Archive for March, 2011 | Monthly archive page

Mendagri Tandatangani SK Bupati-Wakil Bupati Nisel

Thursday, March 31st, 2011

JAKARTA, Nias Online – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Nias Selatan (Nisel) mulai memiliki titik terang. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi sudah menandatangani SK pelantikannya. Selanjutnya, tinggal menunggu penjadwalan pelantikan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). (more…)

SK Bupati Nisel Sedang Diproses Kemendagri

Wednesday, March 30th, 2011

JAKARTA, Nias Online – Terhitung sejak 28 Maret 2011, Kabupaten Nias Selatan (Nisel) tidak dipimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati definitif. Saat ini, Nisel dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Solistis Dachi. Padahal, bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada pada akhir tahun lalu sudah ada dan tinggal menunggu pelantikan yang seharusnya pada 28 Maret 2011. (more…)

Kepala BPPD Provsu: Alokasi Dana Bantuan Kabupaten Nias Rp11 Miliar Lebih

Monday, March 28th, 2011

Nias, (Analisa) – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Sumatera Utara Ir H Riddil Akhir Lubis MSi mengatakan, pemerintah provinsi Sumatera Utara telah mengalokasikan bantuan kepada Kabupaten Nias sebesar Rp11 miliar.

“Bantuan tersebut dialokasikan untuk beasiswa bagi siswa yang kurang mampu dan untuk peningkatan kesejahteraan guru serta pengadaan obat-obatan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala BPPD Prosu Riddil Akhir Lubis pada acara pembukaan musyarawah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Nias tahun 2011, Kamis (24/3) di lantai 3 Kantor Bupati Nias.

Dijelaskannya untuk tahun 2012 Pemprovsu membuat komitmen mendukung program pembangunan di Sumut yang telah ditetapkan dalam RPJMD 2009-2013 meliputi perwujudan masyarakat yang beriman dan bertakwa mewujudkan masyarakat yang tidak lapar, mewujudkan masyarakat yang tidak buruk, mewujudkan masyarakat yang tidak sakit, mewujudkan masyarakat yang punya masa depan, dan meningkatkan infrastruktur dan pengembangan wilayah.

Ditambahkannya, dalam menyusun prioritas pembangunan pada rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2012 harus memenuhi empat kriteria prioritas yakni memenuhi kriteria pro poor, pro job, pro growth, dan pro sustaineable.

Menyesuaikan urusan tentang kewenangan Pemprovsu dan kota/kabupaten (PP38 tahun 2007 serta sesuai dengan tupoksi SKPD bersangkutan, sesuai dengan isu strategis dan masalah mendesak, serta menyentuh secara langsung bagi usaha pemecahan masalah mendasar yang dihadapi oleh masyarakat.

Hal lain ada sembilan kebijakan pembangunan daerah yang harus dipertimbangkan antara lain mengatasi kemungkinan terjadinya kritis pangan, menjaga pergerakan sektor riil agar perusahaan menyelamatkan tenaga kerjanya sehingga tidak melukai PHK, mempertahankan daya beli masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan masyarakat, melindungi masyarakat miskin melalui program PNPM mandiri dan beberapa SKIM program pengesahan kemiskinan lainnya, memelihara kecukupan energi dengan melalui inovasi baru, pemenuhan kebutuhan pelayanan dasar masyarakat di bidang pendidikan kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup yang berkelanjutan sesuai dengan rencana tata ruang, pertumbuhan investasi dan daya saing daerah antara lain dengan pembentukan SKPD perizinan satu atap dan kondisi kualitas pelayanan dan permasalahan di perkotaan.

Sementara Ir Agustinus Zega dari laporan Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Kabupaten Nias antara lain melaporkan, peserta Musrenbang dari Bappeda provinsi Sumatra Utara Muspida plus Kabupaten Nias, unsur pimpinan dan anggota DPRD Nias, para staf ahli Bupati Nias, para Asisten Sekda Nias, para Kepala SKPD lingkup Pemkab Nias, para Kepala Bagian Setda Nias dan Camat sekabupaten Nias dan delegasi kecamatan, Kepala Instansi vertikal dan cabang dinas propinsi Sumatra Utara, TP – PKK Nias, pimpinan BUMN /BUMD, Unsur Perguruan Tinggi, pimpinan organisasi agama di Nias, Ketua Asosiasi Organisasi Profesi Organisasi Wanita, tokoh masyarakat dan media mass Nias dan pimpinan UN/NGO/LSM Nias.

