda ragu hasil tersebut, silahkan lakukan perhitungan dengan menggunakan Metode Ilmiah yang lain atau tunggu aja hasil akhir sehingga tidak perlu berpolemik. Fanatisme thd salah satu calon secara ilmiah tidak memperbesar ketidakrepresentatifnya sampel tetapi hanya cuap-cuap saja.

  7. sohanoso fau says:

    Sdr Harris,

    Saya rasa, terkait komen Anda yang banyak dikritik, sebaiknya Anda perjelas beberapa hal penting berikut:

    1. Anda mengaku sebagai pemantau pilkada Nisel. Tapi, tidak mencantumkan nama lembaga Anda agar memudahkan penelusuran apakah Anda dari lembaga resmi yang disetujui KPUD Nisel atau bukan. Tentu saja, dalam hal ini kredibilitas data dan pernyataan Anda dipertaruhkan.

    2. Kalau benar Anda dari lembaga pemantau, tidak pada tempatnya Anda mengomentari hasil pantauan pihak lain. Apalagi membuat kesimpulan sendiri bahwa hasil sementara pantauan pihak lain sebagai pembentukan opini. Pernyataan Anda seperti itu pun tidak berdasar karena apapun hasil pilkada nanti, tidak bisa ditentukan oleh opini tapi hasil ril perhitungan suara.

    3. Jadi, kalau Anda langsung tanpa dasar menuduh hasil pantauan pihak lain sebagai pembentukan opini, kemudian Anda menampilkan versi Anda sebagai yang paling benar dengan kemudian menyimpulkan pasangan yang Anda sebut sebagai pemenang sementara, maka pertanyaannya adalah sebenarnya Anda pemantau pilkada atau tim sukses? Atau, kedua-duanya, barangkali?

    4. Informasi dari sejumlah wartawan yang meliput di sana justru menunjukkan hasil sebaliknya. Bahwa, pasangan Temafol yang mendominasi.

    Tks

  8. Yth , By susuwongi dan Bapak Farhan Muhammad.

    Tolong klarifikasi data yang dilakukan oleh Lembaga Survey Akon Indonesia, sebab setahu saya, Lembaga Lembaga Survey Akon Indonesia tidak ada di Nias Selatan pada hari “H” maupun pra dan pasca, jadi kesimpulannya dari mana data yang didapat, atau cuma wacana saja, ini bisa menimbulkan konflik ditengan masyarakat, jadi Lembaga Survey Akon Indonesia sebaiknya hati-hati dalam membuat sebuah pernyataan.

    Saya sendiri hadir dan melihat langsung semua proses yang berjalan, dan melakukan peliputan, sebab ketika saya tanyakan langsung kepada Sekretaris KPUD Nias Selatan , apakah ada Pemantau disini, Jawabnya tidak ada, saya tanya lagi apakah ada yang melakukan Quick Count disini, jawabnya juga tidak ada,

    nah dengan kata lain, Lembaga Survey Akon Indonesia adalah lembaga SILUMAN, dan Bermulut Besar

    Ya’ahowu
    Hendrik Yanto Halawa

  9. saya setuju dengan koment 7 (Yang Terhormat Bapak Sohanoso)
    nyatakanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah
    seperti jargonnya MK ” MK tak mungkin mengalahkan yang seharusnya menang dan memenangkan yang seharusnya kalah”. inilah pertanda kita optimis memasuki era 2011……….Garuda didadaku

    salam

    Fakta Jaya Dachi

  10. Anton Karunia says:

    Ya’ahowu,

    Berharap Niasonline ini kita pelihara untuk saling asuh, saling asah, dan saling asih. Karena itu sebaiknya kita tidak perlu mengikuti cara netters dibeberapa website Ono Niha tanõ bõ’õ. Atau, bagaimana policy Redaksi !

    AK

Reply to Ernny Ndruru ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>