Greatbatch, Penemu Alat Pacu Jantung Meninggal Dunia

Wednesday, September 28, 2011
By susuwongi

Penemu Alat Pacu Jantung Wilson Greatbatch/bbc/ap

JAKARTA, NIAOSNLINE – Alat pacu jantung. Alat vital yang telah menolong ribuan orang di seluruh dunia selama beberapa dekade, bahkan sampai saat ini. Mungkin beberapa di antaranya adalah keluarga kita. Tapi, tahukah siapa penemu alat fenomenal tersebut?

Ialah Wilson Greatbatch asal Amerika Serikat, penemunya. Namun, pria yang sangat berjasa bagi dunia itu, seperti dikutip dari www.bbcindonesia.com, diberitakan baru saja meninggal dunia.

Greatbatch meninggal dunia di Buffalo dengan meninggalkan istrinya Elearnor yang dinikahinya 60 tahun lalu. Mereka memiliki lima orang anak.

Alat pacu jantung ciptaannya pertama kali dipasang pada manusia pada 1960 dan bisa menjaga detak jantung secara teratur. Pemasangan alat itu dilakukan di Rumah Sakit Veteran Buffalo atas seorang pasien berusia 77 tahun. Dengan alat itu, sang pasien bisa bertahan hidup selama 18 bulan setelah pemasangan. Kini, ratusan ribu orang menggunakan pacu jantung setiap tahunnya.

Greatbatch sendiri, mengoleksi 150 hak paten. Perusahaan miliknya, Greatbatch Ltd (sebelumnya bernama Wilson Greatbatch Ltd) yang didirikan pada 1970 juga merupakan produsen baterai yang digunakan untuk alat pacu jantung tersebut.

Greatbatch bukan orang mudah berpuas diri. Mencari temuan baru sudah menjadi hobi dan kesenangannya. Kegagalan berkali-kali, bukan masalah bagi dia untuk terus berkreasi.

“Sembilan dari sepuluh tidak berfungsi. Yang kesepuluh akan membayar sembilan yang lain,” tuturnya kepada kantor berita AP pada tahun 1997 tentang kesenangannya itu.

Dia juga selalu menantang para penemu baru. Di antaranya, untuk mengembangkan fusi nuklir dengan menggunakan jenis gas helium yang ditemukan di bulan. Dia juga memerkirakan akan habisnya minyak dari fosil pada 2050.

Pada 1983, alat pacu jantung masuk dalam daftar 10 sumbangan teknologi yang penting kepada masyarakat dalam waktu 50 tahun terakhir oleh persatuan insinyur profesional, National Society of Professional Engineers. Dan pada 1998, Greatbatch masuk dalam daftar penemuan penting di National Inventors’ Hall of Fame di Akron, Ohio.

Greatbatch sendiri menempuh pendidikan di Universitas Cornell dan Universitas Buffalo. Pria yang sempat menjadi dosen pada Universitas Buffalo pada 1952-1957 itu juga pernah bergabung dengan angkatan laut Amerika Serikat sebagai penyelam pencari bom pada masa perang dunia ke-2.

Belakangan, Greatbatch bekerja untuk menemukan obat yang bisa menyembuhkan Aids. (EN/BBC)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2011
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930