Pelaksanaan Musrenbang Nias tahun 2011 disesuaikan dengan RKP 2012 “Perluasan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan bagi peningkatan kesejahtraan rakyat. Sehingga hasil diharapkan rumusan yang menjadi masukan utama untuk memutahirkan rancangan RKPD Nias tahun anggaran 2012 dan rancangan renja SKPD meliputi arah kebijakan prioritas pembangunan, daftar program dan kegiatan prioritas menurut sumber pendanaan serta program dan kegiatan yang harus diusulkan pada tingkat pemerintah propinsi Sumatra Utara dan pusat, lapor Ir. Agustinus Zega. (esp)

 Sumber: Analisa Daily: www.analisadaily.com – 28 Maret 2011.

Penundaan Pelantikan Bupati Nisel Diharapkan Tidak Berlarut

Friday, March 25th, 2011

JAKARTA, Nias Online – Berbagai pihak, termasuk pihak bupati dan wakil bupati terpilih memaklumi penundaan pelantikan bupati dan wakil bupati Nias Selatan. Namun, mereka juga mendesak agar penundaan itu tidak berlarut-larut atau hanya dalam hitungan hari saja. Tujuannya, agar roda pemerintahan dan semangat perubahan yang diusung pemimpin baru dapat segera direalisasikan. (more…)

Pelantikan Bupati Nias Selatan Ditunda

Friday, March 25th, 2011

JAKARTA, Nias Online – Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan yang semula dijadwalkan pada 28 Maret 2011 akan ditunda. Alasan atas penundaan itu masih simpang siur. Namun, di antaranya adalah belum selesainya pengurusan SK di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Alasan lainnya adalah kepraktisan, yakni dengan melakukan pelantikan serentak dengan kepala daerah lainnya yang baru terpilih. (more…)

Keresahan Warga Jepang Akan Radiasi Meluas

Friday, March 25th, 2011

Tokyo – usaha-usaha untuk mengoperasikan kembali sistem-sistem pendingin pada stasiun pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Dai-ichi diteruskan kembali hari ini (Jumat, 25/03) di tengah kegelisahan warga akan kontaminasi radiasi pada makanan dan air makin meluas.

Beberapa bagian dari fasilitas nuklir itu masih belum bisa didekati oleh para pekerja karena tingkat radiasi yang masih tinggi, hal mana menghalangi usaha untuk mengoperasikan kembali sistem-sistem pendinginan pada PLTN itu.

Kamis kemarin (24/03) tiga orang pekerja terekspose radiasi tinggi pada ruang turbin reaktor nomor 3 sementara dua orang dirawat di rumah sakit karena menderita kebakaran akibat berdiri terlalu lama dalam air yang terkontaminasi radiasi dalam ruang itu.

Para pejabat perusahaan Tenaga Listrik Tokyo (TEPCO) mengatakan hari ini mereka telah mengukur tingkat radiaoaktivitas 10,000 kali lebih tinggi dari tingkat normal dalam air di mana para pekerja berdiri. Air dari reaktor memang biasanya terekspose radiasi tetapi tingkat radiasi yang sangat tinggi ini mungkin merupakan pertanda batang-batang bahan bakar nuklir dalam reaktor itu telah rusak, kata salah seorang pejabat Badan Keamanan Nukir dan Industri Jepang.

Para pejabat berharap mereka bisa mengoperasikan kembali pompa pendingin pada reaktor no 3 Sabtu besok (26/03) yang memungkinkan dimulainya kembali sirkulasi air pendingin.

