NIASONLINE, JAKARTA – Bagi para tenaga honorer, baik kategori I (K-I) maupun kategori-II (K-II) yang tidak lolos seleksi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pemerintah memberikan solusi alternatif. (more…)
Posts Tagged ‘CPNS’
ICW: Kerabat dan Pendukung Kepala Daerah Dominasi Posisi CPNS
Tuesday, September 10th, 2013Ribuan orang kini sedang bersiap memerebutkan lowongan yang tersedia. Namun, tidak sedikit yang sambil bersiap, dengan ‘berjuang’ dengan menyediakan puluhan juta uang untuk disetor kepada pejabat yang menyalahgunakan jabatannya. (more…)
Seleksi Diperketat, Ini 9 Modus Kecurangan Pada Seleksi CPNS
Monday, September 2nd, 2013Namun, bagi banyak orang, penerimaaan kali ini hanya akan mengulang kebiasan kecurangan lama yang identik dengan seleksi CPNS.
Masa seleksi CPNS biasanya menjadi masa ‘perjuangan’ bagi yang mau jadi PNS. Istilah ‘perjuangan’ sudah lazim karena sesuai kenyataan selama ini di benak publik, ‘masuk PNS itu tidak mungkin gratis.’ Permainan uang bisa mencapai puluhan juta rupiah per orang.
Masa seleksi CPNS juga, selama ini, menjadi masa ‘panen’ bagi para pejabat di lembaga terkait maupun penguasa yang menyalahgunakan jabatan dan kewenangannya.
Praktik-praktik itu pun diakui oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Makanya, kali ini, seleksi CPNS tahun ini mengalami perubahan. Intinya, seperti kata para pejabat Kemenpan-RB, dibikin sedemikian rupa untuk mempersempit peluang korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).
Menpan-RB Azwar Abubakar, hari ini, Senin (2/9/2013) menyebutkan, tingkat kesulitan tes kali ini setingkat di bawah tes UMPTN.
Dia juga minta agar semua aparatur negara menindak tegas pelaku praktik percaloan. Bahkan, bagi PNS yang terlibat, akan dipecat selain hukuman penjara.
Dia menegaskan, pihaknya ingin memperbaiki citra bahwa jika menjadi PNS itu bisa dibeli dengan sejumlah uang.
“Kita mau hapus image itu bahwa masuk PNS bisa dibayar. Kita mau hapuskan itu. Kita akan menghapus oknum-oknum yang waktu lalu menjadi calo,†tegas dia.
Nah, apakah janji Kemenpan-RB itu akan terbukti atau tidak, ada baiknya mengenal apa saja modus kecurangan dalam seleksi CPNS.
Seperti dilansir Konsorsium Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Seleksi CPNS, Minggu (1/9/2013), terdapat sembilan modus kecurangan yang terjadi. Masyarakat pun diminta mewaspadai hal itu
“Banyak sekali penyelewengan dari mulai pendaftaran sampai penetapan CPNS,” ungkap Peneliti Indonesia Corruption Watch Febri Hendri pada paparan konsorsium itu di Kantor ICW, Jakarta, Minggu (1/9/2013).
Sembilan modus ataupun titik rawan tersebut adalah:
1. Meloloskan pelamar tidak memenuhi kriteria sebagai pegawai honorer kategori 2. Pegawai honorer ini adalah mereka yang bekerja pada instansi pemerintah pusat dan daerah minimal satu tahun sebelum 31 Desember 2005. Mereka yang bekerja setelah 2005, tidak masuk dapat dimasukkan sebagai honorer kategori 2.
2. Adanya diskriminasi pada seleksi adminsitrasi pada pelamar tertentu terkait nomor dan lokasi ujian guna memperkecil persaingan pada saat seleksi CPNS. Pada tahap seleksi administrasi ini sangat rawan pungutan liar oleh pihak tertentu.
3. Saling menitip pelamar antar pejabat atau pihak tertentu dari dua daerah yang berbeda. Misalnya, kepala daerah atau pejabat di instansi tertentu di daerah A menitipkan kerabat atau temannya pada seleksi di daerah B. Sebaliknya, kepala daerah atau pejabat instansi tertentu dari daerah B menitipkan kerabat atau temannya kepada kepala daerah atau pejabat instansi tertentu di daerah A.
