Nias Selatan (SIB)
Sebanyak 80 unit rumah bantuan BRR (Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi) Nias diserahkan Wakil Bupati Nias Selatan Daniel Duha secara simbolis kepada warga korban gempa bumi 28 Maret 2005 yang rumahnya rusak di Kecamatan Lolowau, Nisel.

Penyerahan ditandai dengan pengguntingan pita yang oleh Megawati Duha di rumah milik HS Halawa (Ama Syukur). Rumah bantuan tersebut dengan pola BLM (bantuan langsung masyarakat) yang dikerjakan langsung oleh masyarakat, tanpa melalui kontraktor.

Acara dihadiri kepala BRR Perwakilan Nias William P. Sabandar didampingi Kepala Distrik Nias Selatan, Herakles Lang, Camat Lolowau, Y Telambanua, Kapolsek Lolowau, AKP Yanuar, Danramil Zalukhu, para kepala desa, tokoh masyarakat, agama, adat dan para penerima bantuan.

Dalam arahannya wakil bupati menyambut baik penyelesaian pekerjaan dan peresmian rumah bantuan langsung kepada masyarakat korban bencana gempa bumi di daerah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Nias Selatan juga mendukung penerapan strategi penerimaan bantuan dengan sistem BLM.

“Program berpola BLM yang diterapkan BRR Nias kiranya dapat menjadi contoh kepada pemerintah pusat untuk melaksanakan pembangunan di berbagai sektor selain menguntungkan masyarakat juga guna membangun budaya gotong royong yang selama ini nyaris hilang di Indonesia ini,” ujar Daniel Duha.

Kepala BRR Perwakilan Nias, William P. Sabandar dalam sambutannya mengatakan, keberhasilan pelaksanaan pembangunan perumahan di Kecamatan Lolowau ini adalah berkat kemandirian dan saling bahu membahu masyarakat di Kecamatan Lolowau untuk membangun kembali rumah yang rusak. Pembangunan rumah di empat desa tersebut merupakan permulaan, untuk selanjutnya masyarakat harus semakin bersatu dan bekerja sama secara mandiri membangun desa.

Salah seorang penerima bantuan, Hosea Halawa kepada SIB menyatakan rasa puasnya dan gembira menerima bantuan rumah dari BRR karena segala proses pembangunannya dikerjakan langsung oleh masyarakat, baik dari perbelanjaan bahan material hingga pengawasan pekerjaannya. (OLS/v) (SIB, 27 Nov. 2007)

Facebook Comments