Komitmen Menjadikan Nisel yang Terbaik (Bagian Terakhir dari 3 Tulisan)

Idealisman merespons semua harapan, pesan dan nasihat tersebut secara to the point. Semoga itu mengindikasikan realisasinya nanti. Tidak bertele-tele.

Semua harapan itu, kata dia, adalah wajar. Namun, dia mengingatkan, dia tidak mungkin bergerak sendiri. Butuh dukungan masyarakat.

Soal infrastruktur, diakuinya sebagai persoalan krusial. Itu telah ditetapkan sebagai salah satu fokus program pembangunan. Konkritnya, salah satunya, berupa pembangunan jalan akses dari desa ke kecamatan. Tidak harus jalan beraspal, tapi setidaknya bisa dilalui kendaraan sehingga tidak terisolir.

Soal penempatan pejabat, dia mengakui saat ini merasa ‘dipersulit’ oleh strategi pejabat saat ini yang bahkan beberapa hari ini melakukan mutasi pada sejumlah posisi strategis di Pemda Nisel. Dia mengartikan itu sebagai strategi ‘lawan’ untuk menambah beban. “Tapi percayalah kami juga punya strategi untuk meredam itu. Prinsipnya, the right man on the right place,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Ideal kembali mengungkapkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Yakni, tidak akan memungut satu rupiah pun terkait penempatan pejabat di semua posisi. Dia mengakui, secara politik, uang dengan mudah didapatkan dari penempatan personil. Dia mencontohkan, dengan meminta Rp 300 juta saja dari pejabat, maka dengan kira-kira 20 pejabat, maka sehari setelah pelantikan pada 28 Maret 2011, pihaknya sudah mendapatkan uang sebanyak Rp 6 miliar.

“Satu kunci yang kami sampaikan kepada bapak ibu sekalian. Ini juga janji saya kepada Tuhan bahwa pemungutan uang pada penempatan personil tersebut tidak akan terjadi lagi di Nisel. Percayalah, itu janji kami kepada masyarakat dan kepada Tuhan,” tegas dia.

Hal serupa juga berlaku pada penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang selama ini sampai menghabiskan uang puluhan juta. Pungutan akan dihilangkan agar setiap PNS yang lulus tidak terbebani dengan utang yang akhirnya mendorong mereka untuk korupsi. “Saya percaya bahwa saya mampu untuk melakukan itu dan tidak akan tergiur dengan uang dalam hal penerimaan pegawai itu. Itu poin penting. Karena kalau kami katakana mengenai pemberantasan korupsi, kalau tidak mulai dari kami juga, itu bullshit semua,” kata dia.

Terkait pemerataan penempatan pejabat yang merepresentasi semua wilayah, dia mengakui agak sulit. Sebab, kemampuan SDM tiap kecamatan tidak merata. Kalau saat ini langsung dibagi porsi per kecamatan, malah bisa menimbulkan kekecewaan.

Dia menjelaskan, untuk mengatasi keterbatasan itu, pihaknya punya program mempersiapkan SDM yang berkualitas untuk 10-20 tahun mendatang. Supaya masalah keterbatasan tersebut, akan bisa terjawab pada kepemimpinan berikutnya menyangkut kesiapan SDM. “Itu gol kami. Ke depan, SDM Nisel itu tersedia dan berkualitas. Saya mohon dukungan penuh supaya Nisel bisa bangkit dan obsesi kita agar Nisel yang terbaik di Pulau Nias dapat kita buktikan,” tukas dia.

Terkait informasi adanya sejumlah investor yang ingin berinvestasi di Nisel, Idealisman mengatakan, pihaknya siap bekerja sama dan memfasilitasi. Dia juga menjanjikan kerjasama dalam hal administrasi agar tidak lagi berbelit-belit.

Meski begitu, dia juga mengingatkan agar setiap calon investor yang ingin masuk, diteliti dengan baik keseriusannya. Tujuannya, agar waktu tidak terbuang percuma untuk persiapan namun akhirnya tidak jadi. Dia mengingatkan, jangan sampai terjadi, ada investor yang masuk hanya untuk minta rekomendasi yang kemudian dijual kemana-mana namun tidak merealisasikan investasinya.

“Bahkan kadang minta Pemda agar investasi dulu Rp 5-10 miliar. Itu biasa dimainkan oleh investor tidak jelas. Kalau perlu dalam 6 bulan terealisasi di lapangan. Kita action saja. Kalau banyak komentar, tidak terlaksana, kita malu juga sama masyarakat,” tandas dia.

Akhirnya acara silaturahmi kelar dan semua terlihat sumringah puas. Meski begitu, tetap saja ada pertanyaan kritis yang klise. Kita lihat saja nanti realisasinya, demikian respons di luar ruang pertemuan. Apakah benar Amada Bupati terpilih tidak akan berkonsentrasi dulu mengembalikan semua pengeluarannya selama mengikuti Pilkada. “Itu suatu yang luar biasa kalau itu terjadi. Dimana-mana dalam politik, kepala daerah yang terpilih akan memikirkan dahulu bagaimana mengembalikan semua pengeluarannya selama mengikuti pilkada,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Saya pikir, pemikiran itu mewakili sisi lain harapan, pesan dan nasihat dari masyarakat Nisel. Tentu saja, tidak mudah merealisasikan tiga program berani dan cerdas pasangan Ideal itu. Yakni, pemberantasan korupsi, sekolah dan pelayanan dasar kesehatan gratis.

