JAKARTA – Maskapai swasta nasional Lion Air akan menginvestasikan sebanyak US$ 20 juta pada 2008 untuk program perekrutan dan pendidikan sebanyak 300 pilot. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan pilot untuk 122 pesawat baru yang telah dipesan. Juga untuk kebutuhan akuisisi atau pembentukan maskapai baru di sejumlah negara Asean.
“Pada 2008, Lion Air akan menginvestasikan US$ 20 juta untuk merekrut 300 pilot yang akan dididik dari awal. Sedangkan, 300 orang berikutnya akan direkrut pada 2009. Itu untuk memenuhi kebutuhan pilot dengan berdatangannya 122 pesawat Boeing 737-900ER yang telah dibeli,†ujar Humas Lion Air Hasyim Arsal Al Habsy kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/11).
Selain itu, pendidikan pilot tersebut juga untuk mengantisipasi rencana mengakuisisi atau pun pembentukan anak perusahan Lion Air yang direncanakan diwujudkan dalam waktu dekat di Vietnam, Thailand dan Malaysia. “Nanti, kita berharap, pesawat-pesawat di sana diterbangi oleh pilot-pilot Indonesia,†kata dia.
Dia menjelaskan, pilot-pilot itu akan direkrut dari lulusan SMA dan akan diseleksi untuk mendapatkan pendidikan pilot selama 14 bulan di Lion Facility Village di Cengkareng. Dia menuturkan, pendidikan akan dimulai awal 2008 dan dilanjutkan pada tahun berikutnya. “Itu untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 600 pilot dengan kedatangan seluruh pesawat hingga 2012,†kata dia.
Dia menjelaskan, selama pendidikan, setiap calon pilot membutuhkan dana sebesar US$ 40-50 ribu. Jumlah itu jauh lebih besar dengan biaya pendidikan di Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) sekitar US$ 35 ribu. Menurut dia, biaya tersebut memang besar karena akan menggandeng lembaga berlisensi internasional dari International Civil Aviation Organization (ICAO) di Australia. “Standar pendidikannya tinggi, lulus dari sana juga sudah bisa menyandang ‘pangkat’ Bar I dan langsung bisa ikut menerbangkan pesawat jet sebagai co-pilot,†jelas dia.
Gandeng Asing
Hasyim mengungkapkan, untuk pendidikan pilot tersebut, Lion Air menggandeng dua lembaga pendidikan penerbang asing, yaitu Flight IDEA dari Australia dan ST ATAS. ST ATAS merupakan lembaga pendidikan penerbangan kerjasama Australia dan Singapura namun berbasis di Australia.
Dia menjelaskan, kualitas pendidikan kedua lembaga tersebut sudah diakui di dunia internasional dan juga telah dimanfaatkan negara sekitar seperti Filipina dan Singapura untuk mendidik penerbang-penerbang handal pada pesawat komersial.
Hasyim memaparkan, kerjasama tersebut, selain karena pertimbangan kualitas dan bisa mencetakan pilot dalam waktu pendek, juga karena keterbatasan lembaga serupa dalam negeri untuk mencetak penerbang. Karena itu, pilot-pilot yang direkrut tersebut akan diikat dengan ikatan dinas setelah menjalani pendidikan. “Dengan lulusan sekolah pilot tersebut, minimal seorang pilot akan memperoleh pendapatan minimal Rp 500 juta per tahun. Tentu saja, jumlah itu akan meningkat seiring dengan jam terbang dan statusnya,†ucap dia.
Dia menuturkan, untuk kebutuhan pendidikan tersebut, fasilitas pendidikan Lion Air di Cengkareng akan dilengkapi dua simulator untuk jenis Boeing 737-900 pada Desember 2007 sedangkan dua lainnya menyusul pada 2008.
Rencananya, akhir bulan ini, Lion Air akan mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi yang berminat menjadi pilot. Diharapkan, setelah melalui seleksi ketat, pendidikan pilot yang akan dibagi menjadi delapan angkatan tersebut (satu angkatan 25 orang) akan dimulai pada awal 2008.
