Ada “Batik Nias” di Pekan Raya Jakarta
“Tujuan saya ikut di PRJ ini, pertama, untuk memromosikan produk Batik Nias. Kedua, hendak menstimulir pemerintah daerah dan masyarakat Nias pada umumnya untuk bisa berkarya dan mengeksplorasi seni budaya Nias supaya dikenal masyarakat luas,†ujar produsen Batik Nias, Chris Lase kepada Nias Online saat ditemui di lokasi PRJ, di kawasan Kemayoran, Jakarta, Minggu (12/6/2011).
Chris menjelaskan, Batik Nias itu tidak hanya untuk keperluan pameran. Namun, juga untuk dijual bila ada pengunjung yang ingin membelinya. Dia menjelaskan, Batik Nias yang dijual di stan Sumut itu adalah dua motif yang saat ini sudah dipasarkan. Beberapa motif lainnya, sedang dalam persiapan produksi.
Nias Absen
Chris mengaku, dia terpaksa menitipkan produk Batik Nias tersebut di stan Sumut. Semula dia berharap semua atau beberapa daerah otonomi di Pulau Nias memiliki stan di PRJ. Tapi, ternyata, dia tidak menemukan satupun stan yang diisi oleh produk asal lima daerah otonomi di Pulau Nias.
“Saya lihat, Kabupaten Mentawai saja punya stan sendiri. Tapi, kenapa ya tidak ada satu daerah pun dari Pulau Nias yang buka stan di sini. Akhirnya, saya minta tolong ke pengurus stan Sumut itu. Batik Nias saya titipkan karena saya tidak bisa menyewa stan sendiri,†ujar dia.
Dia juga merasa heran kenapa even tingkat nasional seperti itu tidak dimanfaatkan sama sekali oleh pemda di Pulau Nias. Beberapa daerah yang ikut jualan di PRJ itu ternyata bekerja sama dengan Dinas Perindustrian Sumut dan mengisi stan Sumut. Bahkan, Kabupaten Deli Serdang menyewa stan sendiri.
Biaya sewa stan di tempat itu bervariasi. Antara, 15-25 juta, tergantung luas area yang disewa. Uniknya, di stan Sumut itu berbagai produk batik khas Batak ikut dipamerkan. Selain itu, juga berbagai kaset lagu daerah Tapanuli, bahkan ikan teri khas Sumut serta jus buahpun ada di sana.Berdasarkan catatan Nias Online, dalam beberapa kali pameran di Jakarta, selalu dihadiri oleh perwakilan dari Pulau Nias, terutama dari Kabupaten Nias Selatan dan Kabupaten Nias. Di antaranya, pada saat ulangtahun Taman Mini Indonesia Indah dan pada pameran kerajinan di Jakarta Convention Centre (JCC) beberapa waktu lalu.
Chris berharap, ke depan, Pemda-Pemda di Pulau Nias memfasilitasi promosi produk-produk ataupun potensi daerahnya. Tidak hanya pada tingkat lokal seperti Pekan Raya Sumut (PRSU). Tapi, juga memanfaatkan berbagai event tingkat nasional seperti PRJ tersebut. PRJ sendiri akan berlangsung selama sebulan, mulai 9 Juni-10 Juli 2011. (EN)
ayo kita ke PRJ
beli batik nias…
cintailah produk sendiri.
Ya’ahowu, sukses buat batik nias
I Love nias…. dan karya batik Nias perlu d tingkatkan. saohagolo Ya’ahowu…..
Kepada sdr Chris Lase,
Saya salut kepada saudara dalam mengupayakan pelestarian warisan budaya Nias diajang Pekan Raya Jakarta semoga di event ini ciri khas Nias bisa dikenal oleh masyarakat Indonesia meskipun pemda Nias sendiri tidak ikut serta mesukseskan perjuangan saudara. Saya juga optimis bila promosi kebudayaan dan pariwisata Nias selalu diadakan di berbagai pesohor tanah air tidak mustahil perekonomian masayarakati kita berumbuh, pengangguran diberdayakan sesuai skill dan kompetensinya masing-masing. Mari kita majukan kebudayan dan pariwisata Nias untuk kita semua….
Ya’ahowu fefu!
Terimakasih atas atensi, apresiasi dan supportnya… GBU
Bagi sdr/i yang berminat memesan atau sekedar mengetahui informasi tentang Batik Nias. Silakan hubungi alamat yang ada bi bawah ini:
KONTAK DAN ALAMAT PEMASARAN
JABODETABEK :
Chris Lase – Hp : 081288021620 & Bpk. Aswan Laia (A. Hagan ) Hp : 085882676888
Jln. KARANGGAN RAYA NO. 22 RT.01/RW.03 DESA PUSPASARI (Depan kantor Desa Puspasari/SMP Negeri 01 Citeureup – Cibinong (Bogor) 16810
NIAS :
Ibu Dewi Puswita Nehe (I. Yandro Giawa) Hp : 081265141923
Kantor LBH NISINDO/KANTOR HANURA
Jln. PATTIMURA NO. 69A KELURAHAN ILIR – GUNUNGSITOLI
Saohagolo!