Remisi Bagi Koruptor dan Teroris Dihapuskan

Thursday, September 15, 2011
By susuwongi

Kampanye Antikorupsi/kampungtki.com

JAKARTA, NIASONLINE – Para koruptor kini mesti bersiap untuk kecewa. Remisi yang selama ini membuat para koruptor tidak harus menjalani masa hukuman yang lama, kini tidak ada lagi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah menyetujui penghapusan pemberian remisi tersebut, termasuk bagi narapidana terorisme.

Terobosan hukum yang diambil Presiden SBY itu disampaikan oleh Staf Khusus Presiden Bidang Hukum, HAM dan Pemberantasan KKN Denny Indrayana dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (15/9/2011).

“Presiden menegaskan kembali persetujuannya untuk menguatkan pesan penjeraan kepada para pelaku kejahatan terorganisir, khususnya korupsi dan terorisme. Untuk itu pengurangan hukuman atau remisi kepada para koruptor dan teroris disetujui untuk dihentikan,” jelas Denny.

Denny menjelaskan, dasar keputusan presiden tersebut adalah semangat antikorupsi yang menjadi agenda penting pemerintahan Presiden SBY. Keputusan penghentian remisi itu, dilakukan seiring dengan revisi berbagai peraturan perundangan yang mendasari pemberian remisi itu selama ini.

Sebelumnya, pemerintah mendapat kecaman luas dari masyarakat akibat pemberian remisi kepada sejumlah narapidana kasus korupsi. Remisi yang diberikan yang bertepatan dengan perayaan Proklamasi Kemerdekaan RI yang ke-66 pada 17 Agustus 2011 tersebut bervariasi. Bahkan ada yang sampai enam bulan. Beberapa di antara koruptor itu bahkan langsung bebas akibat mendapatkan pengurangan masa hukuman akibat akumulasi remisi yang diperoleh.

Karena itu, desakan untuk menghentikan pemberian remisi terus disuarakan untuk memberi efek jera dan juga rasa keadilan bagi masyarkat. (EN)

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

September 2011
M T W T F S S
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930