Archive for October, 2012 | Monthly archive page
Gempa 5,6 SR Guncang Gunungsitoli
Monday, October 29th, 2012Ingat, PNS Pernah Korupsi Dilarang Jadi Pejabat
Friday, October 26th, 2012Imam Prasodjo: Pendidikan Indonesia Monoton dan Menindas
Wednesday, October 24th, 2012Buku “NIAS BANGKIT: Langkah-Langkah Awal” mendapat Penghargaan Nugra Jasadarma Pustakaloka 2012
Monday, October 15th, 2012
Jakarta (Nias Online) – Sesuai dengan amanat UU No.4 Tahun 1990, Perpustakaan Nasional melalui Direktorat Deposit Bahan Pustaka menyelenggarakan pemilihan Bahan Pustaka/Buku Terbaik. Proses seleksi/pemilihan ini telah dilangsungkan sejak tanggal 9 Mei sampai 3 September 2012. Berkaitan dengan ini Perpustakaan Nasional RI menganugerahkan Penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 2012 kepada Buku “Nias Bangkit: Langkah-Langkah Awal” sebagai Juara 1 Kategori Bahan Pustaka/Buku Terbaik. Buku ini ditulis oleh Esther GN Telaumbanua, SE, dan diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan (PSH). Penghargaan kepada Penulis dan Penerbit diserahkan oleh Kepala Perpustakaan Nasional Dra.Sri Sularsih, MSc pada hari Senin tanggal 8 Oktober 2012 di Gedung Theater Perpustakaan Nasional RI Jakarta.
Selanjutnya pada tanggal 11 Oktober 2012 dilangsungkan penganugerahan penghargaan kepada seluruh pemenang enam kategori dalam acara “Gemilang Perpustakaan Nasional” di gedung SMESCO Tower Jakarta.
Penerima Anugerah Nugra Jasadarma Pustaloka 2012 selengkapnya adalah:
Kategori Buku (Bahan Pustaka):
Juara 1: Esther GN Telaumbanua (Nias Bangkit : Langkah-langkah Awal)
Juara 2: Hendra Surya (Strategi Jitu Mencapai Kesuksesan Belajar)
Juara 3: H Tukiran Taniredja, dkk (Model-model Pembelajaran Inovatif).
Kategori Perpustakaan Desa:
Terbaik Cluster A : Perpustakaan Desa Ngagel Rejo, Surabaya (Jawa Timur); Terbaik Cluster B : Perpustakaan Tut Wuri Desa Pitahan (Kaltim); Terbaik Cluster C : Perpustakaan Mapideceng Desa Senga Selatan, Kab. Luwung (Sulsel).
Kategori Tokoh Masyarakat:
Trini Haryanti (Jawa Timur); Shri IB DarmikaMarhaenWedastera PS (Bali); Saufni Chalid (Sumatera Barat); M Amin Suprijatna (DKI Jakarta); Muhammad Nur (NTB); Andreas P Cornelius (Maluku); Naim Ali (Jawa Timur); Triwiyana; HA Kholiq Arif, MSi (Bupati Wonosobo, Jawa Tengah); Prof Dr Ir HM Nurdin Abdullah, M.Agr (Bupati Bantaeng, Sulsel); Syafaruddin Usman (Penulis, Pontianak, Kalbar); dan Nadi Mulyadi (Wartawan, Jogja TV).
Pemenang Lomba Bercerita Tingkat SD/MI:
Juara 1: Muthia Nur Tsabitha (Jambi)
Juara 2 : Rahardi (Sulsel)
Juara 3 : Naqdzayatun Nur Ivana Isa (Gorontalo).
Pustakawan Berprestasi Nasional:
Suharyanto (DKI Jakarta); Nazaruddin (Nanggroe Aceh Darussalam); Irkhamiyati (DI Yogyakarta).
Penerima Anugrah Lifetime Achievement adalah Dr Soekarman Kertosedono, MLS .