Keresahan warga Jepang semakin meluas setelah diukur radiasi tinggi pada perkebunan sayur-sayuran di dekat Tokyo. Pada hari Kamis kemarin, para pejabat di Tokyo menarik kembali peringatan untuk menghindari pemberian air dari keran untuk para bayi. Akan tetapi di dua kota lain – Sendai dan Chiba – ditemukan tingkat radiasi yang tinggi pada air minum dari saluran, sehingga larangan untuk meminum air dari saluran air minum tetap diberlakukan.

Sementara itu televisi Jepang pagi ini menayangkan ketiga reaktor PLTN Fukushima yang masih mengeluarkan asap atau uap putih – yang kemungkinan mengandung radiasi. (MNI/brk*)

Tenaga Nuklir di Italia: Satu Tahun Moratorium

Friday, March 25th, 2011

Pemerintah Italia telah menetapkan satu tahun moratorium terhadap rencana penggunaan kembali tenaga nuklir untuk memenuhi keperluan listriknya. Moratorium ini ditetapkan menyusul semburan radiasi dari statsiun pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima Dai-ichi, Jepang, yang rusak akibat gempa 11 Maret dan tsunami yang menyusulnya.

Kabinet Italia di bawah Perdana Menteri Silvio Berlusconi berencana mempertimbangkan kembali penggunaan tenaga nuklir untuk mengurangi ketergantungan pada minyak dan gas yang harus diimpor dari luar negeri. Namun insiden radiasi di PLTN Fukushima Jepang memaksa kabinet menetapkan moratorium satu tahun.

Italia menghentikan operasi ke empat pembangkit tenaga nuklirnya pada tahun 1987 melalui sebuah referendum setelah terjadinya kecelakaan nuklir Chernobyl.

Para penentang penggunaan tenaga nuklir menilai moratorium ini hanya tipu muslihat pemerintah untuk menunggu sampai masyarakat Italia melupakan bencana nuklir Jepang. (BW/brk*)

Nisel Gelar Kejuaraan Selancar Internasional

Thursday, March 24th, 2011

Bola.net – Pemerintah Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara, merencanakan akan kembali menggelar kejuaraan selancar internasional di Pantai Sorake, Juni 2011.

“Even internasional itu diikuti para atlet peselancar dunia yang berasal dari Amerika, Australia, Kanada, Jepang dan berbagai negara lainnya,” kata staf penjaga pameran Kabupaten Nisel, Fonono Saro Maru’ao di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Medan, Kamis.

Diadakannya kegiatan bergengsi itu, menurutnya sekaligus mempromosikan daerah tersebut dan untuk menarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Nisel. Sehingga akan mendatangkan keuntungan yang cukup besar bagi daerah Nisel, baik itu penginapan berupa hotel, para pedagang dan masyarakat setempat.

“Kejuaraan selancar itu, selama ini merupakan kalender tahunan bagi daerah tersebut,” kata Fonono yang juga panitia kejuaraan surfing.

Pelaksanaan kejuaraan selancar tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Juni mendatang, setelah lebih dulu diadakan survei oleh pihak panitia kejuaraan tersebut. Sebab, dalam kejuaraan selancar internasional itu, ketinggian ombak sangat menentukan.

“Ombaknya harus tinggi, sehingga para peselancar tersebut dapat berlomba dengan baik dan menghadapi berbagai tantangan di lautan lepas,” katanya.

Pantai Sorake berada sekitar 12 kilometer dari Telukdalam Ibu Kota Kabupaten Nisel. Lokasi ini sangat dikenal sebagai salah satu tempat selancar terbaik di dunia setelah Hawai. “Para peselancar akan datang ke Pantai Sorake untuk menguji ketangkasan mereka bermain di atas ombak yang datang dari Samudera Indonesia,” ujarnya.

Dia mengatakan, sejak tahun 1993 hampir setiap tahunnya Sorake dijadikan ajang kontes selancar yang diikuti atlet mancanegara dan nasional dari Bali, Nisel dan daerah lainnya. Selain Pantai Sorake Kabupaten Nias Selatan, juga memiliki lokasi selancar dan berjemur yang lain seperti Pantai Lagundri, Hilisataro dan Walo Hiu. (ant/fjr)

Sumber: Bola.net.

