Pasangan Temafol Pastikan Gugat Hasil Pilkada Nisel ke Mahkamah Konstitusi

JAKARTA, Nias Online – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Nias Selatan (Nisel) telah menetapkan pasangan Idealisman Dachi-Hukuasa Ndruru sebagai pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih. Namun, mereka masih harus bersabar menikmati kemenangan mereka mengingat hasil Pilkada itu akan digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) oleh pasangan Temafol.

“Kami pastikan akan menggugat hasil Pilkada itu ke MK. Sebab, pelaksanaan Pilkada itu banyak terjadi pelanggaran,” ujar calon wakil bupati pasangan Temafol FL Bidaya kepada Nias Online di Jakarta, Senin (10/1/2011).

Dia menjelaskan, selama pelaksanaan Pilkada, pihaknya menemukan sejumlah pelanggaran dan kecurangan. Di antaranya, politik uang (money politics), penggelembungan suara pasangan tertentu dan indikasi keberpihakan KPUD pada pasangan tertentu. Selain itu, pihaknya juga mendapatkan bukti adanya dua model surat suara di TPS-TPS.

Beberapa temuan pelanggaran lainnya, kata dia, telah terdokumentasikan untuk dijadikan bukti pada gugatan di MK.Sesuai aturan, pihak-pihak yang keberatan dengan hasil Pilkada, memiliki waktu selama tiga hari sejak hari penetapan hasil final oleh KPUD untuk melayangkan gugatan ke MK.

Sebelumnya, kepada Nias Online, Deskarnial Zagötö membantah pihaknya bersikap tidak netral pada Pilkada itu untuk memenangkan pasangan tertentu.Dia juga mengungkapkan, bila ada pihak yang ingin menggugat, sesuai aturan memiliki waktu tiga hari setelah penetapan pasangan terpilih oleh KPUD.

Hari ini, KPUD Nisel melakukan rapat pleno penetapan pasangan terpilih. Seperti diakui Deskarnial, rapat tersebut hanya dihadiri oleh pasangan terpilih (Ideal) dan pasangan Solo. (EN)

Leave a comment ?

26 Responses to Pasangan Temafol Pastikan Gugat Hasil Pilkada Nisel ke Mahkamah Konstitusi

  1. sanofu says:

    Tohugö

  2. takawaena says:

    coba kalau temafol yg menang, pasti dibilang nggak ada kecurangan. be fair my friend, kalau kalah ngaku kalah ajalah. di belakang temafol ini kan ada farada, sayang terlambat sih meng-endorse. coba kalau pas nama farada di coret kpu, langsung farada mendukung temafol pasti menang gilang gemilang.
    temafol kan maen curang juga. jadi jangan sok bersihlah. kan bagi-bagi duit juga.
    mo ke mk, ga abis2 deh sakit hati tuh. trus, habisin duit buat ngadu.pas hasilnya keliatan ga memuaskan, atau ada sinyal terpakai oleh yang menang, langsung deket-deket ma bupati baru.
    ayo ideal dan hukuasa, tawarin deh ke pasangan yg kalah, proyek atau jabatan, pasti diem tuh semua.

  3. Tafaigi mano says:

    be’ego mano amada fandita… Boi sa osofu kho yesu hawa lo mona’o. Hawa kabarata’o me nomoro 3 jimona. Na yaugo mena jimona da’o pasti owa’o lo hadoi fanofu sa’e… Hana’i me awomo oya yae ndraugo li..?
    Sbg Pendeta harus banyak sabar… Yg layak keberatan itu urutan 1 (Tema Hal) bkn wakil (Folo Bidaya)…
    Saya rasa g perlu di permasalahkan,, ikhlas pak…..!!!!!!

  4. Ernny Ndruru says:

    Semoga sukses pak,,,, tp jgn secara emosi. Hadapilah dgn hati yg sabar…. Ingat juga Pak, nyawa terancam: jgn krn gara2 ancur2an & kalah dlm pilkada mk bpk mau m’persoalkan lg kemenangan pasangan ttntu. Itu smuax g semudah membalikkan telapak tangan Pak. Duit….duit….duit pak.
    Hana simano wangera-ngerada saae.

