Pemimpin oposisi utama Pakistan, Benazir Bhutto, tewas ditembak Kamis kemarin dalam sebuah pertemuan massal kampanye pemilu di Rawalpindi. Hanya beberapa saat sebelum dibunuh, Benazir Bhutto berpidato di hadapan massa pendukungnya di Rawalpindi, kota di mana ayahnya, Zulfikar Ali Bhutto – mantan Presiden dan Perdana Menteri Pakistan – digantung oleh rezim militer pada tahun 1979. (more…)
Archive for December, 2007 | Monthly archive page
Benazir Bhutto Tewas Dibunuh
Friday, December 28th, 2007Korban Tsunami Nias Masih Di Pondok Darurat
Friday, December 28th, 2007Gunungsitoli, WASPADA Online
Hingga 3 tahun peringatan bencana gempa bumi yang diikuti gelombang Tsunami yang melanda pesisir barat Nias, masih banyak rumah korban tsunami dan fasilitas umum lainnya masih belum dibangun. Para keluarga korban di beberapa desa tersebut sampai saat ini masih tinggal di pondok-pondok darurat menunggu bantuan rumah dari BRR dan pemerintah. (more…)
Banjir Landa Nias Rumah Penduduk Tergenang 200 Ha Sawah Rusak Total
Friday, December 28th, 2007Gunungsitoli (SIB)
Akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sejak Senin (24/12) hingga Selasa pagi, sejumlah desa di Nias dan sawah seluas 200 hektar rusak total. (more…)
Selamat Hari Natal 25 Desember 2007
Wednesday, December 26th, 2007Redaksi mengucapkan Selamat Natal 25 Desember 2007 kepada para pengunjung Situs Yaahowu. Semoga Natal membawa kedamaian, kegembiraan, kesejahteraan, rahmat dan pengampunan kepada kita semua. Amen.
Ketika Dia Yang Kudus Lahir..
Wednesday, December 26th, 2007Oleh Ag. Paulus
ketika Dia Yang Kudus lahir..
di tengah papa amat sederhana
di tengah cemooh kerabat Maria
di tengah kebingungan para gembala (more…)
Josef Mohr, Franz Xaver Gruber: “Stille Nacht! Heilige Nachtâ€
Monday, December 24th, 2007Misa Tengah Malam di Gereja Santu Nikolas desa Oberndorf, Austria pada malam Natal tahun 1818 mencatat satu peristiwa penting dalam perjalanan umat Kristiani di seluruh dunia. Pada Misa itulah lagu “Stille Nacht! Heilige Nacht” (Silient Night, Holy Night, Malam Kudus) berkumandang untuk pertama kalinya. Dengan iringan gitar Pastor Josef Mohr (1792-1848), kedua sahabat karib: Pastor Josef Mohr sendiri dan Franz Xaver Gruber (1767-1863) memperkenalkan lagu Natal baru yang nantinya menjadi lagu yang paling dikenal dalam Gereja Kristiani di seluruh dunia. Pada setiap bait dari seluruh enam bait lagu itu (syair lengkap diberikan pada akhir tulisan ini), paduan suara mengulang kedua baris terakhir dalam harmoni empat bagian. (more…)
Menata Kembali Perayaan Ilahi — Ya’ahowu Wanunu Fandru
Monday, December 24th, 2007Ya’ahowu…
Terbayang jelas kenangan unik dan yang telah mendarah daging. Kebersamaan, keceriaan dan perenungan kembali arti menjadi seorang Kristen. Dimulai dari peristiwa Natal, kelahiran Tuhan Yesus Kristus, Juruselamat dunia. Walau hampir setiap peringatan hari Natal dipenuhi dengan kesemarakan [tapi, pada umumnya  tidak sesemarak di kota], namun, hari Natal menjadi permulaan yang baru atas babak baru kehidupan. (more…)
Indonesia’s tsunami reconstruction chief lauds progress
Sunday, December 23rd, 2007By Aubrey Belford – Agence France-Presse
JAKARTA–When Kuntoro Mangkusubroto dashed in to lead reconstruction of Indonesia’s Aceh in the wake of the 2004 Indian Ocean tsunami, it was with little immediate help from his own government. (more…)
Kembalikan Natalku
Friday, December 21st, 2007Oleh BS Mardiatmadja
