Archive for February 1st, 2011 | Daily archive page

Besok, MK Putus Sengketa Pilkada Nisel

Tuesday, February 1st, 2011

JAKARTA, Nias Online – Setelah melakukan rapat maraton, akhirnya Mahkamah Konsitusi (MK) akan menyatakan putusannya. Dikutip dari situs www.mahkamahkonstitusi.go.id, besok, Rabu (2/2/2011), MK dijadwalkan akan mengadakan pleno pengucapan putusan. (more…)

Peringatan dari Microsoft: Internet Explorer Sedang Cacat

Tuesday, February 1st, 2011

Microsoft memperingatkan para pengguna web browser buatannya: Internet Explorer agar hati-hati karena komputer mereka bisa disusupi oleh para hacker.

Raksasa piranti lunak ini mengeluarkan peringatan serius keamanan menjelajah internet menggunakan Internet Explorer karena adanya kerentanan yang bisa mempengaruhi semua sistem operasi buatan Microsoft termasuk Windows XP (SP3), Windows Vista, Windows 7, Windows Server 2003 dan Windows Server 2008 (R2). Hal ini disebabkan Internet Explorer yang merupakan bagian dari sistem-sistem operasi itu mendukung pemakaian berkas-berkas MHTL, dalam mana masalah ditemukan.

Karena web browser lain seperti Firefox, Google Chrome dan Safari tidak mendukung pemakaian berkas-berkas MHTM, mereka tidak terpengaruh oleh ancaman serius ini.

Microsoft mengatakan masalah keamanan ini ditemukan pada sistem operasi Windows. Sedemikian jauh Microsoft belum mampu menghilangkan masalah ini; Mincrosoft hanya mengeluarkan program penambal keamanan (security patch) untuk memblok setiap usaha untuk memanfaatkan kerentanan itu.

Semua pengguna Windows, khususnya pengguna Internet Explorer disarankan untuk mengunduh penambal (patch) itu sambil menunggu tim keamanan Microsoft menghilangkan masalah itu secara permanen.

Microsoft melukiskan kerentanan ini sebagai masalah yang sangat serius bagi sekitar 900 juta pengguna Internet Explorer, walau diyakini belum ada hacker yang mengekploitasinya.

“Seorang penyerang bisa mengkonstruksi sebuah tautan HTML yang dirancang untuk memicu skrip yang berbahaya dan meyakinkan pengguna untuk mengkliknya. Ketika pengguna mengklik tautan itu, skrip yang berbahaya itu akan beroperasi di komputer pengguna selama Internet Explorer dijalankan,” kata Angela Gunn, jurubicara Microsoft hari Jumat lalu.

“Skrip semacam itu bisa mengumpulkan informasi tentang pengguna (seperti email), mengambil isi tayangan browser atau mengganggu operasi penjelajahan internet,” katanya. (TI/brk*)

Kapolda Sumut Berikan Bantuan 1.500 Vaksin Rabies

Tuesday, February 1st, 2011

[MEDAN] Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Oegroseno menyerahkan bantuan 1.500 vaksin rabies untuk dipergunakan mengobati masyarakat korban dari gigitan anjing yang terjangkit rabies.

Bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian Polda Sumut bekerjasama dengan Posko Dela Siga terhadap masyarakat di Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut). Bantuan itu sudah disalurkan ke Rumsah Sakit Umum (RSU) Gunung Sitoli.

“Ini sebagai wujud perhatian kami buat masyarakat. Sebagai timbal baliknya, kami berharap agar masyarakat dapat menjadikan daerahnya sebagai wilayah teraman dan tidak dicap sebagai daerah teroris,” ujar Kapolda Sumut, akhi pekan lalu.

Kapolda mengatakan, masyarakat di daerah tersebut harus dapat saling menjaga situasi yang kondusif di daerahnya masing-masing. Apalagi menjelang pemilihan kepala daerah ini, masyarakat diharapkan tidak mudah terpecah.

“Jangan sampai masyarakat mudah dipecah belah, apalagi sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum pidana. Jika ini tetap terjadi maka proses penegakan hukum yang ditempuh kepolisian,” katanya.

Dr Katerina, salah seorang dari tim dari dinas kesehatan di Gunung Sitoli menyampaikan, kasus rabies akibat gigitan anjing semakin meningkat. Rabies akibat gigitan anjing ini termasuk membahayakan korbannya.

“Korban dari gigitan anjing yang terkena rabies harus segera ditangani dengan cara memberikan suntikan vaksin. Jika dalam tenggang waktu 10 hari sampai 14 hari tidak mendapatkan suntikan maka bisa mematikan,” jelasnya.

Katerina mengatakan, korban dari gigitan anjing rabies harus merndapatkan suntikan vaksin sebanyak empat kali. Biaya yang dibutuhkan masyarakat jika berobat untuk empat kali suntikan rabies itu mencapai Rp 1,5 juta. [155] (www.suarapembaruan.com – 31 Januari 2011)