Archive for June 17th, 2010 | Daily archive page

Pimpinan Defenitif DPRD Kota Gunungsitoli Dilantik

Thursday, June 17th, 2010

Gunungsitoli – Tiga orang Pimpinan Defenitif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Gunungsitoli masing-masing Ketua Sowa’a Laoli (Partai Demokrat) Wakil Ketua Armansah Harefa (Partai Pelopor) dan Hadirat St Gea (PDIP) Dilantik dalam sebuah sidang paripurna yang berlangsung aman dan kondusif. Rabu, (16/6).

Pelantikan ketiga pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Gunungsitoli itu, pengambilan sumpah dan janji langsung Dipimpin Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Togar Simamora SH, MH.

Turut hadir, Walikota Gunungsitoli, Drs Martinus Lase, M.SP. Dandim 0213 Nias, Letkol H Sinaga, Sekda Kota Gunungsitoli, Drs Kemurnian Zebua, BE, Wakapolres Nias, Kompol S Zebua, Mewakili Kajari Gunungsitoli, Fras Rudy Zebua, SH, Wakil Bupati Nias Temazaro Harefa dan sejumlah Kadis lingkup Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Ketua DPRD Defenitif Sowa’a Laoli dalam sambutanya mengatakan, pengangkatn mereka sebagai pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli Berdasarkan surat keputusan Gubernur yang mengacu pada perundang-undangan yang berlaku, dimana atas terbentuknya DPRD kota Gunungsitoli maka perlu adanya Ketua DPRD yang defenitif.

Lebih lanjut Sowa’a Laoli mengatakan acara dalam mengambil sumpah dan janji ketua dan wakil ketua DPRD kota Gunungsitoli yang defenitif merupakan salah satu tugas fungsional sebagai mana yang diatur dalam peraturan pemerintah no 14 tahun 2010 tentang pedoman pengukuhan dan pengucapan sumpah dan janji ketua DPRD dan Wakil ketua DPRD kota Gunungsitoli.

Maka dengan adanya pimpinan DPRD Kota Gunungsitoli maka pembentukan alat-alat kelengkapan DPRD lainya dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Begitu juga hubungan antara legislatif dan eksekutif bisa berjalan dengan baik dalam pengembangan pembangunan Kota Gunungsitoli, pengembangan potensi daerah dan pemanfaatan anggaran pembangunan demi kesejahteran dan kebutuhan masyarakat. (www.analisadaily.com – 17 Juni 2010)

Merpati Tertunda Hampir 5 Jam di Bandara Polonia

Thursday, June 17th, 2010

Medan – Pesawat Merpati Nusantara Airlines tertunda hampir lima jam di Bandara Polonia Medan, Rabu (16/6) membuat penumpangnya yang akan berangkat tujuan Gunung Sitoli Nias kecewa sekaligus was-was dengan kondisi pesawat merpati karena hal seperti itu sering terulang.

Informasi dihimpun wartawan dari beberapa petugas, pesawat Merpati itu sesuai jadual yang ada di tiket penumpang seharusnya terbang pukul 07.00 WIB. Penumpang pun sudah sejak sebelum jam 6 pagi sudah berada di Bandara dan menunggu di ruang tunggu keberangkatan setelah mengurus check-in.

Penumpang pun sempat ribut dan protes karena mereka kecewa dengan penundaan keberangkatan. Padahal sebagian penumpang akan segera berada di Nias untuk urusan yang sangat penting.

Salah seorang penumpang yang dikenal sebagai tokoh pemuda dan mahasiswa asal Nias Sonitehe Telaumbanua kepada wartawan menyampaikan kekecewaannya atas pelayanan manajemen Merpati karena kondisi pesawatnya seringkali mengalami gangguan teknis.

“Kami sempat protes atas penundaan ini. Di tiket pesawat seharusnya berangkat ke Nias jam 7 pagi, kemudian diumumkan kepada kami melalui pengeras suara pesawat ditunda karena gangguan teknis. Kami baru diterbangkan pukul 11.45 WIB,” katanya.

Menurut Sonitehe, selain kecewa karena tertunda-tunda terus para penumpang yang berjumlah 16 orang juga takut terbang.

“Soalnya pihak merpati selalu mengatakan gangguan teknis kita tidak tahu kerusakan apa itu, wajar kan kita was-was. Kondisi seperti ini seringkali terjadi pada pesawat Merpati, penerbangan lain tidak seperti ini parahnya. Kita mintalah pimpinan Merpati di Medan untuk membenahi pesawat mereka karena ini menyangkut nyawa dan kepentingan masyarakat Nias sering terkendala kalau tertunda-tunda,” tegas Soni. (www.analisadaily.com – 17 June 2010)