Apa yang istimewa pada Natal sebenarnya? Pohon Natal tidak penting karena di gurun pun kita seharusnya dapat merayakan Natal tanpa sepotong pohon Natal. Salju yang harus tersedia demi nyanyian White Christmas juga tidak mutlak, karena di Argentina atau Madagaskar atau New Zealand natalan pakai salju merusak seluruh konteks setempat yang sedang musim panas. (more…)
Natal 2007, Melalui Jalan Lain
Friday, December 21st, 2007Oleh Josef Purnama Widyatmadja
Mendengar suara tangisan bayi di palungan dan taat pada pesan malaikat itulah makna Natal yang sebenarnya. Pristiwa Natal yang ditulis dalam Injil Matius dan Lukas merupakan sebuah kisah ironis. Pertama, yang mencari bayi Mesias yang lahir bukan penduduk Yerusalem atau pemimpin agama Yahudi, tapi orang Majus dari Timur. Orang beragama yang tiap hari membaca Kitab Suci gagal mengetahui kelahiran Mesias Raja Damai, sebaliknya orang Majus mengetahui kelahiran Sang Mesias, tapi melalui tanda-tanda bintang di langit. Kedua, dalam Injil Lukas, berita malaikat Tuhan “jangan takut ” bukan disampaikan kepada pemimpin agama di rumah sembahyang atau pembesar istana di Yerusalem, tapi kepada para gembala di Effrata. (more…)
Idul Adha dan Natal — Relasi Harmonis Muslim-Kristen
Friday, December 21st, 2007Catatan: Dalam sebuah ulasan di Tabloid Reformata Edisi 73 yang belum lama terbit, diceritakan mengenai pengusiran Pendeta Bedali Hulu dari kompleks perumahan dimana mereka tinggal, Perumahan Sepatan, Tangerang, Banten pada November 2007. Hal itu dilakukan oleh massa sebuah organisasi massa. Semoga tulisan berikut ini bisa menjadi pencerahan, agar hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi di bumi Indonesia tercinta. Simak dan semoga kita semua bisa mendapatkan pelajaran dari tulisan Yenny Wahid berikut ini. (more…)
Pemekaran Daerah — PP 129/2000 Diganti dengan PP 78/2007
Friday, December 21st, 2007[JAKARTA] Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Mardiyanto menegaskan, Peraturan Pemerintah (PP) 129/2000 tentang Persyaratan Pembentukan dan Kriteria Pemekaran, Penghapusan dan Penggabungan Daerah sudah diganti dengan PP 78/2007. PP tersebut baru diterima Mendagri, Rabu (19/12) lalu. Dengan demikian, pemekaran daerah di waktu-waktu mendatang harus berdasarkan PP baru tersebut yang mengacu pada Undang-Undang 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah. (more…)
Ronny Pattinasarany — Anakku Sembuh dengan Kasih
Friday, December 21st, 2007Untuk para orangtua, jangan pernah merasa malu. Ini bukan aib. Ini musibah,” pesan Ronny Pattinasarany (58) kepada orangtua yang anaknya terjerat narkoba. “Kita mesti introspeksi dan jangan menyalahkan anak,” ujar bintang sepak bola itu. (more…)
Catatan Desember — Palungan
Friday, December 21st, 2007Oleh Remy Sylado
Di dusun ini Mbah Pur paling miskin. Satu-satunya harta yang dipunyainya hanya nurani, sesuatu yang bagi orang partai merupakan senjata politik. Hari Natal tahun ini baginya adalah hari gatal. Dia bingung, empot-empotan, tak punya uang untuk membeli gas pengganti minyak tanah, guna memasak gerontol yang bisa dihidangkannya kepada empat orang yang bakal datang dari kota: anak, menantu, dan cucu-cucu. (more…)
Natal dalam Ketidakadilan
Friday, December 21st, 2007Oleh: Benny Susetyo
Natal mengajarkan kepada manusia tentang era kehidupan baru, dari kegelapan menuju terang. Terang Natal bukan hanya seperti diwujudkan warna-warni lampu hias, tetapi bagaimana secara sadar membawa kehidupan baru yang lebih adil dan damai. (more…)