Jakarta, ( Berita ) :
Bank Pembangunan Asia (ADB) bekerjasama dengan UN-Habitat dan beberapa LSM membiayai rekonstruksi dan rehabilitasi rumah-rumah bagi korban gempa bumi Maret 2005 melalui hibah sekitar 15 juta dolar AS, demikian dikutip dari situs resmi ADB, Rabu [21/02].

“ADB menyumbangkan sekitar 30 juta dolar AS untuk program rekonstruksi di Pulau Nias, dimana separuhnya adalah untuk perumahan,” kata Ketua Misi ADB, Pieter Smidt di Sumatera, saat digelar upacara peletakan batu di Desa Banuagea dimana 252 rumah akan dibangun sesuai kesepakatan ADN dan UN-Habitat. “ADB dalah pemegang saham yang signifikan dalam program perumahan di Nias, yang menargetkan pembangunan sekitar 15.000 rumah.

Program bantuan ADB bagi Nias itu merupakan bagian dari hibah 291 juta dolar AS untuk pembangunan kembali daerah korban bencana tsunami Desember 2004 dan gempa bumi Maret 2005 di Aceh dan Nias.

Program perumahan ADB di Nias termasuk sekitar 1.500 rumah baru dan rehabilitasi sekitar 900 rumah. ADB telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan UN-Habitat untuk merekonstruksi 486 rumah. Sedangkan sisa program perumahan di Nias akan dilakukan melalui kerjasama dengan LSM Jerman Help eV, dan Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR).

Program perumahan yang disiapkan ADB akan mendorong keterlibatan langsung masyarakat sekitar dalam desain dan implementasi. “Produk akhir dari bantuan kami akan merefleksikan aspirasi masyarakat sekitar. Kami ingin maju selangkah dengan menyediakan infrastruktur vital untuk mendukung tujuan pembangunan kembali yang lebih baik,” kata penasehat perumahan ADB, Regan Kausar.

“Kami gembira UN Habitat telah dipilih sebagai salah satu partner oleh BRR dan ADB untuk membantu program rekonstruksi Nias,” kata Binod Shresta, Manajer Program UN-Habitat untuk Aceh dan Nias.

Smidt juga mengungkapkan penyelesaian masalah kepemilikan lahan dan pelibatan wanita penting dalam program perumahan.

Bantuan multi sektor ADB untuk Indonesia meliputi pertanian, perikanan, irigasi, pembangunan UKM, perumahan, perairan dan sanitasi, kesehatan, pendidikan, trasportasi, energi, perencanaan ruang dan manajemen lingkungan.

Hibah 291 juta dolar AS, yang meliputi kontribusi 1 juta dolar AS dari pemerintah Luksemburg, digunakan untuk membiayai the Earthquake and Tsunami Emergency Support Project (ETESP) untuk mendukung manajemen bencana, rekonstruksi dan rehabilitasi di daerah bencana Aceh dan Sumatera Utara. Sebagai tambahan, ADN juga telah memberikan hibah 10 juta dolar AS kepada Multi-Donor Fund bagi Aceh and Nias. ( ant )

sumber dari : www.beritasore.com
tanggal : Feb 21, 2007 at 11:31 AM

Facebook Comments