4. Pembocoran soal Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB). Biasanya ini terjadi saat penggandaan soal dari percetakan hingga ke lokasi ujian. Konsorsium menemukan, pembocoran itu merupakan perilaku kolektif tim panitia di daerah atau pusat untuk meloloskan orang tertentu atau menjual kunci jawaban.
5. Praktik perjokian. Pada saat TKD dan TKB, joki menggantikan pelamar sebenarnya atau bisa juga menjadi pendamping pelamar tertentu di dalam ruangan ujian.
6. Pengisian kembali Lembar Jawaban Komputer pelamar tertentu oleh pihak lain setelah ujian TKD atau TKB dilaksanakan.
7. Praktik pemerasan atau suap oleh pejabat atau pihak lain setelah ujian TKD atau TKB dilaksanakan.
8. Penambahan pelamar yang lolos TKD dan TKB pada pengumuman resmi di pemerintah daerah.
9. CPNS mendapatkan NIP meski tidak mengikuti proses seleksi. (EN)
Agar Tak Gugur Tes Awal CPNS, Siapkan Dokumen Penting Ini
Wednesday, August 28th, 2013Pemerintah Jamin Transparan, Peserta Tes CPNS Jangan Menyogok
Tuesday, August 20th, 2013Ini Dia Jadwal Pendaftaran dan Tes CPNS 2013
Tuesday, August 20th, 2013Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, pelaksanaan ujian akan dilakukan dengan dua metode. Yakni, sistem Lembar Jawaban Komputer dan sistem Computer Assisted Test (CAT).
“Bagi pengguna sistem CAT, tes CPNS akan dimulai pada 29 September 2013. Tes dengan sistem CAT ini akan dilakukan pada 19 Kementerian dan Lembaga,†ujar Setiawan seperti dikutip dari situs menpan.go.id, dikutip Selasa (20/8/2013).
Sedangkan tes CPNS melalui sistem LJK, baik honorer kategori II maupun pelamar umum dijadwalkan digelar serentak pada 3 November 2013.
Untuk tahap awal, mulai hari ini, 20 – 30 Agustus 2013 akan dilakukan penetapan persetujuan formasi instansi.
Berikut adalah jadwal lengkap proses penerimaan CPNS 2013:
Cegah KKN Pada Seleksi CPNS, Pemerintah Andalkan Sistem CAT
Thursday, August 15th, 2013Ingat, Instansi Perekrut CPNS Wajib Umumkan Lowongan Jabatan
Tuesday, July 30th, 2013Ratusan Formasi CPNS Disediakan Bagi Penyandang Disabilitas dan Atlit
Thursday, July 18th, 2013Siap-Siap, Tes CPNS Bagi Honorer K2 Digelar Agustus
Tuesday, July 16th, 2013Honorer K2 adalah mereka yang pendapatanya tidak berasal dari APBN dan APBD. (more…)
Polda Sumut Umumkan 36 CPNS Polri; Ujian Tertulis Sabtu
Friday, November 12th, 2010Medan – Polda Sumut mengumumkan 36 daftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Polri dari sumber pelamar umum Tahun Anggaran 2010 dari pendidikan SMA/SMK yang memenuhi syarat.
“Ke-36 yang dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti ujian tertulis, yaitu Natalia Nopita Sinaga jurusan IPS, penduduk Jalan Garu II A gang Anggrek No.5 Medan, Taufik Akbar jurusan IPS warga Jalan Gaharu Komplek PTP Blok C No.6 Medan, Khairuddin Rangkuti (IPS) warga Titi Pahlawan gang Pringgan, Medan Marelan, Netty Patrisia Tampubolon (IPA), Asrama Brimob Blok 61 No.1, Yusuf Nodisten Gultom (IPS), Jalan Perjuangan gang Silindit No.20 Medan, Erwin Jonfiter Sihotang (IPA) penduduk Jalan Jahe V No.2 P.Simaligkar, Selamat Rajagukguk (IPS) Jalan Sederhana No.24 Teladan, Medan, Tribayu Harivinarto (IPS), Kampung Durian No.34 C Parak Gadang Timur, Nana Febriana (jurusan Teknik Mesin) Dusun Simargalin RT05/01 Desa Parung Mulya, Karawang, Epsarunika Aritonang (IPA) warga Kampung Salam III Lingkungan XII, Jaserep Sijabat (IPS) asal Pondok Rangon Kecamatan Cipayung, Jawa Timur (Jatim), Boni Brata Aries S (Pelayaran) warga AR. Saleh No.33 RT 13 Kelurahan Palmerah Lama Jambi, Juniel Parasian Siahaan (IPS) warga Afdeling VIII Dolok Ilir Nagori Dolok Ilir II Kecamatan Dolok Batu Banggar,†jabar Kasubid Dokliput Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Kamis (11/11).
