Atap “Omo Sebua” Bawömataluo ‘Bolong’ Diterjang Angin Puyuh

Saturday, October 29, 2011
By susuwongi

Keadaan Atap Belakang Omo Sebua di Bawömataluo Paska Diterjang Angin Kencang (Foto. Ariston Manaö)

JAKARTA, NIASONLINE – Akibat angin kencang yang diduga angin puyuh dan hujan deras yang mengguyur desa Bawömataluo tengah malam tadi, sejumlah atap seng Omo Sebua terlepas dan menimpa rumah warga. Tidak hanya seng, sejumlah kayu reng juga ikut terlepas.

Kepala Desa Bawömataluo Ariston Manaö membenarkan adanya kerusakan pada dua lajur atap seng rumah bersejarah itu. Mulai dari puncak bangunan (mbumbu) ke bawah pada sisi sebelah kiri atap bagian belakang. Seng yang terbang diterjang angin tersebut, juga menimpa rumah warga yang berjarak lima rumah dari Omo Sebua.

“Atapnya terlepas. Juga kayu rengnya ikut terlepas. Tapi tidak ada korban jiwa,” ujar Ariston saat dihubungi Nias Online, Sabtu (29/10/2011). Sebelumnya, Nias Online mendapatkan informasi mengenai kejadian itu dari beberapa warga Desa Bawömataluo.

Ketika dikonfirmasi, Keluarga Ama Ana (Mo’a Wau) yang menghuni rumah itu membenarkan kejadian itu. Melalui anaknya, Ana, menjelaskan, selain atap yang terlepas, sejumlah kayu dari atap rumah terjatuh ke dalam rumah, namun tidak mengenai mereka.

Ana menjelaskan, empat rumah yang berada sejajar dengan Omo Sebua ditimpa seng yang terbang diterjang angin. Meski begitu, kata dia, tidak ada satupun dari penghuni rumah tersebut yang menjadi korban. Dia juga menjelaskan, saat ini pihak keluarganya sedang menemui pihak terkait di Pemda Nias Selatan terkait kejadian itu. (EN)

3 Responses to “Atap “Omo Sebua” Bawömataluo ‘Bolong’ Diterjang Angin Puyuh”

  1. 1
    Pdt.FL.Bidaya, M.Div Says:

    Sebaiknya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kab.Nias Selatan tanggap dg situasi ini jgn sampai “Omo Sebua” sebagai salah satu icon budaya Nisel rusak berat sehingga anggarannya pun bisa berat, selagi ringan maunya segera ditangani.

  2. 2
    Aliozisokhi Fau Says:

    Tahun 1986 lagu Bawomataluo yang saya ciptakan merupakan keprihatianan saya atas kondisi rumah adat tersebut 1. tahun 1990 lagu ini telah difestivalkan dan 2009 telah saya publikasikan melalui VCD, bahkan telah muat di Youtube, namun pengambil kebijakan di negri ini belum tersentuh hatinya
    mari kita disimak syairnya

    BAWOMATALUO
    Cip: Alio Fau

    Berabad sudah kaulewati, musim zaman dan cobaan
    Kausapa dengan jiwa yang pasrah
    Menerima dan menanti tangan-tangan kasih
    Dari setiap kaum pengagummu

    Dunia Pesona memandangmu keindahan yang kaumiliki
    Keindahan yang kaumiliki kauciptakan domestic dan manca Negara
    Menambah semaraknya negriku Niasantara
    Bersama pantai sorake Pantai dunia
    Bawomataluo

    Rumah adatmu yang kian menua
    termakan musim dan jaman yang smakin menua
    Kemegahanmu yang pernah kau miliki
    terukir lagi setiap kaudikenangkan

    Saatnya kau meronta
    menuntut hak sbagai tanggungjawab mereka

    O….o….o Bawomataluo nan indah
    daerah wisata pujaan
    Milik rakyat milik bangsa Indonesia
    O….o….o Bawomataluo nan indah
    daerah wisata pujaan
    Kebanggan negriku Indonesia
    Menjadi miliki kita bersama

  3. 3
    hikmat Says:

    Ya’ahowu !!!

    Saya setuju sekali komentar diatas, omo sebua yang sangat unik dan megah harus cepat tanggap untuk memperbaiki, dilihat dari kerusakannya perlu orang yang profesional, ahli dan izin untuk memperbaikinya, untuk itu perlu kita jaga juga jangan sampai dimata dunia kekagungan itu menghilang.

    Salam,

Leave a Reply

Comment spam protected by SpamBam

Kalender Berita

October 2011
M T W T F S S
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31