Kampanye stop pemanasan global | riffajp4inspiration.wordpress.com

Kampanye stop pemanasan global | riffajp4inspiration.wordpress.com

NIASONLINE, JAKARTA – Dampak pemanasan global ternyata tidak hanya pada perubahan iklim, dan masalah lainnya terkait produksi pangan.

Riset para ilmuwan Amerika Serikat juga menunjukkan, pemanasan global berdampak lebih dari itu. Yakni, menyebabkan orang ‘mudah marah’.

Dalam hasil penelitian yang terbitkan jurnal Science, seperti dilansir VOAIndonesia menyebutkan peningkatan suhu global juga menyebabkan ‘hati’ manusia ikut memanas.

Para peneliti, dalam risetnya, meninjau hubungan antara iklim bumi dan perang hingga sejak tahun 10 ribu sebelum Masehi.

Para peneliti menyimpulkan, orang-orang menjadi lebih mudah marah dan melakukan kekerasan, meski suhu hanya naik sedikit atau ketika hujan sering turun walau tidak lama.

Beberapa hal jadi petunjuk mereka. Di antaranya, lebih banyak terjadinya perang hingga pemukulan dalam keluarga. Bahkan di ajang olahraga baseball sekalipun, pelempar bola bisa sengaja melempar bola dengan sangat keras dengan sasaran tubuh si pemukul bola.

Bahkan, pakar juga memerkirakan, sebelum pertengahan abad ini, dunia akan menjadi tempat kekerasan yang sangat berat apabila perubahan iklim terus terjadi.

Bagaimana menurut Anda? (EN/VoaIndonesia)

Facebook Comments