Category Archives: Bahasa Nias

Written on Dec, 01, 2014 by in | 5 Comments.
Yobi-35-12

Oleh E. Halawa* Dalam halaman Amaedola Nono Niha di Facebook, ada diskusi menarik tentang: (1) kata mana yang sesungguhnya ada atau dikenal dalam Li Niha: asiliyawa, osiliyawa, atau oisilöyawa, dan (2) apa arti sesungguhnya dari kata itu [1]. Dari diksusi itu juga ketahuan bahwa masalah ini muncul ketika ada pembahasan pembaharuan kurikulum Bahasa Daerah Nias baru-baru ini. Asiliawa, Asiliyawa Tidak …

Continue Reading...
Written on Oct, 22, 2014 by in | Leave a comment

E. Halawa Pada halaman ‘Percakapan Sehari-hati Bahasa Nias’ di Ensikopedia Nias [1], terdapat tautan ke sebuah blog [2]. Di blog [2] itu, kita menemukan beberapa kalimat bahasa Nias berikut: 1. Ya’o toröi ba Gunungsitoli 2. Ya’o omasi manunö. Kalimat pertama, walau bukan struktur yang lazim dalam Li Niha (setidaknya dalam varietas Utara), diartikan secara benar: Saya tinggal di Gunungsitoli – …

Continue Reading...
Written on Oct, 01, 2014 by in | 1 Comment.

Cerpen oleh E. Halawa Catatan Penulis: Ini adalah terjemahan Indonesia dari cerita pendek berjudul Ka Di’a ba Guru Tane’a, yang dimuat di NO pada tanggal 19 September 2013. Terjemahan ini disertai catatan kaki untuk menjelaskan konteks cerita bagi pembaca. Apabila waktu mengizinkan, cerpen ini akan “dikembangkan”, artinya akan diteruskan dengan cerpen-cerpen baru yang terkait yang bermaksud untuk menggambarkan situasi kehidupan …

Continue Reading...
Written on Sep, 19, 2013 by in , | 2 Comments.

Mege, bözi satu, aefa Gadi’a ba zekola eside (SD) lö aröu moroi ba nomora. Kalasi önö Ga Di’a. Sindruhunia no alawa ndröfinia maifu, no feleŵitu fakhe, owalusö sa’e. Ba hiza börö sa’atö ŵa’omasinia sekola ba börö göi ŵa’ambö ndraono ba zekola saŵena mufazökhi andrö, ba latema manö ia kalasi 4 me dua fakhe no. Baca jugaMu’ao’ao Namada Talu (Jun 12, …

Continue Reading...
Written on Sep, 21, 2011 by in , , | 1 Comment.

E. Halawa Mofanõ samõsa niha, i’alui nakhe si no mowua. Na no isõndra, ba ifareso ba gotalua nakhe andrõ, nakhe so’õsi. Famaresonia simane. Si ofõna ua ifazõkhi dondrõ, lalania ŵe’amõi yawa. I’anõisi nakhe andrõ. Mato samigu ŵa’ara, ifaheu nakhe, itaba-taba manõ nasa mbalõ zigaru nakhe andrõ faoma rosõ satarõ, nifotõi famõlõ. Na abõlõbõlõ atõ wa’akalua niro, eluahania no isõndra nakhe …

Continue Reading...
Written on Jan, 02, 2011 by in | 20 Comments.
Kamus Li Niha, Nias-Indonesia - By Apolonius Lase

Mengawali tahun 2011, masyarakat Nias mendapat ‘kado’ istimewa. Kado istimewa itu berupa dua buah buku yang akan sangat berguna bagi masyarakat Nias dan generasinya. Juga bagi para pemerhati Nias yang berasal dari komunitas luar Nias.

Continue Reading...
Written on Nov, 04, 2010 by in | 4 Comments.

Oleh: E. Halawa* Pada pagaraf 1 dan 2 halaman 42 sebuah buku Hammerle [1], ditulis yang berikut: Kata la’uma punya arti yang berbeda di Nias. Di Nias Selatan la’uma berarti mereka mencium. Sering juga seorang anak kecil diajak untuk mencium tangan atau pipi seseorang dengan berkata: Uma ! Akan tetapi di Onowaembo lain artinya. Sila’uma di daerah Idanoi berarti dahi. …

Continue Reading...
Written on Oct, 29, 2010 by in | 6 Comments.