Apakah kali ini akan menjadi babak baru yang berbeda dengan lima tahun sebelumnya? Masyarakat Nisel akan menilai. Juga akan menghukum, lima tahun kemudian. Selamat berkarya. Selamat melayani. (Etis Nehe)

Leave a comment ?

11 Responses to Komitmen Menjadikan Nisel yang Terbaik (Bagian Terakhir dari 3 Tulisan)

  1. fenny says:

    Makasih buat Bpk pemimpin kami Nisel, kami sangat bangga dengan jawaban2 bpk, Selamat berjuang…… GBU

  2. Terman Waruwu says:

    Selamat buat Bpk bupati Nisel….. Apakah Bpk juga memikirkan Nasib Ratusan Ribu Masyarakat Asal Nisel yang menjadi Budak PT. RAPP Pelalawan-Riau

  3. esther gn telaumbanua says:

    Selamat bekerja dan berkarya Bapak Idealisman Dachi dan Hukuasa Ndruru sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nias Selatan terpilih.
    Kiranya Tuhan memberikan kemampuan dan kebijaksanaan dalam mengemban kepercayaan dan tanggungjawab memimpin wilayah dan. masyarakat Nias Selatan 5 tahun kedepan menuju kemajuan dan tingkat kesejahteraan hidup yang lebih baik melalui program yang telah dicanangkan.

    Bangkitkan dan bina semangat bekerjasama, kegotongroyongan dan kebersamaan dari semua elemen yang menjadi pilar kuat dan modal sosial pembangunan kehidupan baru dirumah besar Kabupaten Nias Selatan.

    “Bangkitlah Nias Selatan dan menjadi teranglah..”
    Tuhan memberkati.

    Salam.
    Esther Telaumbanua

  4. Marselino Fau says:

    Pemutasian yang dilakukan pada rentang waktu proses ke MK itu pertanda yang melakukannya tidak tamat sekoloh, ijazahnya palsu.

    Lebih parah lagi kalau Strateginya hnaya utk menambah beban Ideal, orang yang berbuat demikian dalam pandangan Immanuel Kant adalah adalah seorang MORALIS Politik bukan Politisi moral. Kasihan sekali manusia seperti ini.

    Selamat bertugas bung!!!!!!!!!
    jangan lupa janji-janjinya

    Ya’ahowu

  5. Hati Bening says:

    Ndak masalah itu,….
    Bodoh juga org yg mau diangkat itu, klu aku ndak mau,
    apa lg pasti dibayar besar itu.
    Pasti bupati baru punya cara kerja tersendiri, dan yg bukan
    orang2nya pasti dilempar ke mana2.
    Kita lihat saja nanti…..

  6. kami yakin terhadap pak ideal, krn orangnya :

    simple, to the point, result oriented

    dia sudah buktikan mampu meenjadi politisi yang sukses sekaligus menjadi pengusaha yg sukses bahkan ditingkat nasional di bidang minyak dan gas,

    sukses selalu…

  7. Hikmat Salomo says:

    Sumbang saran untuk pasangan Ideal sang pemimpin Nisel yang baru. Menurut hemat saya, salah satu kelemahan pemerintahan Nisel selama ini adalah KURANGNYA KOMUNIKASI PEMIMPIN DENGAN RAKYAT. Akibatnya aspirasi rakyat tidak tertampung, dan sering terjadi miscomunication.
    Ke depan pada pemerintahan Idealisman Dachi-Hukuasa Ndruru, perlu diadakan semacam dialog ketika mengadakan kunjungan kerja di kecamatan-kecamatan wilayah Nisel. Dialog itu bertemakan:
    “‘RAKYAT NISEL BERTANYA, BUPATI-WAKIL
    BUPATI MENJAWAB”‘
    Dengan adanya dialog interaktif ini, akan menjadi:
    1. Sarana komunikasi, sharing antara rakyat dengan pemimpinnya.
    2. Saranan sosialisasi terhadap program kerja baik yang telah, sedang dan akan dilaksanakan.
    3. Tali silaturahim sang pemimpin dengan masyarakat yang dipimpinnya.

    Saya percaya kalau pasangan Ideal melakukannya, pasti rakyat akan senang.
    Sekarang ini yang dibutuhkan adalah pemimpin yang grassroot, langsung ke lapangan dan elegan. Contohnya saja Obama, muda, cerdas, dan mampu menempatkan diri ditengah2 masyarakat.

  8. Linus Fatili Laia says:

    Saya salut buat bapak Bupati dan wakil bupati yang baru, semoga apa yang mereka rencanakan untuk membangun Nias Selatan bisa terwujud dengan baik mari kita dukung mereka dengan semangat dan doa, Tuhan memberkati.

  9. Erwin dwi Buulolo says:

    Selamat Berkarya buat Bupati NISEL baru…
    Kami masyrakat NISEL menuggu Realisasi 3 program itu.
    Yaahowu….

  10. Bualazatulo Tafona'o says:

    YA’AHOWU
    LIMO BAHILI I’A BANASI FALUKHA YAWA BA KUALI
    SAROU TANO FALUKHA ITA BADA’E.
    SELAMAT ATAS TERPILIHNYA BAPAK BUPATI DAN WAKIL BUPATI NIAS SELATAN SEMOGA BISA MELAKUKAN PERUBAHAN 5 TAHUN KE DEPAN MENJADI LEBIH BAIK DAN MASYARAKAT NIAS SELATAN SEJATERA DAN MAKMUR DALAM KEPEMIMPINAN BELIAU YANG TERPILIH.
    SAOHAGOLO, YAITOLO ITA YESU KERISO.
    YADUHU

Reply to Hati Bening ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>