Pemerintah Jamin Transparan, Peserta Tes CPNS Jangan Menyogok

Ilustrasi Suap/seputarnusantara.com

Ilustrasi Suap/seputarnusantara.com

NIASONLINE, JAKARTA – Sudah jadi rahasia umum, setiap kali penerimaan calon Pegawi Negeri Sipil (CPNS), merupakan ‘musim panen’ bagi para pihak, termasuk pejabat yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk menerima uang sogokan/suap.

Biasanya, permainan uang dalam ‘percaloan’ penerimaan CPNS bisa mencapai puluhan juta rupiah per pelamar. Tentu saja, dengan jaminan akan diluluskan menjadi CPNS. Ada yang ditepati, tidak sedikit yang kemudian sadar telah masuk dalam lingkaran penipuan.

Pemerintah Pusat berupaya mengatasi hal itu. Salah satunya, dengan mengubah sistem ujian dan rekrutmen sebagai bagian dari reformasi birokrasi.

Sederhananya, ingin agar yang lulus tes CPNS adalah orang-orang yang memang berkompeten. Jadi PNS bukan karena membayar atau menyogok. Ataupun karena permainan pejabat yang punya kekuasaan untuk mengatur hasil ujian.

Menjelang tes penerimaan CPNS tahun ini, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali mengingatkan para peserta tes agar tidak terkecoh dan membayar sejumlah uang kepada pihak tertentu karena menjanjikan kelulusan.

“Kami mengimbau kepada parapelamar yang ikut tes CPNS, baik dari pelamar umum maupun Honorer K2 tidak terkecoh dan tergoda bujuk raya serta iming-iming orang yang menjanjikan bisa meluluskan menjadi CPNS. Itu tidak benar,” ujar Sekretaris Menteri PANRB Tasdik Kinanto seperti dilansir situs menpan.go.id, dikutip Selasa (20/8/2013).

Tasdik mengatakan, pihaknya sudah banyak menerima laporan serupa itu. Dia pun minta para pelamar melaporkan ke Kementerian PANRB apabila ada orang yang menyatakan demikian bisa meluluskan pelamar menjadi CPNS.

Berbeda dengan sebelumnya, penerimaan CPNS tahun ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan. Bahkan, pengumuman kelulusan tes pun nanti akan diumumkan secara terbuka di media massa.

“Yang perlu disiapkan oleh para peserta tes adalah belajar sungguh-sungguh dan fokus,” jelas dia.

Selain itu, dalam penerimaan CPNS tahun ini, pemerintah juga mengubah sistem ujian. Kali ini menggunakan sistem Computerized Assisted Test (CAT) dan sistem Lembar Jawaban Komputer (LJK).

Dengan sistem itu, maka peserta tes tidak akan menerima soal yang sama, namun dengan bobot kesulitan yang sama. Juga menghindarkan terjadinya pembocoran soal. Bahkan, untuk mengamankan kerahasiaan soal, Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dilibatkan untuk mengamankanya sehingga tidak mudah dibobol dan dibocorkan.

Kemenpan-RB menjadwalkan, masa pengumuman dan pendaftaran penerimaan CPNS akan digelar selama 1-20 September. Masa tes untuk pelamar umum menggunakan sistem CAT akan digelar pada 29 September 2013. Sementara untuk pelamar umum dan tenaga honorer K2 menggunakan sistem LJK akan digelar pada 3 November 2013. Sedangkan untuk sekolah kedinasan, tes akan digelar pada September-Oktober.

Pengolahan hasil tes akan dilakukan pada 3-4 November dan 27 November – 13 Desember 2013. Disusul dengan pengumuman hasil tes pada Minggu IV November-Minggu III Desember 2013. Selanjutnya, diakhiri dengan pemberkasan dan penetapan NIP mulai minggu II Desember 2013. (EN)

Leave a comment ?

5 Responses to Pemerintah Jamin Transparan, Peserta Tes CPNS Jangan Menyogok

Leave a Comment

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Trackbacks and Pingbacks: