Kearifan lokal tidak hanya dalam bentuk obat-obatan, kesenian, atau kebudayaan. Hal ini dapat juga berupa arsitektur. Sebagaimana kearifan lokal lainnya, rumah tradisional Nias  juga terbukti kualitasnya jika dilihat dari usia, konstruksi yang tahan gempa, dan bahan bakunya yang ramah lingkungan.
Bersama dengan rumah-rumah tradisional dari berbagai negara, seperti Afrika Selatan, Mesir, Cina, Malaysia, dan Kamerun, rumah adat Nias dan Sumatera juga turut dipamerkan di Museum Desain Vitra (The Vitra Design Museum) di Jerman. Rumah-rumah adat ini disumbangkan oleh École Polytechnique Fédérale de Lausanne (EPFL). Rumah-rumah tsb ditampilkan dalam bentuk miniatur dengan menyertakan informasi, yakni tipe arsitektur, material, metode konstruksi dan bentuk rumah. Informasi-informasi ini ditampilkan dalam bentuk foto, film, dan juga sketsa rancangan. Uniknya, miniatur-miniatur itu dibuat dari bahan sesuai dengan bahan rumah adat aslinya, seperti kayu, lumpur, atau batu. Bahan rumah tradisional ini melambangkan lingkungan, iklim, dan material lokal yang tersedia. (more…)
