Bahasa Nias

Ka Di’a dan Guru Tane’a

Wednesday, October 1, 2014
By nias

Cerpen oleh E. Halawa Catatan Penulis: Ini adalah terjemahan Indonesia dari cerita pendek berjudul Ka Di’a ba Guru Tane’a, yang dimuat di NO pada tanggal 19 September 2013. Terjemahan ini disertai catatan kaki untuk menjelaskan konteks cerita bagi pembaca. Apabila waktu mengizinkan, cerpen ini akan “dikembangkan”, artinya akan diteruskan dengan cerpen-cerpen baru yang terkait... »

Ka Di’a ba Guru Tane’a

Thursday, September 19, 2013
By nias

Mege, bözi satu, aefa Gadi’a ba zekola eside (SD) lö aröu moroi ba nomora. Kalasi önö Ga Di’a. Sindruhunia no alawa ndröfinia maifu, no feleŵitu fakhe, owalusö sa’e. Ba hiza börö sa’atö ŵa’omasinia sekola ba börö göi ŵa’ambö ndraono ba zekola saŵena mufazökhi andrö, ba latema manö ia kalasi 4 me dua fakhe no.... »

Ŵaõŵaõ Ŵamõlõ Akhe ba Nidunõdunõ Si Fakhai ba Da’õ

Wednesday, September 21, 2011
By nias

E. Halawa Mofanõ samõsa niha, i’alui nakhe si no mowua. Na no isõndra, ba ifareso ba gotalua nakhe andrõ, nakhe so’õsi. Famaresonia simane. Si ofõna ua ifazõkhi dondrõ, lalania ŵe’amõi yawa. I’anõisi nakhe andrõ. Mato samigu ŵa’ara, ifaheu nakhe, itaba-taba manõ nasa mbalõ zigaru nakhe andrõ faoma rosõ satarõ, nifotõi famõlõ. Na abõlõbõlõ atõ... »

Kamus Nias-Indonesia Diluncurkan

Sunday, January 2, 2011
By susuwongi
Kamus Nias-Indonesia Diluncurkan

Mengawali tahun 2011, masyarakat Nias mendapat ‘kado’ istimewa. Kado istimewa itu berupa dua buah buku yang akan sangat berguna bagi masyarakat Nias dan generasinya. Juga bagi para pemerhati Nias yang berasal dari komunitas luar Nias. »

Uma, La uma (La-uma), La’uma, Sila’uma

Thursday, November 4, 2010
By nias

Oleh: E. Halawa* Pada pagaraf 1 dan 2 halaman 42 sebuah buku Hammerle , ditulis yang berikut: Kata la’uma punya arti yang berbeda di Nias. Di Nias Selatan la’uma berarti mereka mencium. Sering juga seorang anak kecil diajak untuk mencium tangan atau pipi seseorang dengan berkata: Uma ! Akan tetapi di Onowaembo lain artinya.... »

Dada, Nidada, Fodada, Ladada, Dinidadakan

Friday, October 29, 2010
By nias

E. Halawa* Tulisan ini berfokus pada kata ‘dada’ dan tiga awalan yang dijumpai dalam bahasa Nias, ni- fo- dan la-. Kata ‘dada’ menjadi dikenal masyarakat luas ketika ia muncul dalam buku Hammerle , yang mengutip Zebua dalam tulisannya dalam Buletin JIKAN yang menyajikan mite Nias dari sebuah buku Dananjaja . Mite dari buku... »

Hekinus Manaõ, Karakter “õ/ö”, dan Kompas

Tuesday, October 12, 2010
By Redaksi

Berita pengangkatan Dr Hekinus Manõ sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia berdasarkan pengamatan Nias Online menjadi berita utama di berbagai surat kabar online. Statistik internal situs Nias Online juga menunjukkan peningkatan angka pencarian kata kunci Hekinus Manao – Manaõ – atau Manaö. Wajar, masyarakat Nias berbangga atas prestasi gemilang Bapak Hekinus. Satu hal yang patut... »

Wa’õ, Fanguma’õ, Sangumanguma’õ

Monday, January 25, 2010
By nias

Cukup menjadi sebuah kejutan bagi kita, orang yang awam dalam bidang linguistik, melihat perubahan bentuk kata dasar wa’õ menjadi kedua kata terakhir yang disebutkan dalam judul artikel ini. Dalam kedua kata terakhir, huruf w dalam kata asli wa’õ menjadi m. Biarlah itu menjadi tugas para ahli bahasa untuk mengulasnya. »

Karakter “W-w” dan “Ŵ-ŵ” Dalam Li Niha

Monday, January 25, 2010
By nias

Sebagaimana ditulis S. La’ia dalam artikel berjudul Nias dan Karya Seni E. Fries di Nias Portal, Alkitab Bahasa Nias karangan H. Sündermann “merupakan dokumen tulisan pertama dalam bahasa Nias”. Dengan demikian dapat disimpulkan pula bahwa H. Sundermann-lah yang memunculkan dua versi huruf “W/w” dalam bahasa tulis Li Niha. »

Tuha dan Tua

Friday, September 4, 2009
By nias

E. Halawa* “Biha Tuha ! Biha Tuha !”, teriakan ini saya dengar hampir setiap kali terjadi gempa, khususnya gempa dahsyat di Nias –ketika masih kecil (lihat juga artikel: Bumi Yang “Marah”, Tuhan Yang “Diam”). »

Menyerap Kata-Kata Asing Ke Dalam Li Niha

Friday, April 24, 2009
By nias
Menyerap Kata-Kata Asing Ke Dalam Li Niha

Untuk mengembangkan dan mempertahankan keberadaan Li Niha sebagai alat komunikasi yang efektif, masyarakat Nias haruslah siap menerima infiltrasi kata-kata asing ke dalam Li Niha. »

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (3-HABIS)

Saturday, December 13, 2008
By susuwongi

Oleh Wa’özisökhi Nazara* 3.2. Proses morfofonemik yang terjadi pada verba Perubahan bunyi pada verba bahasa Nias tergolong asimilasi progresif, yakni perubahan bunyi karena bunyi yang mendahului bunyi itu. Bunyi yang mengalami asimilasi ketika bertemu dengan morfem terikat itu disajikan berikut ini. »

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (2)

Saturday, December 13, 2008
By susuwongi

Oleh Wa’özisökhi Nazara* Keempat, distribusi alomorf yang disebut suplesi (suppletion). Suplesi, seperti halnya kondisi leksikal, hanya terjadi pada kata tertentu. Dalam bahasa Inggris, misalnya, bentuk good dan better tidak sama. Akan tetapi, good dan better merepresentasikan leksem GOOD. Demikian pula dengan bentuk am, are, dan is. Ketiga bentuk ini jelas berbeda. Akan tetapi, ketiganya... »

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (1)

Saturday, December 13, 2008
By susuwongi

Oleh Wa’özisökhi Nazara* Catatan Redaksi: Karena tulisan ini relatif panjang, maka kami menampilkannya dalam tiga bagian. ABSTRACT This is a morphophonemic analysis on Nias, an Austronesian language spoken by about 700,000 people. Most of them live on the island of Nias. Morphophonemic processes in the vocalic language occur in nouns and verbs. Morphophonemic processes... »

Fadirihifi, Fabehadoho

Thursday, August 28, 2008
By nias
Fadirihifi, Fabehadoho

Anda pernah mendengar kedua kata itu dalam percakapan di antara orang-orang Nias ? Barangkali kedua kata itu sudah jarang-jarang muncul sekarang dalam percakapan. Akan tetapi dulu, kedua kata itu kerap terdengar. »

Kalender Berita

October 2014
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031