Mungkin Anda punya saudara atau pun kenalan, memiliki kualifikasi fisik dan akademik untuk menjadi pilot, silahkan bersiap memanfaatkan kesempatan ini. Berdasarkan informasi dari Hasyim, lulusan SMA jurusan IPA lebih diutamakan. Silahkan tunggu informasi berikutnya. (enehe)
Susuwongi: Dia menjelaskan, pilot-pilot itu akan direkrut dari lulusan SMA dan akan diseleksi untuk mendapatkan pendidikan pilot selama 14 bulan di Lion Facility Village di Cengkareng. Dia menuturkan, pendidikan akan dimulai awal 2008 dan dilanjutkan pada tahun berikutnya. “Itu untuk memenuhi kebutuhan sebanyak 600 pilot dengan kedatangan seluruh pesawat hingga 2012,†kata dia.
Buruan dong ngumumin apa syaratnya, waktunya kan udah mepet neeh… 🙂
dimana informasi yang bisa kita dapatkan untuk mendaftarnya??????
dan apa persyaratannya?????????
kapan ni pengumumannya?kan kami yang di ACEH hrs snglht pengumumannya melalui internet,n syarat-syaratnya apa – apa ja?
Beberapa komentar pada artikel di atas telah dinonaktifkan karena menyangkut pertanyaan yang disampaikan secara berualng-ulang. Susuwongi telah memberikan penjelasan sebelumnya, dan informasi selanjutnya kita tunggu dari beliau.
saya lulusan smk penerbangan,pa blh saya jg ikut mendaftar?
kalo blh,saya minta tolong informasi pendaftaran dan syarat2nya di kirim ke email saya.soalnya saya tidak tiap hari mengup-
date.terima kasih sebelumnya..
tolong dong persyaratanx di umumkan secepatx nih,biar ada persiapan juga……..,infox tolong di kirim ke email saya secepatx.
Dimohon segala persyratannya dikirim ke e-mail saya secepatnya. Saya lulusan MA jurusan IPA dengan nilai ujian bahasa Inggrisnya 9 dan rata-ratanya 8. Apakah saya bisa ikut seleksinya?
Di harian “Tribun Timur” Makassar, Public Relation Lion Air Hasyim Al Habsi mengatakan bahwa pendaftaran untuk program beasiswa calon pilot Lion Air telah dibuka sejak tanggal 20 Nov 2007..
Dimana saya dapat memperoleh informasi selngkapnya, krn setelah sy menguhubungi kantor Lion Air di Makassar jawabannya kurang memuaskan. Dimana pula saya dapat mendaftar?
Mohon jwbannya dikirim segra ke e-mail saya
Trims.
Yaahowu….
Terima kasih atas respons saudara-saudara mengenai tulisan tentang kebutuhan pilot tersebut.
Barusan tadi saya menghubungi kepala humas Lion Air, Hasyim, melalui SMS. Beliau mengungkapkan bahwa penerimaan itu telah dimulai pada 19 November 2007 lalu di Jl. Gajah Mada No. 7 Lion Air Tower. Karena kesibukan beliau dan saya sendiri, cuma itu dulu yang bisa saya sampaikan.
Selanjutnya, saudara-saudara yang membutuhkan, adalah lebih bijak jikalau langsung mencari tahu ke pihak Lion Air. Anda tidak akan mendapatkan apa-apa dengan berharap menunggu saya mengirimkannya lewat email saudara. Dan itu tidak mungkin saya lakukan. Anda butuh, berarti Anda harus berusaha. Bantuan saya (jikalau bisa disebut demikian) hanya sejauh membagikan informasi ini.
BIla ada informasi tambahan dengan sukarela saya akan membagikannya. Tapi, sekali lagi, jangan menunggu saya.
Semoga sukses dan saya berharap, suatu kali saya bertemu minimal salah satu dari Anda telah menjadi pilot kebanggaan negeri ini. Atau ikut penerbangan yang Anda pimpin.
GBU
catatan tambahan: Jangan lupa, banyak maskapai juga membutuhkan pilot. Pada umumnya, bahkan ratusan pilot. Jadi, rajin-rajinlah mencari informasi langsung ke maskapai, khususnya bagi Anda yang memang ingin jadi pilot.
Mengenai informasi lebih lanjut, mungkin bisa kontak melalui layanan pelanggan Lion Air yang terdapat pada situsnya http://www.lionair.co.id.
tks