Börö-börö Hoya
“Syair” seperti berikut ini sering diucapkan anak-anak desa di Nias hingga akhir tahun 1960an. Kita tidak tahu persis masuk dalam kelompok mana untaian “syair’ tersebut. Yang jelas ia tidak termasuk… Read more »
A website of Nias people, culture and current affairs
“Syair” seperti berikut ini sering diucapkan anak-anak desa di Nias hingga akhir tahun 1960an. Kita tidak tahu persis masuk dalam kelompok mana untaian “syair’ tersebut. Yang jelas ia tidak termasuk… Read more »
Oleh Pdt. Em. BUDHIADI HENOCH Hiduplah sebagai orang merdeka dan bukan seperti mereka yang menyalahgunakan kemerdekaan itu untuk menyelubungi kejahatan-kejahatan mereka, tetapi hiduplah sebagai hamba Allah. (I Petrus 2:16)
Oleh: Christianto Wibisono Agenda 62 tahun Proklamasi disibukkan dengan tamu PM Jepang, Shinzo Abe, rekaman telepon Pollycarpus-Indra Setiawan, isu calon independen, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menyelenggarakan Konferensi Khilafah Internasional, serta… Read more »
Catatan: Seorang komentator Situs ini dengan nama samaran Fofo’usö telah mengusahakan terjemahan pidato Martin Luther King Jr. berjudul “I Have A Dream“. Terjemahan itu dipindahkan dari ruang komentar menjadi sebuah… Read more »
Tanggapan Bapak/Ibu Saro Z terhadap artikel: Ungkapan Waktu Dalam Tradisi Masyarakat Nias mengingatkan penulis akan berbagai pengertian “yöu†dan “raya†dalam Bahasa Nias.
Berikut ini adalah pidato terkenal dari Marthin Luther King Jr. Saya tampilkan untuk melengkapi pemahaman kita tentang arti ‘kemerdekaan’ dan ’kebebasan.’ Mumpung masih suasana agustusan. Juga, karena pada tanggal 28… Read more »
Oleh Pdt. BAMBANG PRATOMO Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! Ya Tuhan, berilah kiranya keselamatan! Ya Tuhan, berilah kiranya kemujuran! Diberkatilah dia yang datang dalam… Read more »
Pengantar Redaksi Apakah makna kemerdekaan bagi kita masyarakat Nias ? Pertanyaan ini kami kirimkan kepada sejumlah Ono Niha* yang bisa mengakses internet yang kurang lebih merupakan representasi dari masyarakat Nias… Read more »
Oleh Pastor PAULUS TRI PRASETIJO, pr “Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup.” (Amos 5:14 A) KEMARIN, Negara Kesatuan Republik Indonesia tepat berusia enam puluh dua tahun… Read more »
Oleh Sohaila, anggota Asosiasi Revolusioner Perempuan Afganistan Jika Anda pencinta kebebasan dan anti-fundamentais, Anda bersama kami, kata Asosiasi Revolusioner Perempuan Afganistan (RAWA). RAWA telah melakukan perlawanan gigih untuk hak-hak azasi,… Read more »
Ya’ahowu… Berikut ini adalah paper yang di dalamnya juga mengisahkan ‘migrasi’ orang-orang Nias (khususnya wanita) pada masa lampau melalui jual beli budak. Tulisan berikut dapat diakses pada situs Penang Story.
Dalam beberapa kesempatan Pastor Johannes Hammerle, Direktur Yayasan Pusaka Nias, menyampaikan keluhannya akan defisit anggaran yang terus menghantui keberadaan Museum ini. Dalam kesempatan peresmian “Omo Laraga” di Kompleks Museum Pusaka… Read more »
Oleh: P. Metodius Sarumaha, OFMCap. Orang banyak itu mulai pelan-pelan menarik diri dan meninggalkan Yesus karena mereka merasa bahwa kata-kata-Nya keras, terutama ketika Yesus mengajarkan tentang „roti hidup“ dan kewajiban… Read more »
Beberapa bulan terakhir ini kita menyaksikan kehadiran blog-blog Nias meramaikan dunia maya. Sampai tulisan ini diturunkan, ada sekurang-kurang 20 (dua puluh) situs/blog dengan atribut “Niasâ€, yakni situs/blog yang dihadirkan oleh… Read more »
Oleh Pdt. Ciptomartalu Sapangi Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya, “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?” Jawab dia, “Tidak ada, Tuhan.” Lalu kata Yesus,”Aku… Read more »