Archive for July 2nd, 2010 | Daily archive page

Ruas Jalan Nias Barat Butuh Perbaikan

Friday, July 2nd, 2010

Kondisi ruas jalan antara Desa Hili’usõ, Kecamatan Lõlõfitu Moi sampai ke ibukota Kabupaten Nias Barat, sangat memprihatinkan. Nyaris di setiap tikungan berlubang, dan sebagian telah longsor akibat curah hujan tinggi.

Masyarakat setempat pun berharap kepada Dinas Bina Marga Sumatera Utara agar segera memperbaiki jalan satu-satunya yang menghubungkan kota Gunungsitoli ke Labupaten Nias Barat. Bila tidak, dikhawatirkan perekonomian di daerah Nias Barat akan lumpuh total.

Jalan provinsi yang dibiayai dari BRR pascagempa 2004 lalu itu, sudah menghabiskan biaya ratusan miliar rupiah, namun sangat disayangkan belum habis masa pemeliharaan sudah rusak dan biaya perawatannya raib entah dikemanakan oknum oknum yang tidak bertanggungjawab.

Pantauan Global hingga kemarin, jalan yang paling parah ada di Km 22 Desa Lawa-lawa Kecamatan Hiliserangkai Kabupaten Nias dan di Km 28, Km 32 di desa Hili’usõ.

Diakui sejumlah warga di Desa Hili’uso bahwa ruas jalan di Km 32 pernah diperbaiki di bulan Desember 2009 oleh UPRPJJ (unit pelaksana rehabilitas pembangunan jalan dan jembatan) Nias yang dikerjakan kontraktor asal Medan. Sayangnya baru dua bulan, sudah rusak parah lagi.

Sementara tokoh masyarakat Nias Barat A Arena Hia mengaku kesal dengan Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara yang juga tidak memperbaiki kerusakan jalan itu, meskipun saat itu Menteri Negara Percepatan Pembangunan Desa Tertinggal Ir A Helmy Faishal Zaini mengunjungi Nias Barat.

A Arena Hia juga mengatakan kepada Global bahwa jalan yang baru diperbaiki di Km 32 di Desa Hili’usõ dengan dana Rp350 juta itu terkesan sia-sia. Pasalnya, bila ada hujan sedikit saja maka sudah rusak kembali.

Ketika dikonfirmasi, Kepala UPRPJJ Nias O Ndraha membenarkan jalan di daerah Gunungsitoli menuju kabupaten Nias Barat mengalami banyak kerusakan, dan pihaknya dalam waktu dekat ini akan turun ke lapangan untuk mengecek kerusakan itu. “Sesudah itu kita segera menanganinya,” janji Ndraha. (www.harian-global.com – 2 Juli 2010)