  5. Boy Olifu hal says:

    Uak-uak makan salak,palak awak. Haogö ua angeraigö zino öwa’ö wa’ö enaö löfaniasa ba dödöu, enaö dania lökhöu kökö hawasimanö??..Met brjuang, da..a..a..aa ^,^

  6. Hati Bening says:

    Hampir semua hasil pilkada dipermasalahkan dan selalu ada guga-menggugat oleh pihak yg kalah, krn sudah hancur-hancuran, duit habis, stres menyerang. Itu fakta. Mk jk Pak Pendeta menggugat, itu haknya biar makin hancur. Tp saya yakin, hasil penetapan KPUD itu, yg memenangkan pasangan Idealisman dan Hukuasa, tinggal menunggu waktu pelantikan saja, tdk mungkin berobah lagi. Pasangan Temafol… sudahlah, berlapang dadalah, lebih baik kembali ke habitat, mengurus mimbar gereja, di situ dunia anda, bukan politik.

  7. TaFareso Zebua says:

    Alu manaere luo…tofofo waaukhu zino..
    G masalah itu pak,, tp apa kah bpk dah lupa bunyi Firman Tuhan itu yg menyebutkan bahwa ”LOFAASALAWA NATENGA SIOTARAI LOWALANGI”.
    Jadi,dlm hal ini bpk itu hrs menerima kekalahan itu,,mgkn blm wktunya bpk pendeta jd seorg politikus… Tuhan tak mau hidup bpk jd org KAFIR
    ”Katanya Aku Faktor Ingin Rujuk”
    dlm dunia Nisel… Hehehe blm tentu 50% sprti itu. Fuli Angeraigo ua sakalito.

  8. Siwani Victor Dachi says:

    Ya’ahowu ami fefu ira talifuso si so ba Dano Niha Raya.

    Pertama-tama kita bersyukur dan berterimakasih kepada Tuhan Allah kita yang Maha Kuasa atas penyertaan-Nya terhadap kita terlebih-lebih karena sekarang kita semua warga masyarakat Nias Selatan telah memiliki Bupati dan Wakil Bupati baru yang baru saja disyahkan dan sekaligus diumumkan oleh KPUD kepada seluruh rakyat Nias Selatan.

    Kedua : Kita patut bangga dan senang dengan memiliki Bupati & Wakil Bupati yang baru, yang akan memimpin Pemerintahan Daerah Nias Selatan selama 5 (lima) tahun ke depan. Semoga mereka berdua bersama jajarannya diberkati dan dilindungi oleh Tuhan agar dalam menjalankan roda permerintahan daerah di Nias Selatan, sungguh-sungguh mereka laksanakan dengan baik, jujur, dan benar.
    Kita segenap warga masyarakat Nias Selatan, kita beri dukungan dan kerja sama yang baik kepada mereka.
    Kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati yang baru, saya mempunyai usul dan ini hanya masukan saja, tentu keputusannya di tangan Bapak berdua dan mereka-mereka yang menjadi kepanjangan tangan Bapak-bapak.

    Usul saya begini :

    1. Supaya roda perekonomian di Kab.Nias Selatan dapat berkembang ke depan maka semua jalan antar desa di Kab.Nias Selatan harus dibuka sekalipun hanya pake batu-batu aja dulu dan pasir tanpa diaspal. Para Petani sangat susah menjual hasil ladangnya, kopra yang mereka miliki, karet dsb ke pasar. Selama ini sepertinya tidak ada perhatian khusus dari pemimpin kita. Anak-anak sekolah juga mengalami problem ketika mereka harus melanjutkan studi ke SMP & SMA di luar kampung mereka.

    2. Untuk membantu para petani maka harus Pemerintah Daerah mencari jalan untuk membangun irigasi di persawahan di mana ada beberapa desa/kecamatan yang selama ini telah menekuni dunia persawahan. Seringkali kalau lagi musim kemarau, banyak para petani mengeluh karena tanaman padi mati, sementara jika sawah tidak mendapatkan hasil maka kita tidak akan mendapatkan beras dan ujung-ujungnya bisa mati kelaparan. Sekali lagi, semoga hal ini menjadi agenda Bapak-bapak.