Salah satu penerima penghargaan adalah Dr Soekarman Kertosedono, MLS. Beliau adalah pencetus berdirinya Perpustakaan Nasiona dan merupakan Pustakawan Utama Pertama yang dimiliki Indonesia. Sementara penulis buku pemenang kategori bahan pustaka yaitu Esther GN Telaumbanua adalah Ketua Yayasan Tatuhini Nias Bangkit yang melaksanakan berbagai program pemberdayaan bagi masyarakat Nias pasca bencana. Esther juga aktif menulis berbagai tulisan tentang kehidupan masyarakat Nias.
Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih dalam sambutannya di acara tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan kebanggaannya kepada semua pihak, baik secara perseorangan maupun organisasi atas usaha dan dukungan dalam mengangkat citra, harkat dan pengembangan perpustakaan nasional dalam membantu tugas Pemerintah mencerdaskan dan meningkatkan kualitas masyarakat. Kerjasama dan koordinasi yang baik diharapkan dapat ditingkatkan untuk keberhasilan dan prestasi gemilang perpustakaan nasional di masa mendatang.
Dalam rangka publikasi Gerakan Nasional Indonesia Membaca sebagai tindak lanjut dari Pencanangan Gerakan Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca yang dicanangkan Wapres Boediono, 27 Oktober 2011 lalu Perpusnas telah melaksanakan Roadshow ke berbagai daerah seperti Palembang, Semarang, Kupang, dan Surabaya disemarakkan dengan berbagai acara talkshow yang melibatkan berbagai pihak dengan tema “Jadikan Perpustakaan Sahabat Pintar Keluarga Indonesia”.
Pengembangan budaya membaca sangat erat kaitannya dengan perpustakaan. Selain memberikan apresiasi dan penghargaan kepada mereka yang berprestasi, Perpustakaan Nasional berharap lewat kegiatan-kegiatan yang dilakukan dapat meningkatkan budaya gemar membaca untuk mengejar ketertinggalan informasi, meningkatkan kualitas pendidikan dan apresiasi masyarakat terhadap perpustakaan.
Acara Penganugerahan Nugra Jasadarma Pustaloka dikemas dalam acara Gemilang Perpustakaan Nasional 2012 yang disemarakkan dengan musik dan persembahan lagu-lagu dari artis pendukung acara.
(/bo)
Amerika Serikat Bantu Tingkatkan Mutu Pendidikan Nias Selatan
Monday, October 8th, 2012Jakarta – Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru dan Kadis Pendidikan Dra. Magdalena Bago, S.Pd, MM, MBA menghadiri peluncuran Program Pendidikan USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrator and Student) di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta (Rabu,3/10).
Kehadiran Wakil Bupati dikarenakan Kabupaten Nias Selatan terpilih menjadi salah satu mitra penerima manfaat Program USAID PRIORITAS. Di Sumatera Utara, Program USAID PRIORITAS diimplementasikan di 10 kabupaten/kota (Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Nias Selatan).
Hukuasa Nduru menyambut gembira atas terpilihnya Nias Selatan menjadi mitra program pendidikan berstandar internasional yang didanai Amerika Serikat. Menurut Hukuasa Nduru Program USAID PRIORITAS sejalan dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang menempatkan sektor pendidikan sebagai program utama.â€Kami akan serius menjalankan program ini. Bahkan kami ingin program ini segera disebarluaskan melalui dana APBD ke seluruh kecamatan di Nias Selatan, agar mutu pendidikan merata,†terang Hukuasa Nduru ketika berdiskusi dengan Stuart Weston, Direktur Program USAID PRIORITAS.
Duta Besar Amerika Serikat (AS), Scot Marciel dalam pidato resmi menyampaikan bahwa program USAID PRIORITAS adalah implementasi kemitraan komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS. Kemitraan komprehensif merupakan komitmen yang ditandatangani oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010 untuk meningkatkan kerjasama dan mempererat hubungan kedua negara.