Selain itu, katanya, Tanda Septiawan Hutajulu (Teknik Mekanik Otomotif), Jalan Pelita IV No.144-A Medan, Eben Ezer Ginting (Teknik Mesin), Bunga Rampai 2 Simalingkar B, Medan, Muhammad Abdul Halim (Elektro) Titi Pahlawan Lingkungan IV Medan Marelan, Aryanto Pandapotan Purba (IPS) warga 5B-56 Lingkungan VI Pulo Brayan Bengkel, Medan Timur, Diamon Romansa Bangun (IPA) warga Bendungan II Lingkungan I Medan, Sri Ani Nanda Sari (IPS) asal Lingkungan Padat Karya Aek Tape A, Rantau Selatan, Septia Diningrum (IPA), Askela Barak Kampar No.215 Kecamatan Binjai Utara, Dedy Fransisco Sibuea (Teknik Medan), Blok 20 Lingkungan XV Belawan Sicanang, Hendrizal (Otomotif), penduduk Rimbo Tarok RT 004 RW 009 Kelurahan Kuranji Padang, Murniman Larosa (IPS) penduduk Pelud Binaka Km12 Dusun Bawadesolo Kecamatan Gunung Sitoli, Nias, Noniat Telaumbanua (IPA) asal Desa Hilidurawa Kecamatan Sawo, Nias Utara, Desman Rahmat Insani Giawa (IPS), Jalan Mawar Blok E No.12 Asrama Polres Nias, Jimmy Fernando (IPS) Jalan Merica Raya No.105 P.Simalingkar.
Selanjutnya, Foresman Zendrato (IPA) Jalan Golkar No.8 Gunung Sitoli, Nias, Yunisokhi Mendrofa (IPA), asal Desa Lolowua Kecamatan Hili Serangkai, Nias, Dedy Syahputra Harefa (IPA), Jalan Pelita No.11 Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunung Sitoli, Nias, Yulius Zebua (IPS) Desa Tethosi Kecamatan Bawolato, Nias, Oktoberlius Zamasi (IPS) penduduk Tetehosi Foa Kecamatan Gunung Sitoli Idanoi Nias, Arif Jaya Lafau (IPS) Desa Dahana Kecamatan Bawolato, Nias, Rynto Arbeth Waruwu (IPA) Desa Ononamolo II Kecamatan Mandrehe Utara, Nias, Yanisudiati Lase (IPS) Jalan Sutomo No.15 Dahano Sogawu-gawu Kodya Gusit, Nias dan Lestariani Mendrofa (IPA) penduduk Anggrek No.20 Kelurahan Ilir, Gunung Sitoli, Nias.
Hasil ke-36 CPNS tersebut, katanya, berdasar rujukan Kapolda Sumut nomor:Kep/478/XI/2010 tanggal 9 November 2010 tentang penetapan hasil pemeriksaan administrasi seleksi penerimaan CPNS Polri Tahun Anggaran 2010 sumber pelamar umum khusus kualdik SMA/SMK jurusan IPA/IPS, Komputer, Elektro dan Mesin.
“Pengambilan nomor ujian bisa dilakukan Kamis (11/11) di Biro Personel lantai III Polda Sumut pukul 08.00-15.00 WIB. Pelaksanaan ujian tertulis dilaksanakan Sabtu (13/11) di Aula Kamtibmas Polda Sumut mulai pukul 08.00 WIB. Peserta pria harus mengenakan kemeja putih celana hitam dan wanita kemeja putih rok hitam,” tutur Nainggolan. (hen)
Sumber: www.analisadaily.com – 12 November 2010








