Amerika Serikat Bantu Tingkatkan Mutu Pendidikan Nias Selatan

Monday, October 8, 2012
By nias

Jakarta – Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru dan Kadis Pendidikan Dra. Magdalena Bago, S.Pd, MM, MBA menghadiri peluncuran Program Pendidikan USAID PRIORITAS (Prioritizing Reform, Innovation, Opportunities for Reaching Indonesia’s Teacher, Administrator and Student) di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta (Rabu,3/10).

Kehadiran Wakil Bupati dikarenakan Kabupaten Nias Selatan terpilih menjadi salah satu mitra penerima manfaat Program USAID PRIORITAS. Di Sumatera Utara, Program USAID PRIORITAS diimplementasikan di 10 kabupaten/kota (Kota Medan, Kota Sibolga, Kota Binjai, Kota Tebing Tinggi, Kota Tanjungbalai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Labuhan Batu dan Kabupaten Nias Selatan).

Hukuasa Nduru menyambut gembira atas terpilihnya Nias Selatan menjadi mitra program pendidikan berstandar internasional yang didanai Amerika Serikat. Menurut Hukuasa Nduru Program USAID PRIORITAS sejalan dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Nias Selatan yang menempatkan sektor pendidikan sebagai program utama.”Kami akan serius menjalankan program ini. Bahkan kami ingin program ini segera disebarluaskan melalui dana APBD ke seluruh kecamatan di Nias Selatan, agar mutu pendidikan merata,” terang Hukuasa Nduru ketika berdiskusi dengan Stuart Weston, Direktur Program USAID PRIORITAS.

Duta Besar Amerika Serikat (AS), Scot Marciel dalam pidato resmi menyampaikan bahwa program USAID PRIORITAS adalah implementasi kemitraan komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS. Kemitraan komprehensif merupakan komitmen yang ditandatangani oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010 untuk meningkatkan kerjasama dan mempererat hubungan kedua negara.

Duta Besar Amerika Serikat lebih lanjut menyatakan Program USAID PRIORITAS dikembangkan oleh United State Agency for International Development (USAID) bersama Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, meningkatkan kapasitas manajemen pendidikan dan memperkuat peran LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dalam mencapai pendidikan yang bermutu. Melalui program ini generasi muda Indonesia dipersiapkan lebih baik untuk bersaing di dunia internasional.”Kami memberikan pendidikan kelas dunia kepada sekolah-sekolah di Indonesia,” terang Scot Marciel.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA saat meluncurkan Program USAID PRIORITAS, meminta agar provinsi, kabupaten dan kota mitra program berkomitmen dan mengambil manfaat dari implementasi program.

Mendikbud menyatakan sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia berluang menjadi negara paling berpengaruh di muka bumi. Kehadiran Indonesia menjadi anggota negara-negara G-20 dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, membuat Indonesia diprediksi akan menjadi negara nomor 7 paling berpengaruh. Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan menggeser peran Jerman dan Inggris sebagai negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.”Akan ada 13 juta lapangan kerja yang membutuhkan tenaga yang handal. Untuk itu kita harus mempersiapkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari pendidikan dasar,” tegas Muhammad Nuh saat meresmikan program USAID PRIORITAS.

Program USAID PRIORITAS akan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas mengajar dan belajar di 1400 sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan madrasah di 110 kabupaten/kota. Progam bernilai USD 83,7 Juta ini akan memberikan manfaat pendidikan bagi lebih dari 300.000 siswa di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.***

Duta Besar Amerika Serikat (AS), Scot Marciel dalam pidato resmi menyampaikan bahwa program USAID PRIORITAS adalah implementasi kemitraan komprehensif antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS. Kemitraan komprehensif merupakan komitmen yang ditandatangani oleh Presiden Barack Obama dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010 untuk meningkatkan kerjasama dan mempererat hubungan kedua negara.

Duta Besar Amerika Serikat lebih lanjut menyatakan Program USAID PRIORITAS dikembangkan oleh United State Agency for International Development (USAID) bersama Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, meningkatkan kapasitas manajemen pendidikan dan memperkuat peran LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) dalam mencapai pendidikan yang bermutu. Melalui program ini generasi muda Indonesia dipersiapkan lebih baik untuk bersaing di dunia internasional.”Kami memberikan pendidikan kelas dunia kepada sekolah-sekolah di Indonesia,” terang Scot Marciel.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia (RI), Prof. Dr. Mohammad Nuh, DEA saat meluncurkan Program USAID PRIORITAS, meminta agar provinsi, kabupaten dan kota mitra program berkomitmen dan mengambil manfaat dari implementasi program.