Duta Besar Amerika Serikat lebih lanjut menyatakan Program USAID PRIORITAS dikembangkan oleh United State Agency for International Development (USAID) bersama Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, meningkatkan kapasitas manajemen pendidikan dan memperkuat peran LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dalam mencapai pendidikan yang bermutu. Melalui program ini generasi muda Indonesia dipersiapkan lebih baik untuk bersaing di dunia internasional.â€Kami memberikan pendidikan kelas dunia kepada sekolah-sekolah di Indonesia,†terang Scot Marciel.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA saat meluncurkan Program USAID PRIORITAS, meminta agar provinsi, kabupaten dan kota mitra program berkomitmen dan mengambil manfaat dari implementasi program.
Mendikbud menyatakan sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia berluang menjadi negara paling berpengaruh di muka bumi. Kehadiran Indonesia menjadi anggota negara-negara G-20 dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, membuat Indonesia diprediksi akan menjadi negara nomor 7 paling berpengaruh. Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan menggeser peran Jerman dan Inggris sebagai negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.â€Akan ada 13 juta lapangan kerja yang membutuhkan tenaga yang handal. Untuk itu kita harus mempersiapkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari pendidikan dasar,†tegas Muhammad Nuh saat meresmikan program USAID PRIORITAS.
Program USAID PRIORITAS akan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas mengajar dan belajar di 1400 sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan madrasah di 110 kabupaten/kota. Progam bernilai USD 83,7 Juta ini akan memberikan manfaat pendidikan bagi lebih dari 300.000 siswa di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.***
Duta Besar Amerika Serikat (AS), Scot Marciel dalam pidato resmi menyampaikan bahwa program USAID PRIORITAS adalah implementasi kemitraan komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS. Kemitraan komprehensif merupakan komitmen yang ditandatangani oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010 untuk meningkatkan kerjasama dan mempererat hubungan kedua negara.
Duta Besar Amerika Serikat lebih lanjut menyatakan Program USAID PRIORITAS dikembangkan oleh United State Agency for International Development (USAID) bersama Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, meningkatkan kapasitas manajemen pendidikan dan memperkuat peran LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dalam mencapai pendidikan yang bermutu. Melalui program ini generasi muda Indonesia dipersiapkan lebih baik untuk bersaing di dunia internasional.â€Kami memberikan pendidikan kelas dunia kepada sekolah-sekolah di Indonesia,†terang Scot Marciel.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA saat meluncurkan Program USAID PRIORITAS, meminta agar provinsi, kabupaten dan kota mitra program berkomitmen dan mengambil manfaat dari implementasi program.
Mendikbud menyatakan sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia berluang menjadi negara paling berpengaruh di muka bumi. Kehadiran Indonesia menjadi anggota negara-negara G-20 dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, membuat Indonesia diprediksi akan menjadi negara nomor 7 paling berpengaruh. Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan menggeser peran Jerman dan Inggris sebagai negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.â€Akan ada 13 juta lapangan kerja yang membutuhkan tenaga yang handal. Untuk itu kita harus mempersiapkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari pendidikan dasar,†tegas Muhammad Nuh saat meresmikan program USAID PRIORITAS.
Program USAID PRIORITASÂ akan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas mengajar dan belajar di 1400 sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan madrasah di 110 kabupaten/kota. Progam bernilai USD 83,7 Juta ini akan memberikan manfaat pendidikan bagi lebih dari 300.000 siswa di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.***
Duta Besar Amerika Serikat (AS) Scot Marciel bertemu dengan Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Nduru dalam peluncuruan Program Pendidikan USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud, Jakarta (Rabu, 3/10). Kabupaten Nias Selatan terpilih menjadi mitra program USAID PRIORITAS yang didanai AS.
Direktur Program USAID PRIORITAS (Chief of Party) Stuart Weston berfoto bersama Kadis Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan Drs. Mohd. Iksan Lubis, Wakil Bupati Labuhan Batu Suhari Pane, Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Istri Wakil Bupati Nias Selatan, Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Nduru, Walikota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, Kadis Pendidikan Nias Selatan Dra. Magdalena Bago, S.Pd MM, MBA, Kadis Pendidikan Sibolga Drs. Alpian Hutauruk, Kadis Pendidikan Binjai Drs. Anang Dwi Wibowo dan Provincial Coordinator (PC) Sumatera Utara Agus Marwan. Sejumlah bupati, walikota, kadis pendidikan dan rektor dari Sumatera Utara hadir dalam peluncuran Program USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud Jakarta (Rabu,3/10)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Prof.Dr. Muhammad Nuh, DEA bertemu bertemu Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru saat peluncuran Program USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud Jakarta (Rabu, 3/10). Program USAID PRIORITAS diresmikan oleh Mendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.
Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru dan Istri didampingi Kadis Pendidikan Dra. Magdalena Bago, Spd, MM, MBA bertemu dengan Direktur Program USAID PRIORITAS, Stuart Weston di Jakarta (Rabu, 3/10). Program USAID PRIORITAS merupakan program pendidikan berstandar internasional yang secara resmi diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. DR. Muhammad Nuh, DEA.
Mahasiswa Nias UGM Bersatu Untuk Maju
Tuesday, October 2nd, 2012
Yogyakarta, Kerinduan mahasiswa-mahasiswi Nias yang saat ini sedang duduk dibangku kuliah di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk membentuk satu wadah yang mempersatukan seluruh mahasiswa Nias di UGM akhirnya terwujud pada tanggal 24 September 2012. Pada hari Senin itu, bertempat di Auditorium Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta melalui musyawarah bersama mahasiswa-mahasiswa Nias di UGM maka terbentuk sebuah organisasi mahasiswa yang diberi nama Kesatuan Mahasiswa Nias Universitas Gadjah Mada (KMN-UGM).
Kegiatan Musyawarah Bersama yang berlangsung sangat lancar dan efektif tersebut pada awalnya diprakarsai oleh 9 (Sembilan) orang mahasiswa/i Nias baik yang sedang kuliah pada program Vokasi, Sarjana (S-1) maupun Pascasarjana (S-2 & S-3) sehingga disebut dengan Tim 9 (Sembilan). Tim ini selama kurang lebih dua minggu mempersiapkan, memikirkan sekaligus menggalang dana dari para kalangan mahasiswa Nias di UGM sendiri maupun partisipasi dari masyarakat Nias lainnya yang ada di Yogyakarta untuk menyukseskan pelaksanaan musyawarah bersama tersebut.
Tujuan dari pembentukan organisasi ini sendiri adalah untuk mengusahakan terwujudnya kesatuan mahasiswa Nias yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebudayaan, berwawasan luas, bertanggungjawab, kritis, serta berkepedulian sosial. Diharapkan dengan terbentuknya kesatuan mahasiswa Nias ini, maka tidak akan muncul perasaan pada masing-masing diri mahasiswa bahwa saya berasal dari Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat maupun dari Gunungsitoli, namun tetap satu sebagai “ONO NIHAâ€. Wilayah administratif bisa berbeda, tetapi jiwa dan semangat untuk membangun tetap untuk kepulauan Nias tercinta. Demikianlah yang terungkap dari para mahasiswa/i yang mengikuti acara ini.
Pada kesempatan Musyawarah Bersama ini, juga telah diadakan pemilihan Ketua dan Sekretaris Kesatuan Mahasiswa Nias Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yakni dengan terpilihnya Saudara WELLY JULY ARIYANTO ZALUKHU, mahasiswa vokasi kearsipan sebagai Ketua dan Saudari HELMINA ZEGA, mahasiswa vokasi Informasi Komunikasi & Sistem Informasi sebagai Sekretaris untuk periode 2012 – 2013.  Turut hadir pada musyawarah bersama ini adalah Bapak Rius Hia dan Bapak Titus Dachi yang merupakan sekretaris dan bendahara Ikatan Keluarga Nias (IKN) Yogyakarta.
Ini adalah satu langkah awal untuk berpikiran maju dari anak-anak Nias di UGM untuk membentuk karakter-karakter pemimpin di masa depan yang berinovatif, edukatif dan berintegritas tinggi. Sehingga mampu memimpin Nias ke depan menjadi lebih baik lagi. SEMOGA. (Anta/Mammori)