E. Halawa* Tulisan ini berfokus pada kata ‘dada’ dan tiga awalan yang dijumpai dalam bahasa Nias, ni- fo- dan la-. Kata ‘dada’ menjadi dikenal masyarakat luas ketika ia muncul dalam buku Hammerle [1], yang mengutip Zebua [2] dalam tulisannya dalam Buletin JIKAN yang menyajikan mite Nias dari sebuah buku Dananjaja [3]. Mite dari buku Danandjaja sebagaimana disajikan oleh Zebua muncul …

Continue Reading...
Written on Oct, 12, 2010 by in | 4 Comments.

Berita pengangkatan Dr Hekinus Manõ sebagai Direktur Eksekutif Bank Dunia berdasarkan pengamatan Nias Online menjadi berita utama di berbagai surat kabar online. Statistik internal situs Nias Online juga menunjukkan peningkatan angka pencarian kata kunci Hekinus Manao – Manaõ – atau Manaö. Wajar, masyarakat Nias berbangga atas prestasi gemilang Bapak Hekinus. Satu hal yang patut menggembirakan Ono Niha juga, ialah penulisan …

Continue Reading...
Written on Jan, 25, 2010 by in | 3 Comments.

Cukup menjadi sebuah kejutan bagi kita, orang yang awam dalam bidang linguistik, melihat perubahan bentuk kata dasar wa’õ menjadi kedua kata terakhir yang disebutkan dalam judul artikel ini. Dalam kedua kata terakhir, huruf w dalam kata asli wa’õ menjadi m. Biarlah itu menjadi tugas para ahli bahasa untuk mengulasnya.

Continue Reading...
Written on Jan, 25, 2010 by in | 4 Comments.

Sebagaimana ditulis S. La’ia dalam artikel berjudul Nias dan Karya Seni E. Fries di Nias Portal, Alkitab Bahasa Nias karangan H. Sündermann “merupakan dokumen tulisan pertama dalam bahasa Nias”. Dengan demikian dapat disimpulkan pula bahwa H. Sundermann-lah yang memunculkan dua versi huruf “W/w” dalam bahasa tulis Li Niha.

Continue Reading...
Written on Sep, 04, 2009 by in | 4 Comments.

E. Halawa* “Biha Tuha ! Biha Tuha !”, teriakan ini saya dengar hampir setiap kali terjadi gempa, khususnya gempa dahsyat di Nias –ketika masih kecil (lihat juga artikel: Bumi Yang “Marah”, Tuhan Yang “Diam”).

Continue Reading...
Written on Apr, 24, 2009 by in | 2 Comments.

Untuk mengembangkan dan mempertahankan keberadaan Li Niha sebagai alat komunikasi yang efektif, masyarakat Nias haruslah siap menerima infiltrasi kata-kata asing ke dalam Li Niha.

Continue Reading...
Written on Dec, 13, 2008 by in | 6 Comments.

Oleh Wa’özisökhi Nazara* 3.2. Proses morfofonemik yang terjadi pada verba Perubahan bunyi pada verba bahasa Nias tergolong asimilasi progresif, yakni perubahan bunyi karena bunyi yang mendahului bunyi itu. Bunyi yang mengalami asimilasi ketika bertemu dengan morfem terikat itu disajikan berikut ini. Baca jugaYahobu ! Manere-nere si alabe … (Sep 20, 2006) E. Halawa* Bahasa adalah konvensi. Itulah pernyataan yang sering …

Continue Reading...
Written on Dec, 13, 2008 by in | Leave a comment

Oleh Wa’özisökhi Nazara* Keempat, distribusi alomorf yang disebut suplesi (suppletion). Suplesi, seperti halnya kondisi leksikal, hanya terjadi pada kata tertentu. Dalam bahasa Inggris, misalnya, bentuk good dan better tidak sama. Akan tetapi, good dan better merepresentasikan leksem GOOD. Demikian pula dengan bentuk am, are, dan is. Ketiga bentuk ini jelas berbeda. Akan tetapi, ketiganya merupakan representasi dari lexeme BE.

Continue Reading...