    3. Di kampung-kampung/di desa-desa, masih banyak sekolah-sekolah yang hanya memiliki 2 orang guru PNS. Yang lain adalah tenaga honorer, dan ada di antara mereka yang sudah mengabdi 5 tahun bahkan lebih, sampai sekarang belum terangkat menjadi pegawai negeri. Jika mereka melamar maka mereka harus menyiapkan uang sebanyak 40 jutaan ke atas tergantung ijazah yang mereka miliki. Harapan kami masyarakat Nias Selatan agar segala sesuatu yang terjadi di era sebelum-sebelumnya, tidak terulang lagi.
    Kemudian, supaya Pemda juga bisa mengatur anggaran kepada anak-anak sekolah yang berprestasi dengan memberikan bea siswa. Kalau ga salah memang ini juga sudah masuk dalam program Bapak-bapak dengan akan menggratiskan uang sekolah di SMA/SMK sampai University. Semoga program-program itu diwujudnyatakan.

    4. Tentang pemberantasan KKN, saya rasa ini sangat perlu diperhatikan juga, karena dana/anggaran yang telah disiapkan/diprogram sebelumnya bisa habis di tengah jalan bila ada orang-orang yang ingin memperkaya diri dengan uang yang bukan jerih payahnya.
    Kita tidak menuduh siapa-siapa tapi perlu pencegahan mulai dari sekarang.

    Kami sebagai warga Masyarakat Nias Selatan bergembira dengan terpilihnya Bapak-bapak untuk memimpin daerah kita sendiri. Besar harapan kami selama 5 tahun masa kepemimpinan nanti dapat membawa perubahan besar bagi masyarakat baik di sektor perekonomian, pendidikan, kesehatan dan yang tidak kalah penting juga di sektor budaya dan pariwisata.

    Kepada Bapak-bapak kami yang iktu serta mengcalonkan diri di PEMILUKADA Nias Selatan dan ternyata keberuntungan untuk memimpin belum berpihak kepada Bapak-bapak, sebaiknya kita menerima apa adanya saja. Kita jangan lagi mempermasalahkannya. Ketika perhitungan suara itu dilakukan pasti saksi-saksi Bapak berada di situ. Khan kalau misalkan terjadi kecurangan di lokasi, pasti akan dicomplain oleh saksi-saksinya Bapak-bapak, dan pasti mereka memegang tanda bukti misalnya rekaman suara atau rekaman tulisan, dan sampai ini tidak ada khan ?
    Untuk itu kita harus menyadari bahwa tidak semua kontestan atau kandidat bisa menjadi nomor satu semua, yang pasti hanya satu.
    Dan perlu kita sadari benar bahwa menjadi pemimpin itu tidak gampang, berat sekali untuk menjalankannya. Harus mengorbankan banyak waktu, menjaga kepercayaan banyak orang, tanggungjawab, jujur, adil, tidak mengutamakan kepentingan pribadi, keluarga dan golongan. Yang benar adalah mengutamakan kepentingan banyak orang atau umum.
    Untuk itu kita mendukung saja BUPATI & WAKIL BUPATI TERPILIH, kita adalah semua sahabat, saudara di hadapan Tuhan dan juga di hadapan manusia bukan lawan politik / musuh.

    Akhir kata, saya mohon maaf bilamana ada kata-kata yang kurang berkenan atau terlalu menggurui, ini hanya mengingatkan kita saja, namanya kita manusia tidak terlepas dari kekhilafan.
    Tuhan memberkati kita semua, Amen.

    Siwani Victor Dachi

  9. Marselino Fau says:

    Yahowu… ami banuada…

    Sumbang saran aja….
    Gugatan Ke “MK” adalah langkah yang sangat-sangat BAIK , Terhormat dan Demokratis. Tapi jangan lupa Lawao ba khoda “roro luo…”
    Dari pada buang energi dan waktu Ke MK langkah yang paling elegan adalah rencanakan dan buat yang lebih bermanfaat utk Nisel. Masing-masing sudah punya talenta dan talenta yang diberikan Tuhan digunakan utk membangun yang baik, bermanfaat dan positif untuk orang lain (itu kalau MAU). Lebih baik lagi kalau “mifajaewe mano khoda daromali andre” enao ohahau dododa…… mi owolo’olo’o ami we amoi bagosali ba miangandro bongi maokho ena’o itolo ita Amada siso ba zorugo.

  10. Nover daeli says:

    Sangat setuju sarannya.gbu

Reply to parlan zend ¬
Cancel reply

NOTE - You can use these HTML tags and attributes:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>