Mendikbud menyatakan sebagai salah satu negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia berluang menjadi negara paling berpengaruh di muka bumi. Kehadiran Indonesia menjadi anggota negara-negara G-20 dan pertumbuhan ekonomi yang stabil, membuat Indonesia diprediksi akan menjadi negara nomor 7 paling berpengaruh. Pada tahun 2030 Indonesia diperkirakan akan menggeser peran Jerman dan Inggris sebagai negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia.”Akan ada 13 juta lapangan kerja yang membutuhkan tenaga yang handal. Untuk itu kita harus mempersiapkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas harus dimulai dari pendidikan dasar,” tegas Muhammad Nuh saat meresmikan program USAID PRIORITAS.

Program USAID PRIORITAS  akan menyediakan sumber daya yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas mengajar dan belajar di 1400 sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan madrasah di 110 kabupaten/kota. Progam bernilai USD 83,7 Juta ini akan memberikan manfaat pendidikan bagi lebih dari 300.000 siswa di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.***

Duta Besar Amerika Serikat (AS) Scot Marciel bertemu dengan Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Nduru dalam peluncuruan Program Pendidikan USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud, Jakarta (Rabu, 3/10). Kabupaten Nias Selatan terpilih menjadi mitra program USAID PRIORITAS yang didanai AS.

Direktur Program USAID PRIORITAS (Chief of Party) Stuart Weston berfoto bersama Kadis Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan Drs. Mohd. Iksan Lubis, Wakil Bupati Labuhan Batu Suhari Pane, Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Istri Wakil Bupati Nias Selatan, Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Nduru, Walikota Sibolga Drs. H.M Syarfi Hutauruk, Kadis Pendidikan Nias Selatan Dra. Magdalena Bago, S.Pd MM, MBA, Kadis Pendidikan Sibolga Drs. Alpian Hutauruk, Kadis Pendidikan Binjai Drs. Anang Dwi Wibowo dan Provincial Coordinator (PC) Sumatera Utara Agus Marwan. Sejumlah bupati, walikota, kadis pendidikan dan rektor dari Sumatera Utara hadir dalam peluncuran Program USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud Jakarta (Rabu,3/10)

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Prof.Dr. Muhammad Nuh, DEA bertemu bertemu Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru saat peluncuran Program USAID PRIORITAS di Kantor Kemendikbud Jakarta (Rabu, 3/10). Program USAID PRIORITAS diresmikan oleh Mendikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di 7 provinsi yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Sulawesi Selatan.

 

Wakil Bupati Nias Selatan, Hukuasa Nduru dan Istri didampingi Kadis Pendidikan Dra. Magdalena Bago, Spd, MM, MBA bertemu dengan Direktur Program USAID PRIORITAS, Stuart Weston di Jakarta (Rabu, 3/10). Program USAID PRIORITAS merupakan program pendidikan berstandar internasional yang secara resmi diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. DR. Muhammad Nuh, DEA.

17 Responses to “Amerika Serikat Bantu Tingkatkan Mutu Pendidikan Nias Selatan”

Pages: « 1 [2] Show All

  1. 11
    Ahmad Harefa Says:

    Syukuri, Mantap, maju terus…

    YA’AHOWU

  2. 12
    bowonigohisarumaha Says:

    Kita syukuri dan agar SDM NISEL di bangun terus.

  3. 13
    Persatuan Mahasiswa NISEL Jakarta Says:

    ”ORA ET LABORA”

    `~YA’AHOWU….!!!`~

  4. 14
    poetra nias Says:

    merupakan suatu kebanggaan…..
    saya yakin dengan bahu membahu kemajuan nias khusus nya NISEL tidak hanya pada pendidikan tetapi lebih juga pada sistem pemerintahan setempat yang merakyat….. semangat.

  5. 15
    Sesuaikan Sarumaha, S.Pd Says:

    Semoga implementasi USAID PRIORITAS dapat terlaksana dengan baik dan membawa dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan dan tenaga pengajar di Kab. Nias Selatan. Bukan sebaliknya hanya membawa keberuntungan bagi oknum yang hanya mempertebal pundi-pundi haramnya. .

  6. 16
    Andreas S H Halawa Says:

    SELAMAT!!!

    Semoga dapat dimanfaatkan oleh anak2 NISEL, teruskan kemajuan nias selatan ini dan nyatakan dalam hatimu bahwa nisel bisa bangkit. Jauhkan segala tindakan yang buruk. Biarlah kita saling bergandeng tangan untuk membantu kemajuan NISEL.

    Thank’s you !!!!

  7. 17
    Dalvin Amazihono Says:

    implementasinya yg penting buat kemajuan anak-anak bangsa

Pages: « 1 [2] Show All

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

October 2012
M T W T F S S
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031