Bahasa Nias

Ka Di’a ba Guru Tane’a

Mege, bözi satu, aefa Gadi’a ba zekola eside (SD) lö aröu moroi ba nomora. Kalasi önö Ga Di’a. Sindruhunia no alawa ndröfinia maifu, no feleŵitu fakhe, owalusö sa’e. Ba hiza börö sa’atö ŵa’omasinia sekola ba börö göi ŵa’ambö ndraono ba zekola saŵena mufazökhi andrö, ba latema manö ia kalasi 4 me dua fakhe no. Baca…

Ŵaõŵaõ Ŵamõlõ Akhe ba Nidunõdunõ Si Fakhai ba Da’õ

E. Halawa Mofanõ samõsa niha, i’alui nakhe si no mowua. Na no isõndra, ba ifareso ba gotalua nakhe andrõ, nakhe so’õsi. Famaresonia simane. Si ofõna ua ifazõkhi dondrõ, lalania ŵe’amõi yawa. I’anõisi nakhe andrõ. Mato samigu ŵa’ara, ifaheu nakhe, itaba-taba manõ nasa mbalõ zigaru nakhe andrõ faoma rosõ satarõ, nifotõi famõlõ. Na abõlõbõlõ atõ wa’akalua…

Uma, La uma (La-uma), La’uma, Sila’uma

Oleh: E. Halawa* Pada pagaraf 1 dan 2 halaman 42 sebuah buku Hammerle [1], ditulis yang berikut: Kata la’uma punya arti yang berbeda di Nias. Di Nias Selatan la’uma berarti mereka mencium. Sering juga seorang anak kecil diajak untuk mencium tangan atau pipi seseorang dengan berkata: Uma ! Akan tetapi di Onowaembo lain artinya. Sila’uma…

Dada, Nidada, Fodada, Ladada, Dinidadakan

E. Halawa* Tulisan ini berfokus pada kata ‘dada’ dan tiga awalan yang dijumpai dalam bahasa Nias, ni- fo- dan la-. Kata ‘dada’ menjadi dikenal masyarakat luas ketika ia muncul dalam buku Hammerle [1], yang mengutip Zebua [2] dalam tulisannya dalam Buletin JIKAN yang menyajikan mite Nias dari sebuah buku Dananjaja [3]. Mite dari buku Danandjaja…

Hekinus Manaõ, Karakter “õ/ö”, dan Kompas

Berita pengangkatan Dr Hekinus Manõ sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia berdasarkan pengamatan Nias Online menjadi berita utama di berbagai surat kabar online. Statistik internal situs Nias Online juga menunjukkan peningkatan angka pencarian kata kunci Hekinus Manao – Manaõ – atau Manaö. Wajar, masyarakat Nias berbangga atas prestasi gemilang Bapak Hekinus. Satu hal yang patut menggembirakan…

Wa’õ, Fanguma’õ, Sangumanguma’õ

Cukup menjadi sebuah kejutan bagi kita, orang yang awam dalam bidang linguistik, melihat perubahan bentuk kata dasar wa’õ menjadi kedua kata terakhir yang disebutkan dalam judul artikel ini. Dalam kedua kata terakhir, huruf w dalam kata asli wa’õ menjadi m. Biarlah itu menjadi tugas para ahli bahasa untuk mengulasnya.

Karakter “W-w” dan “Ŵ-ŵ” Dalam Li Niha

Sebagaimana ditulis S. La’ia dalam artikel berjudul Nias dan Karya Seni E. Fries di Nias Portal, Alkitab Bahasa Nias karangan H. Sündermann “merupakan dokumen tulisan pertama dalam bahasa Nias”. Dengan demikian dapat disimpulkan pula bahwa H. Sundermann-lah yang memunculkan dua versi huruf “W/w” dalam bahasa tulis Li Niha.

Tuha dan Tua

E. Halawa* “Biha Tuha ! Biha Tuha !”, teriakan ini saya dengar hampir setiap kali terjadi gempa, khususnya gempa dahsyat di Nias –ketika masih kecil (lihat juga artikel: Bumi Yang “Marah”, Tuhan Yang “Diam”).

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (3-HABIS)

Oleh Wa’özisökhi Nazara* 3.2. Proses morfofonemik yang terjadi pada verba Perubahan bunyi pada verba bahasa Nias tergolong asimilasi progresif, yakni perubahan bunyi karena bunyi yang mendahului bunyi itu. Bunyi yang mengalami asimilasi ketika bertemu dengan morfem terikat itu disajikan berikut ini.

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (2)

Oleh Wa’özisökhi Nazara* Keempat, distribusi alomorf yang disebut suplesi (suppletion). Suplesi, seperti halnya kondisi leksikal, hanya terjadi pada kata tertentu. Dalam bahasa Inggris, misalnya, bentuk good dan better tidak sama. Akan tetapi, good dan better merepresentasikan leksem GOOD. Demikian pula dengan bentuk am, are, dan is. Ketiga bentuk ini jelas berbeda. Akan tetapi, ketiganya merupakan…

MORFOFONEMIK BAHASA NIAS (1)

Oleh Wa’özisökhi Nazara* Catatan Redaksi: Karena tulisan ini relatif panjang, maka kami menampilkannya dalam tiga bagian. ABSTRACT This is a morphophonemic analysis on Nias, an Austronesian language spoken by about 700,000 people. Most of them live on the island of Nias. Morphophonemic processes in the vocalic language occur in nouns and verbs. Morphophonemic processes which…

Arti dan Makna Salam “Ya’ahowu”

Oleh: Pdt. Dal. Zendratö, STh.* Kalau kita ke pulau Nias pasti kita mendengar ucapan Ya’ahowu, demikian sesama orang Nias kalau bertemu diawali dengan ucapan Ya’ahowu. Memang harus demikian. Ya’ahowu adalah salam dalam bahasa daerah Nias. Masalahnya, apakah pengucap atau pemakai salam Ya’ahowu pernah berpikir arti dan makna Ya’ahowu secara bentuk kata (morfologi) ? Karena kata…