Archive for February 17th, 2007 | Daily archive page

Memulihkan Martabat

Saturday, February 17th, 2007

Oleh Pdt. BAMBANG PRATOMO

Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata”, ’Siapakah yang Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?’, Maka sahutku: “Ini aku, utuslah aku!” [Yesaya 6:8]

KETIKA bencana bertubi-tubi melanda negeri kita, muncul pertanyaan: Sudah sedemikian burukkah negeri kita sampai menjadi kubangan lumpur penderitaan bagi sebagian penghuninya? Martabat manusia telah hancur tak hanya karena rumah roboh, harta benda sirna, tetapi juga karena semangat hidup merosot, rasa kesetiakawanan tak lagi mampu dipertahankan. Kehidupan bersama berubah menjadi kehidupan sendiri-sendiri dalam sikap ketidak-pedulian. Lalu muncul tayangan televisi yang memilukan berupa keributan, kesimpang-siuran menyalurkan bantuan, berebut nasi bungkus dan mi instan, protes di sana-sini akibat lambannya penanganan, dan sebagainya. Belum lagi tindakan yang dirasakan tidak adil dan tebang pilih akibat praktik keserakahan orang. (more…)

BRR Nias PL kan Proyek Perpipaan Senilai Rp1,7 M

Saturday, February 17th, 2007

Gunungsitoli, WASPADA Online
Sejumlah elemen masyarakat meminta penegak hukum mengusut dugaan praktek KKN pada BRR Nias Satker Air Bersih dan Pengolahan Air Limbah yang melakukan Penunjukan Langsung proyek perpipaan untuk jaringan distribusi dari Binaka menuju Gunungsitoli senilai Rp1,7 milliar. (more…)

Rumah Bantuan Nias Dibongkar Paksa

Saturday, February 17th, 2007

Gunungsitoli, WASPADA Online
Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Perwakilan Nias bekerjasama dengan Non Govermant Organization (NGO) Samarintan’s Purse sebagai pemberi bantuan, Kamis (15/2) membongkar paksa dua unit rumah bantuan NGO itu, karena telah terjadi rekayasa data penerima bantuan. (more…)

Lahan Petani Nisel Seluas 135 Hektar Bercampur Air Laut Kembali Berproduksi

Saturday, February 17th, 2007

*Sempat Gagal Panen

Medan, (Analisa)

Bencana gempa dan tsunami tidak hanya menghancurkan rumah maupun harta benda masyarakat. Tsunami yang juga melanda di Pulau Nias, khususnya Nias Selatan telah menggagalkan para petani untuk menikmati hasil panen padi. (more…)