Lowongan Teknisi Pesawat Terbang di Lion Air

Tuesday, March 22nd, 2011

Jakarta, Nias Online – Mungkin di antara Anda ada yang membutuhkan informasi lowongan kerja ini. Kami mendapatkannya dari Humas Lion Air di Jakarta.

Maskapai Lion Air mencari tenaga teknisi pesawat terbang untuk dididik, dengan kualifikasi sebagai berikut: (more…)

Setdakab Nias : Delapan Isu Strategis dan Masalah Pembangunan di Nias

Tuesday, March 22nd, 2011

Nias, (Analisa) – Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Marthinus Lase, S.H mengatakan, rancangan forum satuan kerja perangkat daerah (SKPD) tahun 2012 merupakan dokumen perencanaan tahunan.

Mengingat sifatnya yang jangka pendek maka sasaran dan target kinerjanya harus jelas dan terukur khususnya rencana penanganan delapan isu strategis dan masalah pembangunan di Nias.

“Selain prioritas pembangunan nasional tahun 2010-2014 maupun komitmen pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun 2009 -2013, rencana kerja mempedomani perencanaan tentang delapan isu strategis dan masalah pembangunan di Nias”, katanya saat membuka acara forum gabungan SKPD Nias tahun 2011 di ruang rapat A Kantor Bappeda Nias, Selasa (15/3).

Setdakab Nias Marthinus Lase, S.H menjelaskan, delapan isu strategis dan masalah mendesak pembangunan di Nias adalah penyediaan infrastruktur jalan, pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan, kemiskinan dan kesejahteraan masyarakat, peningkatan pelayanan kualitas publik, penentuan dan penataan lokasi ibu kota kabupaten Nias, kesiapsiagaan menghadapi bencana, dan peningkatan PAD dan implementasi Undang-undang nomor 28/2009 tentang pajak dan retribusi.

Menurutnya, dalam menghadapi tahun 2012 tantangan terbesar yang harus dihadapi oleh Kabupaten Nias adalah harus mengoptimalkan penggunaan APBD 2012 secara efisien dan efektif karena perlakuan rasionalisasi pendapatan daerah utamanya dana perimbangan yang meliputi alokasi umum (DAUK), dana alokasi khusus (DAK) serta dana bagi hasil (DBH).

Sementara, laporan Kepala Bappeda dan Penanaman Modal Nias, disampaikan Sekretaris Bappeda dan Penanaman Modal Nias, Dorothea E. Telaumbanua, S.E menyampaikan forum SKPD bertujuan antara lain adalah menyelaraskan program dan kegiatan yang dimuat dalam rencana kerja perangkat daerah (Renja) SKPD, dengan usulan program dan kegiatan hasil Musrenbang kecamatan mempertajam indikator dan fungsi SKPD, menyamakan program dan kegiatan antar SKPD sesuai dengan kewenangan untuk sinergi pelaksanaan prioritas pembangunan daerah, serta menyesuaikan pendanaan program dan kegiatan prioritas berdasarkan pagu indikatif masing-masing SKPD.

Hadir pada forum SKPD tersebut, seluruh SKPD tingkat kabupaten Nias, anggota DPRD Nias, seluruh camat se-kabupaten Nias, instansi dan cabang dinas propinsi, pimpinan BUMN/BUMD, unsur perguruan tinggi, ketua organisasi profesi, LSM/NGO, pers, ormas dan organisasi keagamaan, serta pimpinan lembaga PBB dan media massa di kabupaten Nias.

Hasil sidang-sidang pleno yang berlangsung satu hari penuh itu akan dirumuskan sebagai hasil forum SKPD Nias tahun 2011 pada bidang infrastruktur, bidang kesehatan, bidang penanggulangan kemiskinan dan ekonomi serta bidang pendidikan. (esp)

Sumber: Analisa Daily.

Poldasu Pecat 140 Polisi, 90 Stress

Monday, March 21st, 2011

MEDAN, WASPADA ONLINE – Sebanyak 140 polisi dipecat karena berbagai kesalahan dan 90 personel lainnya mengalami gangguan mental atau stres dan sedang menjalani rawat inap dalam kurun waktu tiga bulan. Demikian dikatakan Kepala Bidang Hukum Polda Sumatera Utara, Kombes John Hendri. (more…)

Semangat “Gambaru”

Friday, March 18th, 2011

Oleh: JANSEN SINAMO

Kita sedang menyaksikan bangsa Jepang menghadapi bencana: gempa, tsunami, dan nuklir sekaligus.

