Oleh Etis Nehe
Cemas
Walau tahun ketiga masih berjalan namun bayangan akhir seluruh pekerjaan BRR-Nias sudah terpampang jelas. Singkatnya, anggaran sebanyak lebih dari Rp 5 triliun tidak terserap total. Otomatis, pencapaian pun tidak sebanyak yang direncanakan semula. Juga mesti diingat, anggaran-anggaran reguler dari APBN untuk pembangunan sarana dan prasarana di Nias dan Nias Selatan, selama BRR-Nias bekerja, praktis nol. Alasannya, supaya tidak terjadi pembiayaan ganda. Ada sejumlah proyek infrastruktur yang masuk pada mata anggaran APBN di beberapa departemen, namun justru digantikan dengan menggunakan anggaran BRR. (more…)