Lewat televisi, Facebook, dan Twitter, kita tahu seluruh dunia memuji mereka karena terlihat bagaimana Pemerintah Jepang yang terus mengobarkan semangat dengan tenang dan tidak emosional, bekerja tenang dan teratur, meminta warga tetap waspada, mengimbau warga bahu-membahu menghadapi bencana, termasuk menghemat listrik dan makanan, serta meminta maaf karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik bergilir. (more…)

Pulau Nias Sumbang Kasus Rabies Terbanyak di Sumut

Friday, March 18th, 2011

MEDAN, Nias Online – Sejak tahun 2010, kasus rabies di Sumatera Utara terus bertambah. Kini, Sumut adalah Provinsi kedua di Indonesia setelah Bali dengan penemuan kasus rabies terbanyak. Pulau Nias menjadi penyumbang terbesar kasus ini di wilayah Sumut. (more…)

Pipi Berlubang Karena Penyakit Kulit, Bapak Lala’aro Gulö Butuh Bantuan Anda

Thursday, March 17th, 2011

JAKARTA, Nias Online – Bapak Lala’aro Gulö, warga Desa Botona’ai Te’olo, Kabupaten Nias Utara (dekat Mandrehe, Nias Barat namun pasca pemekaran masuk wilayah Nias Utara), saat ini sangat menderita karena pipi sebelah kirinya berlubang sekitar 7 cm hingga giginya kelihatan dari luar.

Menurut keluarga dekatnya, Turunan B Gulö, penyakit itu bermula dari rasa gatal pada tahi lalat pada pipi kirinya yang telah ada sejak lahir. Pada usia 47 tahun, rasa gatal mulai terasa. Kemudian, tahi lalat itu memerah, membengkak dan semakin melebar. Kondisi Pak Lala’aro yang lahir di Desa Hilinduria (1951) dan berprofesi sebagai petani itu makin kritis sejak 5 tahun lalu. Tahi lalat yang membengkak dan melebar itu meneteskan nanah bercampur darah.

“Saat ini, telah membentuk lubang sekitar 7 cm sehingga gigi-gigi Pak Lala’aro terlihat jelas dari luar,” ujar Turunan kepada Nias Online, Kamis (17/3/2011).

Dia menjelaskan, berbagai upaya pengobatan di Puskesmas terdekat dan juga pengobatran tradisional telah dilakukan. Namun tidak mendapatkan hasil. Upaya untuk berobat ke luar Pulau Nias untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, juga tidak dapat dilakukan karena ketidakmampuan keluarga membiayainya. Sementara tidak ada perhatian dari pemerintah setempat.

“Akibatnya, beliau susah makan, minum dan berbicara. Beliau masih mencoba bertahan hidup, entah sampai kapan. Kami dari keluarga juga sangat terbatas dan membutuhkan bantuan dari berbagai pihak,” ujar Turunan.

Karena itu, melalui publikasi ini, pihaknya mengharapkan uluran tangan dari saudara-saudara masyarakat Nias atau siapapun yang tergerak untuk membantu. Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Turunan B Gulö di 08126044445  dan Tomosa Gulö di 081388034467. (EN)

Pulau Nias Bukan Tempat Pembuangan Bagi Aparat Bermasalah

Tuesday, March 15th, 2011

JAKARTA, Nias Online – Pernyataan Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga yang akan memutasikan anak buahnya yang terbukti terlibat pungutan liar ke Pulau Nias memancing protes keras dari berbagai kalangan masyarakat Nias, baik di Pulau Nias maupun di perantauan. Pernyataannya itu dianggap sebagai penghinaan dan harusnya Tagam meminta maaf. Protes-protes itu sebagian disampaikan melalui media online, termasuk situs ini, mau pun pernyataan langsung kepada redaksi. (more…)